Oktober 2019


MPA, Manado - Ketua organisasi Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Propinsi Sulawesi Utara, Vanny Kandouw ST menghimbau masyarakat agar tidak menyebarkan berita hoax atau tidak benar jelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, Selasa (15/10/19).

Menurut Vanny Kandow, jelang pelantikan Presiden dan wakil Presiden saat ini masyarakat Sulawesi Utara sebaiknya turut menciptakan suasana aman dan damai, jangan terjebak dengan isu-isu hoax yang bertujuan memecah belah bangsa.

" Pemilu telah usai, saat ini telah terpilih Presiden dan Wakil Presiden yang baru, mari kita sukseskan dan kita kawal bersama kegiatan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden pada tanggal 20 Oktober nanti," ucap Vanny Kandow ST.

Lebih lanjut diterangkan oleh Vanny Kandow,  PPWI sebagai organisasi yang bergerak di dunia informasi memahami betul dampak informasi hoax yang beredar di masyarakat dapat memecah belah masyarakat, oleh karenanya sudah menjadi komitmen dari kami untuk turut serta memberikan informasi yang benar bagi masyarakat.



MPA, PATI – Kodim 0718/Pati bekerja sama dengan RS KSH,Gusdurian, PT Dua Kelinci, KHI (Karya Hati Insani) RS Kariadi Semarang (dr Franciskus Praba,S.Pb) melaksanakan Bhakti Sosial Pembukaan Screning dan operasi bibir sumbing, ) di Hall Komet lantai 2  Gladiol RS. Keluarga Sehat Jl. Raya Pati-Kudus Km 3 Ds. Sukoharjo Kecamatan Margorejo Kab, Pati.

Dengan tema "Senyummu harapanku" kegiatan ini dalam rangka rangkaian HUT KE 74 TNI  dengan dihadiri kurang lebih 50 orang undangan serta pasien operasi bibir sumbing 14 orang, Selasa tanggal 15 Oktober 2019.

Direktur Keuangan RS KSH, Drs.Hari Mulyono dalam sambutannya mengucapkan banyak terima kasih kepada CSR yang telah membantu kegiatan Bhakti Sosial pelaksanaan operasi bibir sumbing,  kegiatan Screning operasi bibir sumbing dan operasi akan digelar selama dua hari mulai dari 22 hingga 23 Oktober 2019.

Drs.Hari Mulyono  mengatakan, para pasien tidak usah kuatir karena RS KSH didukung oleh dokter - dokter ahli sehingga pelaksanaan operasi akan berjalan dengan lancar dan sukses,”harapannya.

Ir M. Ridwan General Manager PT Dua Kelinci dalam kesempatan itu menyampaikan terima kasih kepada PT Keluarga sehat yang telah berbagi kebahagian kepada masyarakat yang membutuhkan,  kepada CSR yang telah membantu kegiatan ini sehingga dapat berjalan dengan baik dan lancar,”jelasnya.

Bupati Pati  H. Haryanto,SH,MM,M.Si menyampaikan dalam kegiatan Bhakti Sosial yang dilakukan TNI tidak hanya hari ini saja dan kita akan mengobati kecemasan-kecemasan yang ada diwajah para orang tua.

Peran serta dari TNI,Polri, PT Dua Kelinci dan RS KSH diharapkan dapat mengatasi kecemasan para orang tua karena akan ditangani oleh dokter ahli.

Bupati Pati mengharap, para pasien dan orang tua jangan berkecil hati karena akan dioperasi oleh para dokter ahli sehingga akan sembuh seperti semula, Bagi yang sudah pernah operasi dan belum sempurna maka akan disempurnakan lagi oleh dokter ahli.

Lebih lanjut Bupati menyampaikan, Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian yang dilakukan oleh para CSR dan diharapkan kegiatan ini bisa berlanjut untuk kedepan.

Kegiatan yang dilakukan oleh TNI dan RS KSH serta CSR dirasakan oleh masyarakat Kabupaten  Pati, sehingga kami Pemerintah Daerahi mengucapkan banyak terima kasih,”harapannya.(nartopendimpati)


MPA, PAYAKUMBUH - Setelah melaksanakan  kunjungan ke Denzipur 2/PS  Pangdam I/BB Mayjen TNI MS Fadhilah melaksanakan peninjauan langsung terhadap Program Inovasi Korem 032/Wbr dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat melalui Pemberdayaan dan pemanfaatan  Pos Koramil Mobile. 

Dalam kesempatan tersebut  Pangdam menerima langsung pemaparan tentang Pos Koramil Mobile dari Dandim 0304/Agam Letkol Inf Victor Andyka Tjokro  yang didampingi dan disaksikan oleh Kasrem, Asintel, Asoops, Kasi Korem, para Dandim dan Danyon di Situjuah Payakumbuh, Selasa (15/10).

Dalam pemaparan tentang Koramil mobile Dandim  menjelaskan bahwa Pos Ramil Mobile dibentuk untuk menjangkau pemerataan kehadiran para aparat Kewilayahan yaitu Babinsa dengan perlengkapannya ke wilayah yang jarang dijangkau oleh personel Koramil.  

Dijelaskan bahwa Pos Koramil Mobile dilengkapi dengan perlengkapan sarana IT, buku buku tentang pendidikan dan juga tentang pertanian serta  dilengkapi juga  perangkat komputer dengan operatornya untuk mengaplikasikan Sistim Informasi Kewilayahan (Sikowil). Dimana Sikowil sangat   bermanfaat untuk mengetahui posisi para Babinsa di lapangan sehingga  memudahkan Komando dan Pengendalian dalam mengambil langkah dan tindakan dalam setiap kejadian.

Disamping manfaat tersebut melalui aplikasi Sikowil juga dapat lebih  memudahkan para Babinsa dalam mengumpulkan data data yang dibutuhkan dalam binter baik data tentang geografi, demografi maupun kondisi Sosial masyarakat sehingga dapat lebih memudahkan dalam mengingkatkan kwalitas pembinaan teritorial di wilayah.

Dijelaskan juga bahwa Pos Koramil juga menggunakan sarana Drone dengan opertornya dalam memantau situasi wilayah sehingga memudahkan untuk mengetahui dan memantau  kondisi wilayah secara cepat.

Pemaparan tentang Pos Koramil Mobile mendapat tanggapan Positif dari Pangdam  I/BB Mayjen TNI MS Fadhilah.   

Menurut Pangdam Inovasi Pos Koramil Mobile dengan menggunakan  Sikowilnya  perlu dikembangkan dan mendapat tindakan lebih lanjut untuk disarankan ke TNI AD agar dapat dijadikan  Prototype TNI AD kedepannya. **


MPA – Dewan Ulama Thariqah Internasional Indonesia akan mengadakan pertemuan Ulama Thariqah Internasional, tanggal 6 Desember 2019 di Padang, Sumatera Barat, Indonesia.

Syaikh Muhammad Ali Hanafiah Ar Rabbani dalam konfrensi Persnya menyatakan, agenda pertemuan Ulama Thariqah Internasional bertemakan “Membangun kesadaran spiritual dunia akan isu-isu internasional”.

Adapun isu itu antara lain, tentang radikalisme dan terorisme, seperti ISIS dan FETO. Terkhusus organisasi FETO, Dewan Ulama Thariqah Asean, setahun yang lalu telah mengeluarkan fatwa tentang haramnya organisasi FETO. Hal itu disebabkna karena organisasi terlarang FETO merupakan organisasi perusak keindahan Islam, dan mencoreng tradisi sufi.
Syaikh Muhammad Ali Hanafiah Ar Rabbani

Selain itu, juga telah berani merencakanan dan melakukan kudeta pada tanggal 15 Juli 2016 silam terhadap pemerintahan yang sah Presiden Erdogan, dan bahkan telah banyak menumpahkan darah saudara-saudara kita sesama muslim di Turki. Akibatnya, kebangkitan negara Turki mengalami banyak kendala.

Dengan adanya gerakan terlarang organisasi FETO terhadap Turki, sangat berdampak pada rakyat Turki hingga sekarang.

Dewan Ulama Thariqah Internasional Indonesia, dalam hal ini tetap mengajak Negara-negara Islam untuk bersatu menghadang masuknya FETO ke negara masing-masing. Baik atas nama kemanusiaan ataupun atas nama agama.

