Desember 2018


MPA,PADANG - Momen pergantian tahun 2018 ke 2019, sudah tak zamannya lagi dirayakan dengan kegiatan hiburan, hura-hura, kongkow-kongkow bahkan sampai mengarah ke hal negatif.
Pasalnya, Wali Kota Padang H. Mahyeldi Ansharullah sudah mengajak dan mengimbau warga kota yang ia pimpin untuk beralih mengisinya dengan kegiatan keagamaan. Baik dengan muhasabah, tausiah, zikir, iktikaf dan doa bersama di masjid atau musala di kota tersebut. Sebagaimana Pemerintah Kota Padang memusatkan kegiatan di Masjid Agung Nurul Iman, Senin malam (31/12) mulai pukul 22.00 WIB.
Tak hanya diikuti aparatur sipil negara (ASN) di lingkup pemko setempat, kegiatan di Masjid Agung Nurul Iman ini juga diikuti unsur TNI, ASN di lingkup Kemenag Padang, kepala sekolah, Ormas Islam, guru TPQ/TQA dan MDT/MDTA serta masyarakat dan generasi milenial di Kota Padang. Sementara hal yang sama juga dilakukan di setiap masjid dan musala di kota itu.
"Alhamdulillah, memang seharusnya bahwa kita di Kota Padang dan dimana saja tidak patut untuk merayakan pergantian tahun dengan kegiatan hiburan yang cenderung hura-hura bahkan sampai mengarah ke hal yang negatif. Apalagi kita di ranah Minang memakai filosofi adat basandi syara'-syara' basandi Kitabullah (ABS-SBK)," ujar Mahyeldi dalam sambutannya di Masjid Agung Nurul Iman.
Wali kota pun mengingatkan, seiring pergantian tahun baik kalender hijriyah (Islam) maupun masehi agar warga kota untuk menjadikannya momentum untuk menuju pribadi yang lebih baik. Seperti melahirkan tekad dan langkah-langkah yang lebih produktif dan lebih maju lagi.
"Sehingga, hari yang akan datang, bulan yang akan datang dan tahun yang akan datang lebih baik pada hari ini, bulan dan tahun-tahun sebelumnya. Itulah yang kita harapkan kepada warga masyarakat Kota Padang, bagaimana kita semua berniat membuat program untuk kegiatan yang lebih baik untuk masa-masa yang akan datang. Karena hari ini harus lebih baik dari hari kemarin dan hari esok tentu harus lebih baik dari hari ini," harap wali kota yang juga seorang da'i tersebut.
Seperti diketahui, Pemerintah Kota Padang sama seperti tahun-tahun sebelumnya sudah mengeluarkan edaran terkait perayaan tahun baru masehi. Sebagaimana jelang pergantian tahun wali kota meminta masyarakat tidak merayakannya dengan hura-hura atau hal yang tidak bermanfaat.
"Kita sangat bersyukur sekali, karena jika dibandingkan pada pergantian tahun yang lalu alhamdulillah kita mampu menekan kegiatan-kegiatan dan hal-hal yang tidak positif di pergantian tahun kali ini. Hal ini tentunya berkat dukungan seluruh ASN di lingkup Pemko Padang, jajaran kepolisian, TNI dan unsur Forkopimda lainnya serta seluruh elemen masyarakat dan generasi milenial di Kota Padang," tukuk wako.
Lebih lanjut Mahyeldi pun juga mengungkapkan terima kasih dan apresiasi kepada warga kota yang telah mengindahkan imbuan sekaitan perayaan tahun baru di Padang.
"Alhamdulillah, sebelum ke sini saya melewati jalan Air Tawar dan terlihat tak banyak yang menjual terompet, atau hanya satu lokasi yang saya temui menjualnya. Kemudian juga masyarakat kita yang biasanya membakar lilin, petasan dan lainnya bisa dikatakan tak ada yang melakukannya lagi. Mungkin kita semua sudah memahami, bahwa jauh lebih baik melakukan kegiatan positif di masjid dan musala daripada hura-hura menyambut tahun baru," tandas Mahyeldi mensyukuri.
Usai kegiatan Wali kota Mahyeldi bersama jamaah dan kepala OPD melanjutkan kegiatan dengan iktikaf sampai masuknya waktu salat subuh.
Dalam kegiatan muhasabah, zikir dan doa bersama di Masjid Agung Nurul Iman menghadirkan dua orang ustaz kondang yakni Dr. H. Syar'i Bin Sumin, MA dan Drs. H. Ade Chalifah, MLc dari Jakarta. Terlihat begitu ramai warga kota beragama Islam yang hadir. Begitu pula pada waktu bersamaan, di masing-masing masjid-musala di kota ini juga turut melakukan hal yang sama. Sementara tempat wisata seperti Pantai Padang dan lainnya terlihat sepi dari aktifitas hiburan. (Ar/David/HumasPadang)



MPA,PADANG - Terkait lalu lintas, baik kecelakaan dan pelanggaran selama tahun 2018 di wilayah hukum Polda Sumbar dan jajarannya mengalami peningkatan.

