Articles by "Korem032"

Tampilkan postingan dengan label Korem032. Tampilkan semua postingan

Photo Istimewa

BUKITTINGGI - Komandan Korem 032/Wirabraja Kolonel Inf Arief Gajah Mada, SE, MM didampingi Ketua Persit KCK Koorcabrem 032 Ny. Anggia Meutia Arief melaksanakan kunjungan kerja perdana ke Kodim 0304/Agam di Jln. Sudirman Kota Bukittinggi, Sumatera Barat pada Selasa (12/5).

Setelah menerima paparan Satuan, Danrem didampingi Dandim 0304/Agam Letkol Inf Victor Andika Tjokro dan para Kasi Korem juga meninjau dan mengecek secara langsung kesiapan Regu PRCPB (Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana) dan juga menyaksikan penjelasan  demontrasi singkat tentang aplikasi Pos Ramil Mobile dengan menggunakan Sikowil (Sistem Informasi Komando Kewilayahan) dimana dengan Sikowil ini dapat membantu mempermudah dalam komando dan pengendalian aparat kewilayahan, melalui aplikasi Sikowil terdapat beberapa kemudahan diantaranya  mudahkan sistem pengendalian karena dapat dengan cepat mengetahui siapa aparat kewilayahan atau Babinsa yang terdekat apabila sewaktu waktu ada kejadian pada suatu tempat. 

Danrem menekankan agar semuar prajurit harus siap siaga dalam menghadapi berbagai kemungkinan termasuk menghadapi  bencana,

"Semua prajurit harus siap siaga apalagi regu PRCPB ini yang memang sudah disiapkan jadi memang harus betul betul siap untuk menghadapi situasi apabila terjadi bencana alam karena Sumatera Barat adalah salah satu daerah yang rawan terjadi bencana alam, untuk kalian harus siap dan harus mampu jadi yang terdepan dalam mengatasi bencana" tegas Danrem. 

Usai melaksanakan kunjungan di Makodim,  Danrem meninjau Dapur Umum TNI Polri yang juga masih berada di komplek Kodim di Bukittinggi. 

Dalam kunjungan singkat yang didampingi Kapolres, Kajari dan Wakil Walikota Bukittinggi dan Forkopimda ini secara bersama sama meninjau langsung proses dapur umum dimana proses masak dan seluruhnya dikerjakan oleh TNI Polri. 

Danrem 032 Wbr Kolonel Inf Arif Gajah Mada, SE, MM yang baru dua minggu menjabat ini menjelaskan kepada awak media bahwa  dengan adanya dapur umum TNI-Polri dan Forkopimda ini sangat bagus sekali dalam kondisi Covid-19, sehingga masyarakat merasakan manfaatnya dengan adanya dapur umum ini.
Lebih lanjut dijelaskannya, Muspida Kota Bukittinggi kompak dan bagus kerjasamanya, jadi dalam sinegritas tersebut dapat menghasilkan yang optimal dan bahkan mampu menghasilkan  sebanyak 600 nasi kotak perharinya yang dibagikan untuk pembuka puasa kepada kaum muslimin muslimat yang menjalankan ibadah puasa dan masyarakat, semoga ini dapat bermanfaat, jelasnya.

Selanjutnya Danrem juga berharap agar dapur umum ini dapat berkelanjutan terus minimal sampai hari Raya Idul Fitri 2020 ini, ungkapnya. 

Ketika dikonfirmasi tentang sinergitas Danrem juga mengapresiasi dengan positif dan   inilah hasilnya seperti yang kita lihat sekarang sangat kompak dan bagus antara TNI-Polri dan Muspida di Kota Bukittinggi, ungkap Danrem 032 Wbr.

Sementara itu Wakil Wali Kota Bukittinggi Irwandi mengatakan dapur umum TNI-Polri dan Forkopimda ini adalah suatu wujud kebersamaan, bagaimanapun keprihatinan kita sama terhadap wabah covid-19. Begitupun Forkopimda menyatu memberikan dukungan secara bersama-sama memberikan bantuan kepada masyarakat, mudah-mudahan dengan adanya bantuan ini, masyarakat kita yang memang membutuhkan dapat merasakan dukungan Pemerintah dalam kondisi covid-19, kata Wakil Wali Kota.

Senada dengan hal tersebut Ketua DPRD Kota Bukittingi Herman Syofyan juga menanggapi hal yang sama dapur umum TNI-Polri dan Forkopimda sangat positif, karena dari kekompakan kebersamaannya patut kita acungi jempol, dengan adanya dapur umum TNI-Polri dan Forkopimda untuk berbuka puasa kepada masyarakat yang  dimotori oleh Dandim 0304 Agam dan Kapolres dan Forkopimda proaktif dan kompak dan mampu berbagi dalam menghadapi Covid 19.

Melalui dapur umum ini juga bisa dikatakan sebagai peningkatan sinegritas berskala besar artinya pada dapur umum ini tidak hanya TNI-Polri saja tapi melibatkan Forkopimda, dalam bekerja tersebut bersama-sama memasak dan bersama-sama pula membagikan kepada masyarakat terdampak covid-19. Jadi ini bisa dikatakan sebagai pilot proyek di Sumatera Barat dimana TNI-Polri dan Forkopimda kompak bersama-sama berbuat dan berbagi kepada  masyarakat kita sekarang ini dimana setiap harinya semua Forkopimda bersama TNI-Polri kumpul untuk memasak, ujar Kajari menambahkan.

Usai melaksanakan silaturrahmi dan meninjau Dapur Umum TNI polri dan Forkopimda,  Danrem dengan didampingi para Kasi Korem menuju Kota Payakumbuh untuk melanjutkan Kunjungan kerja di Kodim 0306/50 Kota.(Pen 032)

Photo Istimewa

MPA, PADANG – Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcabrem 032 PD I/Bukit Barisan Ny. Anggia Meutia Arief bersama rombongan didampingi Kasdim 0312/Padang Letkol Arh Prio Iswahyudi, Danramil 07 Bungus Teluk Kabung beserta Babinsa jajaran Kodim 0312/Padang melaksanakan kegiatan Jum’at Berkah dengan berbagi kepada warga kurang mampu ditengah Covid 19.

Kegiatan bakti sosial berbagi sembako yang digelar dalam acara Jum'at berkah pada Bulan Ramadhan kali ini adalah merupakan  tindaklanjut dari perintah Ibu Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana Hetty Andika Perkasa kepada sebagian warga Kota Padang yang kurang mampu.


Berbagi kepada warga kurang mampu ini dilaksanakan di Kampung Nelayan Kelurahan teluk Kabung Selatan Kec. Bungus Teluk Kabung Padang Sumatera Barat, 8 Mei 2020.

Kegiatan berbagi ini diwujudkan dalam bentuk pembagian paket sembako kepada warga masyarakat, satu persatu masyarakat didatangi oleh para prajurit TNI dari Kodim 0312 Padang dan juga Ibu ibu Persit yang dipimpin langsung oleh Ibu Meutia selaku Ketua Persit Koocabrem 032.

Disela sela pelaksanaan berbagi Ibu Anggia menjelaskan bahwa kegiatan Bakti Sosial yang dilakukan Persit KCK Koorcabrem 032 ini mewakili Ketua Umum Persit KCK Ibu Hetty Andika bahwa kegiatan ini   sebagai bentuk wujud kepedulian sosial anggota Persit terhadap kesulitan masyarakat ditengah situasi Covid 19 saat ini, dan semoga dengan bantuan ini dapat lebih meringankan beban warga masyarakat.

“ kegiatan ini adalah merupakan wujud kepedulian sosial ibu ibu Persit ditengah situasi saat ini dan semoga melalui kegiatan berbagi sembako yang kita lakukan ini dapat membantu  meringankan beban hidup masyarakat saat ini", jelas Ibu Meutia sambil berharap.

Sementara itu bapak Afrizal salah satu warga penerima bantuan sembako  menyampaikan ucapan rasa terimakasihnya kepada bapak bapak TNI dan ibu ibu  khususnya Korem Padang yang telah memberikan bantuan kepada kami dan bantuan ini sangat  bermanfaat dalam kelangsungan hidup kami  ditengah Corona ini, ujar pak Afrizal dengan senang.

