//

Agustus 2018


Wakil Ketua DPRD Kota Padang Wahyu Iramana Putra Terima Penghargaan ABG Awards 2018

MPA,PADANG - Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Wahyu Iramana Putra menerima penghargaan Ayah Bunda GenRe (ABG) Award 2018. Penghargaan kategori penyantun tersebut juga diterima oleh Bupati Tanah Datar, Irdanansyah Tarmizi dan Walikota Solok, Eri Zulfian.

Penghargaan bergengsi tersebut langsung diserahkan oleh Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Barat, Nasrul Abit pada Jambore dan Ajang Temu Kreatifitas GenRe dan Perkemahan Bakti Saka Kencana tingkat Provinsi Sumatera Barat 2018 di Kota Sawahlunto, Rabu, 29 Agustus 2018. Pada kesempatan itu juga hadir Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Barat, Syahruddin.

Usai menerima penghargaan, kepada awak media Wahyu Iramana Putra mengaku terharu. Pasalnya, hanya dirinya yang berasal dari kalangan anggota DPRD yang menerima penghargaan kategori penyantun tersebut. Selebihnya adalah kepala daerah.

 "Tentu kami terharu dan bangga. Penghargaan ini bukan hanya untuk kami, tetapi untuk warga Kota Padang, khususnya warga Kelurahan Gunung Pangilun yang menjadi proyek percontohan nasional Kampung KB di Kota Padang," ungkapnya.

Dikatakan Wahyu, dengan diterimanya penghargaan tersebut, ada rasa tanggungjawab bagi dirinya, bahwa kampung KB di Gunung Pangilun akan terus menjadi perhatiannya. Termasuk menyalurkan dana pokok-pokok pikiran anggota dewan dan anggaran yang ada di Operasi Perangkat Kerja Daerah (OPD) ke kampung KB tersebut.

"Termasuk perhatian kita kepada para generasi muda sebagai generasi penerus bangsa. Kita akan terus mendorong Duta GenRe ini untuk mengkampanyekan stop perkawinan dini, stop napza, dan stop seks bebas," ujarnya.

Di kampung KB yang terletak di Berok Belanti RW 12 Kelurahan Gunung Pangilun Kecamatan Padang Utara tersebut, kata Wahyu, disamping generasi muda diberikan pendidikan di TPA/TPQ, mereka juga diberikan pelajaran tambahan bahasa Inggris.

"Daerah kampung KB di Gunung Pangilun tersebut selama ini merupakan kawasan yang terbelang sekali. Namun dengan adanya kampung KB, daerah tersebut menjadi tempat studi banding secara nasional dari daerah lain. Bahkan anggota DPR RI sudah berkunjung ke daerah itu," jelasnya.

Dikatakannya, dulu di daerah tersebut masyarakatnya tertutup, tapi kini menjadi masyarakat yang terbuka.

"Jika kita mampu menyakinkan masyarakat, maka daerah tersebut bisa bangkit dan maju. Sekarang masyarakat di daerah itu mau menyerahkan tanahnya untuk pembangunan jalan," tegasnya.

Menurutnya, motivasi masyarakat di daerah itu sudah terbangun. Sekarang masyarakatnya sudah terbuka dan siap untuk maju.

"Dalam waktu dekat, kita akan bangun pusat informasi di daerah tersebut, sehingga ketika masyarakat dan tamu yang datang membutuhkan informasi, akan mudah mengaksesnya," pungkas Ketua DPD Partai Golkar Kota Padang ini.

Tak hanya Wahyu, masyarakat Gunung Pangilun juga bergembira menerima penghargaan tersebut. Bahkan mereka berbondong-bondong menghadiri acara penganugerahan ABG Award 2018 tersebut. Mereka datang dipimpin langsung oleh Lurah Gunung Pangilun, Andi Amir, LPM dan beberapa orang pengurus RT/RW setempat. (ar/by)


Ketua DPRD Kota Padang, Elly Thrisyanti bersama Ketua Fraksi PPP, Nila Kartika yang pada Pileg 2019 mencalonkan diri melalui Partai Demokrat.

MPA,PADANG - Lima orang anggota DPRD Kota Padang yang mengundurkan diri sebagai anggota dewan tetap menerima hak keuangan sebagai wakil rakyat sampai saat ini.

Hak keuangan tersebut tidak serta merta dihentikan walau mereka sudah mengundurkan diri.

Hal ini dibenarkan oleh Ketua DPRD Kota Padang, Elly Thrisyanti ketika dikonfirmasi media, seperti dilansir Bentengsumbar.com, Kamis, 23 Agustus 2018.

"Ya, mereka masih berstatus anggota dewan, dan masih menerima hak keuangan sampai satu hari sebelum DCT (Daftar Calon Tetap, red) diumumkan KPU," pungkas politisi Partai Gerindra.

Dasar hukumnya, kata Elly, berdasarkan Surat Edaran (SE) nomor 160/6324/OTDA, Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah dan anggota DPRD sebagai unsur penyelenggara Pemerintah Daerah yang akan mengikuti pemilihan umum, sejak yang bersangkutan ditetapkan sebagai calon dalam daftar calon tetap, maka tidak lagi memiliki status beserta hak dan kewenangan sebagaimana dipersyaratkan ketentuan perundang-undangan. 

"Satu hari sebelum pengumuman DCT, harus ada SK dari gubernur terkait pemberhentian mereka," tegasnya.

Ini berdasarkan pada Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) nomor 20 tahun 2018 pasal 27 point 5, satu hari sebelum pengumuman Daftar Calon Tetap (DCT), maka Surat Keputusan (SK) Gubernur harus sudah diserahkan ke KPU.

