-->

Articles by "Poldasumbar"

Tampilkan postingan dengan label Poldasumbar. Tampilkan semua postingan

Polda Sumbar, (Photo Istimewa)

MPA,PADANG - Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar) memastikan akan memberikan rasa aman saat berlangsungnya pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak di TPS yang ada di wilayah Sumbar.


Hal ini dikatakan Kapolda Sumbar Irjen Pol Drs. Toni Harmanto, MH melalui Kabid Humas Kombes Pol Satake Bayu Setianto, S.Ik, pada Rabu (2/12) siang di Agam.


"Polri (Polda Sumbar) siap untuk mengamankan TPS saat Pilkada mendatang," ujarnya.


Dikatakan, demi suksesnya Pilkada serentak tahun 2020 ini pihaknya telah menyiapkan ribuan personel untuk memberikan pengamanan.


Selain memberikan pengamanan kata Kombes Pol Satake, personel yang telah ditunjuk untuk petugas pengamanan tersebut nantinya juga selaligus mengawasi pelaksanaan protokol kesehatan, dalam mencegah terjadinya penularan maupun pencegahan Covid-19.


"Jangan ragu ke TPS gunakan suara untuk memilih pemimpin yang berkualitas, jangan golput. Di TPS agar disiapkan alat pengukur suhu badan, dan sarung tangan," sebutnya.


Untuk itu, ia mengimbau kepada seluruh masyarakat di Provinsi Sumatera Barat yang akan memilih, agar jangan ragu ke TPS untuk menggunakan hak suaranya.  


"Ayo ke TPS, mari kita sukseskan Pilkada serentak ini dengan aman, damai dan badunsanak," imbuhnya.(*)


Sumber Bidhumas Polda Sumbar

Photo Istimewa

MPA,PADANG – Kapolda Sumbar Irjen Pol Drs. Toni Harmanto, MH dan Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Edi Mardianto, S.Ik. M.Si beserta Pejabat Utama Polda, tadi pagi mengikuti upacara HUT Polairud ke 70 secara virtual, Selasa (01/12) di kantor Direktorat Polairud Polda SUmbar.


Dalam upacara tersebut, Kapolri Jenderal Polisi Drs. Idham Aziz memimpin jalannya upacara yang diikuti oleh Pejabat Utama Mabes Polri dan diikuti oleh seluruh Polda sejajaran di Indonesia.


Usai upacara, Kapolda Sumbar menyempatkan membacakan sambutan dari Kabaharkam Polri, dimana pada kesempatan yang berbahagia ini, marilah bersama-sama kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, dimana atas rahmat dan karunia-nya, kita dapat hadir dalam kegiatan syukuran hari ulang tahun ke-70 Kepolisian Perairan dan Udara ini dengan keadaan sehat dan berbahagia.


“Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan upacara peringatan hari ulang tahun ke-70 Polairud baru saja selesai kita laksanakan. Semoga dengan peringatan hari ulang tahun Polairud di tahun 2020 ini akan dapat meningkatkan jiwa korsa serta semangat dalam melaksanakan tugas,” ucap Kapolda.


Kemudian, pada tahun 2020 ini kita semua patut bersyukur bahwa banyak keberhasilan yang telah diraih oleh jajaran Kepolisian Perairan dan Udara, baik dalam bidang preemtif, preventif dan penegakkan hukum.


Selanjutnya tantangan tugas Polairud akan semakin komplek dengan dinamika perkembangan kejahatan di laut dan lingkungan strategis, maka issue terkait dengan keamanan laut akan menjadi sesuatu hal yang sangat penting. 


Hal ini sejalan dengan program Pemerintah RI tahun 2020-2024 yang tertuang dalam Perpres Nomor 18 Tahun 2020 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) telah ditetapkan rencana prioritas nasional dan Polri terkait dengan keamanan laut.


“Oleh sebab itu peranan Kepolisian Perairan dan Udara dalam pelayanan kepada masyarakat, Harkamtibmas serta penegakan hukum dilaut harus terencana dan dilaksanakan dengan baik,” sebut Irjen Pol Toni membacakan amanat Kabaharkam.


Kemudian, dalam waktu dekat akan dilaksanakan Pilkada serentak pada beberapa daerah atau wilayah di Indonesia. 