Bagaimanapun juga, Turki merupakan satu-satunya Negara yang berani berada digaris depan membela kepentingan Islam di Eropa maupun di Timur Tengah.

Ketika ditanya tentang serangan Turki terhadap Suriah, maka Syaikh Muhammad Ali Hanafiah selaku Rais Mustasyar Dewan Ulama Thariqah Internasional Indonesia saat berbicara terkait serangan Turki terhadap Suriah. Dirinya menyatakan bahwa Dewan Ulama Thariqah Internasional Indonesia, sangat mendukung apa yang dilakukan Presiden Erdogan dalam memerangi dan menaklukkan organisasi-organisasi teroris nan selama ini secara diam-diam melakukan propaganda yang membuat saudara muslim kita disana tertindas dan terzalimi.

Dewan Ulama Thariqah Internasional Indonesia sangat menyayangkan sebagian Negara-negara muslim yang memprotes sikap Turki tersebut, tanpa mendalami terlebih dahulu peristiwa dan tragedi yang tejadi di Suriah Utara.

Menyikapi akan banyaknya peristiwa dan tragedi tersebut, Dewan Ulama Thariqah Internasional Indonesia mengajak kepada seluruh Negara-negara Muslim untuk membuka cara pandangnya agar lebih obyektif tanpa terprovokasi sehingga ikut menyudutkan Turki, apalagi mau di intervensi oleh pihak-pihak yang membuat kita sesama muslim terpecah belah.

Bagaimanapun juga, musuh-musuh Islam akan selalu menggerogoti dan mengadu domba Negara-negara muslim. Terutama negara-negara  yang punya potensi untuk kebangkitan Islam, salah satunya adalah Turki.

Seperti yang kita tahu, bahwa negara-negara yang tergabung dalam DUTI (Dewan Ulama Thariqah Internasional), antara lain, Aljazair, Mesir, Turki, Maroko, Jerman, Prancis, Inggris, Sudan, India, Rusia, Jepang, Kazakhstan, Kirgistan, Georgia, Uzbekistan, Tajikistan, Irak, Albania, Bosnia dan Herzegovina, Tunisia, Yaman dan Negara Negara Asia Tenggara. (Hend/Mal).


MPA, PADANG. --  Sekretaris Kota (Sekko) Padang Amasrul meletakkan batu pertama pembangunan Gedung Pustaka Mushalla Muhsinin di Komplek Mega Mulia Belimbing Kuranji Padang Sumbar, pada Minggu (15/10/19). 

Gedung perpustakaan ini sekaligus untuk warga Kelurahan Kuranji gemar membaca.

“Keberadaan pembangunan gedung perpustakaan merupakan aspirasi masyarakat, diakomodir anggota DPRD Padang Zulhardi Z Latif , ” ujar Camat Kuranji Eka Putra Bahari.

Kata Eka, tentu dengan kehadiran sarana literasi ini meningkatkan budaya membaca dan meningkatkan ilmu pengetahuan masyarakat. Serta menjadi warga bepengarahuan yang beriman taqwa.

Anggota DPRD Kota Padang Zulhardi Z Latief mengatakan, Kota Padang sudah memiliki Perda perpustakaan, guna memotivasi minat baca masyarakat. Karena, Indonesia berada di urutan 33 paling buncit soal budaya membaca di tingkat dunia. 

Kegiatan tidak terlepas untuk meningkatkan budaya membaca masyarakat. Sehingga Komplek akan menjadi Komplek literasi.

“Kita mengharapkan komplek Mega Mulia dijadikan komplek literasi di Kota Padang, dengan tujuan untuk meningkatkan wawasan masyarakat,” ujar Zulhardi.

Dikatakan Zulhardi, kemudian nanti di perpustakaan akan disediakan buku berbagai ilmu pengetahuan termsuk menyediakan media cetak harian.

Sehingga warga bisa mengetahui informasi perkembangan setiap hari.

Sekdako Padang Amasrul mengapresiasi pembangunan gedung perpustakaan ini untuk mewujudkan komplek literasi. Dan hal ini seiring dengan visi dan misi kota Padang yang madani, tentu sangat erat kaitannya dengan membaca.

"Apalagi menjawab budaya masyarakat yang minim membaca, tentu dengan pustaka ini bisa memotivasi warga gemar membaca,” ujar Amasrul.

Dikatakan Amasrul, apalagi dengan banyak membaca akan meningkatkan wawasan dan ilmu pengetahuan. Orang yang memiliki ilmu dan wawasan luas tidak mudah terpengaruh dengan informasi- informsi yang tidak benar alias hoaxs. 

Juga menjadikan masyarakat yang madani, karena gemar membaca, terutama disiplin ilmu keagamaan, tentu mewujudkan masyarakat yang madani.

Kemudian juga meningkatkan tata krama dan etika pergaulan dalam kehidupan sehari hari. Karena melihat dewasa ini fenomena etika dan tata krama yang tengah tengah mulai tergerus. Mudah mudahan hal ini bisa menjawab persoalan degradasi karakter generasi muda pada masa mendatang. (hms)


MPA, PULAU PISAU - Dalam rangka mengantisipasi meluasnya penyalahgunaan narkotika, hari ini diselenggarakan seminar tentang bahaya penyalahgunaan narkoba di Pulang Pisau, Kalimantan Tengah. Kegiatan ini dilaksanakan atas inisiatif PPWI Pulang Pisau, bekerjasama dengan Polres, Dinas Pendidikan, dan Bappeda Kabupaten Pulang Pisau, bertempat di aula Bappeda Pulang Pisau. Seminar tersebut dihadiri tidak kurang dari 400 siswa SLTP dan SLTA di Pulang Pisau bersama para guru pendamping masing-masing sekolah.

Dari jajaran Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau, hadir Kapolres Pulang Pisau, diwakili oleh Kasat Narkoba, Iptu Pramono dan Kadis Pendidikan diwakili oleh Kabid Pendidikan Dasar dan Menengah, Sri Aji, S.Pd. Juga terlihat perwakilan dari Bappeda Pulang Pisau, dan beberapa Ormas.

Sebagai pemateri utama dalam seminar itu, hadir Brigjenpol Dr. Victor Pudjiadi, SpB, FICS, DFM, staf ahli kepala BNN Pusat. Turut mendampingi Dr. Victor, Ketua Umum PPWI Nasional, Wilson Lalengke dari Jakarta.

Dalam sambutannya saat membuka secara resmi seminar ini, Ketum PPWI Wilson Lalengke menekankan pentingnya memberikan informasi yang benar dengan stategi penyampaian yang efektif tentang segala hal yang terkait narkoba dan pencegahan penyalahgunaannya. "Kehadiran Dr. Victor yang sangat ahli di bidang narkoba di tempat ini untuk menyajikan informasi yang benar terkait narkoba, kiranya para siswa kita mendapatkan wawasan sebagai bekal dalam bergaul di tengah-tengah komunitasnya," ujar Alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 itu.

Dari pantauan lapangan, para siswa terlihat sangat antusias mengikuti seminar itu, terutama karena pemaparan materi yang dibawakan oleh narasumber Dr. Victor yang sangat variatif dan menarik. Penyajian materi tentang narkoba, dampak dan strategi penanggulangannya, yang dibawakan dengan dibarengi atraksi sulap, seni pentas lagu dan nyanyi membuat siswa betah mengikuti acara dari awal hingga akhir kegiatan.

Pelibatan para siswa dalam beberapa permainan dan atraksi oleh narasumber menambah semangat dan semaraknya seminar tersebut. Semua peserta aktif berpartisipasi dalam interaksi dengan pemateri.

Acara diakhiri dengan foto bersama dan pembagian sertifikat seminar. (APL/Red)

Photo Istimewa

MPA, SUMBAR  --  Meskipun di sela kesibukan Walikota Padang H. Mahyeldi Dt. Marajo  Rang Sumando Payakumbuh masih bisa berkunjung ke rumah mertua dan “lepas taragak” (lepas kerinduan) dengan masyarakat Jorong Seberang Parit, Koto Tangah Batu Ampa, Limapuluh Kota,  Jumat (11/10/2019).