Kegiatan Bakti Sosial Jum'at Berkah berjalan dengan lancar dan turut hadir dalam kegiatan ini Ketua Persit KCK Koorcabrem 032 Ibu Anggia Meutia Arief beserta pengurus Persit, Kasdim 0312/Padang Letkol Arh Prio Iswahyudi, Danramil 07 Bungus Kapten Inf Azwar, Lurah Kampung Nelayan Zulfahmi beserta masyarakat setempat. (Penrem 032)

Photo Istimewa

MPA, PADANG – Kepala Staf Korem 032/Wbr Kolonel Inf Edi Nurhabad bersama Forkopimda dampingi Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menggelar rapat evaluasi dengan para Bupati/Walikota se Sumatera Barat melalui Video Conference (Vicon), yang berlangsung di Ruang Kerja Gubernur Jln. Sudirman No. 51 Padang, Sumatera Barat, Selasa (5/5/2020).

Agenda dalam rapat evaluasi tersebut diantaranya membahas penanganan covid-19 di Sumbar, evaluasi pelaksanaan PSBB dan rencana perpanjangan PSBB.

Hal ini dilakukan demi mempercepat penanganan virus Corona (Covid-19) diwilayah provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Pemerintah Sumbar resmi memutuskan memperpanjang masa Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB) hingga 29 Mei 2020.

Pada Kesempatan tersebut, Danrem 032/Wbr yang diwakili Kolonel Inf Edi Nurhabad selaku Kasrem 032/Wbr menyampaikan bahwa Korem 032/Wbr akan terus berbuat dan tidak akan pernah berhenti untuk melakukan pemberian bantuan sembako dan imun kepada masyarakat yang kurang mampu, baik yang berada didaerah pelosok, pinggiran kota maupun ditengah kota.

Selanjutnya, ada beberapa bantuan sembako dan APD yang diterima oleh Korem 032/Wbr dari para relawan diwilayah Sumbar, baik itu komunitas maupun pengusaha, guna disalurkan kepada masyarakat kurang mampu, ujar Kasrem 032/Wbr.

Namun pada saat melaksanakan penyaluran bantuan tersebut, masih ada warga yang menolak diberikan bantuan dengan alasan masih bisa bertahan hidup ditengah pandemi Covid-19 serta menyarankan agar diberikan kepada yang benar benar membutuhkan. Tindakan ini tentunya membuat senang dan patut dijadikan contoh bagi yang lain.

Disisi lain masih ada masyarakat yang menunggu untuk didatangi serta sangat membutuhkan bantuan tersebut, dengan kemampuan logistik yang ada, Korem 032/Wbr akan terus mendatangi dan berikan bantuan guna bertahan hidup selama penanganan wabah virus Covid-19 kepada masyarakat kurang mampu atau terdampak pandemi ini, jelas Kolonel Inf Edi Nurhabad.

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno selaku Ketua Tim Gugus Covid-19 menyampaikan bahwa kegiatan yang digelar membahas tentang penanganan covid-19 di Sumbar, evaluasi pelaksanaan PSBB dan rencana perpanjangan PSBB.

“Inti dari perpanjangan PSBB ke depan adalah, yaitu mempertegas Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) No.25 Tahun 2020 dan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) No. 9 Tahun 2020, agar dilaksanakan dengan tegas dan sebaik-baiknya sesuai protap di semua kabupaten/kota se-Sumbar,” jelas Irwan.

“Jadi salah satu alasan kita memperpanjang masa PSBB ini juga untuk antisipasi dan melewati terjadinya lonjakan besar orang yang datang ke wilayah Sumbar pada menjelang dan pasca lebaran 1441 H. Saya rasa batas PSBB pada 29 Mei merupakan waktu yang tepat,” imbuhnya.

Lebih lanjut Gubernur Irwan berharap, PSBB yang diberlakukan sampai 29 Mei nanti akan berjalan lebih efektif dan optimal lagi dibanding PSBB sebelumnya. Maka itu kita sampaikan kepada seluruh elemen dan masyarakat di Sumbar, mari kita sama-sama mendukung pelaksanaan PSBB ini. Karena tujuannya untuk kita juga agar mata rantai penularan covid-19 ini dapat terputus dan wabah ini segera berakhir,” imbau Gubernur berharap.

Turut hadir dalam Vicon tersebut, Gubernur Sumbar Prof.Dr.H.Irwan Prayitno, Psi, Msc., Wagub Sumbar Drs. Nasrul Abit, Kapolda Sumbar Irjen Pol Drs. Toni Harmanto, MH., Kabinda Sumbar Nur Djatmiko, Kajati Sumbar Amran, SH, Mh., Perwakilan dar BNPB Pusat Manouel, MPK Unand Dr. Amdani, Kadishub Sumbar Herinofriadi.(Pen 032)

Photo Istimewa

MPA, PADANG - Disela kunjungan Danrem ke satuan jajaran yang ada di wilayah Kota Padang dalam kunjungan kerja perdana ke Kodim 0312/Padang, Danrem 032/Wbr Kolonel Inf Arief Gajah Mada, SE., M.M meninjau langsung proses pekerjaan renovasi Kodim 0312/Padang yang terletak di Jl. M. Thamrin No 25 Padang, Senin 4 Mei 2020.

Peninjauan ini didampingi langsung oleh Komandan Kodim 0312/Pdg Kolonel Arh Nova Mahanes Yudha, Dandenzibang Letkol Czi Titan Jatmiko dan para Kasi Korem.

Danrem  meninjau secara langsung satu persatu bagian  dalam pengerjaan yang sedang berjalan sambil terus mengecek tentang perkembangan kemajuannya. 

Pada kesempatan tersebut Danrem berpesan dan menekankan agar pengerjaan  renovasi Kodim ini harus betul betul sesuai dengan besteknya yang sudah disepakati tidak ada yang tidak sesuai dengan ketentuannya  sehingga bangunannya bagus dan sesuai tiype bangunan Kodim Type A yaitu bangunan berlantai dua. 

"pengerjaannya renovasi ini harus sesuai dengan bestek pengerjaannya yang sudah disepakati jangan ada yang di kurang kurangi baik ukuran bahan dan lain-lainnya sehingga bangunannya bagus dan sesuai ketentuan yang seharusnya" tegas Danrem di sela sela peninjauaun tersebut. 

Proses pengerjaan renovasi Kodim yang dikerjakan oleh PT. Kambang Putra Jaya ini sendiri terus dikebut agar pelaksanaan pengerjaannya sesuai target dan  direncanakan akan selesai pada minggu pertama Bulan Agustus tahun 2020.(penrem 032)

Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo, SIP (Photo Istimewa)

“11 Januari 2019, adalah kali pertama saya menginjakkan kaki di Ranah Minang. Sebuah negeri masyhur nan elok, kokoh dengan adat, tradisi dan juga agama. Sudah menjadi fitrahnya, jika setiap pertemuan, ada perpisahan. Kini, tibalah saatnya saya pamit dan bermohon diri. Terima kasih Sumatera Barat. Di sini saya banyak belajar. Pada alamnya, orangnya, pada semuanya”.

Tak terasa, masa tugas dan pengabdian Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo, SIP sebagai Komandan Korem (Danrem) 032/Wbr, berakhir sudah. Meski tak genap dua tahun (15 bulan), namun kiprah, totalitas dan dedikasinya dalam mengemban amanah sebagai pemegang tongkat komando tertinggi TNI di Sumatera Barat, terasa semakin memantapkan nilai-nilai dasar TNI sebagai Tentara Rakyat.

“Prinsip dasarnya itu. Apapun dan dimanapun TNI berada, tetaplah berkomitmen untuk kemaslahatan dan kemajuan rakyat. TNI lahir dari rakyat. Maka jangan jangan memisahkan diri dari rakyat. Sebagai ibu kandung, maka sangat tidak tepat jika ada anggota TNI yang berprilaku layaknya Malin Kundang. Kendati itu adalah oknum, tetap saja, citra korps dan kesatuan akan tercoreng. Durhaka kepada ibu kandung, adalah dosa terbesar,” kata Brigjen Kunto dalam suatu kesempatan.

Kiprah dan dedikasi Brigjen Kunto selama memimpin Korem 032/Wbr, memang tidak sekadar tulisan dan riuh ramai pemberitaan di berbagai media massa. Lecut tangan sosok Jenderal bintang satu ini dalam mewujudkan kadaulatan rakyat dan kemanunggalan TNI di Sumatera Barat, telah diejawantahkan dalam wujud nyata penerapan fungsi pembinaan teritorial (binter) yang aktual, dengan selalu mengikuti kebutuhan dan perkembangan jaman.