Hal ini disampaikan Kapolda Sumbar Irjen Pol Drs. Fakhrizal, M.Hum ketika memimpin konferensi pers pada akhir tahun 2018 di Mapolda, Senin (31/12).

Irjen Pol Fakhrizal menuturkan, untuk Laka Lantas pada tahun 2017 sebanyak 2.862 kasus, sedangkan di tahun 2018 mengalami kenaikan 17% yakni terjadi 2.912 kasus. Dan terhadap pelanggaran lalu lintas pada tahun 2018 terjadi 123.456, sementara pada tahun 2017 sebanyak 101.003.

"Pelanggaran Lalu Lintas di tahun 2018 mengalami kenaikan. Hal ini dikarenakan keaktifan anggota dilapangan dalam menindak pelanggar lalu lintas, apalagi beberapa waktu lalu telah melaksanakan Operasi Zebra", ucapnya.

Konferensi pers ini, dihadiri oleh Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Drs. Damisnur. AM, SH. MM, Irwasda Kombes Pol Drs. Kasihan Rahmadi, SH. MH, pejabat utama Polda Sumbar, dan awak media cetak, serta media online. (ar/*)



MPA,PADANG - Untuk mengurangi pelanggaran yang dilakukan oleh oknum polisi, yang mengakibatkan menurunnya citra dan reputasi institusi Polri.

Polda Sumbar telah melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap anggota Polri dijajaran Polda Sumbar, dengan maksud untuk meminimalisir pelanggaran yang dilakukan oleh personilnya.

Saat konferensi pers, Kapolda Sumbar Irjen Pol Drs. Fakhrizal, M.Hum didampingi Kasubbid Provost AKBP Yudi Sulistyo, S.Ik menjelaskan, selama tahun 2018 pelanggaran anggota Polri di Polda Sumbar mengalami penurunan.

"Pelanggaran internal pada tahun 2017 sebanyak 214 dan tahun 2018 menurun yaitu 183", ujarnya.

Lanjutnya, untuk Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap anggota Polri di Polda Sumbar ditahun 2018 mengalami penurunan, yakni 11 personil dibandingkan tahun sebelumnya 12 personil.

"Personil yang di PTDH karena tidak masuk dinas (Disersi) dan terlibat pidana", ucap Kapolda

Dijelaskan Kapolda Sumbar, penurunan terhadap pelanggaran personilnya dikarenakan keaktifan Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) dalam melakukan pembinaan.

"Pelanggaran anggota di tahun 2018 turun. Ini berkat kerja keras Kabid Propam dan Kasatker dalam membina personil", tambahnya.(ar/*)



MPA,PADANG – Jelang akhir tahun 2018 Kepolisian Daerah Sumatera Barat, menggelar konferensi pers pada, Senin (31/12).

Konferensi pers tersebut, dipimpin langsung oleh Kapolda Sumbar Irjen Pol Drs. Fakhrizal, M.Hum, didampingi Wakapolda Brigjen Pol Drs. Damisnur. AM, SH. MM, Irwasda Kombes Pol Drs Kasihan Rahmadi, SH. MH, serta pejabat utama Polda Sumbar.

Dalam penyampaiannya, Kapolda Sumbar mengatakan bahwa sampai saat ini ditahun 2018 situasi Kamtibmas wilayah Sumbar cukup kondusif.

"Alhamdulillah situasi kondusif untuk wilayah Sumbar, tidak ada kejadian yang menonjol", katanya.

Orang nomor satu di Polda Sumbar tersebut menambahkan, selama tahun 2018 ini jumlah kejahatan menurun dibandingkan tahun sebelumnya. 

"Untuk tahun 2018 jumlah perkara 13.655, ini mengalami penurunan 15% dibandingkan tahun 2017 yakni 16.098 kasus"ujar Polda.

Namun untuk tahun 2018 ini, Polda Sumbar dan jajarannya telah berhasil meningkatkan sejumlah penyelesaian perkara.

