Agustus 2019


MPA, JAYAPURA - Sepuluh truk TNI/Polri dikerahkan untuk membantu mengevakuasi (mengantar pulang) lebih dari 1000 orang massa aksi demo yang semalam menduduki kantor Gubernur Papua. 

Hal tersebut disampaikan Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol Cpl Eko Daryanto dalam keterangan tertulisnya di Jayapura, Jumat (30/8/2019). 

Dikatakan Eko Daryanto, pengerahan truk TNI/Polri yang dimulai sejak pukul 09.15 adalah dalam upaya mengantisipasi bentrok antara massa aksi demo yang merasa ketakutan untuk kembali ke tempat masing-masing dengan aksi masyarakat yang mengatasnamakan kelompok masyarakat Paguyuban Nusantara yang menolak aksi demo.

Upaya selanjutnya, ungkap Eko Daryanto, Kodam XVII/Cenderawasih menghimbau kepada  masyarakat paguyuban Nusantara untuk menghentikan aksi sweeping terhadap pelaku aksi demo. 

“Upaya kedua yang kami lakukan adalah meningkatkan pengamananan terhadap objek-objek vital dan memback-up Polda Papua dalam rangka pengamanan aksi-aksi demo di lapangan, “ ungkapnya.  

Kami menghimbau agar masyarakat jangan mudah terprovokasi oleh berbagai isu yang kebenarannya masih diragukan. Mari kita selesaikan permasalahan ini  secara damai dan bermartabat”, ujarnya mengakhiri. (**)


MPA, SUMSEL - Kepala Staf Kodam II/Sriwijaya, Brigjen TNI Syafrial, psc., M. Tr (Han)., memimpin upacara pemakaman secara militer, Sersan Satu (Sertu) Anumerta Rikson Edi Chandra di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusuma Bangsa, Prabumulih

Hal tersebut disampaikan Kapendam II/Swj Kolonel Inf Djohan Dharmawan dalam keterangan tertulisnya di Palembang,  Jum’at (30/8/2019). Pemakaman dilaksanakan pada  pukul. 09.00 WIB.
Dikatakan Djohan Dharmawan, Sertu Anumerta Rikson Edi Chandra, prajurit dari Yonkav 5/DPC yang tengah menjalankan tugas pengamanan di Papua, gugur dalam bentrokan dengan massa anarkis yang menuntut referendum di halaman Kantor Bupati Deiyai, Papua, pada Rabu (28/8/2019) lalu.

Hadir dalam upacara pemakaman, pejabat jajaran TNI Kodam II/Swj dan Polres Prabumulih, unsur Forkopimda Kota Prabumulih, personel TNI-Polri serta keluarga dan beberapa kerabat almarhum.

"Kasdam menyampaikan bela sungkawa atas gugurnya almarhum pada saat melaksanakan tugas di Papua. Atas nama negara dan pimpinan TNI AD khususnya Kodam II/Swj mengucapkan turut berduka cita. Sertu (Anumerta) Rikson Edi Chandra adalah prajurit teladan dan mengemban tugas negara. Kita semua mendoakan almarhum diterima di sisi Allah SWT, "ucap Kapendam, mengutip pernyataan Kasdam.

Selaku pimpinan, Kasdam mengaku bangga terhadap dedikasi dan loyalitas Sertu Anumerta Rikson Edi Chandra, yang gugur dalam melaksanakan tugas negara. 

“Kita semua menganggap, beliau adalah Pahlawan Kusuma Bangsa”, tegasnya 

Lebih lanjut dijelaskan Kapendam, sebelumnya, Sertu Anumerta Rikson Edi Chandra adalah prajurit yang ditugaskan dari Kodam II/Swj yang tergabung dalam Satuan Tugas Teritorial (Satgaster) di Papua, merupakan anggota TNI dari Satuan Yonkav 5/DPC Karang Endah.

"Selama bertugas di Yonkav 5/DPC, almarhum menjabat sebagai Komandan Ranpur AVLB Tonhar Kima Yonkav 5/DPC. Lahir di Jambi, pada tanggal 25 Mei 1981. Almarhum meninggalkan Istri bernama Endang Susilawati dan dua orang anak bernama Richard D, umur 13 tahun dan Shakira, umur 9 tahun, " ungkap Djohan.

"Terakhir Almarhum bertugas di Kantor Bupati Deiyai, Papua, dalam rangka pengamanan aksi unjuk rasa dari kelompok masyarakat Papua yang menuntut referendum,  kksi demo dan unjuk rasa akhirnya berlangsung anarkis dan menyebabkan lima anggota aparat keamanan gabungan TNI-Polri terluka dan salah satunya Sertu Rikson gugur di tempat kejadian," pungkasnya mengakhiri. (rill)


MPA, ATAMBUA NTT - Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. melaksanakan kunjungan kerja ke Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam rangka meninjau Pos Motaain PLBN (Pos Lintas Batas Negara) yang berada di Atambua, Kamis (29/8/2019).

Turut serta mendampingi Panglima TNI diantaranya Asops Panglima TNI Mayjen TNI Ganip Warsito, S.E., M.M., Aslog Panglima TNI Marsda TNI Kukuh Sudibyanto, Pangkoarmada III Laksda TNI I.N.G. Ariawan, S.E., M.M., Pangkoopsau III Marsda TNI Andyawan Martono, Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Joppye Onesimus Wayangkau, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P., dan Kapuskersin Laksma TNI Didik Kurniawan, ST., M.Si.

Dalam peninjauannya, Panglima TNI beserta rombongan melihat secara langsung para Prajurit TNI Batalyon Infantri Raider 408/Suhbrastha yang sedang bertugas sebagai Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Republik Indonesia-Republik Demokratik Timor Leste (RI-RDTL) dan melakukan dialog terkait situasi terkini dan permasalahan yang terjadi di lapangan.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut diantaranya Bupati Belu, Willybrodus Lay, Dandim 1605 Belu, Letkol (Inf) Ari Dwi Putra, Dansatgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur, Mayor Joni Eko Prasetiyo, Dansatgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat, Mayor Hendra Saputra dan Kapolres Belu, AKBP Christian Tobing.


Puspen TNI
Autentikasi :
Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Sus Taibur Rahman


MPA, PADANG - Pemerintah Kota Padang saat ini berkomitmen melaksanakan reformasi birkorasi sebagai langkah strategis dalam mewujudkan pemerintahan daerah yang berpedoman pada prinsip tata kelola pemerintahan yang baik khususnya di Kota Padang.

Melalui Road Map reformasi birokrasi tahun 2020-2024, diharapkan dapat memberi peta arah efektif untuk mewujudkan birokrasi dinamis 'kelas dunia'. Menindaklanjuti hal itu, Pemko Padang melalui Bagian Organisasi bekerjasama dengan Kemenpan-RB dan Pusat Studi Kebijakan Publik (PSKP) Sumbar kali ini memfasilitasi pelaksanaan proses penyusunan road map reformasi birokrasi Pemko Padang.

