//

Agustus 2019



MPA, JAKARTA -- Komite Keselamatan Jurnalis mendesak pengusutan tuntas kasus kekerasan terhadap jurnalis yang melakukan liputan aksi massa buruh di kawasan DPR/MPR pada Jumat (16/8/2019).

Komite Keselamatan Jurnalis juga mendorong Polri menjadikan Nota Kesepahaman antara Dewan Pers dengan Polri Nomor 2/DP/MoU/II/2017 sebagai Peraturan Kapolri.

Alasannya MoU tersebut belum efektif membendung kekerasan terhadap jurnalis, utamanya pelaku kekerasan yang berasal dari anggota Polri.

Peristiwa terbaru, enam jurnalis dari media cetak, online, dan televisi mengalami kekerasan fisik dan intimidasi saat meliput aksi unjuk rasa di sekitar Gedung DPR/MPR Jakarta, Jumat (16/8/2019) yang diduga pelakunya adalah aparat kepolisian.

Kekerasan serupa juga pernah terjadi terhadap jurnalis saat meliput aksi 21-22 Mei lalu. AJI Jakarta mencatat ada 7 pelaku kekerasan diduga anggota Polri dari 20 kasus kekerasan terhadap jurnalis selama dua hari tersebut.

Dalam catatan AJI, selama Januari-Desember 2018, polisi juga menjadi pelaku terbanyak dengan 15 kasus dari 64 kasus kekerasan yang menimpa jurnalis.

Padahal menurut Nota Kesepahaman antara Dewan Pers dengan Polri Nomor 2/DP/MoU/II/2017 pasal 4 ayat 1 menyebutkan para pihak berkoordinasi terkait perlindungan kemerdekaan pers dalam pelaksanaan tugas di bidang pers sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Komite Keselamatan Jurnalis menilai kepolisian tidak serius menangani pelaku kekerasan terhadap jurnalis yang diduga berasal dari anggotanya. Hal itu terlihat dari belum adanya anggota polisi yang mendapat hukuman, meski telah melakukan kekerasan terhadap jurnalis.

Pasal 8 UU Pers menyatakan dalam menjalankan profesinya jurnalis mendapat perlindungan hukum. Merujuk pada KUHP dan Pasal 18 UU Pers, pelaku kekerasan terancam hukuman dua tahun penjara atau denda Rp500 juta.

Komite Keselamatan Jurnalis juga menyoroti lemahnya tanggung jawab perusahaan dalam penanganan kasus kekerasan yang menimpa jurnalisnya. Menurut Pedoman Penanganan Kasus Kekerasan Terhadap Wartawan yang telah diterbitkan Dewan Pers pada 2012, tanggung jawab utama penanganan kasus berada di tangan perusahaan pers.

Kelemahan tersebut tergambar dari 20 kasus kekerasan yang terjadi pada 21-22 Mei, hanya ada 2 kasus yang dilaporkan kepada kepolisian. Sementara 18 kasus lainnya tidak dilaporkan dengan berbagai pertimbangan dari perusahaan dan korban.

Secara tidak langsung, sikap perusahaan media dan jurnalis tersebut turut mendorong praktik impunitas terhadap pelaku kekerasan terhadap jurnalis. Kendati demikian, Komite Keselamatan Jurnalis juga memaklumi jika ada jurnalis-jurnalis yang tidak berani melaporkan kasusnya dengan alasan takut dan tidak mendapat dukungan dari perusahaan media.

Atas dasar tersebut, Komite Keselamatan Jurnalis menyatakan sikap:

1. Mendesak Kapolri dan Kapolda Metro Jaya untuk menindak tegas anggotanya yang terbukti melakukan kekerasan dan penghalangan jurnalis yang melakukan kegiatan jurnalistik. Kekerasan tersebut bukan saja merugikan kebebasan pers, namun juga merusak citra Polri sebagai pengayom masyarakat.

2. Mendorong perusahaan pers untuk aktif dalam penanganan kasus kekerasan yang menimpa jurnalisnya sebagai bagian tanggung jawab memutus impunitas pelaku kekerasan.

3. Mendesak Dewan Pers dan Polri segera melakukan koordinasi sesuai amanat MoU Perlindungan Kemerdekaan Pers minimal satu kali dalam setahun
.
4. Selanjutnya untuk mencegah keterulangan kasus kekerasan, Kapolri segera menindaklanjuti Nota Kesepahaman antara Dewan Pers dengan Polri sebagai Peraturan Kapolri agar lebih bersifat mengikat.

5. Komite Keselamatan Jurnalis juga membuka posko pengaduan bagi jurnalis yang mengalami kekerasan melalui hotline Komite Keselamatan Jurnalis: 0812-4882-231.

Jakarta, 17 Agustus 2019 
Komite Keselamatan Jurnalis AJI Indonesia, LBH Pers, AJI Jakarta, IJTI, PWI, SINDIKASI, FSPLM, Amnesti Internasional Indonesia, IMS, YLBHI, dan Safenet
Juru bicara Komite Keselamatan Jurnalis: 
Sasmito Madrim +6285779708669
Ade Wahyudin +6285773238190



MPA, BOGOR -- Wartawan sepuh H. Nasrul Djalal yang juga salah seorang Dewan Pembina Forum Eksekutif Media (FEM) menghadiri upacara peringatan HUT RI ke-74 di Lapangan Vila Nusa Indah II Bojong Kulur Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, Sabtu (17/8/2019) pagi.

Selain sempat mengabadikan prosesi pengibaran sangsaka merah putih oleh putra putri terbaik komplek Vila Nusa Indah II yang bertindak selaku Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka), kakek 10 orang cucu yang kini akrab disapa "Opa NJ" ini juga tak melewatkan kesempatan pose bersama segenap warga, pemuka masyarakat dan panitia Peringatan HUT RI setempat.

Wartawan sepuh yang semasa masih aktif sebagai wartawan suratkabar harian Haluan  di Padang akrab dipanggil "Enje" atau "Pak Nas" ini mengaku salut dan turut bangga menyaksikan prosesi upacara yang khidmat, pertanda nilai-nilai kebangsaan dan rasa cinta tanah air masih kokoh terpatri di qalbu generasi penerus bangsa.

"Kemerdekaan yang telah diraih saat ini merupakan proses sejarah panjang yang telah diantarkan para pendahulu dengan berbagai pengorbanan yang tidak sedikit dari para pejuang kemerdekaan. Kita harus menjadi bangsa yang santun, yakni bangsa yang menghargai jasa dan perjuangan para pahlawannya," ungkap Nasrul Djalal, sebagai pesan khusus di hari kemerdekaan RI kali ini.

Menurut pria 75 tahun yang juga tercatat sebagai wartawan Asean ini, kemerdekaan harus diisi dengan berbagai kerja dan karya nyata yaitu dengan melalui peningkatan kapasitas dan sumber daya yang progresif.

Mantan Sekretaris Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumbar di era '90-an ini juga sependapat dengan tema  Peringatan HUT RI ke-74 yang ditetapkan pemerintah, yakni SDM UNGGUL INDONESIA MAJU.

"Tema yang selaras dengan kondisi kekinian, mengingat kita sebagai bangsa yang besar perlu menyiapkan dan mencetak kapasitas dan kualifikasi bangsa demi hadirnya generasi-generasi unggul untuk membawa bangsa ini menjadi maju dan berdaya saing", ujarnya mengakhiri.