"Jika SK Gubernur belum keluar, maka mereka harus membuat surat pernyataan bahwa surat pengunduran diri mereka masih dalam proses," ungkap Elly.

Dikatakan Elly, Pasal 27 point 5 itu juga mengatur, bagi calon yang berasal dari anggota DPRD Provinsi/Kabupaten/Kota yang dicalonkan oleh partai politik yang berbeda, wajib menyampaikan keputusan pejabat yang berwenang.

"Siapa? Tentu gubernur. Paling lambat disampaikan satu hari sebelum penetapan DCT. Saya selaku ketua DPRD melanjutkan proses itu, yaitu menyampaikan surat ke gubernur melalui walikota terkait proses pemberhentian mereka," pungkasnya.

Jika proses tersebut tidak dilanjutkan, kata Elly, maka anggota dewan yang bersangkutan akan mengalami kerugian. Yaitu, mereka tidak bisa mencalon, dan hak keuangan mereka akan dihentikan.

"Kalau SK Gubernur itu tidak ada, tentu KPU akan menyatakam mereka TMS (Tidak Memenuhi Syarat, red) dan hak keuangan mereka dihentikan berdasarkan SE Kemendagri tadi," jelasnya.

(ar/by)





Presiden Joko Widodo (Jokowi) berlari membawa obor Asian Games 2018 di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (17/8/2018). Foto: Reuters/Beawiharta 

MPA, JAKARTA - Prosesi kirab obor Asian Games XVIII tahun 2018 di Istana Merdeka Jakarta dilakukan oleh Presiden Joko Widodo,. Kirab ini diawali dengan diterimanya api obor Asian Games oleh Presiden dari mantan pebulutangkis nasional  Verawaty Fajrin.
 
Sebelum api obor diterima Presiden Jokowi, lagu Padamu Negeri dibawakan oleh Lea Simanjuntak. Presiden yang didampingi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi menjemput api obor tersebut sambil berlari-lari kecil.

Presiden dan Imam Nahrawi mengenakan kaus bermotif merah putih bergambar logo Asian Games 2018. Estafet api obor ini menjadi awal dimulainya secara resmi perhelatan Asian Games 2018.

"Saya serahkan api Asian Games 2018 kepada Presiden RI Bapak Joko Widodo," kata Verawaty di halaman Istana Merdeka, Jakarta, seperti dilansir Sindonew.com pada Jumat (17/8/2018).

"Saya terima api ini untuk memulai perhelatan besar Asian Games 2018," sahut Jokowi.

Jokowi bersama Verawaty, Imam, dan rombongan lain membawa api obor tersebut sembari berlari kecil. Saat berada di tangan Jokowi, api obor sempat padam. Langkah Jokowi pun berhenti beberapa saat dan menoleh ke sekitar.

Sejurus kemudian, petugas membantu menyalakan api obor tersebut. Jokowi lalu melanjutkan larinya ke panggung utama Istana dan menyerahkan api obor kepada Ketua INASGOC, Erick Tohir.

Selanjutnya, Erick membawa api obor tersebut bersama mantan atlet nasional untuk melanjutkan proses kirab obor. Api obor ini rencananya singgah dan bermalam di komplek Monumen Nasional (Monas).

Besok, api obor akan kembali dikirab menuju Stadion Utama Gelora Bung Karno, lokasi pembukaan Asian Games 2018. SUGBK akan menjadi tempat pemberhentian terakhir api obor.
(*/nug)



Anggota DPRD Kota Padang, Iswandi Muchtar melakukan donor darah.

MPA,PADANG - Anggota DPRD Kota Padang, Iswandi Muchtar menghimbau masyarakat untuk mendonor kan darah. Himbauan itu disampaikannya ketika mendatangi PMI Kota Padang, Jumat, 10 Agustus 2018.

Tak sekedar ajakan, pada kesempatan itu, Iswandi juga melakukan donor darah.

 "Alhamdulilah. Setelah tiga bulan berlalu, kembali mendatangi PMI Padang untuk mendonorkan darah. Insya Allah bermanfat bagi yang membutuhkan," ujar politisi PKB ini.

Ia mengaku rutin melakukan donor darah. Tak hanya menolong sesama yang membutuhkan darah, donor darah tersebut bermanfaat bagi diri sendiri.

"Banyak manfaatnya donor darah itu bagi kita, tak hanya sekedar kemanusiaan menolong sesama," tegasnya.

Ia pun menyebutkan beberapa manfaat donor darah tersebut, diantaranya mengurangi penyakit jantung, membakar kalori, menurunkan risiko kanker, meningkatkan produksi darah, pikiran lebih stabil, bagian dari periksa kesehatan, menjadi lansia yang sehat bagi lansia, dan menurunkan kolesterol.

(by)



Ketua DPRD Kota Padang, Elly Thrisyanti.

MPA,PADANG - Ketua DPRD Kota Padang, Elly Thrisyanti menegaskan, pembangunan di bidang kepariwisataan Kota Padang perlu pemerataan, tidak hanya fokus hanya membenahi dan membangun satu objek wisata saja.

"Dalam pidato saya kemaren, saat rapat paripurna istimewa peringatan Hari Jadi Kota Padang ke-349 tahun 2018, ini sudah saya sampaikan," ungkapnya seperti dilansir BentengSumbar.com di Padang, Rabu, 8 Agustus 2018.

Ia mengatakan, Kota Padang terdiri dari 11 kecamatan, 104 kelurahan dengan luas daratan 694,96 KM, 700 KM laut. Berdasarkan topografi, Kota Padang memiliki objek wisata yang lengkap.