Selaku sumando (suami dari warga setempat) di kampung itu, Mahyeldi sudah tidak asing lagi. Dia merupakan sumando ninik mamak karena juga memangku gelar Datuk Marajo di tengah kaum suku Pisang. Disamping itu, ketokohannya di tengah masyarakat Sumatera Barat terbilang mumpuni, serta telah malang melintang di dunia politik dan dakwah.

Hal itu diungkapkan tokoh masyarakat setempat, saat silaturrahim Mahyeldi dengan warga di Masjid Raya Baitun Na’im Seberang Parit. Begitu juga Wali Jorong Seberang Parit, pihaknya menyambut hangat kedatangan sumando yang mereka banggakan.

“Kami gembura Buya Mahyeldi hadir di kampung kami untuk bersilaturrahmi dan memberikan tausyiah di hadapan warga, dan mudah-mudahan buya bisa sering-sering datang kemari,” ungkapnya.

Sementara itu, Walikota Padang yang juga merupakan Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Sumatra Barat mengaku senang diundang oleh masyarakat di kampung halaman sang istri.

“Bagaimanapun saya sangat senang hadir di sini karena saya sudah bagian dari masyarakat Seberang Parit Koto Tangah ini,” sebut Mahyeldi.

Meskipun saat ini menjabat walikota, namun Mahyeldi mengaku tidak pernah berhenti berdakwah. Baginya berdakwah tidak bisa dilepaskan , karena merupakan jatidirinya.

“Saya diundang masyarakat dari masjid ke masjid karena dakwah. Saya berkewajiban untuk menyeru masyarakat agar senantiasa dekat dengan penciptanya,” ujar politisi senior PKS itu.

Usai bersilaturahim di masjid yang ditutup dengan menyantap durian bersama warga, Mahyeldi menjenguk rumah alamarhum orang tua sang istri, Umi Harneli serta kerabat kerabatnya. Rumah tersebut hanya berjarak sekitar 30 meter dari masjid. (ydt)


Pekan ini Indosiar akan hadir kembali lewat audisi Liga Dangdut Indonesia (LIDA) 2020. Setelah provinsi Lampung, Padang, Jambi, Batam,  Palangkaraya  dan Bangka Belitung.
Kali ini Indosiar akan hadir secara serentak di 3 provinsi yaitu Maluku Utara, Bengkulu dan Serang pada hari Minggu, 13 Oktober 2019.
Bertempat di Ex Kantor Walikota Ternate untuk Ternate, Gedung Serbaguna Pemerintahan Provinsi Bengkulu untuk Bengkulu dan Markas Brimob Serang untuk Serang, audisi LIDA 2020 akan dimulai pukul 09.00 WIB.
Audisi ini dapat diikuti oleh pria atau wanita berusia 14 – 25 tahun yang merupakan penduduk atau berdomisili di provinsi setempat.
Selain audisi secara langsung, Indosiar juga membuka audisi secara online melalui https://www.kapanlagi.com/dangdut/audisi-liga-dangdut-2020/.
Ayo ikuti audisi LIDA 2020 di provinsimu! Seluruh proses audisi LIDA 2020 tidak dipungut biaya apapun. Gratis! Informasi lebih lanjut dapat mengakses www.indosiar.com.

Foto: Kris - Biro Pers Sekretariat Presiden

MPA, JAKARTA - Presiden Joko Widodo melakukan pertemuan dengan Prabowo Subianto. Kedatangan Prabowo yang tiba sekira pukul 15.03 WIB langsung diterima oleh Presiden di ruang Jepara, Istana Merdeka.

Keduanya yang kompak mengenakan kemeja putih tampak berbincang akrab sebelum kemudian berjabat tangan.

Selepas pertemuan yang berlangsung kurang lebih selama satu jam, Presiden Joko Widodo dan Prabowo Subianto memberikan keterangan bersama. Presiden mengatakan bahwa keduanya intens membicarakan dan bertukar pandangan soal kondisi perekonomian global.

"Karena kita tahu semuanya ekonomi global baru menurun. Kita tentu saja perlu sebuah stabilitas keamanan dan politik dan memerlukan persiapan-persiapan dalam rangka memayungi agar kita tidak terpengaruh oleh penurunan ekonomi global," ujarnya.

Selain itu, Kepala Negara mengungkapkan, gagasan pemindahan ibu kota ke Kalimantan Timur juga menjadi salah satu pembicaraan keduanya. Presiden menyampaikan sejumlah alasan yang mendasari pemerintah untuk menggagas pemindahan ibu kota tersebut.

"Saya bercerita banyak kenapa pindah ke Kalimantan Timur. Alasannya ini, ini, ini. Kami sampaikan semuanya juga dengan Bapak Prabowo Subianto," ucapnya.

Prabowo, yang turut berkesempatan menyampaikan keterangannya, mengatakan bahwa pihaknya mendukung gagasan pemindahan ibu kota sebagaimana yang disampaikan oleh Presiden.

"Saya menyampaikan, saya mendukung gagasan ibu kota. Tentunya, beliau juga mengatakan, akan melalui kajian-kajian yang tepat dan sudah dilaksanakan banyak kajian. Jadi kita akan mendukung gagasan itu," kata Prabowo.

Selain itu, Prabowo juga menyatakan bahwa pihaknya juga siap membantu pemerintah apabila dibutuhkan. Meskipun keduanya pernah berkompetisi pada pesta demokrasi yang lalu, Prabowo mengatakan bahwa hal itu bukan menjadi penghalang.

"Kita bertarung secara politik, begitu selesai kepentingan nasional yang utama saya berpendapat kita harus bersatu. Jadi saya sampaikan ke beliau, apabila kami diperlukan, kami siap untuk membantu," tuturnya.

Sehari sebelumnya, di tempat yang sama, Kepala Negara juga bertemu dengan Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Keduanya juga membicarakan soal dinamika kebangsaan hingga perekonomian global.


Jakarta, 11 Oktober 2019
Kepala Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

Erlin Suastini


By: Kamila Khairani
Sastrawan, Pendidik Generasi dan Member Akademi Kreatif

Saudaraku
Maaf atas rindu yang menyelimuti
Yang terus saja mengganggu diriku
Tuk tau bagaimana dirimu disana

Berharap akan ada yang membawa kabarmu
Menerbangkannya hingga sampai padaku
Lewat semilir angin yang bertiup lembut 
Yang menyisir disela dedaunan pepohonan

Atau lewat kicauan burung-burung
Yang selalu gembira di atas sana
Berharap kabar baik darimu
Ku dapati jua kesudahannya

Saudariku
Bukan maksud tuk campuri urusanmu
Hanya ingin tau interaksimu dengan dakwah 
Hanya ingin tau kedekatanmu dengannya
Benarkah kau selalu menyertainya

Sudahkah ia kau letakkan
Di atas semua pilihanmu
Ataukah hanya sekedar saja
Menjalari rutinitas harianmu

Saudariku mungkin saja kau kesal
Pada diri yang senantiasa bertanya
Yang seolah selalu mengganggu
Hingga akhirnya, enggan menghampirimu

Saudariku tau kah kau satu hal
Mengapa ku lakukan ini semua
Satu hal saja sebagai jawabku
Sebab engkau saudaraku

Meski telah terhalang jarak dan waktu
Sejatinya itu bukanlah jurang pemisah
Selama visi itu masih berporos sama
Dalam ritme dan irama yang senada

Meski ku ingin tetap bertemu jumpa
Dalam bait-bait do'a dan impian
Impian yang jadikan perasaan dan pikiran menyatu
Hingga berujung rindu aturan yang sama 

Saudariku genggamlah erat tanganku
Atau biarkan ku genggam erat tanganmu
Hingga kita saling bergandengan
Dalam delapan karunia Illahi 

Bergenggaman erat hingga tak terlepas 
Hingga tetap bersama menuju ke tujuan
Bukan untuk sampai di ujung jalan ini
Tapi untuk tetap kokoh berada di atasnya

Izinkan ku genggam erat tanganmu 
Karena aku saudaramu
Kini, esok dan untuk selamanya
Hingga waktu menghentikan kita

Hingga waktu mengakhiri segalanya
Kita tetap saudara selamanya
Sebab aqidah yang menyatukan
Dalam perjuangan dan pengorbanan

Demi kemajuan umat ini
Demi kebangkitan agama ini
Demi ridha Illahi Rabby
Marilah kita retas jalan ini

Bogor, kala mentari menyibakkan sinarnya


MPA, JAKARTA - Presiden Joko Widodo menginstruksikan Polri untuk mengusut tuntas dan menindak tegas pelaku penusukan beserta jaringannya terhadap Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto. 