Hal tersebut ditandai dengan digelarnya Sosialisasi dan Coaching Clinic serta Focus Grup Discussion (FGD) Penyusunan Road Map Reformasi Birokrasi Pemko Padang Tahun 2020-2024 yang diikuti oleh ketua tim reformasi birokrasi internal setiap perangkat daerah dan agen perubahan di lingkup Pemko Padang. Kegiatan yang dilangsungkan di Hotel Grand Inna Muara Padang selama dua hari 28-29 Agustus 2019 ini dibuka Wali Kota Padang yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Amasrul.

Adapun kegiatan ini menghadirkan Kamaruddin, AK.M.SC selaku Asisten Deputi Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan dan Evaluasi Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan I Kemenpan-RB.

Sekda Amasrul dalam arahannya menyampaikan, sebagaimana diketahui, reformasi birokrasi merupakan upaya yang harus dilakukan dengan penuh kesabaran, pengorbanan dan memakan banyak waktu, namun harus dilakukan dan tidak boleh ditunda. Kepercayaan masyarakat terhadap Pemko Padang harus terus dibangun agar dapat dbangun tata pemerintahan yang baik.

"Reformasi birokrasi merupakan sebuah perubahan besar dalam paradigma dan tata kelola pemerintahan. Maka itu dibutuhkan komitmen bersama untuk mewujudkan sosok pemerintahan yang efektif, efisien, bersih, antisipatif, proaktif dan melayani," cetusnya.

Dijelaskan Amasrul, road map reformasi birokrasi Pemko Padang yang akan disusun merupakan instrumen yang akan memandu perubahan di lingkungan Pemko Padang tahun 2020-2024 sesuai dengan karakteristik intrinsik Kota Padang. Dengan demikian road map harus sejalan dengan prioritas pembangunan daerah baik jangka panjang maupun jangka menengahnya, serta menjadi instrumen yang mempersatukan seluruh kegiatan reformasi birokrasi di di lingkungan Pemko Padang.

"Penyusunan road map reformasi birokrasi Pemko Padang bersifat partisipatif, dimana dilakukan dengan memperhatikan harapan para pemangku kepentingan yang dipadukan dengan kemampuan pemko dalam memenuhi keinginan dimaksud. Jadi, road map disusun dengan mengutamakan prioritas jangka pendek, jangka menengah dan capaian yang dilakukan dalam jangka waktu lima tahun ke depan."

"Untuk menentukan titik awal perubahan yang harus dilakukan terlebih dahulu telah diidentifikasi kondisi umum birokrasi saat ini di Pemko Padang. Walaupun penilaian pelaksanaan reformasi birokrasi Pemko Padang oleh Kemenpan-RB nilai yang kita peroleh sudah baik namun jangan berpuas diri," ujar sekda.

Lebih jauh ulas Amasrul, mengacu pada payung reformasi birokrasi yakni Perpres No.81 Tahun 2010 tentang Grand Design Reformasi Birokrasi, maka tujuan reformasi birokrasi Pemko Padang adalah menciptakan birokrasi yang profesional dengan karakteristik adaptif, berintegritas, berkinerja tinggi, bersih dan bebas KKN, mampu melayani publik, netral, sejahtera, berdedikasi dan memegang teguh nilai-nilai dasar dan kode etik aparatur negara.

"Dengan tercapainya tujuan reformasi birokrasi Pemko Padang, maka diharapkan Pemko Padang menjadi pemerintahan dinamis berkelas dunia. Melalui sosialisasi, coaching clinic dan FGD ini kita tentu berharap bisa menjadi wadah untuk memberi arah, peta jalan yang efektif dan efisien untuk mendorong akselerasi terwujudnya Pemko Padang yang lebih baik, bersih dan melayani. Maka itu kepada setiap peserta diharapkan dapat berkontribusi menuangkan pokok pikiran, ide dan rencana untuk dapat merumuskan langkah-langkah efektif dalam mewujudkan reformasi birokrasi yang kita impikan bersama," pungkas Sekda mengingatkan.

Senada dengan itu, Asisten Administrasi Setda Kota Padang, Didi Aryadi menjelaskan, ada dua agenda yang dilaksanakan dalam kegiatan tersebut. agenda hari pertama yaitu pemaparan materi terkait kebijakan dan penyusunan road map reformasi birokrasi 2020-2024 yang dilanjutkan dengan memfasilitasi Kemenpan-Rb dalam pelaksanaan Penilaian Mandiri Reformasi Birokrasi (PMRB) dan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP).

"Esoknya, fokus pada pelaksanaan FGD dengan target beberapa hal antara lain terumuskannya isu strategis reformasi birokrasi 2020-2024, terumuskannya fokus perubahan reformasi birokrasi dan tersusunnya rencana aksi perubahan yang disusun pada road map reformasi birokrasi 2020-2024 yang tepat dan efektif mendorong perubahan. Hasil akhir dari kegiatan ini yaitu tersusunya dokumen road map reformasi birokrasi Pemko Padang tahun 2020-2024 yang berkualitas," papar Didi.(David/LL)


MPA, PADANG - Pemerintah Kota Padang sambut positif kerjasama Universitas Negeri Padang (UNP) dengan Perguruan Tinggi yang ada di negara Malaysia serta sejumlah perusahaan sebagai suatu wadah bagi mahasiswa untuk melaksanakan magang serta kerjasama dalam industri 'kemahiran'.

Antara lain direncanakan pada 52 perusahaan dan tiga perguruan tinggi. Seperti Universiti Tenaga Nasional (UNITEN), Infrastructure University Kuala Lumpur (IUKL) dan Berjaya University College. MOU tersebut dilakukan di Gedung Auditorium UNP Padang, pada Rabu (28/08/2019). Bidangnya antara lain, kesehatan, digital/ media teknologi informasi dan bidang unggulan lainnya.

Hadir dalam MOU tersebut, Rektor UNP Padang Prof. Ganefri, Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa, Plt Kabag Humas Edi Dharma, sedangkan dari Malaysia, Timbalan yang Di-Pertua Dewan Negara Yb. Senator Datuk Seri Abdul Halim Bin Abd Samad, pimpinan Universiti Tenaga Nasional (UNITEN) Dato' Prof. Ir. Dr. Kamal Nasharuddin Mustapha, pimpinan Infrastructure University Kuala Lumpur (IUKL) Prof. Dr. Ideris Zakaria, pimpinan Berjaya University College Prof. Emeritus Walter Wong dan Ketua perwakilan kepada UNP di Negara Malaysia Dato' Sri Dr. Alex Ong.

Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa optimis dengan kerjasama ini akan saling menguntungkan antar kedua negara ini, baik dari segi persahabatan antar dua negara dan ilmu pengetahun serta keterampilan dikalangan mahasiswa.

Hendri Septa mengharapkan, momentum ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh perguruan tinggi bersangkutan dan mahasiswanya. Sehingga Sumber Daya Manusia (SDM) kota Padang pada umumnya Sumatera Barat semakin baik dan mampu bersaing di dunia Internasional.

“Kota Padang (Sumbar) dianggap oleh dunia luar seperti Malaysia, China, Vietnam dan lainnya memilik SDM yang cukup baik. Untuk itulah Malaysia punya ketertarikan untuk melakukan kerjasama dengan negara kita (Kota Padang/Sumbar),” tegasnya.