"Penyelesaian perkara di tahun 2017 sebanyak 7.374, dan tahun 2018 yakni 8.390. Dalam penyelesaian ini naik 15,7%",jelas orang nomor satu di Polda Sumbar ini.(ar/*)  


MPA,PADANG -- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Padang melaksanakan khitan gratis bagi seribu anak di kantornya, Jalan Padang By Pass, Senin (24/12/2018). Anak-anak yang dikhitan umumnya tersenyum bahagia, karena mereka juga mendapatkan perlengkapan sekolah dan uang jajan dari Baznas. Sesuai tema khitan gratis yang diusung Baznas, yaitu" Senyum Bahagia Mereka, Bukti Kepedulian Kita".
Wali kota Mahyeldi yang hadir dalam acara tersebut mengatakan, khitan gratis bagi anak-anak dari kalangan masyarakat yang kekurangan biaya merupakan bentuk program kemaslahatan umat. "Ini merupakan tugas Baznas dalam rangka memenej zakat, infak dan sadaqah dari orang-orang yang mampu untuk disalurkan dalam bentuk program kepada mereka yang berhak " kata Mahyeldi.
Wali kota menambahkan, Baznas Kota Padang sudah membuktikan pengelolaan keuangan dengan profesional. Selain tepat penyalurannya, juga tidak ada permasalahan dengan laporannya sehingga mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
"Dengan pengelolaan yang profesional dan laporan keuangan yang baik, Baznas Padang layak mendapat kepercayaan dalam mengelola potensi zakat yang lebih besar lagi," ujar Wali kota Mahyeldi.
Menurut Mahyeldi, potensi zakat di luar Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemko Padang masih cukup besar, belum termasuk zakat anggota DPRD. "Kemungkinan potensinya mencapau Rp 1 trilyun," sebut Mahyeldi.
Sementara itu, Wakil Ketua Baznas Padang Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Nursalim mengatakan, kegiatan khitan gratis kali ini bekerjasama dengan RS Unand. Selain itu ada beberapa pihak yang menjadi sponsor.
Nursalim didampingi Wakil Ketua lainnya, Firdaus Siril dan Elni Sumiati serta Kepala Bidang Pendistribusian, Industriadi mengatakan, kegiatan khitan gratis juga menggandeng LSM Meja Putih untuk Kecamatan Pauh dan Kuranji dengan jumlah anak yang dikhitan sebanyak 220 orang.
"Kegitan ini dilaksanakan sejak 22 Desember sampai 31 Desember nanti. Diharapkan semua anak yang terdaftar bisa dikhitan, jika tidak, kita juga ada daftar cadangan di luar yang seribu tersebut," ungkap Nursalim.
Ia menambahkan, bagi anak-anak yang dikhitan diberikan uang transportasi atau uang jajan, masing-masing Rp 50 ribu. Khusus untuk yang datang dari Kecamatan Bungus diberikan sebesar Rp 100 ribu. Selain itu, anak-anak diberi perlengkapan sekolah.
"Setiap anak mendapatkan uang jajan atau uang transportasi serta tas sekolah. Diharapkan mereka bisa tersenyum berkat kepedulian kita semua ," tukasnya. (Ar/yt)