"Tadi siang saya langsung perintahkan kepada Kapolri, Kepala BIN, didukung oleh TNI, untuk mengusut tuntas, sekali lagi, mengusut tuntas dan menindak tegas terhadap pelaku dan seluruh jaringan yang terkait dengan peristiwa tadi siang," ujarnya di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, pada Kamis, 10 Oktober 2019.

Menkopolhukam dalam kunjungan kerjanya ke Pandeglang, Banten, diserang oleh terduga teroris. Akibat serangan tersebut, Wiranto mengalami luka tusuk dan harus mendapatkan penanganan oleh tim dokter RSPAD.

Kepala Negara, selepas menjenguk Menkopolhukam di RSPAD, juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama memerangi radikalisme dan terorisme yang ada di Tanah Air.

"Hanya dengan upaya kita bersama, terorisme dan radikalisme akan bisa kita selesaikan dan berantas dari negara yang kita cintai ini," tandasnya.


Jakarta, 10 Oktober 2019
Kepala Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

Erlin Suastini


MPA, KAB SOLOK – Tokoh Muda Hendra Saputra SH, M.Si (Buya Hend) asal Paninggahan Kab. Solok ini, memang sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Sumbar, Khususnya Kab. Solok. Perhatian dan kepeduliannya terhadap masyarakat luas di berbagai persoalan, merupakan suatu kebahagian tersendiri dalam dirinya. Salah satunya, ia buktikan ketika menyikapi duka Minang pada kerusuhan yang terjadi di Wamena Kabupaten Jayawijaya Papua.

Sebagai Ketua DUTI (Dewan Ulama Thariqah Internasional) Prov. Sumbar, dirinya menyalurkan bantuan 2, 5 Milyar kepada Forum Masyarakat Sumbar Bersatu.

Dengan dikucurkannya bantuan milyaran rupiah dari Dewan Ulama Thariqah Internasional oleh Buya Hend kepada Forum Masyarakat Sumbar Bersatu, tentunya akan menjadi motivasi baru bagi para korban Minang Wamena.

Melalui Syekh Maulana Muhammad Ali Hanafiah Ar Rabbani, bantuan itu diberikan usai pertemuannya dengan Buya Hend di Padang kemaren siang, (07/10/19).

Dengan dibentuknya Tim dalam menyalurkan bantuan tersebut. Forum Sumbar Bersatu akan turun ke lokasi memberikan langsung bantuan itu. Antara lain, Rp. 2,5 milyar untuk perbaikan fisik bangunan bagi korban yang terdampak dan Rp.50 milyar bantuan modal usaha.

“InshaAllah, Forum Sumbar Bersatu selanjutnya dapat ikut serta selalu dalam persoalan ranah dan rantauan Suku Minang”, ucap Buya Hend, Selasa sore (08/10).

Dikatakan Buya Hend, tolong menolong dalam kebaikan merupakan salah satu bentuk sikap hidup dalam Islam. Sikap saling tolong menolong akan dapat mewujudkan kedamaian dan merupakan kunci hidup tentram.

“Dengan bersama meringankan beban penderitaan dan kesulitan saudara kita yang terdampak kerusuhan Wamena, sudah sewajibnya untuk kita turun tangan”, kata Buya Hend.

Unsur perasaan yang ada dalam diri kita sesama muslim, akan mendorong munculnya empati. Rasa empati kita sebagai sesama Minang, harus kita tunjukan apalagi terhadap saudara kita yang mengalami musibah di kerusuhan Wamena tersebut, katanya lagi.

Menolong seseorang atau orang yang sedang mengalami kesusahan haruslah berlandaskan keikhlasan. Biarlah perbuatan baik kita dalam tolong menolong dibalas oleh Tuhan (Allah SWT), terang Buya Hend.

“Dengan adanya bantuan dari Dewan Ulama Thariqah Internasional ini, diharapkan dapat meringankan beban kesulitan yang dirasakan saudara kita Minang di Wamena”, lanjut Ketua Dewan Ulama Indonesia Internasional Prov. Sumbar ini.

Dikatakan Buya Hend, Dewan Ulama Thariqah Internasional didirikan berawal dari pertemuan ulama Thariqah se-Sumbar yang berlangsung beberapa tahun lalu. Kemudian dilanjutkan dengan pertemuan se-Sumatera hingga Asean.

“Pada tahun 2018, Dewan Ulama Thariqah bertranformasi menjadi internasional yang berpusat di Istanbul, Turki. Beberapa negara telah bergabung dalam Dewan Ulama Thariqah Internasional. Di antaranya, Maroko, Aljazair, Jerman, Prancis, Sudan, Mesir dan Amerika Serikat”. Sebut Buya Hend, mengulas sepenggal tentang asal muasal berdirinya Dewan Ulama Thariqah Internasional. (RED).


MPA, PADANG – Hendra Saputra, SH, M.Si yang akrab disapa Buya Hend kembali memberikan perhatiannya terhadap masyarakat Minang. Yakni, masyarakat Minang yang mengalami korban kerusuhan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya Papua.

Kali ini dengan mengundang Dewan Ulama Thariqah Internasional ke Padang, Senin (07/10/19). Buya Hend memaparkan kondisi yang di alami para korban masyarakat Minang di kerusuhan Wamena kepada Ulama Turkey, siang tadi di Gedung Sederhana Padang.

Pada pertemuan itu, Buya Hend terlihat begitu akrab dengan Dewan Ulama Turkey yakni Syekh Maulana Muhammad Ali Hanafiah Ar Rabbani.

Syekh Maulana Muhammad Ali Hanafiah Ar Rabbani usai pembicaraannya dengan Buya Hend, langsung memberikan bantuan bagi para perantau asal Sumatera Barat yang menjadi korban kerusuhan di Wamena tersebut, dan juga bantuan untuk modal usaha.

Dikesempatan itu, Syekh Maulana mengatakan, bantuan untuk korban Wamena yang diserahkan adalah berupa uang sejumlah Rp 2,5 miliar yang akan digunakan untuk pembangunan dan renovasi rumah.

“Bantuan uang ini diperuntukkan hanya untuk para perantau Minang yang menjadi korban kerusuhan di Wamena,” ujar Maulana.

Mahyuzil Rahmat, Ketua Forum Sumbar Bersatu mengatakan, pihaknya akan memverifikasi data secara detail bagi setiap korban Minang di Wamena.

“Bagi korban yang sudah kembali ke Sumbar dan ada yang bertahan di sana, tentu lebih di utamakan dan bagi mereka yang sudah kembali ke Sumbar, sudah mendapatkan bantuan dari keluarga kita yang lain,” katanya.

Ia mengatakan, pihaknya akan segera membentuk tim untuk menyalurkan bantuan ini dan akan turun ke lokasi untuk memberikan bantuan perbaikan fisik bangunan bagi korban yang terdampak.

Hendra Saputra SH, M.Si (Buya Hend) menjelaskan, penyerahan dana bantuan adalah sebesar Rp2,5 miliar yang diberikan langsung secara simbolis oleh Dewan Ulama Thariqah kepada Forum Sumbar Bersatu yang dipercaya untuk menyalurkan dana tersebut. Dimana Forum Sumbar Bersatu ditunjuk sebagai pelaksana di lapangan dalam pengelolaan bantuan itu.

Sedangkan untuk bantuan kedua yaitu sebesar Rp.50 miliar, nantinya akan diberikan kepada seluruh korban dalam bentuk bantuan modal usaha, sebut Buya Hend.

Disampaikan Buya Hend, kita diciptakan untuk bisa saling tolong menolong dan membantu satu sama lain yang sedang mengalami kesulitan, khususnya terhadap saudara kita yang berdampak terhadap kerusuhan Wamena. Islam sebagai Rahmatan Lil-Allamin, tidak dapat dipisahkan dari ajaran untuk saling tolong menolong.

Kita tahu, anjuran tolong menolong dalam hal kebajikan merupakan salah satu bentuk loyalitas kita kepada agama dan sesama muslim, tutur Buya Hend.