Usai penandatangan MOU, rombongan dari Negara Jiran tersebut mengunjungi beberapa objek wisata di Kota Padang, diantaranya Pantai Padang. (Fsl/Mul/Humas Padang)

Photo Istimewa 

MPA, BANGKOK THAILAND – Wali Kota Padang Mahyeldi diminta menjadi pembicara pada 5th Asean Mayors Forum yang mengangkat tema Driving Local Action for Sustanable and Inclusive Growth di United Nations Conference Centre (UNCC) Bangkok, Thailand, Senin (26/8/2019).  

Seperti diketahui, ASEAN Mayors Forum (AMF) atau Forum Wali Kota Asean dibentuk tahun 2011 ketika Wali Kota Visioner di Asia Tenggara bertemu untuk pertama kalinya di Surabaya, Indonesia, untuk menunjukkan pentingnya kontribusi lokal terhadap integrasi regional ASEAN. 

Forum ini telah menjadi terkenal sejak 2015, dengan digelarnya pertemuan AMF secara berturut-turut untuk membahas pembangunan komunitas ASEAN dan bagaimana Wali Kota berperan membantu percepatan kemajuan dan manfaatnya bagi warga negara. Sebagaimana mafhum jamak, 60 persen Sustainable Development Goals (SDGs) yang ditetapkan dalam Agenda PBB 2030 tidak dapat dicapai tanpa tindakan di tingkat lokal atau peran pemerintah daerah.

Kepala Dinas Kominfo Kota Padang, Suardi, melalui pesan singkat mengatakan, 5th Asean Mayors Forum “Driving Local Action for Sustanable and Inclusive Growth” dibuka secara resmi H.E. General Anupong Paochinda, Minister of Interior (Menteri Dalam Negeri), The Kingdom of Thailand. Ia menyampaikan, 5th Asean Mayors Forum sangat bermakna bagi  pemerintah kota di negara-negara ASEAN dalam peningkatan pelayanan dan kenyamanan warganya masing-masing. Untuk itu, perlu pemahaman dan upaya bersama dalam mewujudkannya.

“5th Asean Mayors Forum ini diikuti sekitar 300 orang peserta dari negara ASEAN”, ujar Suardi saat mendampingi Wali Kota Mahyeldi dikesempatan tersebut bersama dengan Kepala BPBD Edi Hasymi, Kepala Bapedda Medi Iswandi dan Kabag Kerjasama Erwin.

Lebih lanjut Suardi mengatakan, saat menjadi pembicara pada 5th Asean Mayors Forum, Wali Kota Mahyeldi menyampaikan program Pariwisata dan Mitigasi Bencana di Kota Padang. Beberapa poin diantaranya; pengembangan objek wisata berbasis mitigasi bencana, karena Kota Padang merupakan salah satu destinasi wisata di Indonesia dan juga merupakan daerah rawan bencana. Untuk itu, diperlukan pemahaman mitigasi bencana bagi pelaku wisata, pengelola pariwisata dan warga Kota Padang secara keselurahan.

“Dan Kota Padang juga sedang menyiapkan teknologi informasi kebencanaan untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap bencana. Dan teknologi informasi tersebut untuk memberikan pemahaman kepada seluruh pihak, baik wisatawan, pengelola pariwisata, hotel dan warga Kota Padang sendiri”, imbuhnya lagi.

5th Asean Mayors Forum “Driving Local Action for Sustanable and Inclusive Growth” dilaksanakan pada 26-28 Agustus 2019, juga membahas isu-isu strategis lainnya, seperti pengentasan kemiskinan, infrastruktur dan konektivitas, pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan, produksi dan konsumsi berkelanjutan, serta ketahanan yang menyangkut pembangunan masyarakat komunitas ASEAN. (riil )


MPA, PASAMAN — Sebuah Rumah Toko (Ruko) Onderdil Sepeda Motor YH Motor Beringin Rao di Jorong IV, Nagari Persiapan Lansek Kodok Barat, Kecamatan Rao Selatan, Pasaman, ludes dilalap sijago merah sekitar pukul 02.00 WIB dini hari tadi, Minggu (25/8/2019).

Kapolres Pasaman, AKBP Hasanudin ketika dikonfirmasi awak media mengatakan, hingga kini belum diketahui apa penyebab Ruko YH Motor Beringin itu terbakar.

"Ruko tersebut diketahui milik Suardi warga setempat. Saat ini petugas masih menyelidiki apa penyebabnya. Sebab menurut keterangan saksi mata sementara api dengan cepat menjalar dari dalam ruko tersebut hingga melalap semua isinya," kata AKBP Hasanudin.

Adapun akibat dari kejadian itu pemilik mengalami kerugian materi mencapai ratusan juta rupiah dan 2 orang meninggal dunia, salah satunya adalah anak pemilik ruko dan satu orang karyawan tewas diduga saat kebakaran kedua orang tersebut terjebak di dalam ruko.

Kedua korban tewas akibat kebakaran tersebut adalah Ramadi (27 tahun) adalah anak dari yang punya Ruko, dan Alles (25 tahun) warga Kecamatan Rao Selatan adalah karyaman toko onderdil tersebut.
Salah satu mobil pemadam alami kecelakaan tunggal sebelum tiba di lokasi.

Penyebab kobaran api lumayan lama baru bisa dipadamkan sekitar pukul 04.30 WIB tadi, karena mobil pemadam kebakaran mengalami kendala teknis saat menuju lokasi.

Info awal dari masyarakat, bahwa telah terjadi kebakaran di ruko milik Suardi dan 2 unit mobil pemadam kebakaran meluncur ke TKP. Namun naas, salah satu mobil pemadam tersebut mengalami kecelakaan tunggal sebelum tiba di lokasi di daerah Air Hangat, Nagari Tanjung Betung Kecamatan Rao Selatan. Sementara 1 unit mobil pemadam lainnya mengalami putus kopling, sehingga harus menunggu mobil pemadam yang dari Lubuk Sikaping.

Sampai berita ini diturunkan salah satu anggota pemadam kebakatan mengalami luka serius di bagian kaki yang saat ini sedang dilarikan ke Padang untuk penanganan lebih lanjut. Sementara supir pemadam mengalami luka ringan dan dirawat di RSUD Lubuk Sikaping. (Noel/Humas)



MPA, PADANG -- Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 5 Padang, melaksanakan Workshop Pengembangan Layanan Bursa Kerja Khusus (BKK) Online SMK  Se- Kota Padang dan Padang Pariaman bertempat di ruangan Gedung Serbaguna SMK N5 Padang, pada Sabtu (24/8/2019).

Bimtek  Pengembangan Layanan Bursa Kerja Khusus ( BKK ) Online SMK Se- Kota Padang dan Padang Pariaman langsung dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan provinsi Sumatera Barat,  Adib Alfikri, SE.M.Si  dengan menghadirkan Narasumber Disnakertrans Sumbar, Sekretaris Dinas Drs Syofrizal B  MT dan  Kabid PSMK Drs. Joko Purnomo, M.Kom.

Kepala SMK Negeri 5 Padang Deta Mahendra, S. Pd mengatakan, Tahun 2019 ini SMK N5 Padang dipercaya untuk menggelar Workshop Pengembangan Layanan Bursa Kerja Khusus (BKK) Online SMK  Se- Kota Padang dan Padang Pariaman.