MPA,PADANG - Kota Padang menjadi kota yang ke-11 di Indonesia yang memiliki Mal Pelayanan Publik (MPP). Direncanakan MPP Kota Padang akan diresmikan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) di Lantai 4 Blok III Jalan Pasar Baru, Pasar Raya Padang, Kamis (27/12/2018).
Sebagai lokasi percontohan MPP yang ditetapkan MenPANRB, MPP Kota Padang akan melayani pelayanan publik dari Polresta Padang (SIM, SKCK), Imigrasi (Paspor, Imta, Izin Tinggal), Pajak Pratama 1 dan 2 (NPWP Pribadi/ Perusahaan), PJS Naker (Daftar Baru, Klaim), Kemenag Padang (Daftar Nikah, Haji/Umrah), PT, Jasa Raharja (Daftar Baru, Klaim), BPJS Kesehatan (Daftar baru, Klaim), PT. PLN (Pasang Baru), Bank Nagari (Layanan Perbankan), dan PDAM Kota Padang (Layanan Pasang Baru).
Kepala Bagian Humas Kota Padang, Imral Fauzi, mengatakan, MPP Kota Padang juga melayani seluruh perizinan yang tercantum dalam Peraturan Walikota Padang Nomor 61 Tahun 2015, meliputi: seluruh izin prinsip, penanaman modal, izin usaha, dan perizinan lainnya.
“Seluruh perizinan tersebut akan dilayani di MPP Pasar Raya Padang, dengan melibatkan SKPD terkait, seperti Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Kesehatan, Dinas PUPR, Dinas Pendidikan Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Pertanian, Bapenda, Dinas Lingkungan Hidup, dan Dinas Sosial”, ungkap Imral.
Lebih lanjut, Imral menambahkan, pembentukan MPP Kota Padang merupakan tindak lanjut dari Peraturan Menteri PANRB Nomor 23 Tahun 2017. "MPP sebagai bentuk peningkatan kualitas pelayanan publik secara berkelanjutan dalam upaya menyelenggarakan pelayanan publik yang cepat, mudah, terjangkau, aman, dan nyaman dengan pengintegrasian pelayanan publik”, ujar Imral.
Untuk memaksimalkan kehadiran MPP di Kota Padang, seluruh fasilitas telah disiapkan Pemerintah Kota Padang, seperti tempat parkir yang berada di lantai 4 dan lantai 5, penataan pedagang di lantai 1 dan lantai 2, dan akses jalan ke lantai 4. “Saat ini, kita masih menggunakan tangga menuju lantai 4, tetapi bagi masyarakat yang membawa kendaraan bisa langsung parkir di lantai 4 dan lantai 5. Dan di tahun 2019, telah dianggarkan pembangunan 2 unit lift untuk mempermudah akses ke ruangan MPP”, terang Imral.
Peresmian MPP Kota Padang direncanakan juga akan dihadiri Gubernur Sumatera Barat dan seluruh Wali Kota dan Bupati se-Sumatera Barat. (ar/LL)


Prajurit Yonif 320/BP mencari korban di antara puing bangunan yang roboh di Kecamatan Sumur. Foto/Istimewa/Pendam III Siliwangi
BANTEN - Sebanyak 77 personel Yonif 320/Badak Putih (BP) Kodam III/Siliwangi berhasil menembus Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang yang sebelumnya sempat terisolasi akibat tsunami Selat Sunda, Senin (24/12/2018).

Keberhasilan buah dari tekad Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Tri Soewandono yang memerintahkan prajurit Infanteri untuk menembus Kecamatan Sumur demi nilai kemanusiaan.

Dengan peralatan seadanya, prajurit Yonif 320/BP yang dipimpinLetda Inf Didik berupaya membuka akses jalan utama menuju Kecamatan Sumur. Mereka juga menyisir kawasan yang diperkirakan ada korban yang tertimpa reruntuhan bangunan maupun matrial.

Setelah prajurit Yonif 320/BP berhasil menembus Kecamatan Sumur, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Tri Soewandono mengerahkan 1 Batalyon untuk mengevakuasi korban tsunami di daerah itu.

"Mengingat daerah tersebut terdampak tsunami tergolong parah dan sempat terisolasi akibat medan berat dan jembatan putus, kami kerahkan 1 Batalyon yang dipimpin langsung komandan Batalyon berpangkat kolonel.
Jumlah personel yang dikerahkan ke Desa Sumur, Kecamatan Sumur sekitar 150 orang dengan perbekalan logistik selama tujuh hari," kata Tri.

Panglima mengemukakan, selain itu, Batalyon Infanteri juga membawa alat-alat kesehatan dan dapur lapangan. "Laporan sementara pada hari ini (Senin 24/12/2018), korban yang ditemukan di Desa Sumur ada empat orang. Mudah-mudahan korban tidak bertambah," ujar Panglima.
(ar/awd)
















Dilansir dari Sindonews.com
Dengan judul artikel : Prajurit Yonif 320/BP Buka Akses Jalan di Kecamatan Sumur




Penampakan wilayah pesisir Pandeglang, Banten yang luluh lantak akibat diterjang tsunami, Senin (24/12/2018). FOTO/IST/SUSI AIR 

MPA,JAKARTA - Tim SAR gabungan terus melakukan penyisiran, evakuasi, pencarian dan penyelamatan korban bencana tsunami di sepanjang daerah terdampak landaan tsunami di Selat Sunda. Beberapa daerah yang sebelumnya sulit dijangkau karena akses jalan rusak dan tertutup oleh material hanyutan tsunami, sebagian sudah dapat jangkau petugas beserta kendaraan dan alat berat.

Dengan kondisi itu, korban tsunami yang ditemukan terus bertambah. "Data sementara hingga Senin (24/12/2018) pukul 17.00 WIB, tercatat 373 orang meninggal dunia, 1.459 orang luka-luka, 128 orang hilang, dan 5.665 orang mengungsi," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, dalam siaran persnya yang diterima, Senin (24/12/2018) malam.