“Sebagai turunan dari Tentara Rakyat, TNI memang dituntut untuk berbuat sebanyak mungkin demi kepentingan rakyat. Berbuat positif, penyelesai masalah ketika ada masalah, pengobat ketika sakit, serta pendorong motivasi bagi rakyat. TNI memang bukan panasea, obat yang menyembuhkan segala penyakit. Tetapi sedikit kebaikan akan menjadi berkah bagi banyak orang. Pepatah Minang mengajarkan kita, setitik jadikan laut, sekepal jadikan gunung,” ujar Brigjen Kunto yang mengaku sangat mengagumi falsafah dan adagium adat Minangkabau itu.

Pria kelahiran 15 Maret 1971 yang juga pernah menjabat sebagai Danrem 044 Gapo DAM II/Swj itu, memang dikenal sebagai sosok pemimpin yang kaya gagasan dan lebih banyak bekerja. Brigjen Kunto sebenar meyakini, jika segala kekuatan yang dimiliki militer dan kekuatan yang dimiliki masyarakat, adalah senjata ampuh jika digabungkan dalam mengaktualisasikan berbagai gagasan guna menghadapi tantangan.

Brigjen Kunto yakin, jika sinergi dan kolaborasi dengan semua pihak adalah hal terpenting. Ini terkait dengan karakteristik militer yaitu taat komando, inovatif, kreatif dan selalu bersama-sama rakyat. Hal ini menjadi semakin sempurna, karena sejalan dengan karakter kepemimpinan dan komitmen yang selalu dipegang teguh mantan Danpuslatpur/ Kodiklat AD itu; dekat dan mengayomi. Adaptif, inovatif dan bersolusi.

Baca Juga :   Tindakan Tegas Dishub  Pekanbaru Tertibkan Kenderaan Parkir Sembarangan .
Sebagai wujud implementasi dari pelaksanaan binter di wilayah Korem 032/Wbr, Brigjen Kunto dalam masa singkat kepemimpinannya di Sumatera Barat, telah melahirkan banyak inovasi sekaitan dengan upaya perencanaan, pengembangan dan pengendalian potensi wilayah dengan segala aspek pendukungnya. Seperti penerapan Sistem Informasi Komando Wilayah (Sikowil), Bios 44, filter air, mobile ramil, airboat, ATV, drone, busa anti api, reaktor plastik to BBM, media propaganda dan edukasi IT.

“Binter yang sudah dilakukan di Sumatera Barat selama ini, dikenal tiga metode yaitu komunikasi sosial, ketahanan wilayah, dan bakti TNI. Tiga metode ini, ditekankan pada bagaimana hubungan TNI AD dengan masyarakat berjalan harmonis, memiliki manfaat positif bagi masyarakat dan bisa bersinergi dengan baik,” ujar Brigjen Kunto.

Brigjen Kunto meyakini, persoalan umum masyarakat di Sumatera Barat berada pada sektor pertanian, perikanan, serta ancaman bencana gempa bumi dan tanah longsor. Mengandalkan solusi hanya pada cara-cara konvensional, antisipasi bencana berbasis tanggap darurat semata jelas Brigjen Kunto, tentu tidak akan menyelesaikan masalah.

“Melalui pengembangan metode binter sebagai wujud dari komitmen TNI untuk masuk dan hadir dalam persoalan riil di masyarakat inilah, Tentara ikut berbuat dan menyelesaikan masalah bersama-sama. Sasarannya utamanya adalah kekuatan rakyat dan kemanunggalan TNI AD. Alhamdulillah, selama di Sumatera Barat, segala inovasi bisa terlaksana dengan baik berkat adanya sinergi yang baik pula. Sumatera Barat yang religius dengan tatanan adat yang tangguh, adalah modal sosial yang harus terus dipelihara. Ini adalah kekuatan kita,” tandas Brigjen Kunto.

Di mata Brigjen Kunto, Ranah Minang adalah negeri yang elok, dengan bentangan keindahan alam yang mempesona. Lurahnya yang dalam, bukitnya tinggi, gunungnya menjulang dan dilautnya ombak berdebur. Maka tak heran, dari negeri ini pulalah bermunculan banyak petatah-petitih yang semuanya mengagungkan keindalam alam, yang terejawantahkan dalam kehidupan masyarakatnya yang ramah. Negeri yang memiliki catatan sejarah luar biasa, namun tetap berdialektika dengan perubahan zaman.

“Alam takambang jadi guru. Bagi saya, ini adalah adagium adat Minangkabau yang sangat luar biasa. Lahir dari kecerdasan dan kearifan lokal para leluhur. Meski hanya 1,3 tahun di sini (Sumbar, red), namun saya bisa belajar banyak tentang segala hal yang berkaitan dengan filosofis masyarakat dan daerahnya. Sekali lagi, terima kasih Sumatera Barat,” pungkas Brigjen Kunto.**


Oleh : Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo, (Danrem 032 Wirabraja)

Pepatah klasik sudah berkata bahwa setiap pertemuan pasti ada perpisahan, tak ada yang kekal. Tanggal 10 Januari 2019 lalu, saya melaksanakan serah terima jabatan (Sertijab) kepemimpinan Komandan Korem 032 Wirabraja. Posisi baru sebagai Danrem diserahkan kepada saya setelah sebelumnya dipegang oleh Brigjen Mirza Agus. Sekarang, tak lama lagi, rotasi kembali terjadi, sayapun harus pindah ke posisi baru, dan sosok Danrem barupun akan hadir di Padang. Begitulah siklusnya dan semua pihak akan mengalami.

Selama 1,3 tahun saya berada di Ranah Minang, berhubungan dengan berbagai unsur yang ada. Mulai dari pemerintahan, masyarakat, pengusaha, petani, nelayan, pemuda, bahkan sampai ke penghuni Lapas, hubungan sudah dijalin. Saya juga sudah menelusuri berbagai wilayah di Sumatera Barat ini, masuk ke lembah, ngarai, naik ke gunung, bukit, menyelam ke lautan, menyusuri pulau-pulau yang ada, termasuk pula berenang disungai-sungainya. Apa yang dilakukan bukanlah untuk melancong, tapi bagian dari tugas utama tentara rakyat yang harus dekat dan berhubungan dengan rakyat. Semua juga bagian dari “belajar” di masyarakat, sesuai adagium Alam Takambang Jadi Guru.

Berbekal itu juga, sesuai dengan pengalaman dan traveling yang dilakukan, sayapun memahami berbagai masalah di Sumbar ini, yang sering dikatakan orang sebagai miniatur Indonesia atau sering juga disebut sebagai satu daerah yang menentukan berdirinya negara ini.

Hal utama yang selalu harus diingat ketika masuk daerah ini bahwa Sumbar adalah daerah terbuka, daerah yang sangat mudah dimasuki berbagai pengaruh dari luar, tapi disisi lain juga kuat mempertahankan sesuatu yang dianggap prinsip bagi warganya. Perubahan sosial sudah dan terus berlangsung di provinsi ini, perubahan itu masuk dari berbagai lini dan sektor, baik dari lini informasi, teknologi, pendidikan dan sebagainya, yang kemudian menerpa berbagai sisi kehidupan masyarakat. Hubungan sosial dan modal sosial adalah yang paling kuat diterpanya. Masyarakat Sumbar sedang berada di wilayah itu. Mencoba bertahan pada ranah tradisi dan adat, disisi lain terus menerima asupan perubahan. Dinamika dan dialektika ini terus berlangsung dan terkadang ada rasa gamang yang timbul di masyarakat.

Sebagai daerah yang terkenal akan keelokan alamnya, berbukit bergunung, lurahnya dalam dan ombaknya berdebur di pantai, Sumbar punya ancaman yang selalu menghantui. Itulah yang disebut sebagai bencana, baik faktor alam maupun non alam. Longsor dan banjir, itulah rutinitas di musim penghujan yang bakal dialami, serta kekeringan di musim kemarau mulai mengintai. Bencana non alam ini semakin menunjukkan intensitasnya, seiring invasi manusia ke alam juga makin meluas. Sementara Tsunami dan gunung meletus juga terus mengintai, megatrust, tetap memberikan ketakutan yang tak bisa dipastikan kapan datangnya.

Ancaman kerusakan lingkungan, terutama karena faktor manusia patut jadi catatan serius di daerah ini. Ekspansi pertambangan (baik dikelola rakyat ataupun perusahaan) terus meluas, karena memang banyak sumber alam yang bisa dikelola, baik emas, nikel, batubara dan sebagainya. Ini sudah jadi benang kusut yang membutuhkan keseriusan dan ketegasan mengatasinya. Hukum dan ekonomi harus berjalan beriringan.