"Semuanya kita ada, ada dataran, ada gunung, ada laut, ada sungai, ada air terjun dan segala macam. Jadi, yang saya maksud dalam pidato saya itu, optimalisasi pariwisata itu jangan tersentralisasi. Sekerang hanya tersentralisasi di Padang Barat," pungkas politisi Partai Gerindra ini.

Sementara di Selatan, dengan pantainya yang juga indah, Pauh, Limau Manih, Kuranji dengan datarannya, kemudian daerah Koto Tangah juga ada pantainya dan pasar ikannya, ungkap Elly, juga perlu dikelola dengan baik.

"11 kecamatan yang juga punya potensi pariwisata, mohon juga dibangun. Membangun dalam hal memotivasi masyarakat, menata, karena di visi kita adalah menjadikan Kota Padang sebagai kota pariwisata, perdagangan dan pendidikan," cakapnya.

Di bidang perdagangan, kata Elly, keberhasilan sudah tampak dengan pembangunan Pasar Raya dan secara bertahap merevitalisasi pasar satelit. Di bidang pendidikan, anggaran APBD sudah pro kepada pendidikan.

"Nah, sekarang di bidang pariwisata, secara bertahap disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah, tentu juga harus dilakukan pemerataan di semua wilayah. Sekarang tertumpuk di sana (Padang Barat, red) saja sepertinya," ujar Elly.

Alangkah baiknya, kata Elly, jika ada tamu-tamu dari luar negeri, juga dibawa ke daerah selatan. Tak hanya menikmati tugu IORA saja.

"Apa salahnya nanti di daerah sana juga dibangun monumen jika ada kegiatan," ujarnya.

Namun Elly membantah pemko membangun daerah ini setengah-setengah hati. Tetapi katanya, hanya perlu pemerataan semata.

"Sekarang masa kepemimpinan Pak Mahyeldi-Emzalmi sudah akan berakhir. Kita melihat kurang penyebaran, hanya satu Air Manis. Seperti Bungus itu kan bagus kalau ditata," tukuknya.

"Sekarang kita lihat Karang Tirta, walaupun pribadi punya, ya juga perlu dibina, dibantu mereka dengan fasilitas dalam bentuk apa? Bentuk hibahkah atau mereka dilatih agar bisa membangun sendiri. Carolina tidak terawat, Pasir Putih, ada Carlos, ya macam-macam lah. Nah, itu yang saya maksud, pemerataan, penyebaran," tegasnya.

Disamping menyesuaikan dengan kemampuan daerah, kata Elly, seharusnya Pemko Padang mampu mengait investor. Apatah lagi ada program kota kembar.

"Harusnya Pak Wali bisa menggait dana APBN, menggait dana dari provinsi dan dengan sister citynya mampu mengait investor," tegasnya.

(ar/by)




MPA, PADANG -- Selasa 7 Agustus 2018 ini kota Padang kembali merayakan ulang tahunnya. Bertepatan dengan hari jadi Kota Padang yang ke-349, Ba Ria Vung Tau Trade Center yang berada di lantai 3 Blok III Pasar Raya Padang secara resmi dilaunching Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah, Selasa (7/8/2018).

Hal ini hasil kerjasama ‘sister city’ (kota kembar-red) antara Padang-Ba Ria Vung Tau. Dengan adanya sejumlah peresmian di Pasar Raya Padang menandakan semakin menggeliatnya pusat perekonomian warga Kota Bingkuang.
IMG-20180807-WA0107
Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah menyampaikan, atas nama Pemerintah Kota Padang mengucapkan terima kasih atas kerjasama sister city dengan Provinsi Ba Ria Vung Tau, Vietnam yang dimulai dalam bentuk pendirian Ba Ria Vung Tau Trade Center selaku pojok promosi daerah bagi negara anggota Asia Tenggara tersebut di Padang. Ini semua merupakan salah satu perwujudan komitmen kita sebagai kota kembar.

“Alhamdulillah, memanfaatkan momentum tersebut Pemerintah Propinsi Ba Ria Vung Tau membuka Trade Center di Kota Padang, Semoga dengan adanya Trade Center Ba Ria Vung Tau ini, tentunya kita masyarakat Kota padang dan umumnya Sumatera Barat akan dapat menikmati komoditi unggulan Ba Ria Vung Tau Vietnam.
IMG-20180807-WA0102
Sebaliknya Kota Padang pun juga berencana akan membuka galeri di Ba Ria Vung Tau untuk memperkenalkan secara langsung produk kota Padang di sana, diantaranya Rumah makan Padang,” sebut Mahyeldi dalam kegiatan yang dihadiri dan disaksikan langsung rombongan delegasi Ba Ria Vung Tau yang dipimpin Wakil Ketua Komite Rakyat, Mr. Le Tuan Quoc itu.

Mahyeldi memaparkan, disamping meresmikan Trading Center Ba Ria Vung Tau tersebut, juga dikemas dengan dilaunchingnya galeri 19 kota/babupaten se-Sumatera Barat (Sumbar) yang menampilkan produk-produk unggulan masing-masing daerah. Sehingga Blok III disulap menjadi miniaturnya Sumbar di sektor Perdagangan.

“Tentunya kegiatan ini akan menjadi sinergisitas antar daerah dan tidak akan mematikan kota/kabupaten lainya. Karena untuk transaksi yang lebih besar konsumen akan tetap langsung ke daerah asal produk,” tutur wako.
IMG-20180807-WA0099
“Tentunya disamping Asepta, kita juga membuka peluang bagi pedagang untuk komoditas-komoditas lain yang ingin membuka usaha di Blok I, II, III dan IV ini,” paparnya lagi.

Sesuai dengan visi Kota Padang, sebagai upaya peningkatan Kota Padang sebagai kota Perdagangan, pembangunan Pasar Raya pun juga diarahkan sebagai pasar yang bernuansa wisata.