(rel)


Photo Istimewa

MPA, JAKARTA - Keberadaan dan eksistensi Lembaga Pengawal Kebijakan Pemerintah dan Keadilan sangat dirasakan membantu Pemerintah sebagai bentuk kepedulian mengawal kebijakan pemerintah, baik pemerintah pusat dan daerah.

Hal ini disampaikan Andi Aro, ketua umum LP. K-P-K dikutip dari grup WA. LP. K-P-K Nasional, Assalamualaikum, selamat malam. Puji syukur Alhamdulillah..Komnas LP.K-P-K dan kawan-kawan dari daerah Mendapat undangan kehormatan dari Sekretariat Negara RI untuk mengikuti upacara kenegaraan 17 Agustus 2019, tahun ini di Istana Negara - Jakarta.

Andi Aro, menerangkan pada tahun ini yang di undang langsung adalah Komisi Nasional Lembaga Pengawal Kebijakan Pemerintah dan Keadilan (LP. K-P-K), Komisi Daerah Bengkulu, Komisi Cabang Kabupaten Muara Enim, Komisi Cabang Kabupaten Bolmong Utara. Mendapat undangan kehormatan dari Sekretariat Negara Republik Indonesia.

Upacara Peringatan Detik-Detik Kemerdekaan Republik Indonesia di halaman Istana Merdeka, Istana Kepresidenan, Sabtu (17/8).

Kepada Media Komisi Daerah LP. K-P-K mengaku sangat senang. Komda Bengkulu Kepada awak media mengatakan “Kami mengucapkan ribuan Terima kasih kepada Bapak Presiden dan Ketum LP.K-P-K karena telah diberi kesempatan untuk melihat secara langsung acara ini. Serta mengikuti peringatan HUT Kemerdekaan RI di Istana Negara”,

Turut hadir diaantaranya wakil ketua umum kombas LP.K-P-K Andi Muhammad Yusuf, Timsus Komnas LP. K-P-K Agana Tuasikal, sekretaris Komcab Kab. Muara Enim Hilaliah. Ketua kab.Rejang Lebong Drs.Rahmat.

Alamsyah dari Komcab. Bengkulu menuturkan “sebelumnya hanya menghayati kemerdekaan dengan melihat upacara melalui siaran langsung di televisi.

“Kali ini Alhamdulillah dan Puji syukur saya diberi Kesempatan Mengikuti acara HUT Kemerdekaan RI di Istana Negara. semogga tahun depan kami dari LP. K-P-K Kembali dapat Undangan dari Pihak Istana” Harapnya.

Ketua Umum LP. K-P-K juga berharap agar rekan-rekan LP. K-P-K meneladani sikap patriotisme para pejuang kemerdekaan RI, pantang menyerah dalam kondisi apapun serta optimis dalam menegakkan supremasi hukum dan keadilan di Indonesia, karena tema Dirgahayu HUT RI ke-74, SDM Unggul Indonesia Maju sesuai dengan Visi dan Misi LP. K-P-K, pungkas Andi Aro. Saat di hubungi oleh Owner Tanamonews.com lewat whastApp, Sabtu, 17 Agustus 2019. (1nT4n)

Sumber : Media Pers LP. K-P-K


MPA, JAKARTA – Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D hadir pada upacara penganugerahan penghargaan dari Presiden Republik Indonesia kepada Direktur Jenderal Imigrasi Dr. Ronny Franky Sompie, SH, MH yang berlangsung di Istana Negara, Kamis, 15 Agustus 2019. Kehadiran orang nomor 1 di jajaran Kepolisian Republik Indonesia pada acara penyematan Bintang Jasa Utama oleh Presiden Joko Widodo itu memiliki makna tersendiri bagi Dirjen Imigrasi Ronny Sompie yang sebelumnya berkarir selama puluhan tahun di institusi kepolisian.

“Kehadiran Kapolri di Istana Negara saat upacara pemberian penghargaan kemarin itu memang sesuai protokoler Istana, beliau harus hadir bersama pejabat tinggi lainnya. Namun, bagi saya tentu ini menjadi momentum spesial yang memiliki makna yang sangat istimewa,” ungkap Ronny yang menyandang pangkat terakhir Inspektur Jenderal Polisi di Polri ini.

Pemberian penghargaan dari negara, kata Ronny, tentunya tidak terlepas dari penilaian atas apa yang sudah dilakukannya selama menjabat sebagai Dirjen Imigrasi. Akan tetapi, menurutnya, segala yang dilakukan dalam upaya pelaksanaan tugas sebaik-baiknya di lembaga Imigrasi tidak terlepas dari pengalaman kerja selama menjadi Polisi. “Jadi, ketika Kapolri hadir di dekat saya saat Presiden memberikan penghargaan dan menyalami, saya sangat terharu dan berterima kasih kepada Bapak Kapolri,” jelas mantan Kadiv Humas Polri ini.

Sebagaimana siaran pers dari Istana Negara, diberitakan bahwa dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Ke-74 Republik Indonesia, Presiden Joko Widodo menganugerahkan tanda kehormatan kepada 29 orang penerima di tahun ini. Penganugerahan tanda kehormatan tersebut digelar di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 15 Agustus 2019.

Anugerah penghargaan negara yang diberikan kepada 29 tokoh yang telah berbakti luar biasa kepada bangsa tersebut terdiri atas Bintang Mahaputera Utama yang diberikan kepada 4 penerima, Bintang Mahaputera Nararya untuk 4 penerima, Bintang Jasa Utama untuk 15 penerima, Bintang Jasa Pratama untuk 2 penerima, Bintang Jasa Nararya untuk 1 orang penerima, dan Bintang Budaya Parama Dharma untuk 3 penerima. Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM, Dr. Ronny F. Sompie, SH, MH merupakan salah satu dari 15 tokoh nasional yang dianugerahi penghargaan Bintang Jasa Utama.

Penyematan selendang dan emblem Bintang Jasa Utama kepada Dr. Ronny F. Sompie dilakukan langsung oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta pada hari ini, Kamis, 15 Agustus 2019. Ronny Sompie, demikian Putra Sulawesi Utara kelahiran Surabaya itu akrab disapa, didampingi istrinya terlihat senang dan bersemangat saat menerima anugerah Bintang Jasa Utama dari Presiden. Hal itu tentu menjadi momentum sangat penting dalam hidup bapak dari dua putrinya itu. Kinerja dan kerja keras yang dilakukan selama menjabat sebagai Kadiv Humas Polri, dan terkhusus selama 4 tahun bertugas sebagai Dirjen Imigrasi, telah menjadi perhatian Presiden dan diberikan ganjaran berupa penghargaan Bintang Jasa Utama.