Di sisi lain, terdapat pula beberapa daerah yang selama ini dikatagorikan sebagai daerah tertinggal dan hampir tidak merasakan keIndonesiaan dalam kesehariannya. Kepulauan Mentawai adalah salah satunya. Sentuhan sangat diperlukan, dan sebisa mungkin sudah menjadi sebuah rangkulan.

Daerah ini juga terkenal dengan adagium “adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah,” yang intinya menekankan bahwa Sumbar adalah daerah yang beradat, kuat tradisi, patuh dengan agama. Ini memang menjadi hal penting, walaupun sebetulnya perubahan sosial dan rasa “gamang” tadi tetap menghantui dan bahkan sudah nyata dalam institusi adat. Mulai dipolitisasinya kelembagaan adat, keikutsertaan oknum-oknum lembaga adat dalam ajang politik, adalah tanda-tanda sekaligus penanda bahwa sakralitas adat sudah berangsur-angsur digeser. Ancamankah ini? Jelas, karena sebetulnya itulah pondasi masyarakat Minangkabau.

Dalam setahun kehadiran saya di masyarakat Minangkabau, dicobakanlah beberapa hal sebagai terapi bersama yang bisa diterapkan. Pertama, perubahan tak bisa dipungkiri, tak bisa dihindari, pasti terjadi. Yang bisa dilakukan adalah menguatkan masyarakat dan komponen lain agar tetap eksis walaupun perubahan terus datang. Kuncinya adalah memanfaatkan dan memberdayakan segala potensi lokal yang dimiliki. Kita percaya, masyarakat punya kemampuan, kapasitas, hanya peluang dan kesempatan tak diberikan. Sisi inilah yang disentuh Korem 032 selama setahun ini. Mulai dari sumberdaya perbengkelan, pertanian, perikanan, tambak dan sebagainya. Semuanya dimaksimalkan kekuatan lokal.

Kedua, suntikan dan dorongan inovasi dari luar sangat diperlukan. Masyarakat terkadang sudah tahu dan mau berubah, tapi terhambat pada sumber daya lainnya. Disinilah inovasi diperlukan, kreatifitas harus dimunculkan. TNI AD masuk ke wilayah ini, sebagai bagian dari pelaksanaan fungsi binter. TNI yang sudah terbiasa dengan inovasi, mencoba menularkan itu ke masyarakat dengan pendekatan teknologi terapan.

Ketiga, kunci penting dalam masyarakat yang berubah dan era milineal sekarang adalah kembali pada kepentingan rakyat banyak, bukan sekelompok orang. Oleh karena itu mari selalu dorong dan contohkan wujud keberpihakan tersebut, jangan hanya retorika tapi tampak nyata. Korem 032 sangat komit terhadap hal ini. Institusi adat, politik, pemerintahan punya peran penting pada sisi ini. Boleh saja kita dapat untung dari satu hal, tapi keuntungan bagi orang banyak tetap harus nomor satu.

Keempat, ada ikon utama di Sumbar yang selama ini sudah dikenal kemana-mana yaitu Danau Singkarak dan Danau Maninjau. Ini potensi yang luar biasa, baik ekonomi maupun pariwisata. Tetapi seiring waktu, masalah berat menimpanya, yang ternyata justru bermula dari masyarakat itu sendiri. Danau yang selama ini begitu indah dan bersih, sekarang merana dan menjadi kuburan ribuan ikan yang mati keracunan. Normalisasi dengan mengembalikan fungsi danau adalah hal yang harus dilakukan. Korem terlibat disini, dengan menggunakan berbagai teknologi terapan, mulai dari Bios 44 sampai ke pemberdayaan masyarakat, semua dicoba. Progres sudah berjalan dan itu akan terus berlangsung. Perlu dijaga dan dikawal secara terus menerus.

Kelima, ancaman tanah longsor dan banjir karena aktifitas pertambangan, perlu pola-pola teknologi terapan dan pendekatan kemasyarakatan. Semua sudah dicoba tapi memang tak bisa selesai semalam. Diperlukan upaya terus menerus, menekankan pada sisi mitigasi bencana dan kesiapan masyarakat serta kekuatan pendekatan hukum.

Keenam, soliditas team work juga jadi penting. Baik dari internal maupun kolaborasi secara ekternal. Peran Pemda, Polri, unsur masyarakat, seluruh komponen cadangan dan komponen penunjang sangat vital. Tanpa kerjasama semua pihak, tentu sulit keberhasilan bisa dicapai. Tak lupa, media massa baik cetak, elektronik, TV, radio dan semuanya, sangat menunjang aktifitas selama ini. Terimakasih atas kolaborasinya, dan tentunya penerus ke depan akan lebih memaksimalkannya.

Ketujuh, saat ini juga, di momentum keberangkatan saya, diwarnai dengan wabah pandemik luar biasa. Covid 19 melanda seantero negeri. Hubungan yang selama ini dekat, sekarang harus berjarak. Entah sampai kapan, tak ada yang tahu. Tapi optimistis harus dimunculkan karena masa depan tetap ada. TNI tetap berperan, inovasi dilakukan, bantuan disalurkan, disinfektan, kampanye dan sebagainya. TNI juga rentan terkena virus, tapi tugas harus dilakukan. Saya tak bisa hadir secara dekat ke masyarakat, tapi tulisan ini jadi penghubung kita.

Di Sumatera Barat saya banyak belajar, pada alamnya, pada orangnya, pada semuanya. Pelajaran yang luar biasa, terutama soal berhubungan sosial dan semakin memahami alam. Yang terbaik tentu jadi ilmu bagi saya dan akan dikembangkan di daerah lain. Pergi membawa yang terbaik, itulah filosofisnya.

Terus terang, masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan di negeri yang permai ini. Waktu tak akan pernah cukup. Dunia ini begitu luas dan tantangan begitu banyak. Sekali lagi saya katakan, apa yang sudah dan sedang dilakukan adalah bukti kekuatan tim dan kerjasama apik semua lini. Dalam kesempatan ini, saya sampaikan ucapan terimakasih sekaligus permohonan maaf kepada semua pihak. Tentu dalam berbagai kesempatan, ada sikap ucapan dan tindak tanduk yang mungkin menyinggung. Tersinggung ketika naik, tersenggol ketika turun, rela dan maaf sama-sama dihaturkan. Insyaallah, bapisah bukannyo bacarai.**


PADANG – Kegiatan bersepeda, yang akrab disebut dengan istilah gowes selain sehat juga bermanfaat membantu sesama, seperti yang dilakukan oleh Korem 032/Wirabraja kepada Panti Asuhan Anak asal Mentawai Al Falah Kelurahan Parupuk Kec Koto Tangah Padang, Sumbar, Jum’at malam (13/03).

Kegiatan yang dilakukan oleh Komandan Korem 032/Wbr Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo bersama Ketua Persit Koorcabrem 032 Ibu Mia Kunto Arief Wibowo didampingi Para Kasi Korem, Dandim 0312/Padang serta BNI Padang dan para komunitas gowes  tersebut  selain bertujuan membina fisik dengan berolahraga sepeda juga sebagai ajang silaturahim untuk  berbagi sesama dengan pemberian santunan kepada anak yatim Panti Asuhan Al Falah.

Kegiatan sepeda amal malam hari yang menempuh jarak lebih kurang 7 Kilometer ini diawali dengan  start dari Makorem 032/Wbr Jln. Sudirman No.29  Kota Padang menuju ke panti asuhan Al Falah Parupuk Tabing Padang.

Sesampainya di panti asuhan kegiatan bakti sosial digelar dengan pemberian santunan, sembako dan barang barang kebutuhan sehari hari ini diserahkan secara simbolis oleh Ketua Persit Ibu Mia Kunto Arief Wibowo kepada pimpinan Panti Asuhan Bapak Ustazul.

Pada kegiatan tersebut Ustazul Selaku Ketua Panti  menyampaikan ucapan rasa terima kasihnya atas kunjungan Danrem beserta rombongan yang sudah menyempatkan waktunya bersilaturrahmi dan memberikan bantuan kepada Panti asuhan Al Falah.

“Kami mengucapkan selamat datang di Panti Asuhan ini kepada Bapak Danrem dan rombongan dalam rangka menjalin silaturrahmi sebagai wujud kepedulian antara sesama kita umat manusia, dimana bapak telah berkenan hadir melihat kami dalam keadaan yang bisa dikatakan sedih tetapi berkat kepedulian antar sesama akhirnya kami terobati dengan kunjungan-kunjungan terutama dari bapak Komandan Korem dan rombongan yang telah hadir di malam hari ini”, tegasnya.