“Salah satu upaya untuk itu dengan menghadirkan sanggar Seni Indojati di Blok II lantai 3 yang kita resmikan kali ini,” tambahnya lagi.
IMG-20180807-WA0111
Hal ini didukung positif oleh Ketua DPRD Kota Padang Elly Thrisyanti mengatakan," bahwa kita sudah melihat geliat pasar sekarang ini sudah menuju pasar yang sehat dan kita juga berharap, pasar juga jadi destinasi wisata. Hal ini terlihat ada upaya menuju kearah itu yang dilakukan oleh dinas perdagangan bagaimana pasar itu nyaman dan sehat. Dan kami dari DPRD mendukung program dinas perindag tersebut." jelasnya.
IMG-20180807-WA0110
Kepala Dinas Perindag Endrizal juga mengatakan," Disamping diresmikannya Kantor Lurah Kampung Jao Kecamatan Padang Barat di Blok III lantai 3 ini.Selanjutnya di Blok II juga dilakukan peresmian Galeri dan Workshop Asosiasi Pedagang sepatu dan Tas (Asepta) yang diharapkan menjadi daya tarik bagi pengunjung untuk dapat melihat langsung produksi sepatu dan tas di Padang. Sehingga seluruh urusan warga khususnya di sekitar Pasar Raya bisa diselesaikan seefisien mungkin, baik dari sisi pembiayaan maupun waktu,” tukasnya seoerti dikutip dari Jurnalandalas

Upaya-upaya yang kita lakukan ini tentunya adalah untuk meningkatkan kepuasan masyarakat dalam berurusan dengan Pemerintah Kota Padang. Untuk itu kita berharap, semoga upaya kita semua ini berjalan dengan baik dan lancar demi Kota Padang yang lebih baik dan maju lagi,” tandas Endrizal mengakhiri.
P_20180807_162750
Dalam kegiatan yang bertajuk ‘Pasar Raya Baralek Gadang’ tersebut juga dihadiri Konsul Jenderal RI di Vietnam Hanif Salim. Kemudian Ketua DPRD Kota Padang Elly Thrisyanti, Unsur Forkopimda Kota Padang, para pimpinan OPD di lingkup Pemko Padang, stakeholder terkait dan lainnya.

(ar/eli/rki)


MPA, PADANG – Peristiwa peringatan hari lahirnya kota Padang, mengingatkan kita peristiwa heroik tanggal 7 agustus 1669, dimana pasukan berbangso rajo dari Pauh – Koto Tangah dengan dukungan penuh dari masyarakat melakukan penyerangan keloji Belanda, yang mengakibatkan jatuhnya korban dari kedua belah pihak, dan mendatangkan kerugian yang sangat besar bagi pemerintahan Belanda.Potret Pertanian

Peristiwa momentum bersejarah masa inilah yang kemudian ditetapkan sebagai hari lahirnya kota Padang, melalui persetujuan DPRD kota Padang tanggal 31 Juli 1985 dan SK. Walikota tanggal 1 Agustus 1986.


Hal itu dikatakan Walikota Padang H.Mahyeldi Ansharulah di saat memberikan sambutan pada acara “Hari Ulang Tahun Kota Padang ke-349” melalui rapat paripurna istimewa DPRD Kota Padang di Jalan Sawahan No.50 Kecamatan Padang Timur, Selasa (7/8).
a1
Pada kesempatan itu Mahyeldi menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya pada semua pihak, baik pimpinan maupun anggota dewan yang terhormat, aparatur pemerintah, tokoh masyarakat, alim ulama dan cendikiawan, serta seluruh elemen masyarakat, khususnya kepada Bapak Wakil Gubernur dan hadirin baik dari kota padang dan kabupaten/kota di sumatera barat maupun yang jauh dirantau yang telah berkenaan meluangkan waktunya menghadiri acara peringatan hari ulang tahun kota Padang ke-349.
Pada HUT kota Padang ke- 349 ini, alhamdulillah pencapaian Visi dan Misi kita cukup baik, itu perlu dukungan kita semua, atas nama Pemerintah kota Padang, saya mengharapkan kepada seluruh warga masyarakat kota Padang ataupun yang cinta terhadap kota Padang, mengharapkan pandangan-pandangan, buah pikirannya dan sekaligus kritikan-kritikannya, guna untuk percepatan pembangunan kedepan.
a4
“Kritikan itu bahagian dari penyemangat di dalam memberikan pelayanan yang terbaik untuk warga kota Padang dimasa mendatang,”pungkas Mahyeldi.

Kedepan kita punya tantangan yang lebih berat lagi, baik tantangan lokal maupun tantangan global demi percepatan dalam pembangunan, maka oleh sebab itu perlu dukungan dan partisipasi semua pihak untuk percepatan dalam pembangunan.

“Kota Padang tidak akan bisa sukses hanya dengan Walikota saja, tapi perlu dukungan dan peran serta dari masyarakat,” ujar Mahyeldi.

Kemudian Mahyeldi menambahkan rangkaian peringatan HUT kota padang kali ini, ada sesuatu yang istimewa, dan baru kali ini dialami yaitu kunjungan dari 2 Delegasi mitra kerjasama sister city kota Padang yaitu Walikota Hildesheim, Jerman Mr.Ingo Meyer beserta delegasi dan juga Wakil ketua Komite rakyat Ba Ria Vung Tau (BRVT) Vietnam, Mr.Le Tuan Quoc.
a3
Sengaja kita hadirkan kota-kota yang telah bekerjasama dengan kota Padang, agar masyarakat tahu, bahwa kota Padang ini bukan saja menjadi kota yang sangat penting di Indonesia, tapi juga menjadi kota yang diperhitungkan dunia International,” imbuh Mahyeldi.