“Diharapkan seluruh personil khususnya jajaran Kepolisian Perairan dan Udara dapat mendukung dan memiliki peran sesuai tugas fungsinya serta bersikap netral dalam pelaksanaan tugas dengan tetap mematuhi protokol kesehatan,” pungkasnya.


Dalam sambutan tersebut, dihadiri oleh Kapolresta Padang, personel Direktorrat Polairud Polda Sumbar.(*)


Sumber Bidhumas Polda Sumbar

Photo Istimewa


MPA,PADANG - Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Drs. Toni Harmanto, MH, pagi tadi membuka pelatihan peningkatan kemampuan bagi Penyidik / Penyidik Pembantu Ditresnarkoba dan Ditreskrimsus Polda Sumbar dan jajaran, Senin (30/11).


Pelatihan yang berlangsung di gedung Sabhara Polda Sumbar ini, dihadiri oleh Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Edi Mardianto, S.Ik. M.Si, Pejabat Utama Polda Sumbar, BNNP Sumbar, Penyidik dari Dittipidkor Bareskrim Polri, Kepala PPATK, Kepala BPOM, Kasat Reskrim dan Kasat Narkoba sejajaran Polda Sumbar.


Dalam sambutannya, Kapolda menyampaikan bahwa diketahui organized and Transnational Crime merupakan jenis kejahatan yang sangat mempengaruhi kehidupan berbangsa, bernegara dan hajat hidup orang banyak. Kekayaan alam dan sumber daya manusia dieksploitasi dengan cara yang Illegal, hal ini tergambar dari pengungkapan kasus-kasus Illegal Mining, Illegal Loging, BBM Illegal dan penyalahgunaan serta peredaran narkoba yang dilaksanakan secara masif di setiap kantor kepolisian.


"Kejahatan jenis ini menjadi trend bagi masyarakat dari kalangan bawah sampai kalangan atas, mengingat keuntungan pribadi yang sangat menjanjikan," ujarnya. 


Dikatakan, dapat di deskripsikan terjadinya kejahatan ini karena negara Indonesia memiliki banyak sekali potensi, diantaranya: 

1. Letak geografis di seluruh wilayah Indonesia yang kaya sumber daya alam dan strategis dalam transportasi baik barang dan orang;

2. Faktor demografi yang sangat besar yang juga sebanding dengan angka pengangguran;

3. Usia produktif yang tidak memiliki kesempatan bekerja;

4. Minimnya fasilitas dan aksesbilitas masyarakat;

5. Sistem penegakan hukum yang belum mampu memberikan efek jera secara proporsional;

6. Modus operandi yang semakin canggih mengikuti dinamika perkembangan dunia dalam penanganan kasus organized and transnational crime, tugas Polri adalah melaksanakan penyelidikan dan penyidikan tindak pidana terkait dengan bidang tugas penegakkan hukum. 


"Ditreskrimsus punya domain dalam penindakan tindak pidana khusus dan Ditresnarkoba memiliki otoritas pencegahan dan penindakan peredaran dan penyalahgunaan narkoba," sebut Kapolda


Kedua tugas pokok ini memiliki persamaan yang bersifat teknis yang diatur dalam regulasi kepolisian, diharapkan melalui pelatihan ini seluruh penyidik dan penyidik pembantu, memiliki komitmen yang kuat untuk mempertahankan integritasnya dalam penegakkan hukum," ujarnya menambahkan.


Lanjutnya, pemeliharaan integritas tentunya juga harus didukung dengan pengetahuan, keterampilan dan perilaku yang baik dari penyidik, sehingga diharapkan output yang dihasilkan sesuai dengan target dan outcame yang diperoleh berhasil menurunkan keluhan dan klaim dari masyarakat 


Untuk menghadapi perkembangan kejahatan organized and transnational crime, Polri dalam hal ini Bareskrim Polri, tidak dapat bekerja sendiri, perlunya sharing dan asistensi ke wilayah guna menyerap permasalahan dan hambatan yang terjadi di wilayah kemudian memberikan solusi yang tepat sesuai mekanisme yang telah diatur, prestasi kerja dari wilayah akan menjadi indikator keberhasilan dalam melaksanakan tugas pokok kepolisian di tingkat Polda," tutur Irjen Pol Toni Harmanto.