BNPB juga mencatat cukup banyak kerugian fisik akibat tsunami. Tak kurang dari 681 unit rumah, 69 unit hotel dan villa, 420 unit perahu dan kapal, 60 unit warung dan toko, dan puluhan kendaraan rusak. Kerusakan fisik tersebar di daerah pesisir di pantai barat Provinsi Banten yaitu Kabupaten Pandeglang dan Serang, dan pantai selatan Provinsi Lampung meliputi Kabupaten Lampung Selatan, Tanggamus, dan Pesawaran.


"Jumlah korban dan daerah yang terdampak paling parah kerusakannya adalah daerah pesisir di Kabupaten Pandenglang," kata Sutopo.

Daerah pesisir Pandeglang merupakan kawasan wisata pantai dengan fasilitas hotel dan vila. Apalagi tsunami terjadi saat libur panjang sehingga banyak wisatawan menginap di hotel dan penginapan. Diakui Sutopo, tidak adanya peringatan dini tsunami juga menyebabkan jatuh korban yang cukup banyak karena masyarakat tidak memiliki kesempatan untuk mengevakuasi diri.

Menurut laporan dari lapangan, wilayah Kecamatan Sumur, Pandeglang telah berhasil dijangkau petugas. Sebelumnya akses terbatas karena adanya kerusakan jalan dan jembatan. Petugas dan alat berat sudah beroperasi di Sumur. Evakuasi akan dilanjutkan besok pagi.

Terkait penerangan, kondisi listrik sebagian masih padam di daerah terdampak tsunami. Dari 150 gardu listrik yang padam baru 25 unit yang berhasil dinyalakan. Perbaikan tidak optimal karena adanya isu tsunami susulan. "Sebanyak 187 personel dan alat berat dikerahkan untuk memulihkan jaringan PLN yang rusak," kata Sutopo.
(ar/amm)


                                         



























Dilansir dari Sindonews.com
Dengan judul artikel : Update Korban Tsunami: 373 Meninggal, 1.459 Luka-Luka, 128 Hilang


Presiden Jokowi saat mengunjungi rumah Sakit lapangan Batalyon Kesehatan I Marinir Cilandak di Labuan, Senin (24/12/2018). Foto/Setkab 

MPA,BANTEN - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk membeli alat pendeteksi dini bencana tsunami.

Jokowi menilai alat itu dibutuhkan agar masyarakat dapat secepatnya menghindar jika akan terjadi bencana.

"Ke depan saya sudah perintahkan BMKG untuk membeli alat deteksi, early warning system (sistem peringatan dini) yang bisa memberikan peringstan secara dini ke masyarakat sehingga masyarakt bisa secepatnya," kata Jokowi di Pandeglang, Banten, Senin (24/12/20180).

Jokowi mengungkapkan, bencana tsunami yang menerjang Pandeglang, Serang, dan Lampung Selatan di luar dugaan BMKG. Sebab tsunami datang tanpa diawali dengan gempa. "Betul-betul di luar dugaan BMKG karena biasanya ada gempa terlebih dahulu," katanya.

Dalam peninjauan di lokasi terdampak tsunami Banten, Jokowi mengikuti rapat dengan berbagai pihak di depan posko depan Kecamatan Labuhan. 

Dia menegaskan, sejauh ini evakuasi korban telah dilakukan secara cepat oleh TNI-Polri, dibantu edngan pemerintah daerah.

"Kecepatan evakuasi di lapangan patut kita apresiasi saya sangat menghargai apa yang dilakukan," tandasnya.
(ar/dam)


















Sumber Sindoneww.com
Dengan judul artikel : Jokowi Perintahkan BMKG Beli Alat Deteksi Dini Bencana