Sementara itu Ketua DPRD kota Padang, Elli Thrisyanti menyampaikanDPRD sebagai mitra dari Pemerintah mengajak,”Mari bergandeng tangan, bahu membahu untuk terus saling mengisi dan mengingatkan guna terwujudnya kesejateraan dan kemakmuran warga kota Padang,”ulasnya.

Selanjutnya kami menghimbau kepada Pemko dan seluruh warga kota, agar peringatan hari jadi ini “Jangan hanya sebatas kegiatan rutin tahunan saja, tapi yang lebih penting jadikan bahan evaluasi terhadap hasil kerja tahun lalu, baik dalam bentuk keberhasilan yang telah diperoleh maupun hal-hal yang belum terselesaikan dengan baik, sekaligus memotivasi masyarakat untuk berperan serta membangun kota,”tutur Elli.(**)


MPA, PADANG -- Dalam beberapa tahun terakhir di Rapat Paripurna Istimewa HUT Kota Padang ke-349, Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah menyampaikan pencapaian pembangunan di Gedung DPRD Kota Padang, Selasa (7/8/2018)

“Semenjak kami Mahyeldi-Emzalmi dilantik pada 2014, hal-hal mendasar telah diwujudkan untuk membuat masyarakat sejahtera,” katanya di Padang, Selasa.

Ia menyebutkan mulai dari pembangunan jalan lingkungan yang hingga pada 2017 mencapai 294,92 kilometer dan tahun ini ditargetkan bertambah sepanjang 34,73 kilometer sehingga pada akhir 2018 menjadi 329,66 kilometer.
1
“Jalan lingkungan ini memudahkan akses kendaraan masuk ke pemukiman masyrakat sehingg berdampak pada perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Selain itu pembukaan akses dari Nipah menuju Pantai Aia Manih yang membuat jumlah kunjungan wisatawan meningkat pesat bahkan mencapai 300 persen. Jalan tersebut ke depannya akan diperlebar sehingga membuat pengendara melewatinya.

Pembukaan jalur tersebut berdampak bagi masyarakat di kawasan Batang Arau dan Pantai Aia Manis yang membuka usaha kecil dan menengah di kawasan tersebut.
2
Setelah itu pembangunan Pasar Inpres fase I hingga VII yang telah selesai membuat kawasan pasar menjadi lebih aman dan nyaman. Target menjadi pusat perdagangan tradisonal moodern semakin dekat. Ditambah program revitalisasi pasar-pasar satelit yang biasanya menjadi sumber kemacetan sekarang berubah menjadi lancar.

Kemudian pembangunan drainase primer maupun sekunder yang telah dilakukan telah mampu meminimalkan genangan air hingga 50 persen lebih saat hari hujan. Meskipun masih ada titik yang kerap digenangi air ketika hujan seperti kawasan RSUD Dr Rasidin, Aia Pacah, kawasan Kantor Wali Kota dan lainnya, pihaknya terus berupaya agar hal itu dapat dibenahi.
3
Pada bidang pendidikan, pendidikan gratis masih terus berjalan dengan sehingga program ini mendorong terciptanya pemerataan kualitas pendidikan. Saat ini pihaknya mengakui tingginya minat belajar membuat ruang kelas berkurang dan akan terus ditambah untuk mencukupi kebutuhan masyarakat terutama di kawasan timur dan selatan Kota Padang.

Kemudian hasil ujian nasional 2018 tingkat SMP, Kota Padang berhasil menjadi yang terbaik di Sumbar, sebelumnya pada 2017 hanya menduduki peringkat kelima di Sumbar. Capaian ini tentu akan terus ditingkatkan dengan mendorong percepatan pembangunan saran dan prasarana pendidikan.
IMG-20180807-WA0034
Ketua DPRD Kota Padang, Elly Thrisyanti mengatakan peringatan Hari Ulang Tahun Kota Padang ke-349 merupakan sebuah momentum untuk melakukan evaluasi atas kinerja beberapa tahun terakhir. “Sejauh mana pemanfaatan anggaran untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Lebih lanjut Elly mengatakan, sejauh ini kinerja pemerintah kota telah memperlihatkan kemajuan yang cukup signifikan, hal tersebut terlihat dari berbagai pembangunan yang dilakukan, baik berupa infrastruktur atau non-infrastruktur.
foto-hut-kota-padang-10-300x204
Hal itu dapat kita lihat dari infrastruktur saat ini seperti jalur dua di sepanjang jalan Bypass, pembangunan kawasan Muaro Lasak hingga penataan Pasar raya serta beberapa pasar lainnya.”jelas politisi Gerindra ini.

Pemerintah Kota Padang memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Padang ke-349 melalui Sidang Paripurna Istimewa di Gedung DPRD Setempat.

Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Padang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Elly Thrisyanti di Padang.

Dalam rapat istimewa itu juga tampak dihadiri Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit, Wali Kota Padang Mahyeldi dan Wakil Wali Kota Padang Emzalmi.
5b6958c4ea366
Sejumlah tokoh terlihat hadir dalam kegiatan mulai dari anggota DPD RI Leonardy Harmainy, anggota DPR RI Betty Shadiq, mantan Wali Kota Padang Zuiyen Rais dan Fauzi Bahar serta ribuan undangan lainnya. Peringatan HUT tersebut juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Provinsi Ba Ria Vung Tau Vietnam Mr Lee dan Wali Kota Hildesheim Jerman Mr. Ingo Meyer.
4
Dalam rapat tersebut, pemerintah daerah memberikan penghargaan terhadap 11 tokoh yang telah berjasa bagi kota tersebut. Pemberian itu berdasarkan Surat Wali Kota Padang nomor 249 tahun 2018 terhadap 11 tokoh dalam bidang seni budaya, keagamaan,pemberdayaan manusia, sosial, kemsyarakatan,lingkungan hidup, kemanusiaan, kepemudaan dan olahraga, penggerak koperasi, pendidikan dan kesehatan.
1533637502434_7


(ar/rki)


Anggota DPRD Kota Padang dari PDI Perjuangan, Aprianto.