Atas prestasi dan penghargaan yang didapatkan Ronny Sompie ini, Ketua Umum PPWI Wilson Lalengke juga memberikan apresiasi yang tinggi dan ucapan selamat kepada mantan Kapolda Bali yang saat ini menjabat juga sebagai Ketua Umum Kerukunan Keluarga Kawanua itu. “Atas nama PPWI Nasional, saya menyampaikan Selamat dan Sukses Pak Dirjen Imigrasi, Dr. Ronny Sompie, SH. MH, atas prestasi dan perolehan penghargaan Bintang Jasa Utama dari Presiden Republik Indonesia,” tulis Wilson Lalengke yang merupakan Alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 itu. (APL/Red)


MPA, MENTAWAI - Bertempat di Pelabuhan Tuapejat Kab Kep. Mentawai, salah satu pulau terluar yang ada di Wilayah Korem o32/Wirabraja telah tiba Komandan Korem 032/Wbr beserta rombongan dalam rangka kunjungan kerja sekaligus memeriahkan peringatan HUT Kemerdekan RI ke 74 di Pulau Terluar Kepulauan Mentawai, Jumat (16/8). 

Danrem 032/Wbr Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo, S.I.P. beserta rombongan tiba dengan menggunakan Kmv Mentawai Fast dan disambut oleh Bupati Kep. Mentawai Yudas Sabaggalet, Dandim 0319/Mentawai Letkol Czi Didid Yusnedi,Wakil Bupati, Danlanal Persiapan Kep. Mentawai, Kapolres serta Para OPD Kab Kep. Mentawai. 

Setibanya di Kepulauan  Mentawai Danrem beserta rombongan melaksanakan serangkaian kegiatan diantaranya mengunjungi Home Stay pariwisata  Mapadegad sambil menikmati indahnya pemandangan dan sejuknya alam Home Stay Mapadegad yang merupakan salah satu pesona wisata yang ada di kep. Mentawai.

Pada kesempatan itu, rombongan juga menyaksikan  perlombaan anak anak SD Kodim 0319 dalam Rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun RI Ke 74 yang diselenggarakan oleh Persit Kodim 0319 Mentawai yang di sambut hangat oleh anak-anak sekolah. Diakhir acara Ibu Danrem 032/Wbr  juga berkesempatan untuk memberikan hadiah kepada anak anak yg juara.

Dilanjutkan, peninjauan Demplot  Pertanian dengan menggunakan Bios 44  di Desa Goisonian, dimana Demplot pertanian  tersebut merupakan Binaan dari Kodim 0319/Mtw. 

Dalam memeriahkan HUT RI di Kep.Mentawai, kegiatan rombongan dilanjutkan menuju kilometer Nol untuk menikmati hiburan malam bersama sama dengan masyarakat kep. Mentawai sekaligus melaksanakan penerbangan 1000 lampion. Aktivitas menyalakan lampion hingga menerbangkannya menjadi daya tarik tersendiri bagi yang hadir ditempat itu, semakin menambah meriahnya acara menyambut HUT RI ke 74, karena langit diatas Kepulauan Mentawai pada malam itu dipenuhi dengan cahaya terang lampion.

Penerbangan 1000 lampion yang diprakarsai oleh Ketua Persit Koorcabrem 032 Ibu Mia Kunto Arief Wibowo ini, mengandung makna “ 1000 harapan kemajuan dan kemakmuran untuk masyarakat  Kab Kepulauan Mentawai “. 

Acara penerbangan 1000 Lampion di Kepulauan Mentawai Tua Pejat ini berlangsung cukup meriah, bersama  seluruh masyarakat dari berbagai kalangan berkumpul di Km Nol Tua Pejat yang diiringi juga dengan peledakan mercon di beberapa tempat. 

Seperti diketahui, wilayah Korem 032/Wbr memang memiliki beberapa pulau terluar dan wilayah ini harus tetap terus dijaga sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dengan semangat Kemerdekaan kali ini hendaknya Masyarakat kep.Mentawai dapat merasakannya dengan pembangunan yang ada dan tidak lagi merasa terisolir.(**)


MPA, PADANG – Hingga Agustus tahun ini, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Padang telah berhasil membukukan pendapatan daerah sebesar Rp 1,9 milyar lebih. Angka itu sudah mencapai 54 persen dari Rp.3,6 milyar target APBD 2019 yang dibebankan ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tersebut.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Arfian menjelaskan, target pendapatan daerah tahun 2019 di OPD yang dipimpinnya sebesar Rp.3,6 milyar. Sampai pekan pertama bulan ini sudah tercapai 54 persen, merupakan yang tertinggi dari seluruh OPD Pemko Padang.

“Realisasi hingga pekan pertama Agustus ini sudah 54 persen. Saat ini capaian persentase tertinggi dari seluruh OPD,” kata Arfian saat dihubungi, Kamis (15/08/2019).

Untuk mencapai target itu, kata Arfian, pihaknya harus mengoptimalkan penerimaan dari objek-objek andalan. Pengoptimalan itu dilakukan dengan terus membenahi lokasi objek bersinergi dengan dinas terkait, disamping mengatasi adanya kebocoran.

“Objek-objek andalan, seperti Pantai Air Manih, Gunung Padang dan Lubuk Minturun akan terus dibenahi supaya semakin nyaman sehingga kunjungan terus meningkat,” kata Arfian.

Adapun, pendapatan signifikan disumbang dari objek Pantai Air Manis. Sampai dengan pekan pertama Agustus ini, pendapatan dari objek yang terkenal dengan Batu Malin Kundang tersebut hampir menyentuh Rp. 1,7 milyar.

“Target pendapatan dari objek Pantai Air Manis sebesar Rp 2,483 milyar. Sampai akhir tahun diharapkan tercapai melebihi target,” kata Arfian yang didampingi Kabid Destinasi Andree H. Algamar. (Humas)



MPA  Mulai tanggal 18 Agustus 2019 besok, pemirsa SCTV akan dimanjakan dengan deretan film-film terbaik karya anak bangsa. Sebagai persembahan istimewa jelang perayaan HUT ke-29, SCTV akan menayangkan 14 film layar lebar Indonesia di layar kaca. Bahkan empat diantaranya belum pernah ditayangkan sebelumnya oleh stasiun televisi manapun. Waktu malam tepat pukul 23.30 WIB lima film akan hadir diantaranya “One Fine Day” (Minggu, 18 Agustus 2019), “Sweet 20” (Senin, 19 Agustus 2019), “Susah Sinyal” (Selasa, 20 Agustus 2019), “Asal Kau Bahagia” (Rabu, 21 Agustus 2019), dan “Belok Kanan Barcelona” (Kamis, 22 Agustus 2019) yang perdana tayang di SCTV.

Pada perayaan hari jadinya tahun ini, SCTV sebagai rumah bagi perfilman Indonesia tidak tanggung-tanggung memberikan porsi jam tayangnya untuk film tanah air. Sejak pukul 18.00 WIB di hari Jumat, 23 Agustus 2019 SCTV akan hadirkan sosok pengagum Milea dalam film “Dilan 1990” kelanjutkan kisahnya akan hadir perdana di layar kacar SCTV tepat pukul 20.30 WIB dalam film “Dilan 1991”. Masih di hari yang sama, sosok pemeran Milea akan hadir dengan kisah cinta lainnya dalam film “Teman Tapi Menikah” yang tayang di jam 23.15 WIB dan belum pernah muncul di layar kaca televisi manapun.