Untuk meningkatkan kompetensi penyidik dan penyidik pembantu kata Kapolda, kepolisian telah melakukan strategi dalam rangka menekan kejahatan organized and transnational crime sebagai berikut:


A. Kegiatan pre-emtif, yaitu:

1. Menyelenggarakan giat penyuluhan dengan melibatkan seluruh stakeholder tentang dampak kejahatan kekayaan alam dan bahaya penyalahgunaan narkoba;

2. Mengoptimalkan peran masyarakat dan lembaga swadaya masyarakat untuk peduli dengan lingkungan dan anti narkoba;

3. Menyelenggarakan kegiatan seminar serta kampanye dampak lingkungan dan bahaya penyalahgunaan narkoba.


B. Kegiatan Preventif:

1. Mengoptimalkan giat kring serse dengan melibatkan beberapa fungsi kepolisian;

2. Meningkatkan pengawasan di pintu masuk perbatasan darat, laut & udara serta bekerjasama dengan instansi terkait.


C. Tindakan Refresif:

1. Melaksanakan penyelidikan dengan target operasi tertentu dan skala prioritas;

2. Penindakan yang bersifat hulu ke hilir, sehingga memutus mata rantai sindikat 

organized and transnational crime;

3. Menyelenggarakan operasi terpadu dalam penindakan kejahatan organized and transnational crime. 


Selanjutnya kata Irjen Pol Toni, upaya Polri dalam mengungkap sindikat kejahatan organized and transnational crime internasional:

1. Sharing intelijen dengan kepolisian luar negeri dan lingkup internasional;

2. Kerjasama antar lembaga dalam menanggulangi sindikat kejahatan organized and transnational crime internasional;

3. Peningkatan kapasitas penyelidik dan penyidik.


Dari gambaran tersebut, perlu adanya kerjasama dalam memberantas kejahatan organized and transnational crime yang dimulai dengan asistensi dari pembina fungsi teknis reserse guna meningkatkan kapabilitas dan kualitas penyelidik dan penyidik di seluruh wilayah Indonesia selaku pimpinan Polda Sumbar.


"Saya mengucapkan terima kasih kepada jajaran Reserse Kriminal Khusus dan Narkoba Polda Sumbar yang telah memberikan kontibusi kepada negara selama ini, sekaligus saya mengharap semoga dengan pelatihan peningkatan kemampuan bagi penyidik/penyidik pembantu ini agar lebih meningkatkan kualitas dan mengoptimalkan pengungkapan kejahatan organized and transnational crime, yang secara langsung atau tidak langsung dapat di rasakan manfaatnya bagi masyarakat," pungkasnya.(*)


Sumber Bidhumas Polda Sumbar

Photo Istimewa


MPA,PADANG - Menjelang pemungutan suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gubernur/Wakil Gubernur, Wali Kota/Wakil Wali Kota serta Bupati/Wakil Bupati yang akan dilaksanakan tanggal 9 Desember 2020 nanti, seluruh personil Polda yang akan melaksanakan Pengamanan di wilayah Polres, wajib melaksanakan Swab.


"Hal ini bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran covid 19 nantinya," ujar Kabid humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu, S.I.K. 


Kabid humas menambahkan, dari hasil swab ini, nantinya bisa diketahui siapa saja yang terpapar covid 19 dan yang tidak terpapar, sehingga kalaupun ada yang positif maka tidak akan diberangkatkan dan akan di isolasi.


Selain itu, tujuan dilakukan swab ini, agar tidak menjadi penular di wilayah nantinya saat melaksanakan tugas pengamanan, lebih baik mencegah dari pada mengobati, kata Kabid humas.


Personil sebanyak 1.234 orang yang terlibat nantinya akan digeser ke wilayah H-2 untuk melaksanakan pengamanan pemungutan suara pada Pilkada serentak tahun 2020, imbuhnya.


Kabid humas juga menghimbau, nanti didalam pelaksanaan pengamanan pemungutan suara juga harus menerapkan protokol kesehatan yang telah ditentukan, pungkasnya.(**)


Sumber Bidhumas Polda Sumbar

Photo Istimewa


MPA,JAKARTA - Mutasi di tubuh Polri mulai tingkat Mabes hingga Polres kembali bergulir. Begitu juga di Polda Sumbar empat Pejabat Utama pun masuk dalam mutasi tersebut.