MPA,PADANG - Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Barat, Nasrul Abit mengusulkan agar kantor DPRD Kota Padang lebih representatif. Pasalnya, kantor yang sekarang terkesan tak layak sebagai gedung perwakilan rakyat.

"Saya sudah dua kali ke gedung ini. Ketika acara seperti ini, saya lihat berdesak-desakan, tidak representatif. Untuk itu saya sarankan dibangun gedung yang layak," ungkap Wagub Nasrul Abit ketika menghadiri rapat paripurna istimewa peringatan Hari Jadi Kota Padang ke-349, Selasa, 7 Agustus 2018.

 "Saya tadi naik tangga menuju ruangan rapat ini. Kalau sering turun naik tangga, Ketua DPRD Kota Padang bisa turun berat badannya," canda wagub.

Menanggapi usulan Wagub Nasrul Abit tersebut, Ketua DPRD Kota Padang, Elly Thrisyanti menegaskan, APBD Kota Padang sangat terbatas. Namun, jika pembangunannya dibantu Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, dia pun setuju.

"APB kami terbatas Pak Wagub, namun kalau dibantu Pemprov Sumbar, boleh juga. Bagaimana Pak Wali," tanya Elly ke Walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah.

Sementara itu, anggota DPRD Kota Padang, Aprianto mengaku setuju. Menurutnya, Gedung Bundar Sawahan memang tidak representatif lagi. Selain sempit, gedung tersebut kekurangan lahan parkir.

"Kita lihat sendiri, pada perayaan hari jadi kota ini, parkir memakan badan jalan.

Sehingga jalan ditutup sampai acara selesai, kan menganggu masyarakat pengguna jalan dan menimbulkan kerugian bagi warga yang memiliki toko di kiri kanan jalan," ujar politisi PDI Perjuangan ini. 

Namun, rekan se-fraksi Aprianto, Iswanto Kwara malah tidak setuju. Menurutnya, karena anggaran APBD terbatas, maka sebaiknya gedung yang sekarang saja dimanfaatkan.

"Sebaiknya, anggaran yang ada digunakan untuk kepentingan masyarakat. Lebih bermanfaat," cakapnya.

(ar/by)


Zulhardi Zakari Latif, anggota DPRD Kota Padang.

MPA,PADANG - Anggota DPRD Kota Padang dari daerah pemilihan (dapil) Padang II yang meliputi Kecamatan Kuranji serta Pauh, Zulhardi Zakari Latif memiliki tanggungjawab moral agar pembangunan di kawasan tersebut berjalan lancar.

Termasuk pembenahan Pasar Belimbing Kecamatan Kuranji Kenagarian Pauh IX Kota Padang, Sumatera Barat. Ia berharap, pembangunan pasar satelit tersebut cepat selesai.

 "Saya berharap, pembenahan Pasar Belimbing ini semoga cepat selesai dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat," ujarnya ketika meninjau pembangunan pasar tersebut, Minggu, 5 Agustus 2018.

Ia mengajak masyarakat untuk terlibat aktif menyukseskan pembangunan yang ada di kawasan tersebut. Menurutnya, tanpa keterlibatan masyarakat, mustahil pembangunan akan berhasil.

Untuk diketahui, pembenahan pasar Belimbing ini menghabiskan dana sebesar Rp8 miliar yang bersumber dari APBD Kota Padang.

Pembenahan Pasar Belimbing ini meliputi seluruh sarana pra sarana pendukung pada pasar tersebut.

(**)




Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Muhidi.

MPA,PADANG - Pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di Kota Padang sudah selesai. KPU pun sudah menetapkan Mahyeldi dan Hendri Septa pemenangnya.

Untuk itu, semua pihak harus legowo menerima hasil pilkada.

 "Ya, Pilkada kan udah selesai, saatnya kita membangun. Kita bersatu kembali, seiya seakata membangun Kota Padang," ajak Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Muhidi, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, program unggulan Walikota Padang Mahyeldi dan Wakil Walikota Padang Emzalmi harus disukseskan secara bersama-sama.

"Saat ini kan masih Pak Mahyeldi dan Pak Emzalmi, mari kita bersama-sama menyukseskan program unggulan mereka," ujar politisi PKS ini.

Kepemimpinan Mahyeldi dan Emzalmi di Kota Padang baru akan berakhir pada 13 Mei 2019. Informasi yang dihimpun media ini, Mahyeldi dan Hendri Septa baru akan dilantik pada Juni 2019. (ar/by)


Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Wahyu Iramana Putra

MPA,PADANG - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak Kota Padang telah selesai. Hasilnya, KPU telah menetapkan Mahyeldi dan Hendri Septa sebagai pemenang.

Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Wahyu Iramana Putra memberikan catatan terhadap pelaksana Pilkada.

"Yang perlu kita kritisi itu pelaksana. Perlu kesungguhan pelaksana dalam menyelenggaran proses demokrasi Pilkada tersebut kedepannya," ungkap Ketua DPD Partai Golkar ini, beberapa waktu lalu.

Kepada walikota terpilih Mahyeldi, ia berharap dapat menerima masukan dari berbagai pihak untuk pembangunan Kota Padang.