Jelang puncak perayaan HUT SCTV di hari Sabtu, 24 Agustus 2019 akan diawali dengan film “Serigala Terakhir” di waktu dini hari pukul 01.30 WIB dilanjutkan dengan film “Komedi Modern Gokil” pukul 03.30 WIB. Film Box Office Indonesia Terlaris Sepanjang Masa “Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 1” akan hadir masih di hari yang sama pukul 12.00 WIB dan kelanjutannya pukul 14.15 WIB dalam film “Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 1”. Film peraih penghargaan Film Box Office Terbaik di ajang Indonesian Box Office Movie Awards (IBOMA) 2019, “Wiro Sableng”akan menjadi film keempat yang juga tayang perdana di TV Indonesia pada hari Sabtu, 24 Agustus 2019 pukul 16.00 WIB dan sekaligus menutup rangkaian Film Layar Lebar Spesial HUT 29 Tahun SCTV.

Malam Puncak 29 Tahun SCTV Cinta Indonesia” akan menjadi puncak perayaan yang berlangsung pada hari Sabtu, 24 Agustus 2019 pukul 19.00 WIB LIVE dari Indonesia Convention Exhibition (ICE) Hall 9 & 10 – BSD City. Pemirsa akan menjadi saksi gelaran spektakuler dengan tata panggung nan epik di perayaan HUT SCTV ke-29 tahun ini. Alunan musik yang terkonsep akan dihadirkan oleh Erwin Gutawa Orchestra dan dipandu langsung oleh Erwin Gutawa. Musisi terbaik Indonesia seperti Iwan Fals, Agnez Mo, Noah, Syahrini, Rossa, Afgan, Judika, Cakra Khan, SID (Superman Is Dead) menampilkan aksinya bersama talenta fenomenal antara lain Kotak, Anji, JKT48, Kamga, Via Vallen, dan masih banyak lainnya akan menguncang panggung yang mengusung tema “Cinta Indonesia”. Idola pemirsa Indonesia dari para pemain sinetron SCTV “Anak Langit”, “Cinta Anak Muda”, “Cinta Karena Cinta” hingga “Orang Ketiga” juga akan melengkapi kemeriahan suasana bersama aksi menegangkan dari illusionist Demian. Andhika Pratama, Raffi Ahmad serta Astrid Tiar akan memandu jalannya hajatan terbesar SCTV tahun ini.



MPA – Menyambut hari kemerdekaan Indonesia yang ke-74 hari Sabtu, 17 Agustus 2019, Indosiar secara spesial akan menghadirkan Konser 17-an yang tayang LIVEpukul 13.30 WIB dan Pesta Kemerdekaan, LIVE pukul 17.30 WIB dari Pantai Karnaval Ancol. Konser akan dimeriahkan oleh Sang Raja Dangdut Rhoma Irama& Soneta Group juga Diva Dangdut Rita Sugiarto bersama dengan Setia Band, Five Minutes, Sodiq, Fitri Carlina, Trio Macan, Fildan DA, Reza DA,  Ical DA, Putri DA, Aulia DA, Rara LIDA, Ridwan LIDA, Randa LIDA, Lilis BP, Tika BP, Jamila BP dan masih banyak lagi. Semakin menarik dengan kehadiran Magician Yoko Ferostal. Suasana akan bertambah meriah dengan kehadiran Irfan Hakim, Ramzi, Gilang Dirga dan Jirayut yang akan memandu acara hingga akhir. Saksikan Konser 17-an dan Pesta Kemerdekaan hanya di Indosiar!

Selain suguhan konser musik, rangkaian program dalam merayakan ulang tahun RI ke-74 juga akan ditayangkan Indosiar pada hari Sabtu, 17 Agustus 2019diantaranya Fokus Pagi Kemerdekaan LIVE pukul 04.30 WIBPaskibraka Kita pukul 05.30 WIB, dilanjutkan oleh siaran langsung Kirab Bendera Pusaka pukul06.30 WIBUpacara Peringatan Detik – Detik Proklamasi LIVE pukul 09.00 WIBFokus Kemerdekaan LIVE pukul 11.00 WIB, Upacara Penurunan Bendera LIVE pukul 16.30 WIB serta Magicomic Show Spesial 74 Tahun RI pukul 22.00 WIB.

Pertarungan Sengit Warnai D’Star Top 6

Sementara itu D’Star yang telah berlangsung sejak pertengahan Juni lalu kini telah memasuki babak Top 6. Persaingan ketat mewarnai pertarungan antar bintang yang kini hanya menyisakan Fildan, Aulia, Rara, Reza, Weni dan Selfi. Fildan, Aulia dan Rara yang telah tampil di Group 1 pada Rabu (14/8) malam lalu bertarung sengit dengan mengerahkan segala kemampuan mereka untuk dapat memperoleh nilai tertinggi. Siapakah bintang yang akan mendapatkan promosi ke babak Top 4 dan berkesempatan untuk bersaing di Konser Grandfinal? Saksikan terus D’Star setiap Senin – Jumat LIVE pukul 18.30 WIB di Indosiar!

Pastikan juga untuk selalu menyaksikan jalannya pertandingan sepakbola kasta tertinggi Indonesia yaitu Shopee Liga 1 pada hari Minggu, 18 Agustus 2019dengan mempertemukan PSM Makassar vs PERSIB Bandung LIVE pukul 18.00 WIBSenin, 19 Agustus 2019 PS Tira Persikabo vs PSS Sleman LIVE pukul15.00 WIB dilanjutkan Arema FC vs PS Barito Putera LIVE pukul 17.30 WIB dan Selasa, 20 Agustus 2019 PERSIJA Jakarta vs Kalteng Putra LIVE pukul15.00 WIB dilanjutkan PERSERU Badak Lampung vs PERSEBAYA Surabaya LIVE pukul 17.30 WIB.




MPA, JAKARTA – Kegiatan pemeriksaan yang rutin dilakukan oleh personel Satgas Pamtas Yonif MR 411/PDW Kostrad, berhasil mengamankan ratusan botol miras ilegal di Jalan Poros Trans Papua KM 134.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif MR 411/Pandawa Kostrad, Mayor Inf Rizky Aditya S.Sos., M.Han., dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Merauke, Papua, Kamis (15/8/2019).

Diungkapkan Dansatgas, kegiatan pemeriksaan yang dilakukan oleh Pos Barki Satgas Yonif 411 pada Rabu (14/8), mengamankan sebanyak 504 botol miras ilegal yang rencananya akan diperjualbelikan di wilayah Kabupaten Boven Digoel.

“Personel Pos Barki yang berjumlah delapan orang dipimpin oleh Danpos Barki (Lettu Inf Lukman Nurhuda), memeriksa sebuah kendaraan Hilux hitam nopol PA 8911 GD yang dikendarai oleh SU (47 Th) dan AS (25 Th) warga Boven Digoel,” ungkap Rizky

“Saat diperiksa ditemukan 20 kardus yang berisi 504 botol miras ilegal tanpa dilengkapi dengan surat ijin,” imbuhnya.

Adapun jenis miras yang telah diamankan Pos Barki adalah 288 botol Robinson whisky kecil, 144 botol Robinson whisky besar, 24 anggur merah botol besar, dan 48 botol merek Drum. Saat ini barang-barang tersebut kami amankan di Pos Barki untuk di laporkan ke komando atas guna pemeriksaan lebih lanjut.

Lebih lanjut dikatakannya, untuk mencegah tindakan yang dapat mengganggu ketertiban dan keamanan bagi warga yang berada di perbatasan. Satgas Yonif 411 berkomitmen untuk menggelar kegiatan pemeriksaan secara rutin, terlebih sehubungan dengan miras ilegal.