Seperti diketahui bahwa Panti Asuhan Al Falah yang berdiri sejak tahun 2001 ini adalah Panti Asuhan yang membina anak-anak yatim dan anak-anak dari keluarga mualaf, dimana beberapa waktu yang lalu mengalami musibah kebakaran.

Sementara itu, Danrem 032/Wbr Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo pada kesempatan itu menyampaikan bahwa disamping sebagai ajang silaturahmi, kehadiran kita disini juga bisa lebih mengajak kepada yang lain untuk menyalurkan yang lebih kepada adek adek di Panti Asuhan Al Falah ini, Ucap Danrem.

Selanjutnya  Danrem juga menyampaikan agar semua adek adek anak anak Panti asuhan agar tetap tabah dan  tetap semangat dalam menatap dan menjalani  masa depan yang lebih baik dengan terus  belajar dan belajar.

Usai memberikan santunan ke panti asuhan Danrem beserta rombongan melanjutkan gowes menuju Demplot Tambak Udang dengan menggunakan BIOS 44 di Pantai Parupuk Tabing, dimana tambak udang ini sebelumnya juga  sudah beberapa kali melaksanakan panen dengan hasil panen yang sangat  memuaskan dibandingkan dengan sebelum penggunaan dekomposer BIOS 44.

Usai pelaksanaan kegiatan ketika ditanya awak media tentang kegiatan ini, Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo  Alumni Akmil tahun 1992 ini menjelaskan.

Bahwa kegiatan ini juga merupakan tindaklanjut dari program digalakkannya bersepeda di jajaran TNI AD seperti yang sudah di deklarasikan  pada beberapa waktu lalu oleh bapak Wakasad dan juga merupakan tindak lanjut dari Bukit Barisan Gowes 2020 serta dalam rangka menyambut HUT Persit.

“ kita memulai kembali program yang sudah pernah dilakukan, dengan  melakukan kegiatan sepeda amal, belajar dari Bukit Barisan Gowes 2020 kan banyak peminatnya, tidak hanya fun dan happynya saja tetapi sosial kemasyarakatannya juga terwadahi,  selain itu kegiatan ini juga dalam rangka menyambut HUT Persit”, jelas Danrem mengakhiri.**

Danrem : "Terus belajar dan jangan puas dengan ilmu dan keterampilan yang sudah diperoleh".

PADANG - Kerjasama pelatihan yang dilaksanakan Korem 032/Wbr dengan Balai Latihan Kerja (BLK) Padang secara resmi ditutup oleh Kepala Seksi Personel Korem 032/Wbr Kolonel Inf Jajang Kurniawan mewakili Danrem bertempat di Aula BLK Padang, Jln. Sungai Balang Bandar Buat Lubuk Kilangan  Padang, Sumbar (2/3).


Dalam Sambutan Danrem Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo yang dibacakan oleh Kasipers menyampaikan terimakasih kepada pimpinan BLK dan seluruh staf atas pelaksanaan kerjasama pelatihan yang sudah berjalan dengan baik dan lancar selama ini dan hari ini resmi ditutup khususnya pada Kelas IT, teknik Listrik dan juga Autocad sedangkan untuk teknik bubut masih berlanjut sampai dengan tiga bulan.

Lebih lanjut Danrem menyampaiakan  agar prajurit yang sudah menerima pelatihan jangan berpuas diri dan teruslah belajar dan belajar karena teknologi itu berkembang secara dinamis. Dengan kemampuan yang sudah dimiliki diharapkan mampu memberikan kontribusi positif di satuan sehingga dapat mendukung tugas pokok Korem 032/Wbr pada masa yang akan datang.

Selain itu dengan pelatihan ini nantinya bisa melahirkan prajurit TNI yang kreatif dan inovatif  dalam menciptakan hal hal baru dengan begitu prajurit akan siap menjadi inspirasi bagi banyak orang serta dapat membantu kesulitan  masyarakat.

Riawanto, ST selaku Kepala Seksi Penyelenggara BLK  menyampaikan bahwa pelaksanaan pelatihan dalam rangka "up skilling" prajurit Korem 032 sudah sesuai dengan yang ditentukan, dan berharap agar apa yang sudah didapatkan oleh peserta selama ini agar bisa dimanfaatkan untuk mendukung tugas baik di Korem maupun ditengah nasyarakata, Riswanto Ebih lanjut menjelaskan bahwa kedepan BLK siap untuk mendukung tugas  selanjutnya bila diperlukan yang berkaitan dengan tugas BLK.


Acara penutupan ditandai dengan penyerahan sertifikat kepada peserta pelatihan.

Hadir dalam penutupan pelatihan Kasipers Kolonel Inf Jajang Kurniawan, Riswanto, ST Kepala Seksi Penyelenggara BLK dan Staf, Kasdim 0312/Pdg Letkol Arh Prio Iswahyudi, para Dansat  Kabalakrem serta Staf BLK Padang. (Penrem 032/Wbr)


PADANG - BAZNAS Kota Padang kembali luncurkan Program Bedah Rumah, kali ini bekerjasama dengan Lantamal II Padang bertempat di Kayu Kalek Kelurahan Lubuk Buaya, Padang.

Romi Chandra Putra adalah orang yang beruntung mendapatkan bantuan Program Bedah Rumah kali ini, beliau Supir Angkutan Umum, mempunyai 4 orang anak dan tinggal dengan Kondisi rumah yang sangat memprihatinkan.

Pada kesempatan itu wakil Ketua BAZNAS Kota Padang Bidang Pengumpulan H.Syafriadi Autid mengatakan Bedah Rumah adalah salah satu program unggulan BAZNAS kota Padang dan Pemerintah Kota Padang dalam rangka memberikan tempat tinggal yang layak kepada warga kota Padang. Khusus pembangunan rumah kali ini kita berkerjasama dengan Lantamal II Padang yang merupakan salah satu Unit Pengumpul Zakat ( UPZ) BAZNAS Kota Padang.

Komandan Lantamal II Padang Laksamana Pertama TNI David Santoso, dalam sambutan nya mengatakan, ini merupakan kegiatan yang kita kerjasamakan dengan BAZNAS Kota Padang dalam rangka HUT ke 74 Polisi Militer Angkatan Laut. "Dan kedepan sebagai salah satu UPZ yang di SK kan oleh BAZNAS Kota Padang kita akan menggenjot Pendapatan Zakat di lingkungan Lantamal II Padang sehingga dengan Zakat kita ini bisa membantu warga kota Padang yang benar benar membutuhkan," ungkapnya.

Pada saat bersamaan Romi penerima bantuan bedah rumah BAZNAS Kota Padang mengatakan "saya sangat bersyukur atas rumah yang layak ini, semoga para dermawan yang berzakat selalu dimurahkan Rezki nya dan juga semakain banyak yang berzakat melalui BAZNAS Kota Padang".

Pada kesempatan itu turut hadir Wakil Ketua BAZNAS Kota Padang Bidang pengumpulan H.Syafriadi Autid, Komandan Lantamal II Padang Laksamana Pertama TNI David Santoso,Camat Koto Tangah, Kabid Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kota Padang Induatriadi,Ninik Mamak,Tokoh masyarakat, dan masyarak sekitarnya (Hms/Ar)


MPA, SUMBAR  – Meskipun sejak subuh hujan gerimis terus mengguyur Kota Bukittinggi namun semangat Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Tatang Sulaiman dan Pangdam I/BB Mayjen TNI MS Fadhilah dan seluruh peserta gowes untuk mengikuti Bukit Barisan Gowes Ranah Minang (BBGRM) 2020 tidak menyurutkan  nyali para peserta untuk menaklukkan medan  sejauh 104 Km, Minggu (23/2/2020)

Start dimulai dari Jam Gadang kota Bukittinggi tepat pada jam 06.00 Wib para goweser terus mengayuh sepedanya menuju Simpang Baso Kab Tanah Datar. Setelah satu jam lebih mengasuh rombongan memasuki daerah Istano Baso Pagaruyung di Kec Tanjung Emas Kab. Tanah Datar yang dijadikan sebagai Cek Point (CP) 1. 

Kegiatan disini melakukan istirahat dan Baksos dengan membagikan sembako kepada warga yang diakhiri dengan sesi foto bersama.

Usai jeda waktu 30 menit Wakasad beserta rombongan kembali mangayuh malintasi kampuang ranah Minang  menuju Priangan yang sering disebut sebagai  salah satu Desa terindah di dunia.

Medan etape dua yang penuh dengan tantangan tanjakan  ini para pegowes harus menguras energi dan mempertaruhkan mental untuk menaklukannya. 