"Yang urgent adalah fokus pada pengentasan kemiskinan, dan pemerataan pembangunan. Dia tidak bisa membangunan tanpa melalu kajian semua pihak, disamping motivasi kepada masyarakat, sehingga bisa bergerak membantu pemerintah melakukan pembangunan yang baik," ujarnya.

Untuk melakukan pembangunan di Kota Padang, tegas Wahyu, semua pihak harus bersatu, tidak bisa sendiri-sendiri.

"Kita harus bersatu melakukan pembangunan itu, tidak bisa sendiri-sendiri," cakapnya.
Menurutnya, DPRD memiliki kewajiban untuk mendorong pelaksanaan program walikota dan wakil walikota terpilih, sehingga bisa terlaksana dengan maksimal.

"Proses demokrasi sudah selesai, ya sudah. Mari kita bangun bersama-sama. DPRD tentu akan melaksanakan tugas sesuai tupoksinya. Program unggulan walikota dan wakil walikota terpilih tentu akan menjadi perhatian khusus anggota DPRD, tidak boleh tidak," ujarnya.

Wahyu menyarakan, walikota dan wakil walikota terpilih bisa melakukan komunikasi dengan semua pihak.

"Bagaimana pun, Emzalmi dan Desri Ayunda kan aset daerah, tak perlu ditinggalkan. Ajak mereka untuk berkomunikasi dalam membangun Kota Padang ini," tukas Wahyu.

(ar/by)





Ketua Komisi I DPRD Kota Padang, Azirwan bersama Camat Padang Barat, Eri Sandjaya dan kader PKK.

MPA,PADANG - Ketua Komisi I DPRD Kota Padang, Azirwan menghimbau supaya semua warga kota khususnya kota Padang untuk menerima hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 27 Juni 2018 lalu. Apalagi, KPU Kota Padang sudah menetapkan pemenangnya, yaitu Mahyeldi dan Hendri Septa.

"Apapun hasil Pilkada harus kita terima, karena ini adalah proses berdemokrasi," ungkap politisi partai Nasdem ini, beberapa waktu lalu.

 Setelah pilkada, kata Azirwan, semua elemen hendaknya hanya memikirkan kemajuan Kota Padang, tidak ada lagi konflik-konflik, tidak ada lagi persoalan-persoalan politik, tetapi mendukung program pembangunan kota ini.

"Kepada walikota dan wakil walikota terpilih, kita harapkan dapat mensejahterakan masyarakat dengan melaksanakan pembangunan sesuai dengan yang diharapkan masyarakat. Itu intinya," ujarnya.

Ia mengatakan, persoalan urgent yang harus diselesaikan adalah pariwisata, pendidikan dan keagamaan. Disamping itu, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) harus dicapai.

"Target PAD yang telah ditetapkan harus dicapai. Harus dijadikan kewajiban bagi walikota untuk melaksanakannya sesuai visi dan misinya," pungkasnya.

(by)


Ketua DPRD Kota Padang Elly Thrisyanti.

MPA,PADANG - Hasil pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak di daerah Kota Padang Provinsi Sumatera barat sudah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Dan Mahyeldi dan Hendri Septa dinyatakan sebagai pemenang.

Pasca pilkada, Ketua DPRD Kota Padang Elly Thrisyanti mengimbau warga untuk membangun Kota Padang.

 "Kita sebagai warga kota kan sudah menentukan pilihan. Hasilnya pun sudah ditetapkan KPU. Maka mari kita bersama-sama membangun untuk Kota Padang yang lebih baik," ungkapnya, baru-baru ini.

Semua elemen harus terlibat dalam membangun Kota Padang, jelas Elly, sehingga pembangunan Kota Padang dapat terlaksana dengan sebaik-baiknya dan kesejahteraan masyarakat segera dapat tercapai.

"Kepada walikota terpilih, tentu kita harapkan dapat menunaikan janji dan visi misinya ketika disampaikan kepada masyarakat saat pilkada. Karena bagaimana pun masyarakat menunggu bagaimana pembangunan ini dapat berjalan dengan baik di 11 kecamatan yang ada di kota ini," tegasnya.

Menurut Elly, yang urgent untuk segera dilaksanakan adalah pembenahan drainase. Pasalnya, saat hujan turun, banjir terjadi di mana-mana.

"Itu PR (Pekerjaan Rumah, red) besar bagi walikota dan wakil walikota terpilih. Untuk lima tahun kedepan, kita harapkan itu dapat diselesaikan," pungkasnya.

Selain itu, kata Elly, adalah penurunan tingkat kemiskinan dan pengangguran di Kota Padang.
(ar/by)


Festival olahraga dayung  yang bernuansa pariwisata itu dibuka Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) diwakili Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumbar, Adib Alfikri di Pelataran Parkir bagian selatan GOR H. Agus Salim Padang,


MPA, PADANG - Kota Padang kembali menggelar iven tahunan ‘sport tourism’ yang berlevel Internasional, yaitu Padang International ‘Dragon Boat’ Festival (PIDBF) di tahun 2018 ini. Iven tahunan yang ke-16 kalinya itu  diselenggarakan pada 2 sampai 5 Agustus di Banjir Kanal GOR. H. Agus Salim Padang.

Sebagaimana festival olahraga dayung  yang bernuansa pariwisata itu dibuka Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) diwakili Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumbar, Adib Alfikri di Pelataran Parkir bagian selatan GOR H. Agus Salim Padang, Jumat malam (3/8/2018). 

Nampak hadir Walikota Padang diwakili  Pj. Sekda Kota Padang Didi Aryadi, Mr. Dick Lim selaku Ketua International Dragon Boat Federation (IDBF), Ketua PODSI Sumbar Ismunandi Sofyan, unsur Forkopimda Kota Padang, KONI Sumbar dan Padang serta para peserta dan lainnya.