“Seperti kita ketahui bahwa miras merupakan salah satu faktor pemicu utama tindak kejahatan serta faktor utama kecelakaan lalu lintas. Oleh karena itu, tidak akan kami kasih ruang gerak untuk para pengendar miras di perbatasan,” pungkasnya. (Dispenad)



MPA, JAKARTA -  Kapolri Jenderal Pol Prof. H. M. Tito Karnavian., Ph.D menjenguk anggotanya di RS. Pusat Pertamina yang menjadi korban luka bakar saat melaksanakan tugas pengamanan aksi unras di Cianjur, Jumat (16/8) sore pukul 15.30 WIB, 

Dalam situasi yang diselimuti rasa prihatin dan berduka cita, Kapolri menyampaikan, dimana sesuai kejadian pada hari Kamis kemarin anggota Polres Cianjur sedang melaksanakan pengamanan aksi unras.

Tetapi, kemudian aksi unras berlangsung anarkis dengan menggunakan kekerasan berupa pelemparan kepada petugas dengan menggunakan bensin yang mengakibatkan anggota terbakar. 

Terdapat 4 anggota yang mengalami luka bakar, yang salah satunya adalah Ipda Erwin yang mengalami luka bakar 70% , 2 anggota yang dirawat di RS. Sadikin Bandung mengalami luka bakar 40% dan 1 anggota lagi mengalami luka bakar 9%.

"Dari organisasi, Polri telah melakukan proses hukum kepada pelaku serta memberikan pertolongan kepada anggota yang awalnya di rawat di RS Polri kemudian dirujuk ke RS PP karena salah satu Rumah sakit terbaik dalam penanganan luka bakar. Mari kita semua berdoa untuk Ipda Erwin semoga segera melampaui masa kritis dan segera diberikan kesembuhan", ujar Tito.

Selain rasa prihatin dan ucapan doa,  Kapolri juga memberikan penghargaan kepada para korban berupa Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) setingkat lebih tinggi dari pangkat semula sesuai dengan Surat Telegram Kapolri nomor :STR/505/VIII/KEP./2019.

Sekali lagi, Kapolri berharap dan memohon doa agar para korban segera diberikan kesembuhan sehingga dapat melaksanakan tugas kembali, hal itu memang merupakan resiko menjadi anggota Polri. Beberapa waktu lalu terdapat anggota Polri yang gugur saat melaksanakan tugas di Papua.

"Tentunya Polri berduka atas peristiwa ini, karena anggota kita yang berusaha menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat yang akhirnya diperlakukan dengan cara-cara yang melanggar hukum dan kita tetap akan lakukan proses hukum serta memberikan bantuan,  penghargaan dan doa kepada para korban", tutup Tito.

Adapun para Korban yang mendapat penghargaan antara lain :

1. Ipda Erwin Yudha WildaNI
2. Briptu Fransiskus Aris Simbolon
3. Briptu Muhammad Yudi Muslim
4. Briptu Anif Endaryanto Pratama

Kegiatan diakhiri dengan pemberian santunan kepada keluarga korban yang diberikan oleh Kapolri.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolri didampingi Kadiv Humas Polri, Irjen Pol. M. Iqbal dan Kapusdokkes Polri, Irjen Pol. Dr. Farley Helfrich Arthur Tampi.(*)


Photo : istimewa

MPA, JAKARTA – Seperti tahun-tahun sebelumnya, menjelang peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia, Presiden memberikan penghargaan kepada putra-putri bangsa yang dinilai berjasa besar kepada bangsa dan negara. Demikian juga pada tahun ini, Presiden Joko Widodo berkenan menganugerahkan penghargaan dalam bentuk Bintang Jasa Utama kepada belasan tokoh nasional yang telah mengabdikan dirinya dengan luar biasa kepada negara selama ini. Salah satu dari tokoh luar biasa tersebut adalah Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia, Dr. Ronny Franky Sompie, SH, MH.

Penyematan selendang dan emblem Bintang Jasa Utama kepada Dr. Ronny F. Sompie dilakukan langsung oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta pada hari ini, Kamis, 15 Agustus 2019. Ronny Sompie, demikian Putra Sulawesi Utara kelahiran Surabaya itu akrab disapa, didampingi istrinya terlihat senang dan bersemangat saat menerima anugerah Bintang Jasa Utama dari Presiden. Hal itu tentu menjadi momentum sangat penting dalam hidup mantan Kepala Divisi Humas Polri itu. Kinerja dan kerja keras yang dilakukan selama menjabat sebagai Kadiv Humas Polri, dan terkhusus selama 4 tahun bertugas sebagai Dirjen Imigrasi, telah menjadi perhatian Presiden dan diberikan ganjaran berupa penghargaan Bintang Jasa Utama.

Mendapatkan informasi tentang hal tersebut, Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA menyampaikan Selamat dan Sukses kepada Dr. Ronny Sompie atas penghargaan Bintang Jasa Utama yang diterimanya. “Selamat dan Sukses Pak Dirjen Ronny Sompie atas prestasi luar biasa yang dicapai ini. Selamat atas penghargaan Bintang Jasa Utama yang diperoleh dari Presiden Republik Indonesia. You deserve for it!” ujar Wilson kepada Dirjen Imigrasi melalui pesan WhatsApp-nya, Kamis, 15 Agustus 2019.

Sebagaimana diketahui, hubungan antara Wilson Lalengke dan Dr. Ronny Sompie telah terjalin lama, melalui kerjasama PPWI Nasional dengan Divisi Humas Polri beberapa tahun silam. Kerjasama tersebut telah melahirkan ribuan anggota Polisi yang mahir berjurnalisme warga, yang mampu menulis atau membuat berita, press release, dan berbagai bentuk karya tulis lainnya. Tak terhitung juga banyaknya anggota Polisi, terutama yang berkaitan dengan tugas-tugas kehumasan yang piawai melakukan liputan internal di institusi Polri, sebagai hasil kegiatan pelatihan jurnalistik warga kerjasama PPWI dan Divisi Humas Polri saat Dr. Ronny Sompie menjabat sebagai Kadiv Humas Polri.

Setelah bertugas di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM sebagai Direktur Jenderal Imigrasi, karir dan prestasi lulusan Akademi Kepolisian Angkatan 1984 itu semakin meningkat. Keahlian dan profesionalitasnya sebagai Polisi, baik sebagai reserse maupun kehumasan, dapat terimplementasikan dengan baik di lingkungan Direktorat Imigrasi yang menjadi benteng territorial terdepan dari sebuah negara. Berbagai inovasi dan kebijakan keimigrasian yang diambil oleh Ronny Sompie dalam rangka meningkatkan kinerja aparatur imingrasi dan mengembangkan sistem pelayanan imigrasi yang mudah, murah, dan cepat bagi rakyat, telah berjalan lancar dan berhasil baik.