Dengan adanya musibah ini jangan sampai membuat kita merasa putus ada, karena Allah SWT sudah menjanjikan pada tiap-tiap kesulitan ataupun musibah selalu ada kemudahan yang menyertainya. Kuncinya, asalkan kita tidak berhenti berdoa dan berusaha. Semoga keluarga korban, kuat dan tabah dalam menghadapi cobaan tersebut, sebut Buya Hend. (Red)


Oleh : Ani Ghaziyah
(Penulis, dan Pemerhati Generasi)

Area yang tidak kita kuasai adalah area yang tidak terjangkau oleh kita, pada area ini Allah tidak akan memintai pertanggung jawaban, contohnya kita terlahir cantik, tampan, punya hidung mancung, pesek, hitam, putih, tinggi, pendek, dll. Semua itu tidak akan Allah tanya di akhirat, kenapa kita cantik, tampan, putih, dsb. Tapi yang Allah tanya adalah untuk apa kita gunakan potensi kita, umur kita, waktu kita, dan harta kita, apakah untuk kebaikan atau untuk keburukan.

Sering kali kita melihat manusia sibuk memperbaiki penampilannya, ada yang operasi wajah, operasi hidung, kulit, dimana bagi mereka yang paling penting adalah bisa terlihat cantik, putih, tampan dan gagah, karena penapilan adalah no.1. Banyak yang tidak bersyukur atas apa yang telah Allah berikan kepadanya, sehingga tidak merasa berdosa merubah ciptaan-Nya, semata-mata hanya untuk sekedar sensasi, uang, ketenaran, bahkan pengakuan status sosial, sangat miris dan menyedihkan, manusia mencari kebahagian lewat fisik,  yang pasti itupun tidak akan Allah mintai pertanggung jawaban, dan bahkan melupakan area yang dikuasainya dimana area yang dikuasailah yang akan ditanya.

Hari ini orang berlomba-lomba memperbaiki dan memperbagus fisiknya, fokus pada penilaian manusia, dan melupakan penilaian Allah, sementara penilaian manusia tidak akan memberikan manfaat kepada dirinya, justru akan membuat ia lupa pada identitasnya, pemikiran kaum muslimin benar-benar sudah terkontaminasi oleh budaya barat yang lebih mengutamakan fisik. Sehingga standar bahagia mereka adalah penampilan dan fisik yang sempurna. Padahal Allah telah menciptakan manusia dengan sebaik-baik bentuk, dan Allah tidak akan tanya seperti apa bentuk fisik kita. 

Dalam hadist yang diriwayatkan dari Abu Hurairah, Rasulullah bersabda:“Sesungguhnya Allah tidak melihat kepada tubuh kalian dan tidak pula kepada rupa kalian, tetapi Dia melihat kepada hati kalian”(H.R Muslim).

Saat semua orang fokus memperbagus fisiknya, marilah kita fokus untuk memperbaiki hati dan amal kita, karna Allah tidak memandang fisik seorang hamba, tapi Allah memandang apa yang didalam qolbunya.

Maka marilah kita menjadi orang-orang yang melawan arus rusakglobalisasi yang  banyak menghancurkan muda-mudi saat  ini, arus yang menyeret manusia pada lembah kehinaan, maka sudah saatnya kita menjadi orang-orang yang melakukan perbaikan. Kembalikan midset kaum muslimin bahwa kemulian tidak terletak pada rupa, tapi terletak pada kebaikan hatinya, dan alangkah luar biasa jika seseorang terlahir dengan rupa yang sempurna namun hatinya juga mulia. MasyaAllah. :D




Oleh : Ani Ghaziyah
(Penulis, dan Pemerhati Generasi)

Dalam menjalani kehidupan kita diberi kebebasan oleh Allah, yaitu ada area yang kita kuasai, dan ada area yang tidak kita kuasai, pada area yang kita kuasai Allah akan meminta pertanggung jawaban atas apa yang kita kerjakan, sebaliknya area yang tidak kita kuasai Allah tidak akan mintai pertanggung jawaban.

Apa saja area yang kita kuasai, seperti memilih untuk jadi taat atau maksiat, disini tidak ada yang memaksa kita untuk memilih jadi taat atau maksiat, yang menentukan adalah diri kita sendiri, yang membawa diri kita pada kebaikan atau keburukan adalah kita sendiri, sekuat apapun orang lain  mengajak  kita pada kebaikan juga tidak akan bisa, jika diri kita sendiri tidak bersedia untuk melakukannya. Dan sekeras apapun orang lain melarang kita untuk jangan melakukan maksiat atau berbuat kerusakan juga tidak akan berhasil jika kita sendiri tidak menghentikannya.

Semua pilihan ada ditangan kita, yang menetukannya adalah kita sendiri, karna memilih adalah area yang kita kuasai, memilih untuk jadi baik dan buruk itu terletak pada keputusan kita, maka sejatinya kita adalah makhluk yang Allah anugrahkan akal untuk berfikir, maka jalankan akal kita untuk menentukan area mana yang akan membuat kita jadi lebih baik atau bahkan lebih buruk, Allah memberikan akal sebagai alat untuk menimbang dan berfikir yang harus dituntun oleh wahyu, jika kita hanya menjadikan akal saja sebagai standar dalam menentukan pilihan, juga belum tentu bisa mengantarkan kita pada area yang diridhoi Allah. Karna sifat akal lemah dan terbatas, sehingga perlu dituntun oleh wahyu, jika tidak akal akan didominasi oleh nafsu.

Maka pada area yang kita kuasai, kita harus memaksimalkan potensi kita didalamnya untuk mewujudkan bahwa ridho Allah pasti untuk kita dapatkan, contoh: Allah memberikan kita waktu sehari 24 jam pertanyaannya untuk apa waktu 24 jam itu kita gunakan, untuk kebaikan atau keburukan? Jika dalam waktu 24 jam aktivitas kita adalah kuliah, bekerja, dll, maka kita harus benar-benar memaksimalkan aktivitas itu dan dalam menjalaninya harus sesuai dengan tuntunan Rasulullah, ingat! Pada area yang kita kuasai Allah akan mintai pertanggung jawaban, hal hasil kita akan benar-benar menjadi mahasiswa yang idealis, dan bermanfaat bagi umat,serta bekerja dengan baik, tidak korupsi, apalagi memanipulasi, karna kita sadar bahwa Allah dzat yang selalu mengawasi.

Sebagai hamba Allah, kita senantiasa harus selalu memilki kesadaran yang tinggi, sadar atas apa yang kita lakukan, yang kita ucapkan, yang kita fikirkan, dengan kesadaran inilah kita akan slalu terjaga dalam ketaatan. Selalu ingin jadi hamba terbaik, memaksimalkan semua potensi untuk meraih ridho Allah, memperjuangkan Islam semata-mata harap akan kasih sayang dan cinta-Nya.



MPA, PADANG – Food Truck  Aksi Cepat Tanggap ( ACT ) Setelah kembali dari daerah bencana kabut asap, Kalimantan dan Riau kini melayani masyarakat Minang kabau yang menjadi korban Konflik  Wawena Papua.

Keberadaan Food Truck Aksi Cepat Tanggap di padang ini dalam rangka kepedulian sesama, Selasa ( 8/ 10/2019). kurang lebih dua puluh Relawan ACT meyediakan seribu porsi makanan siap santap gratis untuk masayarakat khususnya kota padang.

Deni selaku marketing ACT Sumbar menuturkan, keberadaan Food track ini adalah dalam rangka membantu meyediakan layana makanan gratis bagi saudara saudara kita yang menjadi korban Wawena Papua. Sebelumnya Food track ini sudah melayani masayarakat di Pesisir selama tiga hari, ungkap Deni.

Hari ini merupakan hari terakhir Food track meyediakan layanan makanan gratis di kota Padang ,dengan Lokasi  ,Kampung nelayan Tabing Padang sarai ,Rumah sakit Mjamil ,RSUD Rasidin padang,Kampung Pemulung Belakang Pondok, TPA air dingin Lubuak Minturun.Dengan Jumlah seribu porsi.