Diketahui, mutasi ini sesuai dengan Surat Telegram Kapolri Nomor : ST/3233/XI/KEP./2020, Nomor : ST/3235/XI/KEP./2020 dan Nomor : ST/3236/XI/KEP./2020 tanggal 16 November 2020, yang ditandatangani oleh As SDM Kapolri Irjen Pol Drs. Sutrisno Yudi Hermawan.


"Iya benar, ada empat pejabat utama di Polda Sumbar yang mutasi," kata Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu Setianto, S.Ik, Selasa (17/11) siang di Mapolda.


Dalam mutasi tersebut diantaranya Karo SDM Polda Sumbar dari Kombes Pol Hendra Wirawan, SH. S.Ik. MH yang digantikan oleh Kombes Pol Defrian Donimando, S.Ik yang sebelumnya menjabat di SSDM Polri. Sedang Kombes Pol Hendra ditarik ke SSDM Polri dalam rangka pendidikan Sespimti.


Kemudian Kombes Pol Wahyu Sri Wibowo, S.Ik yang menjabat Dirnarkoba Polda Sumbar, selanjutnya dipercaya menjabat sebagai Kapolresta Tangerang Polda Banten. Posisi Kombes Pol Wahyu digantikan oleh Kombes Pol Ade Rahmat Idnal, S.Ik. 


Selanjutnya, Kabiddokkes Polda Sumbar dari Kombes Pol dr. Sucipto digantikan oleh Kombes Pol drg. Lisda Cancer yang sebelumnya menjabat Kabid DVI Pusdokkes Polri. Sedang Kombes Pol Sucipto selanjutnya menjabat di Pusdokkes Polri.


Jabatan KA SPN Polda Sumbar dari Kombes Pol Rifki, SH. S.Ik digantikan oleh AKBP Deni Yuhasdi, S.Ik yang sebelumnya menjabat Waka SPN Polda Sumbar. Kombes Pol Rifki selanjutnya akan menjabat Dirlantas Polda Kalteng.


"Mutasi di Polda Sumbar merupakan hal yang biasa, tour of duty dan tour of area. Dan promosi jabatan untuk personel," jelasnya.


Selain empat Pejabat Utama Polda Sumbar, Wadansat Brimob Polda Sumbar, AKBP Zulkifli Ismail juga dimutasi menjadi Dirpamobvit Polda Kalsel.(*)


Sumber Bidhumas Polda Sumbar

Photo Istimewa


MPA, SUMBAR - Polda Sumatera Barat melakukan Gelar Operasional (GO) Bulanan untuk bulan Oktober 2020. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ballroom Hotel Balcone Kota Bukittinggi, Senin (16/11) siang.


Kegiatan ini dibuka oleh Kapolda Sumbar Irjen Pol Drs. Toni Harmanto, MH. Dengan dihadiri Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Edi Mardianto, S.Ik. M.Si, Pejabat Utama Polda Sumbar dan Kapolres sejajaran Polda Sumbar.


Dalam GO tersebut, Kapolda Sumbar memberikan penekanan dan atensinya kepada seluruh Pejabat Utama dan Kapolres di wilayahnya.


"Terus melaksanakan kegiatan cipta kondisi (Cipkon) sehingga kondusifitas Kamtibmas terus terpelihara," ucap Irjen Pol Toni.


Dikatakan, saat ini masih tersisa waktu untuk resuksi IPKP (Polri) dan IKP (Bawaslu) meliputi kegiatan Kepolisian tanpa menimbulkan gejolak isu Kamtibmas.


"Tindak lanjut masukan-masukan dari kegiatan GO, serta masalah yang dibahas hari ini seperti penyiapan pola pemberian suara bagi mereka yang terdampak Covid-19," ujarnya.


Lanjut Kapolda, agar mengelola anggaran pengamanan Pilkada dengan baik dan benar. Kemudian memastikan pemetaan kriteria TPS Aman, Rawan dengan baik dan sangat rawan, serta tingkatkan sensivitas atas setiap potensi isu yang terdampak terhadap Kamtibmas.


