Juli 2019

Keterangan foto: Ibu WT (47), seorang janda miskin di Desa Basirih Hulu, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Kabupaten Kotawaringin Timur, Sampit, Kalimantan Tengah

MPA,SAMPIT - Program Keluarga Harapan yang selanjutnya disebut PKH adalah program pemberian bantuan sosial bersyarat kepada Keluarga Miskin (KM) yang ditetapkan sebagai keluarga penerima manfaat PKH. Sebagai upaya percepatan penanggulangan kemiskinan, sejak tahun 2007 Pemerintah Indonesia telah melaksanakan PKH. Program Perlindungan Sosial yang juga dikenal di dunia internasional dengan istilah Conditional Cash Transfers (CCT) ini terbukti cukup berhasil dalam menanggulangi kemiskinan yang dihadapi di negara-negara tersebut, terutama masalah kemiskinan kronis.

Sebagai sebuah program bantuan sosial bersyarat, PKH membuka akses keluarga miskin terutama ibu hamil dan anak untuk memanfaatkan berbagai fasilitas layanan kesehatan (faskes) dan fasilitas layanan pendidikan (fasdik) yang tersedia di sekitar mereka. Manfaat PKH juga mulai didorong untuk mencakup penyandang disabilitas dan lanjut usia dengan mempertahankan taraf kesejahteraan sosialnya sesuai dengan amanat konstitusi dan nawacita Presiden RI, Joko Widodo.

Melalui PKH, KM didorong untuk memiliki akses dan memanfaatkan pelayanan sosial dasar kesehatan, pendidikan, pangan dan gizi, perawatan, dan pendampingan, termasuk akses terhadap berbagai program perlindungan sosial lainnya yang merupakan program komplementer secara berkelanjutan. PKH diarahkan untuk menjadi episentrum dan center of excellence penanggulangan kemiskinan yang mensinergikan berbagai program perlindungan dan pemberdayaan sosial nasional.

Namun sangat disayangkan, fakta di lapangan masih banyak orang yang tidak mampu dan penyandang disabilitas tidak mendapatkan bantuan sosial PKH itu. Hal ini terjadi pada Ibu WT (47) seorang janda yang termasuk cacat fisik. Ketika ditemui di kediamannya di Desa Basirih Hulu, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, ia mengutarakan keluh-kesahnya kepada media ini. Menurut pengakuannya, WT di zaman pemerintahan sebelumnya pernah mendapatkan Bantuan Langsung Tunai (BLT). Namun sekarang tidak mendapatkan bantuan lagi.

Dari penuturannya, WT mengaku dirinya sudah mempertanyakan hal ini kepada pemerintah desa. Beberapa syarat yang diminta oleh petugas pemerintah desa setempat juga sudah diserahkan. Namun hingga saat ini tidak ada kepastian tentang kapan bantuan itu akan diberikan.

Berdasarkan kenyataan itu, hal ini menunjukkan bahwa pemberian bantuan kepada masyarakat melalui program PKH di wilayah Sampit diduga masih banyak tidak tepat sasaran. Hal ini patut dipertanyakan.

Di beberapa daerah, sudah dilakukan penindakan akibat penyimpangan dalam penyaluran bantuan PKH. Kenakalan para oknum pendamping PKH juga sering berujung ke pihak penegakan hukum.

Anehnya, setiap kali dikonfirmasi tentang kasus tersebut, pemerintahan desa selalu beralibi dengan menyalahkan pemerintah pusat yang katanya menentukan semuanya. Padahal, publik tahu bahwa data lapangan dikumpulkan melalui RT/RW, Desa/Kelurahan, untuk kemudian dijadikan pedoman penentuan sasaran bantuan yang akan diluncurkan pemerintah pusat. (SFR/Red)


MPA,JAKARTA – Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Wilson Lalengke memenuhi undangan dari Duta Besar Kerajaan Maroko untuk Indonesia pada acara perayaan 20 tahun King Mohammed VI naik tahta sebagai Raja Maroko. Pada acara yang diselenggarakan di Hotel Four Season, Jakarta Selatan, Selasa 30 Juli 2019 itu, Wilson didampingi beberapa personil PPWI Nasional.

Sebagaimana di tahun-tahun sebelumnya, selama ini PPWI tidak pernah absen mendapatkan undangan khusus dari Duta Besar Maroko untuk menghadiri acara serupa maupun acara-acara Kedubes Maroko lainnya, tahun inipun PPWI diundang ke acara yang dihadiri oleh para Menteri RI, Dubes negara-negara sahabat, dan orang-orang penting lainnya. PPWI memandang hal tersebut sebagai suatu penghargaan yang perlu direspon dengan sebaik-baiknya. Oleh karena itu, Ketua Umum PPWI Wilson Lalengke berupaya semaksimal mungkin dapat menghadiri acara tersebut, sepulang dari roadshow PPWI ke Riau, Palembang dan Kayu Agung.

Hadir pada acara perayaan yang dimulai pukul 19.00 wib itu, 4 Menteri Kabinet Indonesia Kerja, yakni Menteri Perikanan dan Kelautan, Susi Pudjiastuti; Menteri Perencenaan dan Pembangunan Nasional, Bambang Brodjonegoro; Menteri Energi dan Sumber Daya Minteral, Ignatius Jonan; dan Wakil Menteri Luar Negeri, AM. Fachir. Terlihat juga di antara para undangan VVIP, Sandiaga Uno, dan puluhan pejabat negara serta Dubes negara-negara sahabat.

Acara diawali dengan tarian khas Sunda, diikuti dengan paduan suara yang memperdengarkan lagu kebangsaan kedua negara, Indonesia Raya dan Hymne Cherifien. Selanjutnya, Dubes Maroko H.E. Mr. Ouadia Benabdellah tampil ke atas panggung menyampaikan pengantar dan sambutannya. Mewakili Pemerintah Indonesia, Menteri Bambang Brodjonegoro kemudian didaulat untuk menyampaikan sambutan resmi pemerintah di acara yang biasanya disebut sebagai Hari Nasional Maroko ini.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum PPWI menyampaikan Selamat kepada Dubes dan Staf Kedutaan Maroko atas suksesnya 20 tahun pemerintahan King Mohammed VI. Sebagaimana diketahui, King Mohammed VI adalah putra dari Raja Mohammed V yang merupakan sahabat karib Presiden Soekarno.

Usai acara seremonial dan sambutan-sambutan, para undangan yang diperkirakan berjumlah seribuan orang memenuhi Ballroom di Lt. 5 Hotel Four Season, Jl. Jenderal Gatot Subroto itu, dipersilahkan menikmati hidangan khas Maroko yang disediakan. Minuman spesial berupa Teh Maroko yang disuguhkan ala penduduk padang pasir Sahara juga tersedia bagi para undangan yang ingin mencobanya.