Usai menaklukkan  medan tanjakan peserta disuguhkan dengan medan turunan sampai ke Cek Point 2 di SDN Batu Taba Kegiatan disini sama halnya dengan kegiatan di CP 1 dengan melakukan Baksos pembagian sembako dan alat tulis.

Rute perjalanan  menuju finis disuguhkan dengan keindahan alam danau Singkarak yang terbentang luas.

Dermaga Danau Singkarak Kabupaten Solok, Sumbar sebagai tempat finish  diisi dengan acara hiburan dan pembagian doorprize  tepat pada jam 11.30 yang juga diselingi dengan penanaman pohon dan penaburan bibit ikan di Danau Singkarak.

Wakasad Letjen TNI Tatang Sulaiman menyampaikan terimakasih kepada Pangdam, Danrem Pemerintah Daerah serta seluruh masyarakat Sumatera Barat yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini. 

Orang nomor dua di jajaran TNI AD ini mengatakan bahwa kegiatan bersepeda ini tidak hanya sekedar olahraga tetapi atas inisiatif Danrem diisi dengan melakukan baksos sehingga bermanfaat terhadap masyarakat.

Gowes di Sumatera Barat ini juga  memiliki nilai jual ada gunung, jalanan ada danau yang kedepan bisa juga dijadikan ajang untuk kegiatan triathlon, ungkap Wakasad.(Pen 032)


MPA, SUMBAR  – Deklarasi dan peresmian Army Cycling Club yang dipimpin Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Tatang Sulaiman, merupakan salah satu upaya dalam turut serta mengembangkan olahraga bersepeda di tanah air.  

Hal tersebut disampaikan, Kapendam I/BB Kolonel Inf Zeni Junaidhi, S.Sos., M.Si, dalam rilis tertulisnya, Medan, Sabtu (22/2/2020).

Disampaikan Kapendam, deklarasi dan peresmian Army Cycling Club, oleh Wakasad dihadiri 45 klub Sepeda dari seluruh Komando Utama (Kotama) dan Badan Pelaksana Pusat (Balakpus) di Gedung Balai Kota Bukit Tinggi, Sumbar, Minggu, (23/2/2020).

“45 klub (sepeda) ini tentunya tersebar di seluruh tanah air dan secara bertahap dapat dikembangkan hingga ke seluruh jajaran TNI AD,” jelas Zeni.

Menurut Zeni, pengembangan olahraga sepeda di lingkungan TNI AD sangatlah memungkinkan, bahkan diharapkan dapat membantu mengembangkan olahraga sepeda di tanah air.

"Selain untuk di lingkungan TNI AD, Letjen TNI Tatang Sulaiman berharap,  agar dapat menggelorakan pola hidup sehat melalui olahraga sepeda," tegasnya. 

Dikatakan Zeni lebih lanjut, Wakasad menegaskan bahwa olahraga sepeda tidak hanya menjadi wahana menyalurkan hobi maupun pembinaan atlet potensial, namun juga bisa menjadi momen saling berbagi dan membantu berbagai program pembangunan  pemerintah.

"Seperti di berbagai even yang digelar Kalbar, Lombok, Papua dan beberapa tempat lain oleh TNI AD, (olahraga) dipadukan dengan bakti sosial dan promosi wisata serta membangun sinergi antar unsur," terang Zeni. 

“Di TNI AD sendiri, ada organisasi yang menangani cabang olahraga, KOMIAD (Komite Olahraga Militer Indonesia Angkatan Darat), namun untuk bersepeda belum ada,” imbuhnya.

Menurut Wakasad, lanjut Zeni, sebagai Kota Perjuangan, dijadikannya Bukit Tinggi sebagai tempat peresmian Army Cycling Club merupakan pilihan yang tepat.

"Nilai historis dan perjuangan yang melekat di kota ini, akan memompa semangat kita untuk berolahraga dan membantu mengembangkan olahraga sepeda ke seluruh penjuru tanah air," tutur Zeni. 

“Terutama untuk tumbuhnya atlet-atlet sepeda yang berkualitas dan berprestasi,” tambahnya.

Minggu (23/2/2020) pagi, Wakasad dan ribuan goweser dari Army Cycling Club, serta komunitas sepeda Ranah Minang,  mengikuti Bukit Barisan Gowes Ranah Minang (BBGRM) 2020.

“Selain bersepeda atau gowes sejauh 104 km, di setiap pits stop akan diselingi dengan kegiatan bakti sosial berupa penyerahan paket sembako dan kegiatan lainnya,” ujar Zeni. 

“Selain itu, dapat mempromosikan  keindahan bentangan alam dari Bukit Tinggi hingga Danau Singkarak, sebagai upaya untuk membantu pemerintah memajukan potensi dan keanekaragaman wisata di sini,” lanjutnya. 

Deklarasi peresmian Army Cycling Club ini, dihadiri oleh para Pangdam dan Kabalakpus jajaran TNI AD, unsur Forkopimda Sumbar, pejabat Kodam I/BB, Korem 032/Wbr, serta perwakilan klub sepeda Kotama dan Balakpus TNI AD.(**)


MPA, PADANG – Kepala Seksi Intelijen (Kasiintel) Korem 032/Wbr Kolonel Kav Mukmin, S.I.P mewakili Danrem 032/Wbr Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo membuka secara resmi Pelatihan Berbasis Kompetensi Prajurit Korem 032/Wirabraja Kerjasama Dengan Balai Latihan kerja (BLK) Padang bertempat di Aula BLK Padang Jl. Raya Sungai Balang, Bandar Buat, Kec. Lubuk Kilangan, Kota Padang, Sumatera Barat,Senin (17/2).

Ini merupakan tindak lanjut hasil kunjungan Korem 032/Wbr ke BLK Padang beberapa waktu lalu sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan, keahlian dan keterampilan prajurit jajaran Korem 032/Wbr.

Dengan diikuti 64 pesonel se jajaran Korem 032/Wbr sebagai peserta, latihan berbasis kompetensi ini dibuat dalam beberapa kelas kejuruan, yaitu kelas Teknologi Informasi Komputer (TIK) 16 orang, kelas Autocad 16 orang, kelas Instalasi Listrik 16 orang dan kelas Mesin Bubut Manual 16 orang, yang rencananya akan berlangsung selama satu bulan.

Danrem 032/Wbr Brigjen TNI Kunto dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kasiintel Korem 032/Wbr Kolonel Kav Mukmin menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan ini merupakan suatu wadah untuk meningkatkan kemampuan dan transfer skill bagi prajurit Korem 032/ Wbr dalam menghadapi era industri 4.0.

Seperti kita ketahui bersama bahwa saat ini teknologi berkembang dengan sangat pesat. Oleh sebab itu, kita harus mempersiapkan diri untuk mengembangkan sumber daya manusia (SDM) prajurit yang sesuai dengan tantangan era industri 4.0 dengan cara memiliki ketrampilan dan melatihnya. Salah satu caranya adalah lewat pelatihan dan kursus bagi prajurit TNI, terang Danrem.

Danrem berharap dengan adanya kegiatan pelatihan ini diharapkan dapat memberikan pencerahan dan menambah pengetahuan prajurit sehingga mampu menjadi orang yang mengikuti perkembangan teknologi serta nantinya bisa menjadi prajurit yang kreatif dan inovatif dalam menciptakan hal hal baru yang berguna untuk mendukung dan menunjang keberhasilan tugas pokok TNI AD, khususnya Korem 032/Wirabraja.

Sementara itu Kepala BLK Padang, Bapak Syamsi Hari, S.E., M.M. meminta para peserta menyiapkan diri untuk serius dalam pelatihan. “Semoga dapat bermanfaat dan memberikan kontribusi dalam kehidupan masing-masing dan ilmu yang sudah dipelajari nanti bisa dikembangkan lagi dan hasilnya bisa digunakan dan bermanfaat kepada masyarakat,” harapnya.

Hadir pada kegiatan tersebut Kasiintel Rem 032/Wbr Kolonel Kav Mukmin S.I.P, Kasdim 0312/Padang Letkol Arh Priyo Iswahyudi,  Ka BNNP diwakili Yusral, Dinas dari BLK Payakumbuh diwakili, Dandenma Korem 032/Wbr, Pasipers Rem 032/Wbr, Ka Infolahta Rem 032/Wbr, Para Danramil mewakili Kodim dan para staf dari BLK Padang.(Pen 032)


MPA, PADANG  -  Guna meningkatkan kemampuan dan keterampilan prajurit dalam mengikuti teknologi informasi, Korem 032/Wbr melaksanakan pelatihan perakitan drone yang diikuti oleh Perwakilan Babinsa dari masing masing Kodim jajaran Korem 032/Wbr dan BPBD yang dilatih oleh salah satu siswa SMK Kartika I-2 Padang yang bernama Dion Baizar. Kegiatan ini ditinjau langsung oleh Komandan Korem 032/Wbr Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo bertempat di Lapangan Tenis Indoor Makorem 032/Wirabraja, Senin 10/2).

Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo selaku Danrem 032/Wbr menyampaikan bahwa kegiatan perakitan drone ini dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan dan keahlian prajurit khususnya para Babinsa yang merupakan garda terdepan  di TNI AD.

Selanjutnya, Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan sinergitas yang dilakukan oleh Korem 032/Wbr bersama Yayasan SMK Kartika I-2 Padang yang merupakan salah satu yayasan binaan Korem 032/Wbr. Dengan melakukan pengembangan teknologi, Korem dan SMK berupaya mengangkat potensi lokal untuk merakit suatu alat yang nantinya bisa dimanfaatkan saat memantau terjadinya bencana alam, ujar Brigjen Kunto.

Lebih lanjut, Danrem 032/Wbr menjelaskan bahwa dengan adanya pelatihan ini diadakan untuk mendukung Korem 032/Wbr dalam melaksanakan tugasnya, dimana hasil dari pelatihan tersebut suatu terobosan dalam menghadapi era modernisasi dan juga bisa membantu pemerintah daerah dalam memantau bencana yang terjadi, jelas Danrem 032/Wbr.

Pada kesempatan tersebut, Zantri Hamid selaku guru produktif teknik computer dan jaringan SMK Kartika I-2 Padang menyampaikan bahwa kegiatan kerja sama perakitan drone ini baru pertama kali dilakukan, awalnya salah satu siswa SMK Kartika berhasil membuat pesawat Aeromodelling, maka Korem 032/Wbr mengajak kolaborasi siswa SMK dalam pengembangan teknologi dengan merakit pembuatan drone.

SMK Kartika I-2 Padang sudah banyak mencetak bibit bibit potensi lokal yang saat ini sudah banyak bekerja diinstansi negara maupun swasta khususnya dibidang teknologi, semoga kedepannya semakin berkembang dan maju, ujar guru SMK Kartika mengakhiri.(Pen 032)


MPA, PESEL  – Komandan Korem 032/Wirabraja Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo didampingi Kasi Intel Korem 032/Wbr Kolonel Kav Mukmin dan Dandim 0311/Pessel Letkol Kav Edwin Dwiguspana beserta rombongan melaksanakan peninjauan dengan mengunjungi workshop milik Dabirudin dalam rangka mendukung ketahanan energi melalui teknologi terapan bertempat di Kampung Sindang Nagari Sindang Lunang Kec. Lunang Kab Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Minggu (9/2).

Kunjungan Danrem 032/Wbr tersebut merupakan salah satu program Korem 032/Wbr sebagai wujud peduli terhadap ketahanan energi dengan mengangkat potensi lokal, seperti dilakukan oleh Dabirudin sebagai pengelola workshop yang telah menciptakan suatu karya teknologi terapan dengan mengelola bahan plastik menjadi bahan bakar dan bisa membuka peluang usaha bagi masyarakat Sumatera Barat khususnya wilayah Kabupaten Pesisir Selatan.

Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo selaku Danrem 032/Wbr menyampaikan bahwa akan mendukung, membikin dan mengembangkan karya teknologi terapan yang telah diciptakan oleh Dabirudin.  Hasil dari karya tersebut nantinya akan disampaikan kepada Pemerintah Daerah Sumbar guna menjawab persoalan yang terjadi saat sekarang ini dan bisa dijadikan sebagai solusi alternatif dalam membantu perkonomian masyarakat khususnya didaerah tambang illegal.  

Selanjutnya, teknologi terapan ini dibuat menggunakan biaya yang relatif murah dan juga merupakan produk buatan lokal sehingga kita tidak perlu lagi membeli barang produk luar yang harganya sangat mahal. Produk ini juga bisa dijadikan suatu edukasi sehingga bisa meningkatkan SDM masyarakat, dengan membantu proses pendaftaran dan perizinan usaha dan hasilnya nanti bisa dimanfaatkan bersama, ujar Danrem 032/Wbr.

Lebih lanjut, Danrem 032/Wbr menjelaskan bahwa Korem 032/Wbr selama ini berupaya menciptakan inovasi dan kreatifitas dengan bekerja sama sekaligus mengangkat potensi lokal yang mana sudah menghasilkan beberapa produk dan sudah dimanfaatkan oleh masyarakat guna mendukung Pemerintah Daerah Sumbar,  jelas Brigjen Kunto.

“Marilah kita sebagai komponen bangsa bersama sama bersatu mengangkat potensi lokal guna mensejahterakan masyarakat tersebut dengan memanfaatkan hasil yang telah dibuat sehingga bisa membuka lapangan pekerjaan yang nantinya bisa menambah perekonomian masyarakat, harap Danrem 032/Wbr.
    
Dabirudin selaku pengelola workshop menyampaikan bahwa mesin teknologi terapan buatannya ini digunakan untuk mengelola bahan plastik menjadi bahan bakar guna mendukung ketahanan energi dimana hasilnya nanti bisa dikembangkan dan digunakan  sehingga bisa membantu perekonomian masyarakat.

Diusia 68 tahun ini Dabirudin yang sehari hari dipanggil Dab berharap agar pihak terkait  dapat memberikan dukungan dan dorongan sehingga bisa mencapai hasil yang maksimal, harap pensiunan TNI ini. Dab merasa bangga atas kunjungan dan arahan dari Brigjen Kunto Arief Wibowo yang selama ini terus memberikan ide serta masukan kreatif”, jelas Dab. 

Senada dengan hal tersebut, Lionica Ventira selaku Camat Kec. Lunang Kab. Pessel menyampaikan sangat berterimakasih atas kedatangan Danrem di wilayahnya dalam berbagi ilmu dan motivasi, dengan memberikan dukungan semangat dan kegigihan kepada warga kami yaitu Dab yang menjadi inspirasi bagi warga Lunang, kami selaku pemerintah daerah siap mendukung program yang dapat meningkatkan pendapatan masyarakat ini, ujar Ibu Camat ini  megakhiri.

Turut serta hadir pada kesempatan tersebut Camat Lunang Lionica Ventira, Kapolsek Lunang AKP Rahmadi Kurniawan dan walinagari setempat. (Pen 032)



MPA, SUMBAR  –  Berbagai upaya telah dan akan terus dipersiapkan oleh Korem 032/Wbr dengan jajarannya demi kesuksesan Bukit Barisan Gowes Ranah Minang (BBGRM) yang akan dilaksanakan pada 22 Feb 2020 ini.

Salah satunya adalah menyiapkan kondisi route yang baik, dan untuk meyakinkan kondisi medan sepanjang route, Korem 032 menggelar Gowes bersama. Kali ini  panitia Gowes mendapat tamu kehormatan dengan kedatangan bapak Hong Peng dan Pak John yang merupakan  goweser dari Jakarta. Hong Peng  juga sudah beberapa kali menjajal lokasi gowes di beberapa tempat di Indonesia bersama  Wakasad Letjen TNI Tatang Sulaiman.

Dengan didampingi ketua pelaksana kegiatan Kolonel Inf Chrishardjoko bersama para Dandim dan rombongan mengawali start  dari Jam Gadang Kota Bukittinggi tepat jam 05.40 dan langsung menyusuri suasana pagi di kota wisata ini, Kamis, 6/2.

Dengan penuh semangat para goweser pun melaju melintasi pinggiran Kota Bukittinggi menuju Kec. Baso.  Sambil menikmati udara pagi yang sejuk,  tidak berapa lama rombongan pun melintasi perbatasan Kab. Agam dengan Tanah Datar untuk selanjutnya menyusuri jalan wilayah Tanah Datar untuk segera tiba di Istano Baso Pagaruyung sebagai titik akhir  etape satu.  Route sepanjang 47 Km, setelah menempuh perjalanan selama  1 jam 45 menit goweser terdepan pun tiba di istana Baso Pagaruyung yang menjadi salah satu icon wisata Sumbar.

Jeda istirahat selama 30 menit dimanfaatkan  rombongan untuk  meninjau akan keindahan dan keunikan Istano Pagaruyung yang terletak di Jln. Sutan Bagagarsyah Kec. Tanjung Emas Kab Tanah Datar ini.