Risa selaku relawan saat diwawancarai awak media ini menyatakan, senang bisa membatu sesama yang membuntuhkan, karna atas dasar kemauan sendiri. (dv)





Berlibur, siapa yang tidak tertarik dengan kata liburan, liburan berarti menbawa diri ke hal yang menyenangkan dan bahagia. Bagi suatu keluarga liburan menjadi momen yang paling berharga karena selain bisa menghabiskan waktu bersama, liburan bisa membuat hubungan anggota keluarga menjadi harmonis.

Orang tua akan selalu mengerti dengan keinginan anggota keluarganya termasuk anak, terkadang liburan bersama menjadi salah satu agenda keinginan anak yang perlu direalisasikan. 

Nah, untuk pergi berlibur sudah tentu identik dengan pengeluaran yang besar dan biaya yang tidak sedikit, tidak jarang banyak orang yang menunda waktu liburan nya dengan alasan budget yang terbatas. Tentu hal ini sangat menggangu dan harus segera diatasi.

Ini Caranya :

1. Pililah Tujuan Sesuaikan dengan Budget

Jika sekeluarga ingin pergi berlibur dengan budget yang pas-pasan maka hal pertama yang perlu dilakukan adalah dengan menentukan tujuan wisata sesuai dengan budget yang di miliki, jangan memilih tempat liburan terlalu jauh atau terlalu mewah karena sudah dapat dipastikan hal ini akan mengeluarkan biaya yang tentunya tidak sedikit.

2. Usahakan Menabung Jauh Hari

Sebagai orang tua yang baik pasti akan senantiasa mengajarkan hal yang baik untuk anggota keluarganya khususnya anak, dan salah satu hal yang wajib diajarkan adalah tentang kebiasaan untuk menabung.

Jadikan menabung hal yang sangat penting demi masa depan, uang yang sudah di tabungkan bisa digunakan jika ada keperluan mendadak dan salah satunya adalah liburan. Budget pas-pasan maka bisa menggunakan uang tabungan namun harus tetap diperhatikan jumlahnya?

3. Carilah Penginapan Murah 

Jika budget yang dimiliki sedikit, maka bisa memilih tempat penginapan yang sederhana dan tidak mewah. Disinilah tugas dan fungsi kedua orang tua didalam keluarga, harus bisa membangun suasana yang menyenangkan saat pergi berlibur.

4. Cari Tempat Makan Sederhana 

Walaupun liburan identik dengan jalan-jalan ketempat yang indah, tentu hal ini tak lepas dari kegiatan makan-makan. Jika termasuk orang yang memiliki budget pas-pasan, pilihlah tempat makan yang murah, sederhana.

Atau, bisa juga dengan membawa makanan dari rumah untuk dimakan bersama, dengan kesan seperti piknik tentu saja hal ini akan sangat menghemat pengeluaran.

5. Belanjalah Seperlunya

Liburan tentu identik dengan belanja dan oleh-oleh, saat budget menipis dan sedikit, hendaknya bisa mengontrol keperluan belanja. Belilah oleh-oleh seperlunya dan sewajarnya, belilah barang yang memang menurut kita penting dan bermanfaat. (Gusni)


Oleh: Ani Ghaziyah
(Penulis, dan Pemerhati Generasi)
Jalan merupakan sarana, digunakan untuk meraih tujuan yang telah ditetapkan, ibarat peta yang mesti harus dibawa kemana-mana, setiap orang pasti akan menentukan jalan apa yang harus ia tempuh untuk mewujudkan impian mereka. Banyak orang yang memilih jalan yang berbeda-beda, ada yang memilih jalan pintas agar lebih cepat sampai, ada yang memilih menikmati proses, bahkan ada juga yang memilih santai tanpa target namun yang penting sampai ditujuan. Setiap mereka mempunyai cara tersendiri, karena konsep berfikir yang beda, sehingga penampakannya pun tak sama.

Dari pilihan tadi hasilnya pun tak serupa, ada yang sampai dengan bahagia, ada yang belum sampai karena asyik menikmati indahnya jalan yang mempesona pandangan mata, hingga terlupa pada tujuan utama, bahkan ada yang tersesat dan tak sampai pada tujuannya.

Apapun prinsip kita, itu adalah pilihan, setiap pilihan ada pertanggung jawaban. Pertanyaannya kira-kira pedoman apa yang bisa kita gunakan untuk  menghantarkan kita pada tujuan yang sama, semua sampai dengan selamat dan bahagia.

Nah untuk menjawab itu, kita harus satukan persepsi dan cara pandang, maka hal yang harus kita lakukan adalah berfikir menyeluruh tentang alam, manusia dan kehidupan, serta apa-apa yang ada sebelum dan sesudah itu, jika kita perhatikan alam, alam begitu indah tertata rapi dan sempurna, seandainya air laut pengen jalan-jalan kedaratan, apa ya yang akan terjadi, so pasti semua bangunan dan makhluk daratan bakal mandi bareng-bareng seperti peristiwa tsunami di aceh.  Melihatlah keatas pertahatikan angkasa raya,  banyak benda-benda indah tergantung disana, mulai dari tata surya, galaksi, bintang-bintang, meteor,salah satunya  tata surya, didalamnya terdapat matahari, planet-planet seperti merkerius, venus, bumi, uranus, neptunus, yupiter, dan pluto, semua planet itu berputar sesuai dgn garis orbit masing-masing, tidak ada garis orbitnya yang tertukar, pertanyaannya kira-kira siapakah yang mengaturnya? Bayangkan seandainya salah satu dari palanet itu bergeser saja dari garis orbitnya, 0,01 MM, apakah yang akan terjadi? Lihatlah seluruh planet itu akan hancur bertabrakan, karna kita tahu di luar angkasa tidak ada gaya grafitasi. MasyaAllah, semua planet itu patuh pada aturan yang telah ditetapkan untuk mereka, beda dengan kita yang masih suka melanggar aturan Allah.

Selanjutnya kita berfikir tentang manusia, kenapa ya kita punya mata, hidung, telinga, kaki, tangan, jantung, paru-paru,  ginjal, hati dll. Kalau kita pelajari lebih dalam semua organ tadi, masing-masing bekerja sesuai dengan tugas mereka, seperti jantung memompa darah keseluruh tubuh, paru-paru untuk bernapas, mata unatuk melihat, telinga untuk mendengar, pokonya semua organ tadi bekerja sesuai dengan Standar operasioanl nya, semua organ tadi akan berhenti bekerja jika jantung tidak lagi memompa darah, maka yang terjadi adalah kematian, pertanyaannya siapakah yang memerintahkan jantung itu berhenti memompa darah? Kira-kira kita bisa ngak memberikan perintah kepada jantung supaya berhenti sejenak untuk memompa darah. atau kita perintahkan pada hidung berhenti sekitar 1 jam saja untuk tidak bernafas? Sanggupkah kita? Seandainya jantung dan hidung melaksanakan perintah kita, pastilah kita akan segera isded, atau mati. Sama seperti robot, kalau kita sendiri yang menciptakan robot dan mensistemnya, pasti dia akan patuh pada semua perintah kita, dan kita juga tahu apa saja kelebihan dan kekurangan robot itu, begitupun dengan manusia, manusia juga makhluk, ciptaan yang sempurna yang diciptakan oleh pencipt, siapa dia? Tentunya dia lebih dahsyatt dari ciptaannya, dialah Allah SWT.

Lanjut ya, kita perhatikan kehidupan, pernah ga teman-teman semua bertanya, kenapa ya, tiba-tiba ada malam dan tiba-tiba ada siang, ada hujan, panas, ada musim salju, musim kemarau, sepertinya mereka semua udah teratur ya, atau bisa ga kita yang ngatur matahari supaya jangan terbit dulu, karna kita mau tidur 24 jam, atau kita perintahkan matahari untuk terbit selama 24 jam, karna kita pengen kerja dan lembur supaya dompet kita makin tebal, haha, tentu saja ga bisa ya, karna matahari lebih patuh sama penciptanya, bukan sama kita, kalaupun ada orang jenius dibumi ini, mereka pun tidak akan sanggup untuk memerintahkan matahari, bulan, ataupun jagad raya ini, karena pada hakekatnya, manusia, alam, dan kehidupan sama-sama ciptaan.