Congratulation for the 20 Years Enthronement of His Majesty The King Mohammed VI of the Kingdom of Morocco. God bless Morocco and Indonesia. (APL/Red)

Keterangan foto: Team Kappija-21 bersama PPWI Sumsel berfoto bersama seusai pertemuan dengan pihak Pusat Administrasi Universitas Sriwijaya, kika: Hardi, Wilson, Syahrizal

MPA,PALEMBANG - Sekretaris Jenderal Keluarga Alumni Program Persahabatan Indonesia Jepang Abad 21 (Sekjen Kappija-21), Wilson Lalengke, melakukan kunjungan silahturahmi ke pimpinan Universitas Sriwijaya Palembang, Sumatera Selatan, Senin 29 Juli 2019. Dalam kunjungan tersebut, Wilson didampingi Ketua dan Sekretaris PPWI Sumatera Selatan, Syahrizal dan Hardi, yang selanjutnya akan menjadi penghubung komunikasi antara Kappija-21 dengan Universitas Sriwijaya.

Pada kesempatan itu, rombongan Kappija-21 diterima oleh bagian administrasi universitas, Zulkifli. Sangat kebetulan, pada saat kunjungan dilakukan, para pimpinan Universitas Sriwijaya sedang berada di Banda Aceh menghadiri pertemuan tentang proses penerimaan mahasiswa baru universitas negeri se-Indonesia.

Team Kappija-21 menyampaikan maksud kunjungannya yang disambut baik oleh pihak universitas. "Kami bermaksud bersilahturahmi dan ingin menawarkan kerjasama pelaksanaan seminar dan workshop terkait pendidikan berwawasan global dan pembangunan berkelanjutan, kerjasama antara Kappija-21 dengan Universitas Sriwijaya, yang dalam pelaksanaannya akan didukung oleh PPWI Sumsel," jelas Wilson yang juga merupakan Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) itu. 

Pada kesempatan yang sama, team disarankan untuk melakukan kontak komunikasi langsung dengan Dr. dr. HM Zulkarnain, Sp.KK, Pembantu Rektor III Bidang Kemahasiswaan Universitas Sriwijaya. Ketua PPWI Sumsel, Syahrizal, langsung menghubungi Purek III Dr. Zulkarnain, yang kebetulan merupakan sepupu Syahrizal, melalui sambungan telepon keluarga. Pembicaraan tentang maksud kedatangan Kappija-21 dan rencana kegiatan bersama selanjutnya berlangsung lancar dan posistif.

Sebagaimana diketahui bahwa Kappija-21 bermaksud menjalin kerjasama dengan salah satu perguruan tinggi di Palembang, Sumsel, mengadakan _'Kappija-21 National Conference on Global Education and Sustainable Development'._ Rencananya, kegiatan berbentuk seminar dan workshop ini akan berlangsung pada Sabtu, 14 September 2019 di Kampus Universitas Sriwijaya, Palembang, Sumatera Selatan. Panitia akan menghadirkan narasumber dari Jepang, Senior Kappija-21, Pemerintah Daerah, Pejabat Universitas Sriwijaya, dan praktisi media.

Kegiatan konferensi sehari ini akan mengundang mahasiswa Universitas Sriwijaya, tokoh masyarakat, pemuda, agama, budaya, dan perangkat pemerintahan daerah. Selain itu, juga diundang praktisi media. (APL/Red)


MPA,PADANG — Satu kebahagiaan bisa bertemu dengan beberapa wartawan senior yang sudah banyak makan asam garam di dunia Jurnalis, Harianof dari Koran Indonesia Raya, Asrul dari Tabloid Merapi news dan Joni Kalong, itu yang diungkapkan Eri Gusnedi owner ritvone.com

Eri Gusnedi merasa bahagia bisa bertemu berdiskusi dengan seniornya sesama insan pers. “Meskipun pertemuan itu singkat namun bisa menambah wawasan. Saya sangat senang sekali bisa berdiskusi dengan mereka, kata Eri  yang juga sekretaris di Forum Eksekutif Media (FEM) Sumatera BaratBarat, Rabu (31/08/19).

“Terimakasih atas support dan kesediaan kanda kalau nanti diminta panitia sebagai pemateri di pelatihan jurnalistik angkatan ke-5 yang dilaksanakan ritvone minimal satu kali dalam setahun, dengan maksimal peserta 20 orang” timpal Eri. 

Harianof dan kawan-kawan wartawan senior mensupport dan siap berbagi ilmu juga pengalaman dalam pengkaderan–pengkaderan jurnalis Sumatera Barat yang akan dilaksanakan ritvone, sampai tahun ini ritvone sudah melahirkan empat angkatan.

“kami akan selalu siap sedia untuk berbagi ilmu dan pengalaman dengan adik-adik yang mau menerimanya” ujar Harianof wartawan utama yang khas dengan investigasinya. (ar/*)



MPA,PADANG - Komando Daerah Militer 0312/Padang melaksanakan sosialisasi Pembinaan Komunikasi Sosial CegahTangkal Radikalisme/Separatisme kepada tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda serta organisasi kemasyarakatan dilingkup Kota Padang bertempat di aula Makodim 0312/Padang, Rabu (31/07/2019).
Dalam sambutannya, Komandan Kodim 0312/Padang Letkol Czi Rielman Yudha menjelaskan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman komunikasi sosial dalam mendukung tugas pokok TNI, khususnya dalam pelaksanaan pembinaan Teritorial, melalui kemanunggalan TNI – Rakyat sehingga nanti mampu untuk memberikan bantuan dan kesulitan masyarakat.
Ia menambahkan, dalam pelaksanaan dilapangan kegiatan tersebut membutuhkan suatu metode, salah satu metode yang digunakan adalah komunikasi sosial yang merupakan upaya penyampaian pikiran dan pandangannya terkait dengan pemberdayaan wilayah pertahanan serta mendukung memantapkan kemanunggalan TNI-Rakyat.
"Komunikasi sosial juga dilaksanakan untuk menjalin hubungan yang harmonis dengan seluruh komponen bangsa sehingga terwujud sikap saling pengertian dan pemahaman tentang peran, fungsi dan tugas-tugas bernegara," tambahnya.
Ia berharap, sosialisasi ini mampu mencegah muncul atau masuknya paham radikalisme/separatisme dalam perkembangan kondisi sosial yang pesat, sehingga sedini mungkin dapat menghindari munculnya berbagai permasalahan yang akan terjadi di lapangan.
"Mudah-mudahan Kegiatan kita bersama ini akan membawa keberkahan kepada bangsa dan negara yang kita cintai ini dan terhindar dari berbagai bentuk bala dan bencana. Serta menjadi bangsa yang rakyatnya makmur dan menjadi pemenang dalam persaingan global saat ini," tutupnya (ar/rilis).