Kini, Dr. Ronny Sompie, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Kerukunan Keluarga Kawanua se-Indonesia ini telah menambah perbendaharaan tanda jasa di rumahnya. “Atas nama PPWI Nasional, saya sekali lagi menyampaikan Selamat dan Sukses Pak Dirjen Imigrasi, Dr. Ronny Sompie, SH. MH, atas prestasi dan perolehan penghargaan Bintang Jasa Utama dari Presiden Republik Indonesia,” tutup Alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 itu. (APL/Red)

Gambar Ilustrasi 

MPA BUKIT TINGGI  – Tragis. Seorang pelajar perempuan yang masih bertatus di bawah umur diperkosa bergiliran oleh tiga remaja di pekarangan belakang salah satu SMA yang ada di Kota Bukittinggi. Mirisnya, korban sudah dua kali dirudapaksa di tempat yang sama dengan pelaku yang sama, sehingga membuat psikologis korban terguncang.

Keluarga korban yang tidak terima atas perbuatan bejat itu, mendatangi Mapolres Bukittinggi untuk membuat laporan pada Selasa (13/8/2018) lalu, yang tergeristrasi dengan nomor LP/216/VIII/2019. 

Dalam laporan tersebut, korban sebut saja Inisial Bunga. tercatat masih berusia 15 dan berstatus pelajar. Ia disetubuhi secara bergilir sebanyak dua kali oleh tiga remaja pria, RK (16), RZ (18) dan DL (18).

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Bukittinggi, AKP Andi Mohammad Akbar Mekuo. mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan dari korban dan sudah diteruskan ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) untuk ditindaklanjuti dengan memintai keterangan korban.

“Dalam proses pembuktian, kita juga melakukan visum terhadap korban. Dugaan sementara, berdasarkan keterangan korban, yang mencabulinya berjumlah tiga orang dan sudah dua kali dilakukan di belakang sekolah tempat korban bersekolah,” papar AKP Andi di Mapolres Bukittinggi, Kamis (15/8/2019). 

Dijelaskan juga bahwa terungkapnya kasus itu, karena orang tua korban merasa curiga dengan korban yang sering bermenung. Padahal biasanya korban selalu ceria. 

Curiga telah terjadi sesuatu, orang tuanya membujuk korban untuk menceritakan apa masalah yang dialami. Korban yang semula enggan bercerita, setelah didesak, akhirnya mau bercerita.

“Kepada orangtuanya, korban mengaku kalau telah disetubuhi dan dicabuli oleh pelaku di belakang sekolahnya sebanyak dua kali dengan waktu yang berbeda. Sontak orangtua korban emosi dan langsung melaporkan aksi pencabulan itu kepada kita,” ungkapnya.

AKP Andi lebih lanjut menjelaskan atas apa yang dialami korban, kondisinya saat ini memang sangat terguncang secara psikis, sehingga sangat perlu dilakukan pendampingan untuk upaya pemulihan. Tentu, pihaknya akan memfasilitasi hal itu, agar korban tidak mengalami trauma dan kembali menjalani aktifitas sehari-hari layaknya anak-anak normal lainya.

“Untuk tahap awal, korban kita visum dulu. Jika hasil visum terbukti korban telah dicabuli atau diperkosa, kita akan tangkap ketiga terlapor. Kita juga melengkapi bukti dengan memintai keterangan dari saksi-saksi,” pungkasnya. 




Dilansir dari beberapa sumber: Sumatrazone dan posmetropadang


MPA, PONTIANAK - Panglima Komando Daerah Militer XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Herman Asaribab menghadiri acara Pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2019 di Balai Petitih Kantor Gubernur Provinsi Kalimantan Barat, Jalan Ahmad Yani, Kota PONTIANAK, (15/8/2019).

Acara pengukuhan dipimpin oleh Gubernur Provinsi Kalimantan Barat yang juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Kalbar, Danlanud Supadio, Danlantamal XII/Pontianak, Para Kepala SKPD Provinsi Kalbar, Pelatih dan Pembina Purna Paskibra Indonesia (PPI) Provinsi Kalbar, para Orang Tua anggota Paskibra dan para undangan lainnya.

Sebanyak 28 anggota Paskibra usai melaksanakan ikrar putra Indonesia dikukuhkan secara resmi oleh Gubernur Provinsi Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, SH.M.Hum. Yang ditandai dengan pemasangan kendit dan lencana. Ke-28 anggota Paskibra tersebut merupakan perwakilan dari putra-putri daerah asal 14 kabupaten kota se-Kalbar.

Anggota paskibra tersebut nantinya akan bertugas untuk mengibarkan bendera merah putih bersama dengan pasukan 45 yang merupakan anggota TNI dan Polri pada HUT Kemerdekaan RI ke-74, tanggal 17 Agustus mendatang di Halaman Kantor Gubernur Kalbar. 

Diakhir acara Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Herman Asaribab bersama Forkopimda Kalbar serta pejabat lainya mengucapkan selamat kepada anggota Paskibra Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2019. (Pendam XII/Tpr)


MPA, PADANG - Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa menutup acara Lomba Literasi Puisi dan Menulis Doa antar murid SD yang diikuti beberapa sekolah di Kecamatan Nanggalo, Kamis (15/8). Lomba ini digelar dalam rangka menyambut dirgahayu RI ke-74 dengan mengangkat tema "Kita Tingkatkan Semangat Membaca dan Menulis Bagi Siswa-Siswi SD se-Kecamatan Nanggalo".

Dalam sambutannya Wawako menyampaikan beberapa hal sembari mengapresiasi kegiatan tersebut. Selain itu ia pun juga meminta kepada Camat Nanggalo untuk mempertahankan kegiatan tersebut. 

"Kalau bisa lomba ini bahkan sampai ke kelurahan yang ada di Nanggalo ini. Sehingga nantinya menjadi ikon kecamatan," imbaunya didampingi Camat Nanggalo Teddy Antonius.

"Maka itu atas nama Pemerintah Kota Padang kita sangat menyambut baik kegiatan ini. Semoga bermanfaat bagi kita semua dan kemajuan pendidikan di Kota Padang," tukuk wawako mengakhiri.(david/*)



MPA, PADANG - Komandan Korem 032/Wirabraja Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo melakukan pertemuan dengan Kepala LPP RRI Padang M. Lahar Rudiarso, sekaligus untuk take voice dan video ucapan HUT RI ke 74 dan RRI yang ke 74  pada 11 September 2019 mendatang.

Kehadiran Komandan Korem 032/Wbr disambut langsung  oleh Kepala LPP RRI Padang M. Lahar Rudiarso, Kabid Pemberitaan Fitra Yati, Kabag TU Noerdin, Kabid LPU Julijar, Kabid siaran Darios dan Kabid Tenhik Yuriadi Firdaus di ruang sektretariat  kantor RRI Padang Jalan Jend.Sudirman Kota Padang, Sumatera Barat, Kamis (15/8)

“Maksud dari kedatangan beliau disini selain silaturahmi beliau juga mau take voice dan sekalian ambil video ucapan selamat HUT RI Ke-74, serta  ucapan Selamat untuk HUT RRI padang yang ke-74 pada tgl 11 September 2019 yang akan datang,” Jelas M. Lahar Rudiarso

Lebih lanjut, Kepala LPP RRI Padang itu juga menyampaikan kehadiran Danrem sekaligus dalam upaya untuk sosialisasi kegiatan yang telah dilaksanakan oleh Danrem 032/ wbr selama ini.