Terakhir, jenderal bintang dua tersebut menegaskan agar meminimalisir terhadap pelanggaran oleh anggota Polri, khususnya terkait dengan narkoba karena merupakan perhatian dan atensi Pimpinan Polri.(*)


Sumber Bidhumas Polda Sumbar

Photo Istimewa


MPA, JAKARTA - Kapolri Jenderal Idham Azis bersikap tegas terhadap anak buahnya yang telah melakukan kesalahan fatal. Sanksi tegas berupa pencopotan pun diberikan kepada Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana dan Kapolda Jawa Barat Irjen Rudy Sufahriadi.


Keduanya dianggap telah lalai menjalankan protokol kesehatan selama pandemi Covid-19.


Kadiv Humas Polri Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, pencopotan dilakukan sesuai dengan telegram bernomor ST/322/XI/Kep/2020 tanggal 16 November tentang pemberhentian dan pengangkatan jabatan di lingkungan Polri.


“Ada dua kapolda yang tidak melaksanakan perintah dalam menegakkan protokol kesehatan, maka diberi sanksi berupa pencopotan, Kapolda Metro Jaya dan Kapolda Jawa Barat,” ujar Argo kepada wartawan, Senin (16/11).


Untuk Nana, dimutasi menjadi Koorsahli Kapolri. Dia digantikan Irjen Mohammad Fadil Imran yang sebelumnya Kapolda Jawa Timur.


Lalu Irjen Rudy Sufahriadi dimutasi menjadi Widyaiswara Baharkam Polri.

Posisi dia digantikan Irjen Ahmad Dofiri yang sebelumnya Aslog Kapolri.


Selain itu, Idham Azis juga memutasi Kapolda Bali Irjen Petrus Golose sebagai perwira tinggi (pati) Bareskrim Polri.

Sebagai penggantinya, Idham menunjuk Irjen Putu Jayan Danu Putra yang kini masih menjabat Widyasiwara Utama Sespim Lemdiklat.


Kapolda Maluku Irjen Baharudin Djafar dimutasi menjadi Analisis Kebijakan Utama Baharkam Polri.


Posisinya digantikan oleh Irjen Refdi Andri yang sebelumnya Koorsahli Kapolri.


Kemudian Kapolda Kalsel Irjen Nico Afinta ditunjuk sebagai Kapolda Jatim menggantikan Fadil Imran.


Untuk posisi yang ditinggalkan, Idham menunjuk Irjen Rikwanto yang kini masih menjabat Kapolda Maluku Utara.


Untuk kekosongan posisi Kapolda Maluku Utara, Idham mempercayakan kepada Irjen Risyapudin Nursin yang sebelumnya Kakorbinmas Baharkam Polri.


Nama lainnya yang kebagian mutasi ialah Brigjen Ferdy Sambo yang kini masih menjabat sebagai Dirtipidum Bareskrim Polri. Dia dipromosikan menjadi Kadiv Propam Polri.


Selanjutnya, Irjen Albertus Rachmad Wibowo yang sebelumnya menjabat sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Lemdiklat, dia diangkat menjadi Kapolda Jambi menggantikan Irjen Firman Shantyabudi yang ditunjuk menjadi Aslog Kapolri. (**)


Sumber Bidhumas Polda Sumbar

Photo Istimewa


MPA, PADANG - Kapolda Sumbar Irjen Pol Drs Toni Harmanto MH, tadi pagi menghadiri Apel Gelar Pasukan Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana dalam rangka "Pengecekan Kesiapan Jajaran Pengamanan di Wilayah Hukum Polda Sumbar dalam Menghadapi dampak Bencana Alam  Tahun 2020".


Apel yang dipimpin oleh Gubernur Sumbar Irwan Prayitno tersebut, berlangsung di lapangan Imam Bonjol Padang, Jumat (13/11).


Dalam apel ini Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana ini, diikuti oleh Satgas Penanggulangan Tanggap Bencana, yang terdiri dari unsur TNI - Polri, BPBD, Basarnas, BNPB, dan Instansi terkait lainnya.


Untuk Polda Sumbar, selain menyiapkan personel juga menyiapkan peralatan dan kendaraan yang diturunkan jika sewaktu-waktu terjadi musibah bencana di wilayah Provinsi Sumatera Barat.