Photo :Istimewa

MPA,PADANG – Wali Kota Padang diwakili Staf Ahli Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan Zabendri mencanangkan Hari Kesatuan Gerak (HKG) Pembinaan Kesejahteraan Keluarga Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (PKK-KKBPK) Kesehatan yang ke-47 Tingkat Kota Padang.

Pencanangan tersebut bertepatan dengan puncak Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-26 Tingkat Kota Padang di Palanta Rumah Dinas Wali Kota, jl A. Yani No.11, Selasa (30/07/2019).

Turut hadir dikesempatan itu Kabid KSPK PKK Sumbar Mardela Wati Yulia, Kepala DP3P2KB Kota Padang Heryanto Rustam, Ketua GOW Kota Padang Genny Putrinda, Ketua Darmawanita Persatuan (DWP) Kota Padang Marni Amasrul  serta unsur Forkopimda Kota Padang.

Dalam sambutannya Zabendri mengatakan, peringatan Harganas dan pencanangan HKG PKK-KKBPK kesehatan ini sangat berkaitan erat dengan Program 18.21 dan Gerakan Kembali ke Meja Makan, karena sama-sama mewujudkan pemberdayaan dan penciptaan keluarga yang berkualitas.

"Yaitu memanfaatkan waktu dari pukul 18.00 WIB sampai  pukul 21.00 WIB dengan cara mematikan TV untuk membina keluarga seperti mengaji, shalat berjamaah, belajar dan berdiskusi. Sehingga waktu untuk berkomunikasi langsung antara anggota keluarga dapat lebih lama dan itu bisa dilakukan di meja makan," jelas Zabendri.

Dengan peringatan Harganas Tingkat Kota Padang, Zabendri berharap, bisa memupuk pola fikir dan perilaku yang produktif, sehingga bisa melahirkan generasi emas Indonesia. Generasi emas tersebut adalah generasi pemenang  dengan bonus demografis, generasi yang cerdas, generasi yang inovatif, produktif dan visioner.

“Kita Juga harus meningkatkan kualitas keluarga dengan menumbuhkan kesadaran setiap keluarga, agar memberi kontribusi terhadap semua aspek pembangunan dan sosial kemasyarakatan,” tutupnya.

Sementara itu ketua TP PKK Kota Padang Ny. Harneli Mahyeldi mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian dan peran serta lembaga masyarakat dalam upaya membangun keluarga berkualitas dan meningkatkan peran keluarga melalui fungsi keluarga sebagai dasar ketahanan keluarga yang tangguh.

“Acara  ini juga bertujuan untuk menggaungkan Harganas ke 26 kepada masyarakat luas, mengingat dan meresapi arti hari keluarga itu sendiri,” imbuh istri Wali Kota Padang itu. 

Ia menambahkan, dalam rangka peringatan Harganas ke 26, juga diselenggarakan berbagai kegiatan; lomba duta orang tua hebat, lomba keluarga KB lestari 10, 15, 20 tahun, lomba kelompok UPPKS, lomba kelompok BKB BKR dan BKL, lomba Pokja kampung KB, lomba koordinator penyuluh keluarga berencana.

"Semua perlombaan tersebut telah dilaksanakan dan pada puncak peringatan Harganas ini langsung diberikan hadiah bagi para pemenang," paparannya mengakhiri. (Muliadi).



MPA,PADANG  BPJS Ketenagakerjaan kantor cabang menggelar Workshop dan Sosialisasi Optimalisasi manfaat program jaminan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja (KK-PAK) serta pemanfaatan e-service (BPJSTKU) sipp online, ktp rider. Sebagai nara sumber dalam kegiatan tersebut dari UPTD Pengawas Ketenagakerjaan Wilayah 1 Dinas Tenaga Kerja dan Tranmigrasi, serta beberapa orang nara sumber yang terkait dengan bpjs ketenagakerjaan, sosialisasi yang di hadiri 50 utusan perusahaan peserta terebut, bertempat di Hotel Pangeran, pada Senin (29/7/2019).

Kegiatan yang bertemakan, Workshop Dan Sosialisasi We Care Kk-Pak & We Do E-Service Bpjs Ketenagakerjaan, dibuka langsung oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Padang Yuniman Lubis,  di kesempatan itu UPTD Pengawas Ketenagakerjaan Wilayah 1 Dinas Tenaga Kerja dan Tranmigrasi  Mhd. Ali Anafian, SH menerangkan tentang dasar hukum dan ruang lingkup perlindungan Tenaga Kerja. 

Menurut Ali, kepatuhan pemberi kerja dalam memberikan perlindungan terhadap tenaga kerja dari resiko Kecelakaan Kerja serta penyakit yang diakibatkan dari bekerja (KK–PAK) wajib hukumnya. Dan, mengenai peraturan dan perundang undangan dasar hukum Bpjs Ketenagakerjaan sangatlah kuat sekali. Untuk itu kami dari pengawas ketenagakerjaan dalam hal ini dinas tenaga kerja sangat mengapresiasi sekali sosialisasi ini diadakan, karena kamilah yang menjaga undang undang tersebut untuk bisa di tegakan, undang undang itu menurut aturan hukumnya sekali diundangkan dibaca tidak dibaca, dipahami tidak dipahami harus dipatuhi, ujarnya.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan kantor cabang padang Yuniman Lubis, disela sela sosialisasi menuturkan, BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan pada pekerja melalui 4 program. Program tersebut antara lain, Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kematian (JKM), dan Jaminan Pensiun (JP). Program ini sangat memberi manfaat yang besar bagi para pekerja, apa lagi saat ini Bpjs memberikan kemudahan dalam pelayanan.

Terkait JKK, program ini ialah perlindungan atas risiko kecelakaan kerja. Dia mengatakan, jika peserta atau pekerja mengalami kecelakaan maka BPJS Ketenagakerjaan akan memberikan perlindungan berupa seluruh biaya perawatan di rumah sakit. Kalau ada pekerja peserta BPJS Ketenagakerjaan berangkat dari rumah ke kantor balik ke rumah mengalami kecelakaan dan harus dirawat di rumah sakit, maka seluruh biaya perawatan akan ditanggung oleh BPJS Ketenagakerjaan, katanya kepada awak media ini.

Jadi, selama tidak bekerja peserta tersebut masih tetap menerima upah dengan ketentuan dari BPJS Ketenagakerjaan. Lalu, BPJS Ketenagakerjaan juga akan memberikan santunan apabila kecelakaan yang di alami peserta berdampak cacat.