Akhirnya setelah kita berfikir menyeluruh tentang manusia, alam, dan keihdupan maka akan dapat kita simpulkan bahwa ketiganya adalah ciptaan, dan yang pasti ada yang menciptakannya dan tidak mungkin ada dengan sendirinya dan ketiganya itu akan berakhir alias tidak abadi.

Maka pertanyaannya, untuk apakah semua itu diciptakan? Apakah hanya sekedar hiasan atau ada tujuan penciptaannya, nah kita aja kalau mau menciptakan sesuatu pasti ada tujuannya kan, contohnya ketika kita ingin menciptakan handphone tiada lain tujuannya adalah untuk berkomunikasi dengan sauadara, keluarga, dan teman-teman, dikarenakan antara kita dan mereka ada yang berjauhan, dengan tujuan kita bisa mengetahui kabar mereka walaupun terpisah jarak dan waktu.

Untuk mengetahui siapa sebenarnya diri kita, dan jalan apa yang harus kita tempuh agar kita selamat dunia dan akhirat, maka kita harus menjawab tiga pertanyaan mendasar, dari menjawab pertanyaan ini maka akan terpecahkan masalah terbesar dalam hidup kita, serta kita akan mengetahui hakekat tujuan penciptaan kita dan jalan manakah yang harus kita tempuh. Pertanyaannya 1. Dari mana kita berasal. 2. Untuk apa gunanya kita diciptakan. 3. Kemana kita setelah kehidupan ini. Memang pertanyaannya simple dan gampang, tapi menjawabnya haruslah dengan jawaban yang mendasar.

Dari mana kita berasal, pernahkah kita berfikir kenapa saya bisa ada dibumi ya, ada dikeluarga ini ya, baik itu keluarga dari kalangan mampu, sederhana ataupun miskin, atau kita pernah berfikir kenapa semua ini bisa ada ya, kira-kira kita berasal dari mana ya, ada yang mengatakan dia berasal dari kampung halamannya, berasal dari kedua orang tuanya, berasal dari setetes mani, dan ada yang mengatakan berasal dari tanah, maka jawaban mendasarnya adalah kita berasal dari Allah, dari mana kita tahu, karna  tadi kita sudah berfikir menyeluruh tentang manusia, alam dan kehidupan.

Untuk apa gunanya kita hidup, disini ada yang menjawab hidup untuk meraih kebahagian, kesuksesan, hidup untuk senang-senang, lalu apakah hidup kita hanya untuk itu saja? Contoh, sejak kita terlahir kedunia orang tua kita membesarkan kita penuh dengan kasih sayang, mereka rela susah demi kita, mereka rela mengorbankan kesenanganya agar kita bahagia, bahkan mereka rela tidak makan asalkan kita kenyang, lalu kita disekolahkan, mulai dari PAUD, TK, SD, SMP, dan SMA, bahkan ada yang sampai KULIAH, hingga mendapat gelar sarjana, bertahun-tahun kita melewati jenjang pendidikan itu, tujuannya untuk apa? Sudah pasti agar dapat ijazah, bisa mendapatkan pekerjaan yang layak dan posisi yang bagus ditengah masyarakat, gunanya untuk apa? Sudah pasti untuk mendapatkan uang agar bisa memenuhi kebutuhan pangan, sandang, dan papan, karna kita butuh makan, juga butuh rumah untuk berteduh, butuh kendaraan untuk pergi-pergi. Coba kita pikirkan apakah semua itu akan abadi? Atau akan hancur dan binasa, yang cantik akan tua dan ujung-ujungnya dibawa oleh keranda kepusara nya. Rumah, kendaraan pun juga akan lapuk, tidak ada yang bisa kita bawa mati, sementara selama kita hidup kita hanya berorientasi untuk meraih sesuatu yang akan lapuk dan akan binasa, seluruh umur kita habiskanuntuk meraih dunia.

Pertanyaannya  lalu untuk apa gunanya saya hidup, untuk apa gunanya saya diciptakan, maka Allah sendirilah yang menjawab dalam Al-Qur’an: surat az-zariyat: 56 “maka tidaklah Kuciptakan jin dan manusia, kecuali untuk beribadah kepada-Ku” berarti tiada lain kita adalah hamba Allah atau budaknya Allah yang diciptakan hanya untuk beribadah kepada Allah. Nah berarti kita harus berfikir bagaimana supaya setiap perbuatan yang kita lakukan bernilai ibadah disisi Allah, pada hakikatnya setiap amal yang kita lakukan haruslah menjadi amal yang baik dan bernilai ibadah disisi Allah maka harus memenuhi dua syarat yaitu: Niat melakukannya ikhlas karena Allah, dan caranya sesuai dengan tuntunan Rasulullah, intinya perbuatan apapun yang kita lakukan itu harus sesuai dengan syariat Islam atau sesuai dengan apa yang telah Allah perintahkan untuk kita, contoh seperti bekerja, belajar, menolong, beribadah, semua itu sudah ada aturannya dalam Islam, tinggal kita lagi yang harus mempelajarinya dan mengamalkannya, jika amal yang kita lakukan tidak memenuhi dua syarat tadi, maka dia tidak tergolong amal yang baik, contoh: kita semangat sekali sholat subuh, saking semangatnya kita sholat 5 raka’at, berarti caranya salah karena Rasulullah tidak pernah mengajarkan sholat subuh 5 raka’at walaupun kita mengerjakannya dengan penuh keihlasan.

Pertanyaan selanjutnya kemana kita setelah kehidupan ini, tidak pernah kita menyaksikan orang yang hidup di tahun 100 masehi masih ada sampai sekarang ini, yang punya umur panjang pun pasti akan meninggal, karna tidak ada yang abadi didunia ini, nah intinya kita akan kembali kepada sang pencipta, kembalinya kita kehadapan-Nya akan mempertangung jawabkan semua apa yang kita lakukan dibumi ini, baik yang kita perbuat adalah amalan baik atau buruk, semua akan Allah mintai pertanggung  jawaban.

Nah setelah kita berfikir menyeluruh tadi, bahwasanya manusia, alam dan kehidupan adalah ciptaan. Berarti setiap ciptaan yang telah Allah ciptakan pasti Allah juga  memberikan buku panduan bagaimana untuk menjalani hidup didunia ini, sama seperti kita membuat hp pasti kita juga buat buku panduan cara menggunakan hp, jika kita memakai buku panduan mesin cuci tentu hp kita akan rusak, karna panduan pemakaiannya berbeda. Begitupun manusia, Allah menciptakan manusia lengkap dengan buku panduannya yaitu Al-Qur’an dan Hadist, maka dalam menjalani kehidupan ini manusia harus berpedoman pada buku panduannya, jika manusia mengambil pedoman selain Al-Qur’an dan Hadist sudah bisa dipastikan manusia akan cepat hancur dan binasa, contoh Allah memerintahkan muslimah untuk menutup aurat, namun muslimah itu tidak mau menjalankan aturan yang telah Allah tetapkan untuk dirinya, maka saat ini banyak kita saksikan pelecehan-pelecehan terhadap perempuan yang tidak mau menutup aurat.Astagfirullah

Sebagaimana sabda Nabi: “Kutinggalkan kepadamu (Umat Islam)dua pusaka abadi, apabila kamu berpegang teguh kepadanya niscaya kamu tidak akan sesat, dan akan selamat”

Karna kita adalah ciptaan yang lemah dan terbatas, butuh kepada yang Maha kuat, Maka sudah selayaknya kita menjadi muslim seutuhnya, menjalankan semua perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya dengan menjadikan Al-Qur’an dan Hadist sebagai pedoman dan Islam sebagai jalan hidup kita.



Foto/Ist

Manusia diperintahkan oleh Allah Ta'ala untuk berikhtiar, berusaha dan bekerja untuk mencari nafkah. Namun, seberapa besar rezeki yang kita peroleh sudah ditentukan dan dijamin oleh Allah.

Setiap muslim harus menggantungkan diri kepada Allah dalam segala urusan termasuk soal rezeki. Orang yang tidak menggantungkan diri kepada Allah, pikirannya akan selalu terpusat kepada rezeki, kebutuhan, dan urusan-urusan lain tentang dunia, dan akan selalu merasa kekurangan.

Ia akan selalu sibuk memburu rezeki dengan perasaan waswas. Pada akhirnya ia tidak peduli lagi apakah rezekinya itu diperoleh dengan cara yang baik (halal) atau tidak. Cara mengatasinya tidak lain kecuali bertawakal (berserah diri) kepada Allah.