MPA,JAKARTA - Kota Padang kembali meraih penghargaan di penghujung tahun 2018. Kali ini, Wali Kota Padang Mahyeldi menerima penghargaan Anugerah Kencana 2018 Tingkat Provinsi dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) di Hotel Grand Sheraton Jakarta, Minggu malam (23/12/2018).
Anugerah Kencana merupakan penghargaan tertinggi dari negara terhadap pemerintah daerah maupun kabupaten/kota yang berhasil dalam membangun Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK).
Dikesempatan itu, mewakili Menko PMK, Menteri Kesehatan Nila Moeloek dalam sambutannya mengatakan, Indonesia akan menghadapi bonus demografi di tahun 2030, karena itu membutuhkan peran penting pemerintah pusat dan daerah dalam menyiapkan generasi yang berkualitas. Program KKBPK dan juga kegiatan prioritas lainnya diarahkan mewujudkan membangun Indonesia dari pinggiran, selaras dengan Nawa Cita.
“Anugerah Kencana adalah bentuk apresiasi bagi pemerintah daerah, kabupaten/kota yang telah memberikan dukungannya dalam program KKBPK. Kependudukan dan pembangunan dapat meningkatkan kualitas hidup manusia,” kata Nila Moeloek, di Hotel Grand Sheraton, Jakarta.
Sementara itu, Wali Kota Padang Mahyeldi usai menerima penghargaan Anugerah Kencana 2018, mengatakan, komitmen Pemerintah Kota Padang, dukungan dan peran serta semua pihak dalam pelaksanaan program KKBPK menjadikan Kota Padang terbaik di Sumatera Barat. Hasilnya, Kota Padang meraih penghargaan Anugerah Kencana dari BKKBN.
“Kerja keras kita tidak berhenti sampai disini. Penghargaan Anugerah Kencana harus menjadi pemicu dan pemacu peningkatan program KKBPK di Kota Padang”, ungkap Mahyeldi yang didampingi Kepala Perwakilan BKKBN Sumatera Barat Syahruddin.
Dikesempatan yang sama, Kepala Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Padang, Heryanto Rustam, mengatakan, Penghargaan Anugerah Kencana yang diraih Kota Padang juga berdasarkan prestasi Kota Padang dalam pengelolaan program KKBPK, seperti pemenang berbagai lomba di Harganas 2018. Diantaranya, Juara I PIK-R Jalur Sekolah, Juara MKJP, Juara Motivator KB, Juara Pidato Kependudukan, Juara PIK-R Putra Jalur Masyarakat.(rill)
“Aspek lainnya, capaian peserta KB baru tahun 2018 di Kota Padang melebihi 100% (MOP dan MOW), sehingga mendukung BKKBN Sumatera Barat masuk nominasi terbaik tingkat nasional. Penambahan peserta KB baru menjadi peserta aktif melebihi di atas 25%. Serta, total TFR Kota Padang mencapai 2,3 di bawah rata-rata Sumatera Barat dengan capaian TFR 2,5”, ungkap Heryanto.
Ditambahkannya, prestasi lainnya yang diraih Kota Padang adalah Kampung KB Gunung Pangilun Kecamatan Padang Utara menjadi Kampung KB terbaik di Sumatera barat dan menjadi Kampung KB Percontohan di Ranah Batuah itu.
“Penghargaan Anugerah Kencana diraih Kota Padang berkat kerjasama seluruh pihak, baik SKPD Kota Padang, Forkopimda Kota Padang, masyarakat Kota Padang, serta organisasi vertikal lainnya”, tutur Heryanto.
Penghargaan Anugerah Kencana juga diberikan kepada lima propinsi, Jawa Timur, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan dan Provinsi Riau. Dan 29 Kab/Kota, serta iklan terbaik di media massa yang mendukung program KKBPK. (ar/LL)


MPA,PADANG - Puluhan remaja berhasil dijaring oleh Satpol PP Padang, Minggu sore, (23/12) dikawasan Pantai Aia Manih, Kecamatan Padang Selatan.


Mereka terjaring di tempat yang diindikasi bisa berbuat asusila, tempat tersebut diketahui sepertinya sengaja difasilitasi oleh masyarakat setempat sebagai tempat maksiat.

Saat dilakukan pengrebekan, Puluhan orang remaja yang dimabuk asmara ini kalang kabut ketika melihat petugas penegak Perda Pemko Padang ini datang mengrebek.

Bahkan mirisnya salah satu pasangan yang digrebek disana diduga petugas sedang melakukan hubungan bak suami Istri, namun dimako mereka berkilah tidak ada melakukan apa-apa. upaya mengelabui petugas hanya sia sia setelah petugas mendapati video rekaman mereka melakukan hubungan bak suami istri, mereka hanya bisa pasrah mengakuinya.

Tentu masing-masing orang tua yang bersangkutan kita panggil untuk datang ke Mako Satpol PP guna memberitahukan bagaimana perbuatan anak-anak mereka, hal ini dilakukan guna memberiklan efek jera, Kita juga menghimbau kepada orang tua agar benar benar mengawasi dan memantau pergaulan anak-anaknya ini bisa merusak masa depan mereka terang Yadrison.