Kedua adalah program JKM. Yuniman menuturkan, BPJS Ketenagakerjaan akan memberikan manfaat berupa uang tunai kepada ahli warisnya dengan total yang sudah ditentukan oleh Bpjs Ketenagakerjaan. Sedangkan manfaat JKM, jika peserta kita meninggal karena sebab apapun akan kita memberikan santunan kematian kepada ahli warisnya,ujar dia.

Ketiga ialah program JHT, program ini tabungan untuk masa tua. Nantinya, peserta akan menerima secara total uang yang jadi iuran ke BPJS Ketenagakerjaan berikut dengan pengembangannya. "Hasil pengembangannya dan saya bisa jamin itu lebih tinggi dan baik di bank, kenapa karena by regulasi kami diatur hasil pengembangan JHT tidak boleh kurang dari rata-rata bunga deposito selama setahun yang ada di bank pemerintah.

Terakhir ialah JP. Program BPJS Ketenagakerjaan layaknya manfaat pensiun yang diterima oleh pegawai negeri sipil (PNS). Pekerja akan menerima uang yang dibayarkan setiap bulan saat memasuki usia pensiun. Yuniman menambahkan, JP akan diterima peserta sampai meninggal. Jika peserta meninggal, maka dana pensiun ini akan diberikan ke janda atau duda peserta yang menjadi ahli waris. Kalau kedua peserta meninggal, jika mereka punya anak, maka anakmya akan menrima uang pensiun hingga dewasa, jelas Yuniman Lubis yang akrab disapa Ucok.

Untuk pelayanan, semua layanan BPJS Ketenagakerjaan sudah berbasis digital dan bisa di akses secara online melalui smartphone, diantaranya aplikasi sistem informasi pelaporan perusahaan, SIPP-BPJS ketenagakerjaan, serta aplikasi untuk pengelolaan laporan mutasi data kepesertaan BPJS ketenagakerjaan dan BPJSTKU bisa didownload di playstore.

Ia menambahkan, pemanfaatan mesin reader e-KTP ini salah satu tahapan dari transformasi digital yang dilaksanakan BPJS Ketenagakerjaan. Tentang pemanfaatan NIK, data kependudukan, dan KTP elektronik dalam lingkup layanan BPJS Ketenagakerjaan. dengan menggunakan NIK dan KTP elektronik, BPJS Ketenagakerjaan dapat melakukan verifikasi keakuratan data kepesertaan berdasarkan data kependudukan dan biometrik yang resmi dan terintegrasi di Kemendagri.

Sehingga akan mempercepat proses klaim, serta meminimalisasi kecurangan (fraud) dalam pelayanan yang dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Salah satu buah dari pemanfaatan NIK adalah penerapan mesin pembaca (reader) e-KTP yang dapat menyajikan data kepesertaan lebih cepat lagi. Penggunaannya cukup dengan menempel jari telunjuk dan KTP elektronik pada mesin tersebut.

Data yang terekam akan diverifikasi dengan data biometrik dari Ditjend Dukcapil. Mekanisme ini akan mempercepat proses pelayanan klaim di Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan. ”Mulai proses pendaftaran peserta hingga klaim nanti peserta tidak perlu direpotkan membawa-bawa dokumen. Cukup membawa jari saja sudah bisa dilakukan.

”Sistem antrean online ini ditujukan untuk kenyamanan peserta agar tidak perlu lagi datang pagi-pagi sebelum kantor buka dan mengantre panjang untuk mengambil nomor antrean,” ujar Kapala Kantor Cabang Padang (Kakacab) BPJS Ketenagakerjaan. Selain itu dengan sistem ini peserta juga dipermudah dengan menentukan kantor cabang mana yang dituju.

”Peserta juga dapat mengatur jam kedatangan mereka,” ujar Pak Ucok. Peserta BPJS Ketenagakerjaan yang akan melakukan klaim dapat mengakses sistem antrean online melalui website antrian.bpjsketenagakerjaan.go.id. Diharapkan peserta memanfaatkan fasilitas antrean online ini.

”Peserta mendapatkan kenyamanan dalam proses pengajuan klaim dan tidak perlu lagi mengantre sejak pagi hari karena dapat menentukan waktu klaim yang mereka inginkan. Sehingga pelayanan prima kita kepada peserta BPJS Ketenagakerjaan benar-benar dapat terwujud,” tambahnya.

Selain fitur antrean online ada juga fitur e-klaim bagi peserta yang hendak mencairkan dana JHTnya.

Bagi Anda pengguna Smartphone berbasis Android bisa menggungah aplikasi dengan mengetikkan kata kunci “BPJTKU Mobile” melalui Google Play Store sedangkan bagi pengguna Iphone/IOS melalui Appstore.

Selain untuk mengecek saldo JHT terkini, aplikasi BPJTK Mobile ini bisa Anda gunakan untuk mengecek simulasi saldo sesuai premi yang Anda input atau sesuai dengan perencanaan Anda dimasa yang akan datang serta mengecek informasi kantor cabang BPJSTK terdekat di kota Anda.

Bagi Anda yang ingin klaim saldo JHT, melalui aplikasi ini Anda bisa melakukan klaim jika Anda pindah atau berhenti bekerja pada suatu perusahaan. Anda tinggal menentukan Kantor BPJSTK terdekat di kota Anda saat pendafaran klaim saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan.

Melalui aplikasi BPJS Ketenagakerjaan Mobile ini anda bisa mengecek saldo JHT kapan saja waktunya sesuai yang Anda inginkan.

Dengan mengetahui jumlah nominal saldo, Anda bisa merencanakan dana tersebut akan digunakan untuk cadangan investasi Anda saat pensiun dan cadangan hari tua Anda. Atau dana JHT tersebut bisa anda alokasikan buat modal untuk memulai bisnis baru saat Anda memutuskan berhenti bekerja sebagai karyawan saat ini.

BPJS Ketenagakerjaan Mobile (BPJSTKU Mobile) pengganti aplikasi lama BPJSTK Mobile. Aplikasi bisa Anda gunakan untuk mengecek saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan secara online melalui Handphone.

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan juga memberikan penghargaan kepada perusahaan kepada peserta yang patuh membayar iuran kepesertaan setiap tahun di bulan juli dan kita juga berharap kepada pemerintah daerah agar dapat juga memberikan penghargaan kepada perusahaan yang patuh tersebut karena untuk Sumatera barat belum ada masuk nominasi, harapannya kedepannya semoga bisa masuk nominasi. Ujarnya.