“Sosialisasi dan program pengembangan BKK Online SMK Se- Kota Padang dan Padang Pariaman bertujuan meningkatkan kapasitas layanan pengelola BKK  Online di SMK serta meningkatkan keterserapan lulusan dengan menjalin kerjasama bersama industri,” katanya.     

Kegiatan Pengembangan Layanan BKK Online dilaksanakan dalam bentuk Workshop yang dihadiri oleh Puluhan SMK yang ada di Kota Padang dan Padang Pariaman.

Workshop yang dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar, Adib Alfikri, SE.M.Si  Dalam sambutannya, Adib Alfikri menyambut baik kegiatan ini dan memberikan apresiasi yang tinggi kepada Kepala SMK N5 Deta Mahendra, S. Pd, sebagai pelaksana kegiatan Workshop dalam meningkatkan mutu pendidikan.

Kadis menambahkan, dengan adanya BKK Online di SMK dapat sebagai wadah untuk menyalurkan lulusan ke dunia usaha/industri serta dapat memberikan informasi secara akurat tentang keterserapan lulusan SMK di dunia kerja.

Beliau juga berharap, Hendaknya setelah Workshop Ada tindak lanjutnya dari peserta, sehingga bisa diaplikasikan BKK Online nya di sekolah masing- masing,” ungkap Adib Alfikri.

Acara Workshop Pengembagan Layanan BKK tersebut langsung dari pemateri Dinas Tenaga Kerja Provinsi Sumbar, yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Tenaga Kerja Provinsi Sumbar mengatakan bahwa sekolah mempunyai peran yang besar untuk mempersiapkan peserta didiknya dalam hal pembentukan karakter dan penguasaan kompetensi, sehingga Siswa lulusannya dapat cepat terserap di dunia kerja.

Selain itu, SMK harus bekerja sama (Link and Match) dengan dunia usaha/industri untuk sinkronisasi kurikulum yang ada di SMK.

Pelaksanaan kegiatan Workshop Pengembangan Layanan BKK berlangsung aktif di mana peserta sangat antusias menyimak dan bertanya kepada narasumber tentang materi yang disampaikan dan berdiskusi apa saja yang menjadi kendala pelaksanaan BKK di setiap sekolah.

Setelah workshop Ada kegiatan monev ke BKK SMK/ Sekolah-sekolah peserta Eorkshop. Untuk itu setelah sampai  di Sekolah Pengurus BLK segera mengajukan Surat daftar BKK ke disnaker kab/kota. Sehubungan Aplikasi BKK Online agar bisa segera diaktifkan oleh Pusat/DitPSMK.  

Kepala SMK N5 Deta Mahendra, S. Pd, mengatakan. Setelah workshop Ada kegiatan monev ke BKK SMK/ Sekolah-sekolah peserta Eorkshop. Untuk itu setelah sampai  di Sekolah Pengurus BLK segera mengajukan Surat daftar BKK ke disnaker kab/kota. Sehubungan Aplikasi BKK Online agar bisa segera diaktifkan oleh Pusat/DitPSMK.

Kepsek juga berharap. Workshop Pengembangan Layanan BKK ini hendaknya dapat mendorong SMK N5,  agar memiliki BKK yang aktif. Dengan aktifnya BKK di SMK akan dapat mengurangi pengangguran, dan kedepannya bisa memberi peluang kerja pada setiap Siswa yang lulus, jelas Deta. (Gusni)
  

Oleh : Gusni S.Pd

Di zaman 4.0 ini, kebanyakan siswa sudah sadar akan smartphone bahkan menjadikan smartphone sebagai gadget utama. Siswa menggunakan smartphone untuk segala hal seperti menelepon, belajar, main game, foto, video call, media sosial, belanja online, membeli makanan, atau membaca, bahkan.sebagai penambah incame.

Guru

Dalam pendidikan 4.0, kegiatan belajar-mengajar tak terbatas ruang dan waktu. Siswa dan guru dapat belajar dan mengajar di mana pun dan kapan pun.

Sebagai garda terdepan dalam dunia pendidikan, guru harus meng-upgrade kompetensi dalam menghadapi era pendidikan 4.0. Siswa yang dihadapi guru saat ini merupakan generasi milenial yang tidak asing lagi dengan dunia digital.

 Oleh karena itu, guru harus  mengimbangi gaya belajar siswa saat ini dengan senantiasa menambah literatur gaya mengajar di dalam kelas. Makanya, guru harus belajar banyak tentang dunia digital dan penggunaannya dalam pengajaran.

Menjadi guru di era 4.0 saat ini bukan lagi guru yang hanya berdiri di depan kelas dan mengajar berdasarkan satu atau dua literatur seperti buku dan LKS saja, akan tetapi juga akan lebih luas lagi dengan adanya perkembangan internet dan digital.

Dari ungkapan Gray, kita dapat mengambil pelajaran bahwa Industri 4.0 harus sejalan dengan berkembangnya berbagai sektor, salah satunya sektor pendidikan. Kita tidak dapat membahas Industri 4.0 yang mana merupakan level selanjutnya dari perkembangan global jika dari sektor pendidikan masih jauh tertinggal. Alex Gray (2016).

Saat ini dunia sedang sibuk menuju industri 4.0, dunia sedang melaju cepat. Oleh karena itu, muncul hal baru dalam dunia pendidikan yang disebut education 4.0 agar dunia pendidikan dapat sejalan dengan perkembangan zaman.

Orang Tua

Peran orang tua dalam dunia pendidikan sangat penting demi terciptanya lingkungan pendidikan yang positif serta mendukung anak untuk belajar secara efektif. Di zaman yang serba internet ini, peran orang tua dalam pengawasan pun menjadi hal yang sangat penting.

Karena pada dasarnya orang tua dan keluarga secara keseluruhan adalah pengaruh yang paling penting dalam kehidupan seorang anak dalam setiap proses tahapan pendidikan. Orang tua yang berperan mendukung dalam pembelajaran anak mampu membuat perbedaan dalam meningkatnya prestasi dan tingkah laku.

Dalam education 4.0, peran orang tua harus mampu menciptakan lingkungan rumah yang positif dan mendukung anak dalam sarana pendukung pembelajaran, seperti laptop dan sarana pendukung lainnya.

Namun adalah permasalahan baru ketika anak diberikan gadget tanpa adanya komunikasi dan pengawasan dari orang tua. Permasalahan yang kebanyakan terjadi adalah penggunaan gadget berlebih pada anak yang berdampak pada komunikasi yang kurang dan meningkatnya kekerasan, baik cyberbullying atau kekerasan secara langsung yang bersumber dari internet.

Oleh karena itu, peran orang tua sangat penting dalam pendidikan di rumah berupa pendidikan karakter, komunikasi, dan pengawasan, sertamengajarinya dengan hal yang tepat, menanamkan mental kuat dan tidak cengeng juga kesiapan mental menghadapi tantangan yang mungkin tidak mudah.  dari setiap pekerjaan dengan begitu apa yang ditakutkan selama ini oleh para ahli tentang sifat generasi milenial yang cenderung cengeng dan mengingnkan hasil instan dapat berkurang atau bahkan hilang sama sekali.