"Sementara itu Satpol PP dalam rangka perang terhadap maksiat, untuk antisipasi memasuki pergantian tahun baru yang tidak beberapa hari lagi maka operasi pembrantasan maksiat harus lebih gencar dilaksanakan dengan selalu aktif patroli. Setiap tempat yang diduga ada indikasi berbuat maksiat seperti tempat-tempat wisata, penginapan, wisma, maupun hotel melati maka akan kitak tindak tegas", terang Yadrison. (rill)


Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Foto/Dok/SINDOnews 

MPA,PANDEGLANG - Kapolri Jenderal Tito Karnavian menghimbau kepada masyarakat dapat tenang menghadapi musibah dan tidak percaya dengan informasi yang tidak benar di media sosial.

Kapolri menyebut korban jiwa akibat gelombang tinggi di wilayah Kabupaten Serang dan Pandeglang sebanyak 139 orang meninggal dunia.

"Sementara ini korban di Banten saja ada 139 yang sudah diketemukan meninggal dunia, yang luka dan berobat ada 600-an orang," kata Kapolri saat meninjau di Pantai Carita, Kabupaten Pandeglang, Minggu (23/12/2018).

Saat ini, petugas gabungan sedang mencari korban yang diduga masih berada direruntuhan bangunan. Terutama di hotel, villa, cottage yang berada disepanjang pantai Carita hingga Anyer.

"Mengevakuasi korban yang meninggal secepatnya, mengidentifikasi agar bisa cepat diserahkan kepada pihak keluarga," ujarnya.
(ar/wib)
   
















              


Sumber Sindonews.com
Judul artikel : Kapolri Minta Masyarakat Tenang dan Waspada Informasi Hoax



Penanganan darurat terus dilakukan di daerah yang terdampak tsunami di Selat Sunda.(Ist) 
A+ A-
MPA,JAKARTA - Penanganan darurat terus dilakukan di daerah yang terdampak tsunami di Selat Sunda. Prioritas penanganan darurat saat ini adalah koordinasi, evakuasi, pencarian dan penyelamatan korban, pelayanan kesehatan, penanganan pengungsi, perbaikan darurat sarana prasarana yang rusak.

"Data sementara yang berhasil dihimpun Posko BNPB hingga 24/12/2018 pukul 07.00 WIB, tercatat 281 orang meninggal dunia, 1.016 orang luka-luka, 57 orang hilang dan 11.687 orang mengungsi. Kerusakan fisik meliputi 611 unit rumah rusak, 69 unit hotel-vila rusak, 60 warung-toko rusak, dan 420 perahu-kapal rusak," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho.

Dijelaskan, korban dan kerusakan ini terdapat di 5 kabupaten terdampak yaitu Pandeglang, Serang, Lampung Selatan, Tanggamus dan Pesawaran. Jadi wilayah di Provinsi Banten dan Lampung yang berada di Selat Sunda.

"Derah pesisir di Kabupaten Pandeglang adalah daerah yang paling banyak jumlah korban dan kerusakannya dibandingkan daerah lain. Kemungkinan data korban dan kerusakan masih akan bertambah mengingat belum semua berhasil didata. Pendataan masih terus dilakukan oleh petugas," sebutnya.

Dari 281 orang meninggal dunia, 1.016 orang luka-luka, 57 orang hilang tersebar di 5 kabupaten terdampak. Di Kabupaten Pandeglang tercatat korban 207 orang meninggal dunia, 755 orang luka-luka, 7 orang hilang, dan 11.453 orang mengungsi.

"Kerusakan fisik meliputi 611 unit rumah rusak, 69 hotel dan vila rusak, 60 warung makan dan toko rusak, 350 perahu/kapal rusak, dan 71 unit kendaraan rusak," terangnya.

Daerah pesisir di sepanjang pantai dari Pantai Carita, Pantai Panimbang, Pantai Teluk Lada, Sumur, dan Tanjung Lesung banyak mengalami kerusakan. 10 kecamatan di Pandeglang terdampak dari terjangan tsunami.

Korban paling banyak ditemukan di Hotel Mutiara Carita Cottage, Hotel Tanjung Lesung dan Kampung Sambolo. "Di Kabupaten Serang tercatat 12 orang meninggal dunia, 30 orang luka-luka dan 28 orang hilang. Kerusakan fisik masih dalam pendataan," jelasnya.

Sedangkan di Kabupaten Lampung Selatan tercatat 60 orang meninggal dunia, 230 orang luka-luka, 22 orang hilang dan 30 unit rumah rusak berat. Di Kabupaten Tanggamus terdapat 1 orang meninggal dunia, 4 rumah rusak berat, dan 70 perahu rusak. Sedangkan di Kabupaten Pesawaran tercatat 1 orang meninggal dunia, 1 orang luka-luka, 231 orang mengungsi, 134 rumah rusak dan 14 perahu rusak.