Untuk presentase dari perusahaan yang ada di Sumatera barat baru sekitar 5 - 7 % yang baru jadi peserta BPJS ketenagakerjaan, jadi masih banyak lagi perusahaan yang belum masuk jadi peserta BPJS Ketenagakerjaan dan kami menghimbau dan berharap semua perusahaan, UMKM baik Kecil menengah besar dapat masuk menjadi peserta BPJS ketenagakerjaan karena manfaatnya sangat bagus bagi perusahaan dan tenaga kerjanya.

Untuk memaksimalkan layanan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Padang kepada para pesertanya BPJS Ketenagakerjaan Cabang Padang juga membuka kantor layanan pembantu yang disebut kantor perintis yang sudah ada di Painan, Pariaman dan untuk di Kota Padang sendiri dapat datang langsung ke kantor cabang Padang Jl. Veteran No 47 A. Kota Padang atau kunjungi website resmi kami www.bpjsketenagakerjaan.go.id

Untuk lebih mendekatkan masyarakat pada kemudahan akses dan jangkauan pelayanan, badan pelayanan jaminan sosial ketenagakerjaan (bpjstk) cabang padang informasi melalui layanan elektronik services. Layanan Elektronik Services ini meliputi e-registration untuk pendaftaran, e–payment untuk pembayaran iuran, e-claim untuk pembayaran klaim, e-saldo, BPJSTK Checking serta jangkauan pelayanan Rumah Sakit Trauma Centre untuk Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK).

“Karena sebagai badan publik sesuai UU No 24 tahun 2011 sebagai badan penyelenggaraan jaminan sosial, diwajibkan seluruh para pekerja baik sektor formal, informal, PNS, TNI, POLRI, untuk mendaftarkan kepesertaanya ke BPJS Ketenagakerjaan, “tutup Pak Ucok. (Team Perisai)


MPA,PADANG - Upaya untuk memperkenalkan tentang dunia jurnalistik dan IT kepada para siswa  di era milenial seperti sekarang sangatlah penting. Dalam hal ini Yayasan Katika Jaya memberikan pelatihan jurnalistik dan IT bagi siswa SMK Kartikan Jaya 1-1 Padang, yang dimaksud sekaligus untuk memfilter pemberitaan banyaknya berita yang tidak bertanggungjawab atau yang dikenal dengan Hoaxs di media sosial saat ini. 

Pelatihan Jurnalistik dan IT  yang dilaksanakan di Ruang Laboratorium Gedung SMK Kartika Jaya 1-1, mengangkat tema “Pelatihan Jurnalistik dan IT bagi Siswa SMK Kartika Jaya.

Tampil sebagai pemateri, Bapak Adi Asmara, ibu  Sriwatiningsih mewakili Ibu Ketua Yayasan, pada senin (29/07/2019) menjelaskan bahwa kegiatan ini dilakukan untuk mengajarkan kepada para siswa sejak dini agar  mengetahui secara mendalam bagaimana dasar dalam penulisan dalam karya jurnalistik, sehingga terhindar dari pemberitaan Hoax (bohong).

“Pelatihan yang diikuti oleh 80 siswa SMK ini juga melibatkan para guru pembimbing. Kegiatan ini dilaksanakan untuk mengajarkan kepada siswa-siswi di SMK tentang dasar-dasar penting ilmu jurnalistik serta IT dan praktik penulisan berita,” jelasnya.

Banyak materi yang diberikan kepada mereka secara intensif. Adapun materi-materi tersebut di antaranya dasar jurnalistik, teknik penulisan berita, managemen penerbitan, foto jurnalistik, teknik wawancara, dan lain sebagainya.

Selanjutnya diharapkan dari pelatihan ini nantinya agar para siswa dapat membuat karya jurnalistik dengan baik sesuai dengan kaidah yang ada. Sehingga ketika mereka menerapkannya dalam sebuah tulisan maka akan memiliki kualitas yang cukup baik. Selain itu juga diharapkan mereka dapat ikut berkontribusi dalam mengisi konten website sekolahnya.

Kepala Sekolah SMK Kartika Jaya, Handriko Efendi Mpd berharap melalui pelatihan ini para siswa mampu memahami proses produksi yang ada di media massa. Selain itu, diharapkan pula agar mereka dapat membuat sebuah konten informasi untuk sekolahnya untuk kemudian di publikasikan melalui webside sekolah.

“Kegiatan ini diharapkan mampu menjadikan siswa siswi paham sebagaimana media massa diproduksi hingga hasil akhir. Selain itu juga mereka mampu membuat berita yang akan dijadikan sebagai media informasi,” harapnya.

Sementara itu Ahli bidang  IT Dari Bandung Mang Maya Suara menyampaikan, ini merupakan proses pengenalan kepada siswa untuk lebih memanfaatkan perkembangan IT untuk kepentingan pendidikan serta sarana untuk menggunakan IT secara bijak. Karena secara tidak langsung antara ilmu jurnalis dan IT adalah dua hal yang sangat erat kaitannya bahkan sulit dipisahkan.

“ Perkembangan ekonomi saat ini sangat pesat, oleh karenanya siswa harus mampu menangkap itu sebagai sarana ilmu sekaligus peluang dimasa mendatang,” tegasnya

Harapannya nanti dari pelatihan yang diselenggarakan ini, para siswa akan mampu berkontribusi mengisi webside yang ada disekolah sebagai sarana pembelajaran sekaligus sarana informasi yang dapat dikonsumsi oleh masyarakat diluar sekolah bersangkutan.(**) 


MPA,PADANG - Meski hanya berhasil meraih medali perak, namun, Kennia Syafina Amran, yang akrab disapa Keken, putri dari  pasangan Nal Koto dan Afri Yuliyanti ini, cukup puas dengan hasil yang dicapainya pada pertandingan O2SN tingkat SMK se Sumateta Barat yang digelar Dinas Pendidikan Sumbar pada bulan Juli ini, di kolam renang Teratai kawasan Gor Haji Agus Salim Kota Padang. 

Keberhasilan siswa SMKN 2 Padang yang baru duduk dibangku kelas dua ini, cukup mendapat apresiasi dari pihak sekolah. Sebab, selama ini, belum ada satupun siswa dari sekolah SMKN 2 Padang yang berhasil menyabet medali, pada ajang O2SN tingkat Provinsi, khusus dicabang Renang.

Ini disampaikan Kepala Sekolah SMKN 2 Padang melalui Masri Guru Olahraga saat ditemui wartawan, Kamis (26/7) di sekolah SMKN 2 Padang.

Dikatakan Masri, apa yang telah diraih oleh siswi nya saat ini, diharapkan akan menjadi motivasi dan lecutan bagi siswa dan siswi lainnya agar selalu berprestasi, baik dalam bidang akademik, maupun  dalam bidang olahraga. 