Disamping itu, dukungan bagi anak agar terus belajar dan mengikuti kemajuan-kemajuan teknologi yang ada juga tak kalah pentingnya. Mengingat perkembangan di bidang teknologi terutama digital terjadi begitu cepatnya dan mereka lah yang akan berhadapan dengan teknologi-teknologi itu secara langsung di kemudian hari. Mereka harus terbiasa dengan semua kemajuan tersebut.

 Terakhir adalah kemampuan untuk menganalisa data yang tersaji di dunia digital, memahami sistem mekanika dan teknologi, serta mampu menjalin komunikasi yang baik dengansesama manusia, adalah literasi yang harus dimiliki generasi milenial dalam menghadapai revolusi industri  harus  mampu menjalin komunikasi yang baik dengan sesama manusia, adalah hal penting yang seringkali dianggap sepele. Untuk urusan ini, orangtua sebagai lembaga pendidikan pertama bagi buah hati jelas menentukan baik atau buruknya. Apa yang dibiasakan orangtua di rumah dalam berkomunikasi juga di lingkungan tempat anak tumbuh berkembang adalah kuncinya.

Inilah tantangan bagi pendidikan kita ke depan. Yang harus menjadi perhatian adalah Peran orang tua turut serta menjadi faktor yang cukup signifikan dalam menjawab tantangan tersebut. Tidak bisa lagi orangtua hanya berpangku tangan pada sekolah atau lembaga pendidikan manapun dalam mendidik anaknya, justru orangtua harusnya menjadi aktor utama bagi pendidikan anak.

Peran orang tua dalam dunia pendidikan sangat penting demi terciptanya lingkungan pendidikan yang positif serta mendukung anak untuk belajar secara efektif. Di zaman yang serba internet ini, peran orang tua dalam pengawasan pun menjadi hal yang sangat penting.

Karena pada dasarnya orang tua dan keluarga secara keseluruhan adalah pengaruh yang paling penting dalam kehidupan seorang anak dalam setiap proses tahapan pendidikan.Namun untuk mencapai pendidikan 4.0 itu sendiri, harus dibutuhkan kolaborasi antara orang tua, siswa, dan guru agar terciptanya lingkungan dan budaya Internet ofThings. 


MPA, PONTIANAK - Perbedaan bukan untuk diperdebatkan. Perbedaan suku, agama, keyakinan, bahasa, kebudayaan dan lain sebagianya merupakan sumber kekuatan yang sangat dahsyat apabila diikat dan direkatkan dengan dasar negara kita Pancasila. Hal ini dikatakan oleh Dandim 1207/Berdiri Sendiri, Kolonel Arm Stefie Jantje Nuhujanan, S.I.P. dalam sambutan yang dibacakan Kasdim 1207/BS, Letkol Inf Hardi Dharmawan pada acara Komunikasi Sosial Cegah Tangkal Radikalisme dan Separatisme di aula Makodim 1207 /BS, Jalan Gusti Sulung Lelanang, Pontianak tadi PAGI, Kamis (22/8/2019).

Dikatakan juga oleh Dandim 1207/BS bahwa jauh sebelum negara ini merdeka, perbedaan memang sudah ada, sejak abad 14 jaman kejayaan kerajaan Majapahit sudah menggunakan semboyan yang diambil dari kitab Sutasoma "Bhineka Tunggal Ika" Tan Hana Dharma Mangrwa" Yang artinya berbeda beda tapi satu jua, tidak ada keraguan dalam kebenaran. 

"Jangan mudah terprovokasi dengan berita hoaks yang sengaja dibuat untuk memecah belah bangsa. 
Issue SARA memang sangat sensitif dan sangat mudah untuk memancing ketersinggungan dan kemarahan pemeluknya," tegas Dandim 1207/BS.

Untuk itu Ia mengajak kepada seluruh komponen masyarakat untuk bersatu sehingga pihak-pihak yang menghendaki Indonesia hancur akan sulit menembus persatuan dan kesatuan kita. Diingatkan oleh Dandim 1207/BS karena perpecahan dan permusuhan diantara kita, Belanda berhasil menjajah selama 350 tahun dan Jepang 3,5 tahun. 

"Dengan pertemuan dan silaturahmi ini hendaknya dapat dijadikan wahana untuk lebih mengakrabkan komponen bangsa, semua tokoh tokoh yang ada diseluruh lapisan masyarakat, khususnya diwilayah Kota Pontianak dan Kabupaten Kuburaya," harap Kolonel Arm Stefie Jantje Nuhujanan, S.I.P.

Disampaikan olehnya, kegiatan Komunikasi Sosial cegah tangkal radikalisme dan separatisme merupakan salah satu metode Pembinaan Teritorial yang menjadi wahana untuk mencapai kesepakatan dan kesamaan persepsi tentang pemberdayaan wilayah pertahanan di darat kepada seluruh komponen bangsa termasuk tokoh masyarakat,

Dandim menambahkan, komunikasi sosial cegah Tangkal Radikalisme dan sparatisme merupakan cara untuk menumbuhkan kepedulian serta kepekaan terhadap berbagai aspek di bidang geografi, demografi dan kondisi sosial. Oleh karenanya agar dalam pelaksanaan komunikasi sosial tersebut dapat dilaksanakan dengan baik dan benar sesuai dengan yang diharapkan, maka seluruh tokoh masyarakat dan prajurit Kodim 1207 /BS harus memahami pokok pokok penyelenggaraan kegiatan ini. 

Kegiatan Komunikasi Sosial cegah tangkal radikalisme dan separatisme yang digelar Kodim 1207/BS dihadiri oleh tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama, tokoh adat, cendekiawan, mahasiswa dan pelajar dari Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya. (Pendam XII/Tpr)



MPA, PADANG –  Pemerintah Kota Padang menyatakan kesiapan menjadi tuan rumah Florikultura Indonesia dan Pekan Daerah (PEDA) TANI 2019. Event yang akan digelar pada tanggal 6-9 September 2019 di Komplek Perkantoran Balaikota Padang Aie Pacah tersebut, persiapannya telah sampai pada tahap akhir. 

Event tersebut akan menyajikan pameran potensi tanaman bunga dan tanaman hias daerah, kesenian, seminar/lokakarya membangun industri florikultura nasional, demo merangkai bunga, lomba menggambar, lomba puteri bunga dan lomba stand pameran florikultura.

“Lebih kurang dua minggu lagi, Kota Padang khususnya Balaikota Padang Aie Pacah akan bertaburan bunga di ajang Florikultura Indonesia dan PEDA Tani 2019. Kegiatan ini diharapkan dapat memotivasi pelaku usaha tanaman hias dan bunga untuk meningkatkan kualitas usahanya sehingga berdaya saing, sekaligus memacu semangat untuk menyiapkan event PENAS Tani 2020 mendatang”, tutur Sekretaris Daerah Kota Padang Amasrul mewakili Wali Kota Padang pada Rapat Koordinasi Finalisasi Persiapan Florikultura Indonesia dan PEDA Tani 2019, di Ruang Rapat Staf Ahli Balaikota Padang Aie Pacah, Kamis (22/8/2019).

Pada kesempatan itu, Sekda Amasrul yang didampingi oleh Staf Ahli Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan Zabendri, serta Kepala Dinas Pertanian Kota Padang Syaiful Bahri, juga mengungkapkan harapannya agar potensi usaha bunga dan tanaman hias yang ada di Kota Padang dapat terus berkembang, terutama di kawasan Lubuk Minturun yang berpotensi menjadi kampung flori atau desa bunga yang akan menjadi salah satu ikon Kota Padang.