"Polda Sumbar menyiapkan 1/3 kekuatan personelnya dalam menghadapi penanggulangan bencana," kata Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu Setianto, S.Ik.(*)


Sumber Bidhumas Polda Sumbar

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu Setianto, S.Ik. (Photo Istimewa)


MPA, PADANG - Pihak Kepolisian Daerah Sumatera Barat siap mensukseskan penyelenggaraan Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) Nasional ke 28 yang berlangsung di Provinsi Sumatera Barat, yang akan dihelat pada tanggal 12 hingga 21 November 2020.


Hal ini disampaikan Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu Setianto, S.Ik. 


Demi kelancaran MTQ tersebut, pihaknya menurunkan ratusan personel dari Polda Sumbar, Polresta Padang dan Polres Padang Pariaman, untuk memberikan pengamanannya.


"Sekitar 386 personel gabungan (Polda, Polresta Padang, Polres Padang Pariaman)," ujarnya, Kamis (5/11) di Mapolda Sumbar.


Dikatakan, personel yang dilibatkan ini nantinya akan melaksanakan tugas pengamanan, patroli dan pengawalan selama event MTQ berlangsung.


"Nantinya juga ditempatkan di 12 venue yang ada di Kota Padang untuk pengamanan, sehingga penyelenggaraan MTQ dapat berjalan dengan aman dan lancar," pungkasnya.(*)


Sumber Bidhumas Polda Sumbar

Photo Istimewa


MPA, PADANG - Jabatan Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Sumbar, siang tadi telah diserahterimakan. Dari Kombes Pol Arly Jembar Jumhana, S.Ik. MH kepada AKBP Joko Sadono, SH. S.Ik. MH.


Upacara sertijab dipimpin Kapolda Sumbar Irjen Pol Drs. Toni Harmanto MH, Selasa (3/11) di ruang Jenderal Soekanto Mapolda Sumbar.


Kegiatan diawali dengan pengambilan sumpah oleh Kapolda Sumbar dan pembacaan Surat Keputusan Mutasi Jabatan dan penandatanganan pakta integritas jabatan Dirreskrimsus.


AKBP Joko Sadono sebelumnya menjabat Wadirreskrimum Polda Kalsel, sedang Kombes Pol Arly selanjutnya dimutasi ke Mabes Polri.


Kegiatan ini dihadiri oleh Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Edi Mardianto, S.Ik. M.Si, Pejabat Utama Polda Sumbar, Kapolresta Padang dan Pamen berpangkat AKBP di Polda Sumbar.(*)


*Sumber: Bidhumas Polda Sumbar*

Photo Istimewa


MPA, PAYAKUMBUH - Polres Payakumbuh beserta Polres 50 Kota berhasil menggagalkan peredaran narkoba di wilayah Provinsi Sumatera Barat. Tak tanggung-tanggung, 135 Kg ganja kering dan 3 paket kecil sabu siap edar berhasil disita dari dua tersangka.


Kedua tersangka berinisial RSA (24) warga Nagari Taeh Bukit, Kecamatan Payakumbuh, kemudian YFA (32) warga Sungai Antuan, Kecamatan Mungka Kabupaten Limapuluh Kota. 


Mereka ditangkap oleh petugas pada Rabu 28 Oktober 2020 dini hari, sekitar pukul 01.00 WIB di sebuah rumah di Nagari Jopang Manganti, Kecamatan Mungka.


"Pada saat dilakukan penangkapan dan penggeledahan, polisi menemukan barang bukti berupa tiga paket kecil narkotika jenis sabu-sabu dan sejumlah gadget di kediaman tersebut," kata Dirnarkoba Polda Sumbar Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro, S.Ik saat konferensi pers, Kamis (29/10) siang.


Dikatakan, usai mendapatkan narkotika jenis sabu, petugas kemudian melakukan pengembangan di kediaman RSA. Disana, polisi menemukan ratusan kilogram ganja yang sudah dibungkus dan dimasukkan ke dalam karung.


"RSA ini baru saja mendapatkan kiriman ganja tersebut dari Aceh untuk kemudian disedarkan lagi disini. Ada dua orang penyuplai barang haram ini yang masih kami kejar dan berstatus buron," ujarnya.


Didampingi Wadirnarkoba AKBP Fery Herlambang, S.Ik beserta Kapolres Payakumbuh AKBP Alex Prawira, S.Ik dan Kapolres 50 Kota AKBP Trisno Eko Santoso, S.Ik, Kombes Pol Wahyu meminta agar seluruh pihak bekerja sama dengan pihak kepolisian.