Karena, untuk meraih prestasi tidaklah gampang, tetapi butuh perjuangan dan kemauan yang kuat dari diri sendiri. Selain itu, juga diperlukan dukungan moral dan do'a dari kedua orang, serta pihak-pihak yang ada disekitarnya. 

Mudah-mudahan, pencapaian yang diperoleh tahun ini, bisa ditingkatkan lagi, setidaknya dapat mempertahankan apa yang telah diraih, harap Masri.

Berikut raihan medali Kennia Syafina Amran pada O2SN SMK tingkat Provinsi:

Turun dicabang 200 meter juara 2, Gaya bebas 100 meter juara 2,
Gaya dada 50 meter juara 2. (*)





 Walikota Padang Mahyeldi Ansharulla melantik jajaran Direksi PDAM Kota Padang periode 2019-2024. HUMAS PDAM

MPA,PADANG - Walikota Padang, Mahyeldi melantik jajaran Direksi PDAM Kota Padang periode 2019-2024 di Palanta Kota, rumah dinas Walikota, jalan A Yani Padang, Selasa (16/7). Pada kesempatan itu, direksi diharapkan terus melakukan terobosan agar pelayanan air semakin maksimal pada masyarakat.

Mahyeldi dalam sambutannya mengatakan, tak hanya memenuhi kebutuhan air bersih untuk mandi dan mencuci, PDAM juga dituntut untuk menyediakan air siap minum pada masyarakat. Untuk mencapainya itu semua perlu terobosan, kerja keras serta partisipasi semua karyawan PDAM.

"Semua karyawan harus berkontribusi untuk kemajuan PDAM," sebut Mahyeldi pada kesempatan itu.
Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah memberikan selamat kepada jajaran Direksi baru PDAM Kota Padang. HUMAS PDAM

Selain air siap minum, Walikota Mahyeldi juga meminta PDAM menekan kebocoran-kebocoran, baik kebocoran instalasi maupun kebocoran potensi sumber air bakunya sendiri. Kebocoran yang terjadi dan dibiarkan itu akan menyebabkan tidak maksimal dalam pelayanan.

Sementara itu, Direktur utama PDAM Padang, Hendra Pebrizal didampingi direktur umum, Afrizal Kuning dan Direktur Teknik Andri Satria mengatakan, pada akhir tahun nanti, bertepatan dengan HUT PDAM akan segera di launching IPA khusus air minum di kawasan Aia Dingin. Saat ini, pemasangan jaringan telah dilakukan.
Dari kiri-Direktur Utama PDAM Kota Padang, Hendra Pebrizal didampingi istri, Direktur Umum, Afrizal Kuning didampingi istri dan Direktur Teknik, Andri Satria didampingi istri. HUMAS

"Insyaallah kita akan launching bertepatan dengan moment HUT PDAM nanti," sebut Hendra.

Investasi besar telah dilakukan untuk mewujudkan hal tersebut. Selain itu, saat ini PDAM juga fokus meningkarkan cakupan pelayanan air bersih pada warga. Saat ini, bersama OPD lainnya sudah mampu mewujudkan pelayanan air bersih warga hingga mencapai 90 persen.
Jajaran Direksi bersama unsur pimpinan  PDAM Kota Padang. HUMAS PDAM

Terkait penyediaan air yang siap diminum, menurut Hendra, PDAM akan memanfaatkan sumber air baku di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Taban, Aia Dingin. “Untuk saat ini kita memanfaatkan IPA Taban Aia Dingin untuk menghasilkan air minum. Sementara bisa melayani beberapa kompleks perumahan di sekitarnya,” tambahnya. (*)

Keterangan foto: Ketua Umum JBMI Albiner Sitompul (kedua dari kiri) bersama Ketua Umum PPWI Wilson Lalengke (berpeci) berdiskusi bersama terkait rencana pendirian pondok pesantren khusus bagi anak-anak Suku Anak Dalam, Jambi

MPA,JAKARTA - Jam'iyah Batak Muslim Indonesia (JBMI) menggagas pembangunan pondok pesantren bagi Suku Anak Dalam (SAD) di Provinsi Jambi. Pesantren ini nantinya akan menjadi pesantren pertama yang secara khusus diperuntukkan bagi anak-anak dan pemuda dari Suku Anak Dalam.
Gagasan pembangunan pesantren Suku Anak Dalam ini lahir setelah JBMI bersama sejumlah lembaga yang tergabung dalam kelompok Al-Jassrah melakukan penelitian kurang lebih 2 bulan terhadap Suku Anak Dalam di beberapa kabupaten di Provinsi Jambi. Selain JBMI, lembaga lain yang tergabung dalam Al-Jassrah adalah STAI Ahsanta, Badko GMI Provinsi Jambi, KMB, Kontra dan Poltekkes Jambi.

Dikutip dari dokumen laporan penelitian yang telah disusun, pembangunan pesantren khusus Suku Anak Dalam ini merupakan salah satu upaya untuk memberdayakan anak-anak Suku Anak Dalam agar siap menghadapi perkembangan zaman dan revolusi industri 4.0.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan Al-Jassrah, saat ini masih banyak anak-anak muda dari Suku Anak Dalam yang belum dapat menikmati pendidikan sebagaimana mestinya. Meski sejumlah program pemberdayaan sudah dilakukan oleh LSM/NGO, namun hasilnya belum maksimal.

"Dengan membangun pondok pesanten terpadu khusus Suku Anak Dalam maka anak-anak dan pemuda Suku Anak Dalam akan dididik dengan ilmu keagamaan dan keterampilan khusus sehingga ketika mereka selesai pendidikan, dapat bekerja secara profesional di perusahaan-perusahaan sekitar atau menciptakan usaha sendiri. Pondok pesantren ini juga nanti dapat menjadi lokasi Melangun Destination yang menjadi salah satu budaya Suku Anak Dalam," demikian kutipan dari penelitian tersebut.

Menurut Ketua Umum DPP JBMI, yang juga merupakan penasehat PPWI, Albiner Sitompul, saat ini sudah ada pihak yang bersedia mewakafkan lahan seluas 12 hektar untuk pembangunan pesantren di Provinsi Jambi. Seluas 3 hektar akan digunakan untuk bangunan pesantren, sedangkan sisa lahan yang lain akan digunakan untuk mendukung praktek keterampilan para santri.

Sejumlah pihak juga menyambut baik rencana pembangunan pesantren ini. Salah satunya Perum Bulog. "Perwakilan Perum Bulog sudah menyatakan kesediannya untuk membantu pembangunan pesantren dan mereka sudah melakukan survei ke lokasi lahan pesantren," ujar Albiner.