Hal itu mendapat dukungan Direktur Buah dan Florikultura Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian RI Liferdi Lukman dan Asisten Deputi Bidang Perkebunan dan Hortikultura Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI Wilistra Danny.

“Kita bermimpi mewujudkan usaha tanaman hias menjadi sektor penyumbang devisa negara dan penggerak perekonomian masyarakat. Florikultura merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan mimpi tersebut, dimana kita ingin daerah-daerah yang potensial mengembangkan tanaman hias menjadi komoditi ekspor dapat mereplikasi apa yang telah dilakukan oleh Tomohon yang dikenal sebagai kota bunga”, jelas Wilistra Danny. 

Senada dengan hal itu, Direktur Buah dan Florikultura Kementan RI Liferdi Lukman menambahkan, melalui event Florikultura Indonesia 2019 diharapkan output berupa ekspor tanaman hias yang dirancang sedemikian rupa, bukan lagi ekspor skala kecil.

Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Provinsi Sumatra Barat Chandra mengatakan, Florikultura dan PEDA Tani 2019 merupakan bagian dari sosialisasi PENAS Tani 2020. Florikultura akan diikuti oleh peserta dari kabupaten/kota se-Indonesia, sedangkan PEDA Tani diikuti oleh kabupaten/kota se-Sumatra Barat, yang akan menyajikan kegiatan berupa keterampilan dan teknologi pertanian yang diterapkan di daerahnya masing-masing.

Turut hadir pada kesempatan itu unsur Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sumbar, unsur Balai Karantina Pertanian (BKP) kelas I Padang, Pimpinan Solindo Duta Praga Event Organizer Chairul Umayya dan Komunitas Tanaman Hias Kota Padang. (BT/RM/Humas Padang)


MPA, PADANG - Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa menerima kunjungan Wakil Bupati Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) Dedi Abdul Hamid beserta rombongan di ruang kerjanya di Balaikota Padang, Air Pacah, Kamis (22/8/2018). Juga turut dihadiri Kepala Dinas Kominfo kedua daerah

Pada pertemuan itu, mereka saling sharing informasi terkait daerah masing-masing. Dan diskusi tentang pengelolaan komunikasi dan informasi di Dinas Kominfo Kota Padang.

Kedatangan Wakil Bupati Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) Dedi Abdul Hamid beserta rombongan di Kota Padang dalam rangka menghadiri acara Malam Anugerah Kepala Daerah Inovatif 2019 oleh MNC Group di Kantor Gubernur Sumatera Barat. 

(Rama/Adiva/Ulil/Humas Padang)


MPA, SUMBAR - Ketua Umum Federasi Orienteering Nasional Indonesia (FONI) Pusat, yang saat ini juga menjabat sebagai Komandan Korem (Danrem) 032/Wirabraja Brigjen TNI  Kunto Arief Wibowo, S.I.P., hadiri Pelatihan Orienteering Mapper Sumatera Barat yang diselenggarakan FONI Sumbar bertempat di Mako Yonif 133/Yudha Sakti, Kamis (22/8).

Melihat perkembangan yang ada saat ini, selaku ketua  Federasi Orienteering Nasional Indonesia (FONI), Danrem merasa optimis bahwa olahraga orienteering ini akan semakin berkembang di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Jenderal Bintang Satu ini mengatakan bahwa olahraga Orienteering ini perlu digalakkan di tanah air, termasuk di Sumbar.  Salah satunya dengan upaya sosialisasi dan promosi yang terus menerus dilakukan. Hal ini sekaligus untuk menjaring bibit-bibit atlet unggulan, untuk berkompetisi dikancah nasional dan internasional.

“ Selain mencari bibit unggul yang ada di Sumbar. Olahraga ini sangat cocok dengan topografi Sumbar, disamping untuk perkembangan pariwisata alam dan bisnis," terangnya.

Dalam melanjutkan sosialisasi olahraga Orienteering, FONI Sumbar merasa perlu menyelenggarakan Pelatihan orienteering Mapper. Karena Peta dalam olahraga ini sangat dominan dan penting untuk mengetahui poin poin atau sasaran selama mulai dari titik start sampai ke finish. 

Senada dengan apa yang disampaikan oleh Danrem, Kabid Organisasi FONI Sumbar Dani Mapastra juga menyatakan hal yang sama disela sela kegiatan pelatihan tersebut.

"Dengan terlaksananya pelatihan ini diharapkan FONI Sumbar dapat membuat Peta orienteering untuk mendukung operasional dalam pelaksanaan latihan maupun untuk even perlombaan baik skala lokal, nasional maupun internasional”, tegasnya.

“ Kelebihan Sumatera Barat dalam olahraga Orienteering ini salah satunya adalah bahwa Provinsi Sumatera Barat memiliki alam yang variatif mulai dari pulau, pegunungan, perkotaan pantai sungai dan lain lain yang memiliki daya tarik untuk digunakan sebagai tempat olahraga Orienteering “, tambahnya. 

Pelatihan Orienteering Mapping ini seperti yang telah direncanakan akan dilaksanakan selama 11 hari, mulai dari tanggal 21 - 31 Agustus yang menggunakan alam terbuka sebagai tempat latihan. 

Oki Arya Adinata selaku Ketua FONI Sumbar  ketika dikonfirmasi menyampaikan harapannya agar dengan adanya kegiatan ini olahraga Orienteering di Sumatera Barat bisa berkembang dan semakin dikenal oleh seluruh lapisan masyarakat. 

“ Saat ini antusias untuk cabang olahraga  Orienteering sangat banyak, Sekarang sudah ada 29 orang Pengurus yang terdiri dari 19 Pengcab di kota kabupaten yang ada di Sumbar seperti, Padang, Bukittinggi, Padang Panjang, Pasaman, Agam Solok, mungkin kedepannya lebih banyak lagi. Selain olahraga juga ada nilai pariwisata didalamnya serta kita bisa melihat bagaimana keadaan alam jika objek kita di hutan " ,Terang Oki menjelaskan.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa dalam waktu dekat akan dilaksanakan sosialisasi dan pengenalan olahraga Orientering diawali dengan sosialisasi ke kampus kampus yang memiliki unit kegiatan Mapala (Mahasiswa Pencinta Alam), selain sosialisasi kepada mahasiswa juga dilaksanakan sosialisasi kepada para pelajar baik SLTA dan SLTP. 

Diharapakan melalui sosialisasi tersebut masyarakat memiliki pemahaman yang luas tentang olahraga Orienteering dan nantinya di masa yang akan datang diharapkan dapat melahirkan bibit bibit calon atlit Orienteering Sumatera Barat.(DL) 


Pohon Produktif yang Ditanam Korem 032/Wirabraja di Bekas Tambang Semen Padang Alami Perkembangan

MPA, PADANG - Upaya Korem 032/Wirabraja untuk mengembalikan bekas lahan tambang PT. Semen Padang menjadi lahan produktif dengan menggunakan dekomposer Bios 44 mulai terwujud. Bahkan upaya tersebut, ditandai dengan berkembangnya pohon produktif yang ditanam di areal bekas tambang batu kapur pada 5 Juli kemarin.