Adib Alfikri dalam sambutannya menyampaikan, atas nama Pemerintah Provinsi Sumbar sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan Pemerintah Kota Padang membuat iven-iven atau kejuaraan di setiap cabang olahraga khusus untuk dayung melalui PIDBF yang menjadi agenda rutin tahunan di Kota Padang. 

“Kita mengapresiasi ajang ini, karena tidak hanya sekedar untuk kejuaraan namun juga membangkitkan potensi wisata kota ini. Kita berharap, kabupaten/kota lainnya di Sumbar juga dapat mencontoh apa yang sudah dilakukan Kota Padang membuat iven-iven dalam rangka untuk menambah potensi daripada atlet kita serta saling berbagi pengalaman dengan atlet-atlet nasional dan mancanegara,” harapnya.

Adib pun juga mengaharapkan penyelenggaraan PIDBF tersebut tidak hanya sekedar kegiatan rutin, kalau bisa setiap tahun itu memiliki ikon  yang menjadi penegasan. 

“Mungkin tahun ini apa dan tahun depan apalagi penegasan dari tema yang diangkat. Sehingga tidak hanya sekedar rutinitas saja, tapi kita berharap setidaknya bisa saja jumlah pesertanya semakin meningkat atau mungkin ada hal spesifik yang diberikan termasuk kualitas peneyelenggaraan dari tahun ke tahun,” imbuhnya.

Pj. Sekda Kota Padang Didi Aryadi mengatakan, sebagai ikonnya Kota Padang PIDBF tentunya diharapkan juga berdampak positif terhadap sektor kepariwisataan dan perekonomian di samping mendorong peningkatan pengembangan dan prestasi olahraga dayung di Kota Padang khususnya. 

“Apalagi olahraga dayung ini termasuk olahraga tradisional yang sangat diminati oleh masyarakat khususnya di daerah pesisir pantai atau perairan di Tanah Air yang telah berkembang pesat sampai ke tingkat dunia,” imbuhnya.

Atas nama Pemerintah Kota Padang Didi menyampaikan selamat datang dan selamat bertanding bagi semua peserta baik dari daerah, nasional bahkan mancanegara pada PIDBF kali ini. 

“Kita berharap, ajang ini memperoleh ‘multiplayer efek’ yang lebih besar lagi di samping meningkatkan prestasi serta perkembangan olahraga dayung Kota Padang, Sumbar dan nasional ke depan. Karena di samping bertanding para peserta dari luar daerah atau mancanegara juga bisa menikmati keindahan alam Kota Padang serta kuliner menarik lainnya,” tukas Didi sembari mengimbau masyarakat juga turut memeriahkan dan menyukseskan PIDBF tersebut.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Padang, Azwin menyebutkan tujuan utama digelarnya ajang ini yakni, untuk terus meningkatkan perkembangan dan prestasi olahraga dayung khususnya di Kota Padang serta Sumatera Barat dan nasional  pada umumnya. Kemudian demi meningkatkan silaturahmi antar pelaku olahraga dayung daerah, nusantara dan dunia, juga sebagai wadah meningkatkan pengalaman bertanding bagi para peserta.

“Di sisi lain agenda ini juga salah satu upaya kita untuk meningkatkan kunjungan wisata khususnya di Kota Padang. Sebagaimana tema yang diangkat untuk pelaksanaan tahun ke-16 ini yakni, “PIDBF Ajang Silaturahmi, Prestasi dan Wisata Dunia di Kota Padang,” sebut Azwin.

Ia menerangkan, masih seperti sebelum-sebelumnya, PIDBF di Kota Padang terus semakin semarak dari setiap pelaksanaannya. Hal itu dikarenakan olahraga dayung ini terus dimeriahkan peserta dari luar daerah serta mancanegara. 

“Untuk PIDBF tahun ini peserta mancanegara diikuti oleh 6 negara dengan 9 tim yakni Jepang, Hongkong, Malaysia, Taiwan, Vietnam, Jerman dan Indonesia sebagai tuan rumah dengan peserta sebanyak  166 orang. Semuanya sudah tiba di Padang dan akan saling bersaing memperebutkan hadiah yang telah disediakan,” tuturnya.

Lanjut Azwin, untuk peserta dari luar provinsi Sumatera Barat (Sumbar) diikuti sebanyak 10 tim dengan jumlah peserta 233 orang. Kemudian pada tingkat kabupaten/kota dalam Sumbar diisi 6 tim terdiri Persatuan Olahrga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Solok Selatan, Bukittinggi, Sijunjung, Pesisir Selatan, PODSI Sumbar dan PODSI Kota Padang sebagai tuan rumah. Tak hanya itu  juga diikuti sebanyak 12 tim antar kesatuan. 

“Jadi total peserta keseluruhan dalam PIDBF ke-16 tahun 2018 ini yaitu diikuti sebanyak 35 tim sebanyak 871 orang serta official yang berjumlah 93 orang. Untuk hadiah bagi para juara akan diberikan berupa medali, torpi, piagam penghargaan dan uang dengan total Rp195 Juta. Kita tentu berharap kegiatan ini berjalan lancar dan sukses, dengan masing-masing peserta dapat bersaing secara  sportif dan menunjukkan kemampuan terbaiknya,” ucapnya. 

Pembukaan PIDBF ke-16 ini ditandai dengan penabuhanan gendang dari sejumlah pejabat dan unsur terkait. Acara pun berlangsung semarak yang dimeriahkan dari aksi tari khas Minangkabau oleh grup sanggar seni 'San Alida' yang mampu memukau hadirin. (ar/dv)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.