Albiner juga berharap Presiden Jokowi memberikan restu pembangunan pesantren ini. "Kami berharap Bapak Presiden menyetujui pembangunan pesantren pertama untuk Suku Anak Dalam ini," harap Albiner.

Sementara itu, di tempat terpisah Ketua Umum PPWI Wilson Lalengke menyatakan sangat mendukung rencana pendirian pondok pesantren bagi kelompok Suku Anak Dalam. Menurutnya, Suku Anak Dalam adalah salah satu elemen masyarakat yang 'terlupakan' oleh pembangunan bangsa selama ini. Kondisi mereka yang terisolasi dan termarginalkan selama ini membuat warga Suku Anak Dalam tertinggal sangat jauh di belakang dibandingkan dengan warga masyarakat lainnya di Jambi.

"PPWI mendukung gagasan Pak Albiner Sitompul mendirikan lembaga pendidikan khusus berupa pondok pesantren khusus bagi anak-anak Suku Anak Dalam. Intervensi pendidikan secara khusus terhadap masyarakat terasing seperti Suku Anak Dalam merupakan terobosan yang perlu segera dilakukan agar mereka tidak semakin terpuruk ditinggalkan jaman," tegas Alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 ini.

Untuk itu, ia mendorong semua pihak dapat melibatkan diri berpartisipasi mewujudkan pendirian pondok pesantren khusus dan bentuk lembaga pendidikan khusus lainnya, baik bagi Suku Anak Dalam maupun suku-suku terasing lainnya di Indonesia. (ALB/Red)




MPA,PADANG – SMK Negeri 5 Padang mengadakan sosialisasi peningkatan mutu pembelajaran sebagai SMK Rujukan, hadir dalam sosialisasi tersebut, Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat yang di wakili oleh Drs syofrizal B.MT. Pengawas pembina SMK N5 Padang Drs. Masril, MM, dan sebagai nara sumbernya dari perguruan tinggi ITP Padang, kegiatan ini di adakan diruang sidang SMK N5 padang,dan dihadiri oleh seluruh tenaga pengajar, staf, dan tata usaha yang ada di SMK N5 Padang, Sabtu (27/7/2019). 

Kepsek SMK Negeri 5 Padang Deta Mahendra S.Pd MM, disela kegiatan sosialisasi mengatakan, SMK Negeri 5 ini mendapatkan bantuan dari dinas pendidikan sebagai SMK Rujukan, “Apresiasi harus kita lakukan, namun meskipun begitu tugas berat sudah di depan mata,” yaitu melakukan persiapan secara internal sekolah dalam mengimplementasikan Sekolah Rujukan.

Karena itulah , hari ini ada kegiatan sosialisasi dan workshop soal penyusunan implementasi Sekolah Rujukan. Nanti ada 3 orang guru yang akan di magangkan guna peningkatan mutu pembelajaran,” ujar kepsek yang akrab disapa Deta.

Dikesempatan itu, Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat yang di wakili oleh Drs Syofrizal B.MT. mengatakan, semoga SMK N5 Padang bisa menjalankn amanah sebagai sekolah rujukan, Sekolah rujukan ini ada 2 pola, 1. Pola rujukan  dalam bentuk fisik, 2 pola rujukan peningkatan sumberdaya manusia.

Jadi, untuk SMK N5  saat ini adalah bentuk pola yangg ke 2, yaitu pola rujukan peningkatan SDM,  Dimana di prioritas kan peningkatan jurusan TAV, tentang pengetahuan pembuatan Robotik. Untuk ini, Perguruan tinggi ITP mau berbagi ilmu robotics nya kepada SMK Negeri 5  Padang selaku sekolah yang di tunjuk sebagai sekolah rujukan.

Guru  yang memiliki keahlian spesifik harus bisa mengembangkan  peningkatan teori, proses dan kwalitas sesuai kurikulum dengan penguatan–penguatan ilmu yang sesuai teknologi yang berkembang, jelas Syofrizal. 

Beliau berharap, sosialisasi ini hendaknya bisa menambah wawasan dan dapat berbagi kepada sesama guru guna meningkatkan mutu SDM, sehingga kompetensi yang dimilikinya bisa di implementasikan kembali. 

Meningkatnya mutu sekolah tergantung pada SDM guru, hebat anak didiknya karena gurunya juga, hebat sekolah karena bagus menajemen gurunya. Hendaknya inti sosialisasi ini agar dapat dipahami, dikembangkan dan direalisasikan sebagai sekolah rujukan mari kita laksanakan bersama sama, setiap masalah kita atasi bersama, dan tidak ada masalah yang tidak ada solusi, pungkasnya. (Gusni)

Keterangan foto: Salbiah (tengah, berjilbab hitam) berfoto bersama dengan anak-anak peserta festival dan pendampingnya dengan pose 'Salam Literasi

MPA,JAKARTA - Ketua DPC Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Kabupaten Aceh Tamiang, Salbiah, S.Pd, menyempatkan diri menyambangi peserta Festival dan Lomba Literasi Anak Berkebutuhan Khusus Tingkat Nasional asal SLB Negeri Pembina Aceh Tamiang di Jakarta. Salbiah  mengunjungi anak-anak SLB ini di tempat digelarnya kegiatan di Atria Hotel, Jl. Gading Serpong Boulevard No. Kav 2, Pakulonan Barat, Kecamatan Kelapa Dua, Tangerang, Banten 15810 Tangerang, Sabtu (27/07/2019) pagi.

Ketua DPC PPWI Aceh  Tamiang, yang juga merupakan Anggota DPRK Aceh Tamiang dari Partai Gerindra, dan berhasil terpilih kembali di periode kedua pada pemilu lalu, adalah sosok perempuan yang sangat peduli terhadap dunia pendidikan. Kepada media, ia menyampaikan bahwa acara festival yang diikuti anak-anak Aceh Tamiang tersebut akan berlangsung selama 5 hari dimulai sejak tanggal 25 s/d 29 Juli 2019.

"Kedatangan saya kemari adalah untuk memberikan motivasi dan semangat kepada anak-anak peserta festival dan lomba literasi anak berkebutuhan khusus tingkat nasional asal SLB Aceh Tamiang yang telah terpilih dalam mengikuti lomba tersebut," ungkap Salbiah sambil berbagi kemudahan rezeki dengan memberikan sedikit uang saku kepada anak-anak yang mengikuti lomba.

Melalui kunjungan ini, tambah Salbiah, dirinya ingin memberikan dukungan semangat kepada anak-anak yang sedang mengikuti lomba. "Saya berharap agar kepercayaan diri mereka semakin meningkat dan semangat juang juga semakin berkobar karena merekalah aset daerah yang kita miliki," ungkapnya.