“Sejak pohon ini ditanam hingga sekarang, bagi saya pribadi dan Korem ini ada progresnya, karena ada perubahan pada struktur tanah, dan perubahan itu yang mungkin akan menjadikan lahan ini menjadi produktif,” kata Danrem 032/Wirabraja Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo, S.I.P  saat meninjau perkembangan puluhan pohon yang ditanam di kawasan reklamasi bekas lahan tambang PT. Semen Padang, Rabu (21/8) siang.

Selain Danrem, dalam peninjauan tersebut juga hadir Kasrem 032/Wirabraja Kolonel Inf. Edi Nurhabad, Kasi Intel Kolonel Kav Mukmin, Kasipers Kolonel Inf. Jajang Kurniawan, Kasiter Kolonel Inf. Budi Prasetyo, Kasiren Kolonel Inf A.T Chrishardjoko serta Dandim 0312/Padang Letkol Arh Nova Mahanes Yudha. Kemudian dari pihak PT Semen Padang, hadir Kepala Departemen Tambang Amral Ahmad, Kepala Unit Operasi Tambang Hendri Priparis dan Staf Humas Ardiansyah.

Menurut Danrem, dari konservasi yang dilakukan sejak pohon ini ditanam hingga sekarang, terlihat bahwa persentase keberhasilannya mencapai 50 persen, dan itu dapat dilihat dari adanya sejumlah batang pohon yang mengalami keguguran daun dan meninggalkan batangnya yang kemudian hampir mati dan tumbuh kembali.

“Jadi menurut saya pribadi, persentase keberhasilannya ini ada 50 persen, karena pohon yang mungkin mati tadi itu, akhirnya mengeluarkan tunas. Artinya, ini kan hidup dia. Asupan kebutuhan yang ada di dalam tanah ini haranya bisa menjawab kebutuhan pohon secara teknisnya,” ujar Danrem.

Untuk memaksimalkan upaya pengembalian lahan bekas tambang batu kapur menjadi produktif, Jenderal bintang satu ini menyebut bahwa pihaknya akan terus melakukan konservasi dan menjaga keberlangsungan batang pohon yang ditanam menggunakan dekomposer Bios 44 tersebut dengan semaksimal mungkin, supaya pohon tersebut bisa menyangga kawasan konservasi bekas areal tambang batu kapur ini.

“Kalau untuk berapa lama waktunya itu tidak terhingga, karena butuh proses, dan proses dari kandungan bio organisme (Bios 44) ini lah yang sekarang kami coba untuk tingkatkan agar mengikat lagi ke bawah tanah. Namun yang jelas, kami dari Korem 032/Wirabraja akan terus berupaya mengembalikan struktur tanah bekas lahan tambang ini menjadi produktif,”  bebernya.   

Sebelumnya diberitakan, pada puncak HUT Pengambilalihan Pabrik (Nasionalisasi) PT. Semen Padang dari tangan Belanda, manajemen PT. Semen Padang bekerjasama dengan Korem 032/Wirabraja dan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumbar melakukan penanaman batang pohon produktif di kawasan areal tambang batu kapur milik PT. Semen Padang.

Jenis pohon yang akan ditanam terdiri mahoni, durian dan pohon Indarung. Jumlah yang akan ditanam sebanyak 77.000 batang dengan luas lahan sekitar 45 Ha, dan penanaman batang pohon itu merupakan sebagai kegiatan reklamasi tambang yang merupakan tanggungjawab perusahaan sesuai dengan aturan perundang-undangan.

Dalam penanaman pohon tersebut, PT. Semen Padang memanfaatkan dekomposer Bios 44 hasil penemuan Danrem 032/Wirabraja, Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo. “Penanaman ini kewajiban perusahaan. Penanaman pohon di area bekas tambang ini dilakukan secara bertahap sampai dengan tahun 2038. Untuk tahap awal ini, sebanyak 62 batang yang ditanam,” kata Direktur Utama PT. Semen Padang Yosviandri ketika itu.

Dekomposer Bios 44 hasil penemuan Brigjen Kunto mulai diperkenalkan kepada masyarakat pada 2016 lalu dan Bios 44 tersebut merupakan hasil penemuan dari Gapo Army Team of Research (Gator), jajaran Korem 044/Garuda Dempo, Sumatera Selatan yang dipimpin Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo (sekarang Danrem 032/Wirabraja).

Dalam penemuan dekomposer Bios 44 ini merupakan alternatif untuk menyelesaikan permasalahan lingkungan hidup yang bertujuan untuk membangun ekosistem, sehingga lahan tersebut produktif kembali.

Bios 44 ini sudah digunakan untuk semua komoditi dan juga telah dimanfaatkan untuk merestrukturisasi tanah di beberapa tempat. Diantaranya di daerah Pesisir Selatan. “Di sana, pohon pinus pun bisa tumbuh di atas lahan berpasir,” ungkap Brigjen Kunto saat acara penanaman batang pohon di kawasan bekas tambang PT. Semen Padang itu.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumbar, Siti Aisyah mengapresiasi PT. Semen Padang dan Korem 032/Wirabraja yang telah bersinergi melakukan penghijauan bekas tambang batu kapur ini. Ia berharap, penghijauan bekas tambang dengan cara penanaman batang pohon menggunakan dekomposer Bios 44 ini berhasil sesuai dengan harapan bersama.

“Efektifitas Bios 44 ini cukup tinggi, dan kami juga sudah mencobanya di TPA. Kemudian uji coba Bios 44 ini di bekas areal tambang menurut saya juga bagus. Bahkan uji coba ini juga dilakukan tambang rakyat di Dharmasraya. Mudah-mudahan ini berhasil,” tegas Danrem mengakhiri.( **)


MPA, PADANG - Komandan Korem 032/Wirabraja pimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) Komandan Kodim 0312/Padang  dari Letkol Czi Rielman Yudha kepada Letkol Arh Nova Mahanes Yudha, Rabu (21/8)

Pejabat baru Dandim 0312/Padang  Letkol Arh Nova Mahanes Yudha, sebelumnya menjabat sebagai  Pabandya -2/SDAB Spaban III/Wanwil Sterad Mabesad. Sedangkan pejabat lama Letkol Czi Rielman Yudha, selanjutnya akan menduduki jabatan baru  sebagai Pabandya -3/Fasmatzi Spaban IV/Faskon Slogad Mabesad.

Upacara sertijab Dandim 0312/Padang yang berlangsung di Lapangan Imam Bonjol, Kota Padang ini sekaligus menandai beralihnya status Kodim Padang dari   Kodim Type “B” menjadi Kodim Type “A”.

Dengan kenaikan status “B” menjadi “A” maka Kodim Padang nantinya akan dipimpin oleh perwira menengah berpangkat Kolonel.

Usai upacara sertijab, Danrem 032/Wirabraja Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo menyampaikan bahwa kenaikan tipe Satuan Teritorial itu dimaksudkan untuk mengoptimalkan pelaksanaan tugas, peran dan fungsi, serta optimalisasi kinerja di lingkungan TNI Angkatan Darat guna mendukung tugas pokok TNI.