Usai mengabadikan kegiatan di Etape 1 para peserta lanjut menuju etape 2 Batu Taba Kab. Tanah Datar sejauh 34 Km dan dari etape 3  menuju titik finis di dermaga Danau Singkarak sejauh 22 km.

Usai menjajal route sejauh 104 km dan menikmati  keindahan alam pegunungan, persawahan yang terbentang luas dan keindahan Danau Singkarak akhirnya rasa lelah para goweser pun terbayar dengan  finis di Dermaga Danau Singkarak Kec. X Koto  Solok.  

Usai pelaksanaan di tempat finis, Kasiren Korem 032/Wbr  menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan untuk meninjau dan mengecek sejauh mana berbagai kesiapan  termasuk dalam peninjauan kondisi jalan sepanjang route.

" Gowes kali ini dimaksudkan selain untuk mendampingi tim dari Jakarta juga untuk mengecek tentang kesiapan sepanjang route termasuk mengecek kondisi jalan dan sarana  lainnya sehingga bisa kita benahi untuk kelancaran saat pelaksanaannya, tegas alumni Akmil 93 ini.

Ditambahkannya bahwa kegiatan ini juga dilaksanakan untuk mengecek pekerjaan perbaikan jalan jalan disepanjang route yang akan dilalui pada saat pelaksanaan gowes nantinya.
Dimana usai uji coba route pada beberapa hari yang lalu para Dandim yang wilayahnya dilintasi langsung mengerahkan personelnya untuk melaksanakan perbaikan jalan yang rusak  berlobang dengan upaya mengecor jalan tersebut dengan semen.

“Saat beberapa hari yang lalu Korem sudah melaksanakan uji coba route, dengan hasil evaluasi masih ditemukannya kendala seperti jalan berlobang dimana nantinya saat hari pelaksanaan gowes bisa menimbulkan hal hal yang tidak diinginkan, untuk mengatasi kendala tersebut kita upayakan agar jalan diperbaiki dan pekerjaannya masih berjalan sampai saat ini”, jelas ketua pelaksana.

Lebih lanjut ia
megajajak kepada seluruh warga masyarakat agar turut mendukung dan mensukseskan kegiatan ini dengan ikut serta dalam gowes tersebut dengan cara mendaftarkan diri ke Kodim setempat, gratis dan tidak dipungut biaya apapun ujarnya.

Kegiatan yang direncanakan akan dikuti orang nomor dua di TNI  AD ini juga akan dibarengi dengan pelaksanaan bakti sosial berupa pemberian bantuan kepada masyarakat yang kurang mampu dan juga ada door prize dan panggung hiburan rakyat, ungkapnya mengakhiri. (**)


MPA, SUMBAR – Keseriusan Korem 032/Wirabraja dalam mempersiapkan agenda besar “Bukit Barisan Gowes Ranah Minang 2020” pada tanggal 22 Februari nanti yang  rencana akan dihadiri oleh Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Tatang Sulaiman diantaranya  melakukan beberapa persiapan, seperti melaksanakan beberapa kali rapat penyempurnaan perencanaan untuk kematangan acara serta tinjau lokasi dan rute yang akan digunakan dalam kegiatan tersebut.

Selain itu, dilakukan juga uji dan pengecekan rute yang dipimpin langsung oleh Kepala Staf Korem (Kasrem) 032/Wbr Kolonel Inf Edi Nurhabad dimulai dari titik start di Jam Gadang Bukittinggi pada Sabtu 1 Februari 2020.

Uji dan pengecekan rute diikuti oleh Para Kasi Korem 032/Wbr, Para Dansat, Kabalak Rem 032/Wbr serta anggota dan juga dari komunitas ISSI Sumbar. Kegiatan ini dilaksanakan sesuai dengan apa yang nanti akan dilaksanakan pada hari “H”.

Kegiatan yang nantinya akan menempuh jarak kurang lebih 102 Km ini, start dilakukan dari ealhq satu Icon Sumbar  "Jam Gadang" Bukittinggi pada pukul 06.00 Wib menuju Cek Point (CP) 1 yang berjarak 27 Km bertempat di Lapangan Bola Salim Paung Kab Tanah Datar. Kemudian dilanjutkan menuju ke Cek Point (CP) 2 sejauh 20 Km di Istana Pagaruyung, selanjutnya menuju Cek Point (CP) 3 sejauh 34 Km di daerah Batu Taba, tepat di halaman SDN Batu Taba Kab. Tanah Datar jam 12. 45 Wib.

Dari Lapangan SDN  Batu Taba para goweser Korem 032/Wbr ini melanjutkan etape terakhir   menyusuri keindahan Danau Singkarak sejauh 21 Km, tepat jam 14.30 Wib tiba di Dermaga Danau Singkarak Kec. X Koto. Kab. Solok.

Setelah melaksanakan istirahat di finish, seluruh peserta mengikuti Evaluasi pelaksanaan kegiatan. Kasrem 032/Wbr menyampaikan, bahwa uji dan pengecekan rute ini dilaksanakan untuk mengetahui secara nyata di lapangan  hal hal apa saja yang perlu dibenahi sehingga pada pelaksanaan kegiatan nantinya dapat berjalan dengan sukses dan lancar.

Fun Bike “Bukit Barisan Gowes Ranah Minang 2020” ini  merupakan salah satu program TNI Angkatan Darat untuk membudayakan olahraga bersepeda kepada masyarakat. Diagendakan, pada tanggal 7 dan 8 Februari nanti Pangdam I Bukit Barisan Mayjen TNI MS Fadillah juga akan mencoba  uji rute sekaligus untuk memeriksa kesiapan acara tersebut.(Pen 032).


MPA PADANG  Demi kesuksesan Bukit Barisan Gowes Ranah Minang 2020, rapat kembali digelar dihadiri oleh seluruh panitia yang terlibat dalam pelaksanaan Gowes bertempat di Aula A.Yani Makorem 032/Wbr Jl. Sudirman No. 29 Padang, Sumbar, Kamis (30/1).

Digelarnya rapat kepanitiaan ini dimaksudkan untuk mematangkan kesiapan dari masing masing bidang serta membahas tentang penambahan dan perubahan rencana dari hasil rapat sebelumnya sesuai dinamika, dengan tujuan agar rencana kegiatan bisa lebih sempurna, dan nantinya pada saat pelaksanaan kegiatan gowes bisa berjalan lancar serta sukses, rapat tersebut dipimpin langsung oleh Kolonel Inf. Chrishardjoko.

Kolonel Inf. Chrishardjoko selaku Ketua Pelaksana Kegiatan menyampaikan kegiatan gowes akan dilaksanakan pada hari Sabtu, 22 Februari ini, juga dihadiri oleh Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Tatang Sulaiman beserta rombongan yang juga didampingi oleh Pangdam I/BB, Kapolda Sumbar, Danlantamal, Danlanud dan Forkopimda lainnya. Disela sela pelaksanaan gowes Wakasad beserta rombongan melaksanakan Baksos dengan memberikan bingkisan kepada masyarakat setempat, ujar Kolonel Inf. Chrishardjoko.

Untuk mengetahui tentang seluk beluk keadaan route yang akan dilalui pada saat pelaksanaan nantinya baik tentang kondisi jalan, tanjakan, turunan serta waktu tempuh dan hal hal yang menyangkut tentang pelaksanaan, Kasrem 032/Wbr Kolonel Inf Edi Nurhabad akan memimpin seluruh panitia yang terlibat dengan melaksanakan tes route yang berjarak ± 104 Km yang akan direncanakan pada hari, Sabtu 1 Februari esok.

Lebih lanjut, Ketua Pelaksana menambahkan bahwa pada tanggal 7-8 Februari direncanakan Pangdam I/BB beserta rombongan akan berkunjung kejajaran Korem 032/Wbr sekaligus melaksanakan Gowes bersama untuk menguji coba route, tambah Ketua Panitia. 

Kolonel Inf Chrishardjoko menghimbau kepada Komunitas Gowes dan masyarakat Sumbar agar berpartisipasi untuk mengikuti dan mensukseskan kegiatan Bukit Barisan Gowes Ranah Minang 2020 yang nantinya akan dimeriahkan  dengan adanya Doorprize, dan dihibur oleh salah satu artis Ibu Kota, tuturnya mengakhiri.

Rapat berjalan dengan tertib dan lancar, yang diikuti oleh para Kasi, Dandim, Kabalak Korem 032/Wbr, ISSI Sumbar serta panitia yang terlibat dalam pelaksanaan gowes. (*)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
F