"Dalam upaya pemberantasan ini, butuh kerja sama seluruh pihak karena memang ini sudah menjadi tanggung jawab bersama agar dapat menjauhkan anak, kemenakan dan cucu dari jerat narkoba," jelasnya.


Sedang untuk barang bukti yang disita, diantaranya tiga paket kecil sabu, 135 paket ganja kering, uang tunai Rp 600 ribu hasil penjualan sabu-sabu, satu unit timbangan digital merek Pocket Scale warna hitam dan dua unit handphone merek Oppo warna hitam dan Realme warna ungu.(*)


Sumber Bidhumas Polda Sumbar

Photo Istimewa


MPA, PADANG - Selama empat belas hari ke depan, Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar) dan jajarannya menggelar Operasi Kepolisian terpusat dengan sandi "Operasi Zebra".


Operasi yang mengedepankan Fungsi Lalu Lintas ini, bertujuan untuk menciptakan situasi Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, Kelancaran (Kamseltibcar) Lantas di tengah-tengah masyarakat dan menekan pelanggaran lalu lintas.


"Operasi Zebra Singgalang 2020 digelar selama 14 hari, dimulai tanggal 26 Oktober hingga 8 November 2020," kata Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu Setianto, Senin (26/10).


Dikatakan, dalam operasi tersebut pihaknya menetapkan delapan pelanggaran prioritas utama, diantaranya Tidak Menggunakan Helm, Melawan Arus, Berkendara Dibawah Umur, Knalpot Racing dan Menggunakan Handphone saat Berkendara.


"Melebihi batas kecepatan, Over Loading dan over dimensi, serta tidak menggunakan sabuk pengaman. Maka itu yang akan ditindak petugas," ucap Kombes Pol Satake.


Untuk itu katanya, diingatkan kepada seluruh masyarakat khususnya di Sumatera Barat untuk tertib dan patuh terhadap aturan berlalu lintas. 


"Dengan patuh aturan berkendara, dapat mencegah terjadinya hal-hal yang tidak kita inginkan," pungkasnya.


Dirinya menerangkan, selama operasi berlangsung tersebut pihaknya tetap menerapkan protokol kesehatan, demi mencegah penyebaran dan penularan virus Corona (Covid-19).(*)


Sumber Bidhumas Polda Sumbar

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu Setianto, S.Ik, Minggu (25/10) di Padang. (Photo Istimewa)



MPA, PADANG - Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar), mengimbau kepada masyarakat yang akan menikmati libur panjang supaya tetap mematuhi protokol kesehatan. Karena libur panjang tidak lama lagi akan segera datang.


"Kami imbau kepada masyarakat yang mau berlibur di tempat wisata khususnya di wilayah Sumbar, untuk tetap mengikuti protokol kesehatan," kata Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu Setianto, S.Ik, Minggu (25/10) di Padang.


Hal ini dimaksud, guna mengantisipasi terjadinya penambahan kasus positif Covid-19 dan juga menjadi klaster baru di tengah pandemi Covid-19.


"Saat berkunjung ke tempat objek wisata, selalu menggunakan masker dan menjaga jarak. Jangan sampai berkerumun di tempat keramaian," imbuhnya.


Kabid Humas Polda Sumbar kembali mengajak untuk mencegah penyebaran Covid-19, sebaiknya beraktivitas di rumah saja.


"Namun alangkah baiknya saat libur bersama ini tetap di rumah bersama keluarga. Kalaupun keluar, jangan lupa protokol kesehatan," imbaunya.(*)


Sumber Bidhumas Polda Sumbar

Photo Istimewa


MPA, PADANG - Lima orang pelaku akses ilegal data (skimming) yang terjadi pada mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Kota Padang berhasil ditangkap polisi. Para pelaku diketahui merupakan sindikat jaringan Internasional.


Hal ini disampaikan Kapolresta Padang AKBP Imran Amir, S.Ik. MH, saat menggelar konferensi persnya di Mako Polresta Padang, Jumat (23/10).