“ Struktur organisasi di TNI AD,  kenaikan status menjadi tipe A yang diawali dari Korem yang pertanggungjawabannya pada kesetaraan,  luas wilayah, kategori status wilayah yang sudah melalui  kajian serta tinjauan “, ujar Brigjen Kunto.

Selain itu, Alumni Akmil 1992 tersebut juga mengucapkan terimakasih serta memberikan apresiasi dan penghargaan atas dedikasi serta pengabdian kepada pejabat lama.

“Dandim lama sudah  banyak membawa perubahan, ada inovasi baru yang dibawa, serta progres yang sudah dapat tercapai,”  tutur Danrem.

Begitu juga ucapan selamat kepada pejabat baru Dandim 0312/Padang agar dapat segera beradaptasi dalam menjalankan tugas barunya yang diharapkan lebih baik dari sebelumnya.

Setiap pergantian pejabat di lingkungan TNI harus dipandang sebagai perwujudan untuk meningkatkan kinerja satuan. Dengan demikian diharapkan kedepan, tugas, fungsi dan peran satuan dapat dijalankan dengan lebih baik dan lebih berprestasi.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kasrem 032/Wbr, Kolonel Inf Edi Nurhabad beserta para Kasi Rem, Walikota Padang diwakili oleh staf ahli Dedy Henidal, Ketua DPRD Padang, Syafrial Kani, Kapolresta Padang Kombes pol Yulmar Try Himawan, Ketua Persit KCK Koorcab Rem 032 PD I/BB beserta pengurus, Para Dandim serta  Dansat/ Kabalak Rem 032/Wbr.

Photo istimewa

MPA, PADANG - Hari ini telah berlangsung upacara Serah Terima Jabatan Komandan Kodim 0312/Padang dari Letnan Kolonel Czi Rielman Yudha kepada Letnan Kolonel Arh Nova Mahanes Yudha di Lapangan Imam Bonjol Padang, Rabu (21/08/2019).

Bertindak sebagai Inspektur Upacara Danrem 032/Wirabraja Brigjen Inf Kunto Arief Wibowo. 

Hadir dalam kesempatan tersebut, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Deni Henidal, Ketua DPRD Kota Padang sementara Syafrial Kani, Kapolresta Padang dan Unsur Forkopimda Kota Padang. (Rilis)


MPA, JAKARTA - Partai Gerindra menegaskan tidak pernah meminta jatah menteri apapun kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sehingga, isu yang menyebutkan Partai Gerindra meminta jatah kursi menteri itu terbantahkan.

"Gerindra tidak pernah meminta jatah menteri apapun kepada Presiden Jokowi," ujar Juru Bicara Partai Gerindra, Kawendra Lukistian, seperti dilansir SINDOnews, Selasa (20/8/2019).

Adapun informasi yang menyebutkan Partai Gerindra meminta kursi menteri itu, kata dia, hanya isu yang beredar. Dia pun menganggap isu tersebut hal yang biasa.

"Mungkin ada yang ya menginformasikan banyak hal, tapi yang jelas Gerindra tidak pernah meminta apapun itu ke Pak Jokowi, dan kalaupun ada silaturahmi, itu adalah untuk Indonesia guyub, bukan untuk minta-minta jabatan," pungkasnya.

Adapun isu bergabungnya Partai Gerindra itu muncul setelah Presiden Jokowi bertemu dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Stasiun Mass Rapid Transit (MRT), Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Sabtu 13 Juli lalu.

Isu tersebut semakin santer setelah Prabowo Subianto bertemu dengan Megawati Soekarnoputri Rabu 24 Juli lalu di Rumah Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat. (*)



MPA, JAKARTA - Presiden Joko Widodo menyampaikan keterangan di hadapan para jurnalis di Istana Merdeka, Jakarta. Dalam keterangannya, Presiden Jokowi menegaskan komitmen pemerintah yang akan terus menjaga kehormatan dan kesejahteraan warga Papua dan Papua Barat, pada Senin Sore (19/8/2019).

“Yakinlah bahwa pemerintah akan terus menjaga kehormatan dan kesejahteraan pace, mace, mama-mama, yang ada di Papua dan di Papua Barat,” kata Presiden Jokowi.

Terkait kejadian di Manokwari, Papua Barat, Kepala Negara mengaku dirinya memahami perasaan warga Papua dan Papua Barat bahwa ada ketersinggungan. Untuk itu, ia mengimbau kepada seluruh warga Papua dan Papua Barat untuk bersabar dan saling memaafkan.

“Saudara-saudaraku, pace, mace, mama-mama di Papua, di Papua Barat, saya tahu ada ketersinggungan. Oleh sebab itu, sebagai saudara sebangsa dan setanah air yang paling baik adalah saling memaafkan,” ujarnya.(*) 

Photo Ilustrasi 

MPA, JAKARTA -- Gudang Peluru milik Polda Metro Jaya di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta terbakar. Belum diketahui penyebab kebakaran tersebut.

"Kejadian awal pukul 05.37 WIB, ada 13 unit pemadam kebakaran yang diturunkan," kata petugas Damkar Jakarta Selatan, Suparno di kutip dari CNNIndonesia.com, Selasa (20/8).

Suparno mengatakan dalam kejadian itu, belum ada laporan tentang ledakan dari gudang tersebut. "Belum ada info kalau soal ledakan, petugas kami masih di sana," katanya.

Hingga pukul 07.28 WIB, kata Suparno petugas masih berupaya memadamkan api.

"Masih pendinginan," katanya.

Suparno juga belum dapat merinci jumlah kerugian akibat kejadian itu. 

"Polisi nanti yang akan menjelaskan penyebab dan jumlah kerugian," katanya. (*) 


 Foto/Ilustrasi

MPA, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menentukan komposisi kabinet barunya kelak bersama KH Ma'ruf Amin, yakni 55 persen dari kalangan profesional dan 45 persen dari partai politik (parpol) pendukung.

Anggota Komisi I DPR dari Fraksi Golkar Bobby Adhityo Rizaldi mengatakan, sebaiknya Presiden Jokowi menempatkan orang dari kalangan profesional untuk kementrian yang sifatnya strategis, salah satunya Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo).

Menurut dia, Menteri Kominfo (Menkominfo) mendatang harus mampu meneruskan program-program dalam rangka mewujudkan kedaulatan negara dan kemandirian nasional.

Bobby menerangkan, dalam hal mewujudkan kedaulatan negara misalnya, dengan cara membangun infrastruktur seperti merdeka sinyal dan konektivitas nasional yang dicanangkan pemerintah sebelumnya selesai di tahun 2020.

"Termasuk penyelesaian proyek palapa ring, satelit, termasuk menyelesaikan perubahan undang-undang (UU) tentang Penyiaran, serta perlindungan data pribadi," ucap Bobby Adhityo, seperti dilansir Sindonews.com Senin (19/8/2019).

Dia menambahkan, dalam hal kemandirian nasional, Kominfo harus mampu merespons dinamika global dan bisa memastikan kemampuan anak negeri dalam sektor e commerce, Literasi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dan kewajiban Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

"Pak Rudiantara juga mampu menjawab tantangan-tantangan Kominfo ke depan. Sebaiknya bila pun Presiden Jokowi akan mengganti beliau, hendaknya dari kalangan profesional, yang tidak berpotensi conflict of interest," pungkasnya. (*)


Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.