Allah Ta'ala berfirman: "Sesungguhnya Allah, Dialah Maha Pemberi Rezeki" (QS Adz-Dzariyat: 58). "Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya," (QS Hud: 6)

Imam Al-Ghazali dalam Kitab tasawufnya 'Minhajul 'Abidin' (pedoman dasar bagi para ahli ibadah) mengatakan, "Hendaklah engkau tahu bahwa rezeki manusia itu telah dibagikan oleh Allah sebelum kita dilahirkan. Hal ini telah disebut secara jelas dalam al-Kitab dan hadits-hadits Rasulullah SAW. Bahkan, engkau pun tahu bahwa apa yang dibagikan-Nya tidak dapat diganti dan tidak pula diubah. Jika engkau menolak pembagian tersebut dan berharap agar diubah, maka berarti engkau mendekati kekufuran. Semoga Allah Ta’ala melindungi kita dari pikiran semacam itu."

Jika engkau mengetahui pembagian rezeki dari Allah itu benar adanya dan tidak mungkin berubah karena suatu hal, lalu mengapa kita menghalalkan segala cara untuk mencari rezeki, hingga lupa halal dan haram? Bahkan, sempat melupakan kewajiban untuk beribadah.

Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam (SAW) bersabda, "Sudah tertulis di punggung ikan dan banteng tentang rezeki si fulan. Maka, orang yang tamak tidak akan mendapatkan tambahan selain dari kepayahannya sendiri."

Gurunya Imam Al-Ghazali memberi nasihat: "Sesungguhnya apa yang ditakdirkan sebagai makanan yang engkau kunyah, maka tidak akan dikunyah oleh orang lain. Karena itu, makanlah bagian rezekimu itu dengan mulia, janganlah engkau memakannya dengan hina!"(*)




Sumber : SindoNews.com


MPA, JAKARTA - Dalam rangka memperingati HUT Ke-74, Tentara Nasional Indonesia (TNI) melaksanakan penanaman 300.074 Mangrove secara serentak di 74 titik satuan TNI dari Sabang sampai Merauke, dengan tema “Selamatkan Bumi Untuk Anak Cucu Kita”.

Dalam kegiatan kemanunggalan TNI dengan Rakyat tersebut, Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P., didampingi Kasal Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M., Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E., M.M. dan Wakasad Letjen TNI Tatang Sulaiman melakukan penanaman Mangrove yang dipusatkan di wilayah Pantai Indah Kapuk (PIK) Jakarta Utara, Senin (7/10/2019).

Panglima TNI menyampaikan bahwa hutan Mangrove merupakan bagian penting dari ekosistem pesisir pantai yang menjadi habitat bagi berbagai biota laut dan menurunkan emisi gas rumah kaca, Mangrove juga melindungi garis pantai dari abrasi.  “Hutan Mangrove selain mampu melindungi kawasan pantai juga mampu menghidupi ekosistem di sekitarnya,” katanya.

Menurutnya,  Mangrove memiliki filosofi yaitu tumbuhan yang memiliki akar kuat dan saling terhubung antara tumbuhan induk satu dengan tumbuhan induk lainnya, membentuk jalinan dan rumpun akar yang mampu menahan ombak sehingga kawasan pesisir terhindar dari bahaya erosi.

“Mangrove menunjukkan simbolisasi bahwa bila kita bersatu padu antar komponen bangsa, saling bahu membahu dan bergandengan tangan, akan membentuk ketahanan nasional yang tangguh dalam membangun bangsa dan melindungi segenap bangsa dari berbagai macam ancaman dan tantangan,” ujar Panglima TNI.

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengapresiasi dan menghargai kepedulian TNI AL terhadap lingkungan maritime karena telah  menunjukkan bahwa pembinaan potensi maritim dalam rangka pemberdayaan wilayah pertahanan laut semakin kuat.

“Saya selaku Panglima TNI menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kasal beserta jajarannya serta instansi lain seperti Polri, Pemda dan seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan penanaman Mangrove dapat terlaksana dengan baik. Inilah bentuk persatuan dan kesatuan bangsa serta sinergi seluruh komponen masyarakat,” ungkapnya.

Penanaman 300.074 Mangrove mendapat penghargaan langsung dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) karena telah memecahkan rekor penanaman Mangrove terbanyak secara serentak di 74 titik wilayah Indonesia, dan TNI dinilai sebagai institusi yang peduli terhadap lingkungan. Penerimaan penghargaan dari MURI diserahkan secara langsung oleh Senior Manager MURI Yusuf Ngadri secara simbolis kepada Panglima TNI.

Autentikasi :
Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Sus Taibur Rahman


Foto: Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden

MPA, JAKARTA - Presiden Joko Widodo menyampaikan amanatnya saat memimpin upacara peringatan HUT ke-74 TNI di Echo Taxi Way, Pangkalan TNI AU Halim Perdanakususma, Jakarta, pada Sabtu, 5 Oktober 2019. Dalam amanatnya, Presiden menjelaskan bahwa cita-cita bangsa Indonesia untuk menjadi salah satu kekuatan ekonomi terbesar di dunia harus didukung angkatan perang yang kuat. Oleh karena itu, anggaran belanja akan diarahkan menjadi investasi pertahanan. Pemanfaatan teknologi tinggi ke depan juga tidak bisa ditawar-tawar lagi.

"Di dalam era yang penuh dengan kemajuan teknologi, alutsista yang digunakan TNI harus semakin maju dan SDM TNI juga harus semakin tangguh, semakin adaptif, dan berjiwa sapta marga," kata Presiden Jokowi.

Dalam kaitannya ini, sebagai pemegang kekuasaan tertinggi atas Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara, Presiden Jokowi memberikan tiga perintah kepada para prajurit TNI. Pertama, prajurit TNI masa depan harus memiliki kemampuan adopsi dan adaptasi teknologi baru serta menjunjung tinggi kemandirian strategis alutsista produk dalam negeri.

Kedua, prajurit TNI tidak boleh lagi terjebak dalam ego matra. Presiden menegaskan, TNI harus mampu bersinergi dengan kementerian dan lembaga seperti Polri, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan Badan Keamanan Laut (Bakamla).

"Ketiga, prajurit TNI wajib menjaga kemanunggalan TNI bersama rakyat melalui operasi bakti dan program Tentara Manunggal Membangun Desa," ujar Presiden.

Presiden Jokowi menyampaikan bahwa pemerintah terus berkomitmen untuk meningkatkan profesionalisme TNI. Pemerintah juga telah menambahkan 60 jabatan perwira tinggi baru untuk mengoptimalkan peran prajurit.

Selain itu, pemerintah saat ini juga sedang melakukan harmonisasi rancangan Peraturan Presiden tentang Organisasi TNI yang akan menambah lebih dari 450 posisi baru untuk perwira berpangkat Kolonel dan 300 lebih posisi baru untuk perwira tinggi TNI. Pemerintah juga terus menambah jumlah alutsista untuk memenuhi target kekuatan pokok minimum tahap kedua.

"Peningkatan kemandirian industri pertahanan nasional juga terus diusahakan sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2012 serta pendidikan dan latihan prajurit TNI untuk mendukung profesionalisme prajurit," imbuhnya.

Menurut Kepala Negara, pemerintah terus berusaha untuk meningkatkan kesejahteraan dan fasilitas kerja bagi prajurit TNI. Di samping itu, anggaran pertahanan tahun 2019 sebesar Rp121 triliun akan dinaikkan menjadi lebih dari Rp131 triliun di tahun 2020.

"Pemerintah terus mengupayakan kredit perumahan untuk prajurit hingga jangka waktu 30 tahun dan akan meningkatkan tunjangan kinerja TNI menjadi 80 persen di tahun 2020," katanya.

Di pengujung amanatnya, Presiden Jokowi kembali mengucapkan selamat ulang tahun kepada seluruh jajaran TNI. Presiden berharap TNI bisa terus menjadi kebanggaan rakyat Indonesia.

"Dirgahayu TNI! Teruslah menjadi tentara profesional dan teruslah menjadi kebanggaan rakyat," tandasnya.


Jakarta, 5 Oktober 2019
Kepala Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

Erlin Suastini

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.