Ribuan personel gabungan dari TNI, Polri, BNPB, Basarnas, Kementerian PU Pera, Kementerian Sosial, Kementerian Kesehatan, Kementerian ESDM, BPBD, SKPD, NGO, relawan dan masyarakat dan lainnya melakukan penanganan darurat. Kepala Daerah memimpin penanganan darurat di daerahnya.
                                               
Evakuasi, pencarian dan penyelamatan korban terus dilakukan. Diduga masih ada korban yang berada di bawah reruntuhan bangunan dan material yang dihanyutkan tsunami. Pos kesehatan, dapur umum, dan pengungsian didirikan di beberapa tempat. Bantuan logistik terus disalurkan.

Untuk evakuasi dikerahkan alat berat 7 unit excavator, 12 unit dump truck, 2 unit loader. Dalam mobilisasi ke lokasi bencana 1 unit excavator, 1 dozer, 1 loader, 1 grader, 2 tronton, dan 4 dump truck.

Panjang dan luasnya daerah terdampak masih diperlukan tambahan alat berat dan personil untuk membantu evakuasi, pencarian dan penyelamatan korban.
(ar/nag)













Sumber Sindonews.com
Dengan judul : Tsunami Selat Sunda: 281 Meninggal, Ribuan Luka-luka dan 57 Hilang



Sejumlah rumah hancur dan beberapa mobil rusak di Pantai Carita, Pandeglang, Banten setelah diterjang tsunami Selat Sunda. Foto/SINDOphoto/Eko Purwanto 

CANBERRA - Pemerintah Australia menyatakan tidak ada warganya yang jadi korban tsunami Selat Sunda. Perdana Menteri (PM) Scott Morrison mengatakan tsunami yang sejauh ini menewaskan 222 orang itu merupakan pukulan berat bagi Indonesia karena hanya berselang beberapa bulan setelah bencana serupa melanda Sulawesi.

Lebih dari 800 lainnya terluka dan puluhan orang dinyatakan hilang setelah tsunami menghantam daerah-daerah pantai di Banten dan Lampung Selatan pada akhir pekan.

"Kami memahami bahwa saat ini tidak ada orang asing, apalagi orang Australia, yang telah terkena dampak ini," kata Morrison kepada wartawan, kemarin. "Ini merupakan pukulan berat bagi Indonesia," lanjut dia, yang dilansir dari news.com.au, Senin (24/12/2018).

Morrison mengatakan Australia siap membantu Indonesia. "Ini datang di atas apa yang telah terjadi di Sulawesi dan seperti biasa, kami siap mendukung pemerintah Indonesia dengan berbagai hal," ujarnya.

"Belum ada permintaan seperti itu. Saya tidak mengantisipasi apa pun pada kesempatan ini. Tetapi jika (permintaan) mereka muncul, maka jelas kami akan bekerja dengan pemerintah Indonesia sesuai permintaan mereka."

Meski Morrison memastikan tak ada warganya yang jadi korban, namun Departemen Luar Negeri dan Perdagangan (DFAT) setempat tetap mencari tahu apakah ada warga Australia yang berada di antara 222 orang yang tewas dalam tsunami Selat Sunda. Upaya departemen itu dilakukan Kedutaan Besar Australia di Jakarta.

Badan amal Oxfam di Australia juga telah bersiap untuk mengirim tim penilai dampak bencana ke lokasi kejadian dan merespons sesuai kebutuhan.

"Kami tahu masyarakat yang terkena dampak akan membutuhkan makanan dan akses terhadap air bersih," kata Manajer Kemanusiaan Oxfam Australia Meg Quartermaine.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Indonesia menduga tsunami Selat Sunda yang menerjang Pantai Anyer, Banten dan Lampung Selatan akibat longsor dari erupsi Gunung Anak Krakatau.

”Setelah kami analisis gelombang itu merupakan tsunami. Polanya sangat mirip dengan tsunami yang terjadi di Palu. Karena itu kami melakukan koordinasi dengan Badan Geologi bahwa diduga, karena saat ini waktu belum cukup untuk mengumpulkan data, ada indikasi.


Yang terjadi karena erupsi Anak Krakatau,” ujar Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam konferensi pers di kantor BMKG, Jakarta, kemarin.
















Sumber Sindonews.com
Dengan judul : Tsunami Selat Sunda, Australia: Pukulan Berat bagi Indonesia


Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.