“Kami tentu menyampaikan ucapan terimakasih atas kedatangan beliau kesini,   semoga pertemuan ini menjadi berkah amiin,” Tambahnya

Sementara itu Danrem 032/Wbr Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo menyampaikan, maksud kedatangannya ke RRI Padang selain memang untuk silaturahmi, juga untuk lebih memudahkan komunikasi terkait sosialisasi program yang dilaksanakan oleh Korem 032/Wbr di Sumbar.

“Kami tentu perlu komunikasi terhadap siapun mengenai program yang kami laksanakan selama ini, termasuk dengan RRI yang besar dan terbukti banyak andil dalam menyiarkan program pemerintah dengan jangkauan siarnya bisa menyentuh hingga pelosok-pelosok daerah di Sumbar,” Tuturnya

Oleh karenanya antara Korem 032/Wbr dan RRI tentu diharapkan bisa saling menguatkan dalam hal mendukung program TNI kepada masyarakat dimasa mendatang.(**)


MPA, JAKARTA – Beberapa daerah Kabupaten/Kota sudah melakukan prosesi pelantikan Anggota DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) yang baru, hasil pemilu 17 April 2019 lalu. Sebagaimana diberitakan di berbagai media, hari ini Rabu, 14 Agustus 2019, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, telah sukses melaksanakan upacara pelantikan Anggota Legislatifnya untuk periode 2019-2024. Demikian juga Kabupaten Kutai Timur dan beberapa daerah lainnya.

Terkait dengan dimulainya pelantikan anggota-anggota dewan yang baru itu, Wilson Lalengke mengingatkan agar para wakil rakyat tersebut memegang teguh komitmennya untuk berbakti kepada rakyat, mempertahankan integritasnya sebagai pemegang amanah dari rakyat, dan jangan sekali-kali tergiur untuk menyalahgunakan kedudukan dan kewenangannya selama menjabat. Hal itu diungkapkan Alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 ini saat dimintai pendapatnya oleh pewarta atas dimulainya penugasan kepada anggota legislatif yang baru untuk periode mendatang ini di beberapa daerah.

“Saya mengucapkan selamat kepada semua anggota perwakilan rakyat yang baru di seluruh pelosok tanah air yang telah diberikan amanah oleh rakyatnya masing-masing. Selanjutnya, saya ingin mengingatkan agar setiap anggota dewan harus siap menderita berbakti untuk rakyatnya, memegang teguh amanah yang diberikan, jangan salah gunakan kedudukan dan kewenangan Anda. Kongkritnya, jangan sekali-kali melakukan tindakan korupsi, suap, serta bentuk tindakan memperkaya diri dan keluarganya,” ujar Wilson dari Jakarta kepada media ini melalui pernyataan persnya, Rabu, 14 Agustus 2019.

Untuk itu, lanjut lulusan pascasarjana (M.Sc) di bidang Global Ethics dari Universitas Birmingham, Inggris ini, semua anggota dewan di semua daerah dan di semua level harus benar-benar hanya fokus kepada kepentingan rakyatnya. “Setiap anggota dewan itu semestinya sudah selesai dengan dirinya sendiri, bukan cari kerja atau cari uang di lembaga perwakilan rakyat. Mereka harus melepaskan diri dari berbagai kepentingan pribadi, keluarga dan kelompoknya. Selama menjabat, mereka hanya wajib berpikir tentang bagaimana memenuhi kepentingan rakyatnya melalui kewenangan yang ia miliki sebagai wakil rakyat,” tegas Wilson.

Kepada seluruh warga dimanapun, Wilson yang menjabat sebagai Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) ini menghimbau agar terus memantau kinerja dan perilaku anggota dewannya masing-masing. Menurutnya, tanggung jawab sebagai pemilih belumlah selesai seusai mencoblos tokoh yang dipilihnya di bilik suara saat pemilu lalu.

“Tanggung jawab sebagai pemilih secara hakiki justru baru dimulai saat anggota dewan yang dipilihnya dilantik. Pengawasan atas kinerja dan perilaku anggota dewan yang kita pilih di bilik suara itu harus terus dilakukan sepanjang yang bersangkutan masih duduk di kursi dewan. Jika warga pemilih membiarkan mereka bekerja semaunya, berperilaku seenaknya, maka sesungguhnya kita gagal bertanggung jawab atas pilihan kita saat pemilu. Perlu diingat bahwa kandidat pilihan warga lainnya kalah karena pilihan kita terpilih. Kita bertanggung jawab atas kekalahan kandidat lainnya itu, yang harus kita bayar dengan membuktikan bahwa anggota pilihan kita memang benar-benar yang terbaik dari yang lainnya,” jelas lulusan Masters of Arts (MA) in Applied Ethics dari Universitas Utrecht Belanda dan Universitas Linkoping Swedia itu.

Terkait dengan kemungkinan anggota dewan melanggar janjinya untuk tidak melakukan korupsi, suap, gratifikasi, dan sejenisnya, menurut Wilson harus diantisipasi dan diatasi dengan memperkuat kerjasama antara warga masyarakat dengan lembaga anti korupsi, terutama Komisi Pemberantas Korupsi (KPK). Menurutnya, kerjasama itu akan meningkatkan kuantitas dan kualitas pengawasan terhadap para anggota dewan yang pada gilirannya akan memperkecil kemungkinan terjadinya penyalahgunaan kewenangan dan keuangan negara.

“Tapi, memang karakter dasar seseorang sangat menentukan yaa. Kalau yang bersangkutan sebelum diangkat jadi anggota dewan sudah pernah secara sembunyi-sembunyi melakukan korupsi, suap, gratifikasi, dan perilaku kolusi lainnya, maka sangat besar kemungkinannya yang bersangkutan melakukan hal yang sama saat menjadi anggota dewan atau pejabat negara. Pengawasan rakyat dan kinerja KPK perlu diperhebat untuk mengantisipasi hal itu,” imbuh lelaki paruh baya kelahiran Kasingoli, Morowali Utara, Sulteng, ini.

Sehubungan dengan itu, bagi anggota dewan yang masih menunggu jadwal dilantik, Wilson secara santai menyentil agar mereka meneliti diri masing-masing. Kalau masih bermasalah dengan hukum terkait korupsi, suap dan sejenisnya, lebih baik mengundurkan diri daripada ditangkap KPK saat menjabat nanti. “Banyak anggota dewan terpilih, terutama di tingkat nasional, DPR RI dan DPD RI, yang tersangkut hukum terindikasi melakukan suap, korupsi, gratifikasi, dan perilaku melanggar hukum lainnya. Mereka tetap akan dikejar oleh pedang hukum, walaupun sudah menjabat nanti. Saran saya, sebaiknya mundur sajalah sebelum dilantik, nanti mempermalukan rakyat pemilih Anda saja saat diciduk penegak hukum,” pungkas Wilson Lalengke yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Keluarga Alumni Program Persahabatan Indonesia Jepang Abad 21 (Kappija-21) itu di akhir pernyataan persnya. (APL/Red)



MPA, PADANG — Kompetisi Sains Madrasah (KSM) merupakan agenda tahunan Bidang Pendidikan Madrasah (Penmad) yang dilakukan berjenjang mulai dari tingkat satuan pendidikan (madrasah) Kab/Kota, Provinsi hingga Nasional. Sesuai juknis, tahun ini, juara 1 hingga 3 masing-masing bidang studi yang dilombakan di KSM tingkat Kab/Kota akan menjadi peserta di ajang KSM tingkat Provinsi.