Salbiah, S.Pd juga menjelaskan bahwa anak-anak yang berasal dari SLB Negeri Pembina Aceh Tamiang sebanyak 4 orang yang tercatat sebagai peserta lomba. Masing-masing anak didampingi oleh guru pendampingnya, dan akan mengikuti 4 kategori perlombaan, yaitu:  
1. Raju Laini dengan Guru Pendamping Zulfan Tri Ananda Ramadhan akan mengkuti Lomba Cerpen.
2. Khairul Efendi dengan Guru Pendamping Zamruddin akan mengikuti lomba Komik Strip.
3. Nawal Aji Pradana dengan Guru Pendamping Fadlina akan mengikuti lomba baca puisi, dan
4. Imam dengan Guru Pendamping Cut Muliyani akan mengikuti Lomba Mendongeng. 

"DPC  PPWI Aceh Tamiang sangat mengapresiasi kegiatan yang telah digagas oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus ini. Kita melihat dengan dilaksanakan kegiatan ini dapat lebih meningkatkan mutu pendidikan khusus dan layanan khusus (PKLK) dan dapat lebih meningkatkan Sumber Daya Manusia. Selain itu, kegiatan ini menurutnya dapat menumbuhkan dan memupuk jiwa seni, sastra, semangat, disiplin, dan rasa percaya diri bagi siswa didik pendidikan khusus dan layanan khusus," imbuh Salbiah.

Di tempat terpisah, Kepala SLB Negeri Pembina Aceh Tamiang, Muttaqin, S.Pd, M.Pd, saat dikonfirmasi, dirinya membenarkan bahwa anak-anak didiknya sekarang sedang berada di Jakarta dan sedang mengikuti lomba literasi. Diharapkan kegiatan ini dapat memberikan dorongan kepada peserta didik sehingga dapat mengembangkan potensi, bakat dan kreativitasnya di bidang literasi. Juga, dapat menumbuhkan sikap kritis, terbuka dan rasa ingin tahu peserta didik dalam berbagai hal melalui festival literasi.

"Semoga saja anak-anak kita bisa keluar sebagai pemenang, kita sangat bangga karena merekalah kedepan yang akan mengharumkan nama Daerah," tutup Salbiah. (NSR/Red)



MPA,ACEH TAMIANG - Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Kabupaten Aceh Tamiang menggelar acara coffee morning bersama insan pers yang bertugas di kabupaten bergelar Bumi Muda Sedia.

Acara coffee morning bersama tersebut berlangsung di salah satu warung kopi di kawasan Karang Baru, Rabu (24/07/2019) pagi.

Ketua DPC PPWI Kabupaten Aceh Tamiang, Salbiah, S.Pd, dalam sambutannya, menyampaikan ucapan terima kasih kepada rekan-rekan wartawan yang telah hadir pada acara coffee morning yang mereka gelar.

"Acara yang kita adakan ini bertujuan untuk mempererat tali silahturahmi antar para insan pers dengan para pengurus PPWI Aceh Tamiang," terang Salbiah.

Salbiah juga menjelas, PPWI adalah organisasi menampung semua penulis pewarta warga (Citizen Reporter) dari latarbelakang apapun, khususnya yang memiliki hobi menulis, baik untuk konsumsi media massa online dan offline, maupun menulis di blogger dan media lainnya.

Lanjutnya lagi, dalam era saat ini, salah satu perjuangan pewarta warga dan para insan pers adalah mengedukasi masyarakat dengan memberikan informasi yang benar dan lurus sesuai dengan fakta melalui berbagai saluran yang ada.

"Tentunya acara ini nantinya akan menjadi agenda silaturahmi yang bersifat rutin sehingga dapat menumbuhkan kebersamaan diantara kita, dalam upaya pencapaian dari salah satu tujuan berdirinya Negara Republik Indonesia yang tertuang secara jelas dalam pembukaan UUD 1945 pada alenia ke-empat, yakni MENCERDASKAN KEHIDUPAN BANGSA," tutup Salbiah. (NSR/Red)


MPA,ACEH TIMUR - Amiruddin (45),yang berprofesi Nelayan asal gampong Paya Dua,Kecamatan Peudawa, Kabupaten Aceh Timur, meninggal dunia akibat terkena baling-baling kapal dibagian perutnya.sabtu (27/7/2019)

Amiruddin yang berkerja sebagai anak buah Kapal Motor "Meutuah That" milik Safruddin,asal  Gampong Paya Dua, Kecamatan Peudawa, Kabupaten Aceh Timur. 

Kasatpolair Polres Aceh Timur, Iptu Pidinal Limbong, mengatakan kepada awak media Menurut keterangan saksi,Zunaidi (tekong) (45),dan Dedi Firmansyah(37) (pawang) asal  Gampong Keutapang Mameh, Kecamatan Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur. Serta Jamalludin(32)asal Gampong Paya Dua, Kecamatan Peudawa, Kabupaten Aceh Timur. 

Kronologi kejadian Pada hari Jumat tanggal 26/07/2019 sekitar pukul 09.00 WIB menurut keterangan saksi-saksi bahwa yang pada saat itu,korban(Amiruddin) sedang melakukan kegiatan menarik pukat.

Korban merasakan boat ada kendala di bagian baling-baling, lalu korban turun ke laut/bawah kapal guna mengecek keadaan kapal yang menurut korban ada yang tersangkut di baling-baling kapal dengan posisi mesin boat masih dalam keadaan hidup.

Tak lama selang beberapa waktu saksi-saksi melihat terdapat darah yang begitu banyak sehingga saksi (Jamaluddin) turun ke laut guna membantu korban. Namun naas korban tidak dapat ditolong dikarenakan korban terkena baling baling kapal dengan luka yang cukup parah.

Selanjutnya tekong kapal langsung menghubungi toke boat KM. Meutuah That melalui jaringan radio ke boat lain yang lebih dekat pinggiran pantai di karenakan tidak adanya jaringan hp di tengah laut.

Pada hari Sabtu tanggal 27/07/2019 sekira pukul 06.00 WIB KM Meutuah That tiba di Kuala Idi dengan membawa korban, selanjutnya korban langsung di bawa ke rumah sakit umum Zubir Mahmud, Idi guna dilakukan visum.

Dari hasil visum dokter terdapat luka robek pada bagian perut (isi perut terurai keluar) dan luka robek pada kaki sebelah kiri serta keluarnya darah dari bahagian telinga.

Selanjutnya korban langsung dibawa ke rumah duka di Gampong Paya Dua, Kecamatan Peudawa, Kabupaten Aceh Timur dan di terima pihak keluarga guna disemayamkan,ujar Kasatpolair Polres Aceh Timur, Iptu Pidinal Limbong.(Dedi)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.