Seperti yang terlihat di MAN 2 Padang, telah berkumpul sebanyak 584 orang siswa/i madrasah yang terdiri dari 106 siswa dari tingkat MI, 163 siswa tingkat MTs dan 315 siswa tingkat MA. Turut hadir masing-masing Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kab/Kota dan perwakilan Kepala Madrasah dari masing-masing Kemenag Kab/Kota yang ikut berlaga serta beberapa orang official untuk mengikuti upacara pembukaan KSM Tingkat Provinsi Sumatera Barat tahun 2019, Rabu (14/8).

Dalam laporannya pada acara pembukaan, Kepala Bidang (Kabid) Penmad, H. Syamsul Arifin yang juga sebagai Ketua Komite KSM mengatakan bahwa tujuan diadakannya KSM adalah untuk memfasilitasi siswa/i madrasah untuk mengembangkan bakat dan minat dalam bidang sains dan teknologi sehingga bisa menumbuh kembangkan serta mencintai sains dan teknologi. Selain itu, untuk memotivasi siswa madrasah agar selalu meningkatkan kemampuan intelektual, emosional dan spiritual berdasarkan nilai-nilai keagamaan serta menumbhkan budaya kompetisi yang sehat (sportif) dikalangan siswa itu sendiri.

Mengenai bidang studi yang dilombakan, H. Syamsul Arifin membeberkan, untuk tingkat MI atau Madrasah Ibtidaiyah melombakan 2 bidang studi yaitu Matematika terintegrasi dan Sains terintegrasi. Untuk tingkat MTs, melombakan 3 bidang studi yaitu Matematika terintegrasi, IPA terpadu terintegrasi dan IPS terpadu terintegrasi. Sedangkan untuk tingkat MA, melombakan 6 bidang studi yaitu Matematika terintegrasi, Biologi terintegrasi, Kimia terintegrasi, Fisika terintegrasi, Ekonomi terintegrasi dan Geografi terintegrasi.

“Ujian dilaksanakan serentak pada 2 cluster, cluster I di MAN 2 Padang dan MTsN 6 Padang sementera cluster II di MAN 1 Padang dan MTsN 2 Padang. Selain itu, ujian dilakukan dengan sistem semi online berbasis computer (CBT) yang dilaksanakan dalam 2 sesi; sesi I jam 07.30 – 09.30 khusus untuk tingkat MI dan MTs; sesi II jam 10.00 -12.30 untuk tingkat MA,” lapor Syamsul Arifin.
“Untuk penilaian, jika peserta menjawab benar maka pointnya 5, jika menjawab salah maka pointnya -2 dan jika tidak menjawab pertanyaan tersebut maka pointnya -1,” tambah pria yang juga Plt. Kakan Kemenag Tanah Datar ini.

“Pengumuman pemenang sekaligus penutupan dan penyerahan hadiah dilakukan pada akhir lomba pada tanggal 15 Agustus 2019 paling lambat dimulai pada jam 16.00 WIB. Sedangkan hadiah, Bidang penmad menyediakan piala bergilir dari Kakanwil Kemenag Sumbar sebagai Juara Umum di Lomba kali ini. Yang menjadi tolok ukur penilaian juara umum adalah jumlah medali emas, perak dan perunggu,” terangnya lagi.

Mengenai utusan ke tingkat Nasional, Ketua Komite ini mengatakan bahwa juara satu dari setiap cabang lomba pada KSM tingkat Provinsi kali ini otomatis menjadi utusan KSM tingkat Nasional di Kota Menado pada tanggal 16-21 september 2019. Pemenang / juara satu mutlak menjadi utusan untuk tingkat Nasional di Menado ditambah dengan peserta yang masuk dalam rengking 16 besar Nasional pada masing-masing bidang studi yang akan segera diumumkan oleh Kementerian Agama Ri melalui website kompetisi sains madrasah pusat.

Sebelum membuka secara resmi, Plt. Kakanwil Kemenag Sumbar, H. Irwan menyampaikan apresiasi kepada Bidang Penmad yang telah berjuang dan berusaha maksimal sehingga kegiatan KSM bisa berjalan dengan baik dan lancar. Semoga bisa menjadi inspirasi untuk kesuskesan ditingkat nasional.
Tak lupa, ia juga menyampaikan terimakasih kepada seluruh Kakan Kemenag Kab/Kota se Sumatera Barat atas dukungan dan partisipasinya sehingga bisa melaksanakan event yang besar seperti sekarang ini. Ini adalah bukti komitmen kita bahwa kita mewujudkan madrasah hebat bermartabat di sumbar.

Dalam arahannya, H. Irwan mengatakan bahwa Madrasah sekarang ini sangat membanggakan dilihat dari animo masyarakat untuk menyekolahkan anak-anak mereka di Madrasah walaupun tidak semua bisa diakomodir di Madrasah. Hal itu membuktikan bahwa Madrasah tidak lagi menjadi lembaga pendidikan kelas dua yang dipandang sebelah mata tapi sudah menjadi ikon pendidikan keagamaan yang siap mencetak  milenial islam yang tangguh berkualitas.

Apresiasi juga ditujukan kepada seluruh siswa/i terbaik mewakili puluhan ribu siswa/i madrasah di Sumbar yang hadir pada saat itu sebagai peserta KSM. Ia menghimbau kepada siswa/i madrasah untuk merajut prestasi dan kualitas diri untuk menjadi orang-orang yang ahli. Jadilah orang yang ahli tapi mawas diri bukan yang ahli tapi lupa diri. Jadilah orang ahli yang mau mengerti bukan orang ahli tapi tak mau berbakti. Jadilah orang ahli yang mau tolereansi bukan orang ahli yang tak mau berempati.

“Melalui KSM ini sesungguhnya kita telah menyiapkan generasi emas, ilmuwan dan cerdik, muslim yang unggul dan paripurna. Masih teringat tentang kesuksesan alumni madrasah seperti Rahmat Saleh yang menjadi lulusan terbaik akademi militer, Sindi yang mendapatkan beasiswa dari Turki dan Hasbi yang mendapat beasiswa dari Sudan. Maka, madrasah kita akan memunculkan Rahmat Saleh, sindi dan Hasbi lainnya sehingga menambah deretan bukti bahwa madrasah hebat bermartabat,” pungkas pria yang juga menjabat sebagai Kabag TU Kanwil Kemenag Sumbar ini.

“Pada kesempatan tersebut, Kakanwil mengajak seluruh hadirin untuk menargetkan perolehan KSM di tingkat Nasional pada posisi 5 besar. Tampilah dengan maksimal, persiapkan diri dengan baik, laksanakan semua tanggungjawab dan tugas dengan teliti, jawab soal dengan hati-hati. Mudah-mudahan kita bisa mengirimkan peserta di tingkat nasional lebih banyak lagi. Kita berharap disetiap bidang studi didalam 16 besar ada perwakilan dari Sumbar dan inilah sebagai langkah awal untuk menatap 5 besar di nasional,” harapnya.

“Selamat berkompetisi dan semoga menjadi generasi milenial yang kuat iptek dan imtaqnya,” tutupnya.

(ril)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.