Para pelaku yang berinisial ML alias F (35), SW 27, RZL (35), SD 34, dan JAS (24) ditangkap oleh Polsek Lubuk Begalung dan Polresta Padang di dua lokasi yang berbeda, diantaranya di Marapalam Kecamatan Padang Timur dan Aru Kecamatan Lubuk Begalung pada Rabu tanggal 21 Oktober 2020.


"Pelaku ini terjerat kasus dugaan pelanggaran Undang-undang (UU) Informasi Transaksi Elektronik (ITE) dalam hal ini akses ilegal pembobolan data nasabah," ucap AKBP Imran Amir.


Dijelaskan, para pelaku termasuk ke dalam sindikat jaringan internasional. Lantaran otak dari kejahatan tersebut merupakan seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Malaysia.


"Mereka berlima ini merupakan orang Indonesia, perannya hanya sebagai eksekutor. Penghubung antara pelaku dengan seseorang disana itu adalah SDA, 34 tahun," terangnya.


Lanjutnya, dari hasil kejahatan komplotan tersebut, dilaporkan bahwa sebanyak 81 data nasabah Bank BNI di Kota Padang telah berhasil dibobol oleh para pelaku. Namun, sementara ini belum ada laporan masyarakat terkait pembobolan data ATM nya sehingga akan berkoordinasi dengan pihak Bank dan Mabes Polri.


"Kami masih berkoordinasi dengan pihak bank terkait pembobolan data itu dan juga dengan Mabes Polri," tuturnya.


Untuk barang bukti yang diamankan terdiri dari enam kamera yang dilengkapi kartu memori (yang diletakkan di atas nomor pin yang dipasangkan kamera sebanyak dua buah), enam buah tempat keluar masuk kartu ATM (yang dipasang chip dua buah).


Kemudian, satu unit laptop merek HP, satu unit wireless, satu unit modem portabel, dobletip, cat Pylox, sejumlah kartu ATM dan lem perekat.


Saat ini, para pelaku sudah diamankan di sel tahanan Polresta Padang untuk proses penyidikan lebih lanjut.(*)


Sumber Bidhumas Polda Sumbar

Photo Istimewa


MPA, PADANG - Bentuk kepedulian terhadap tugas-tugas kepolisian di jajaran Polda Sumbar, Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia perwakilan Padang tadi pagi menyerahkan ribuan paket bantuan.


Bantuan ini diterima oleh Kapolda Sumbar Irjen Pol Drs. Toni Harmanto, MH dari Yayasan Buddha Tzu Chi Padang Irwan Tjioe, Kamis (22/10) di lobby Mapolda Sumbar.


Didampingi Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Edi Mardianto, S.Ik. M.Si dan Pejabat Utama Polda Sumbar, sebanyak 2000 paket bantuan tersebut diterima Polda Sumbar.(*)


Sumber: Bidhumas Polda Sumbar

Photo Istimewa

MPA,PADANG - PT. Asuransi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ASABRI) Padang, pagi tadi menyerahkan santunan kepada keluarga anggota Polri yang gugur dalam melaksanakan tugas.


Santunan oleh Asabri ini diperuntukkan bagi keluarga almarhum Briptu Vandu Islami, anggota Polres Pesisir Selatan yang sebelumnya meninggal dunia saat bertugas.


Penyerahan santunan berlangsung di lobby Mapolda Sumbar, Kamis (22/10) oleh pihak ASABRI kepada kedua orang tua almarhum Briptu Vandu.


Santunan tersebut disaksikan oleh Kapolda Sumbar Irjen Pol Drs. Toni Harmanto, MH, Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Edi Mardianto, S.Ik. M.Si serta pejabat utama Polda Sumbar dan pihak ASABRI Padang.


Jumlah santunan yang diberikan Rp.279.733.500.- (Dua Ratus Tujuh Puluh Sembilan Juta Tujuh Ratus Tiga Puluh Tiga Ribu Lima Ratus Rupiah)(*)


Sumber: Bidhumas Polda Sumbar

Photo Istimewa


MPA, PADANG – Jalin kemitraan dan kerjasama, Polda Sumbar lakukan MoU antara Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumbar dan Universitas Muhammadiyah Sumbar.


MOU tersebut berlangsung di ruang Jenderal Hoegeng Lantai IV Mapolda Sumbar, Rabu (21/10) siang.


Untuk kerja sama antara Polda dan BNNP, penandatanganan dilakukan oleh Kapolda Sumbar Irjen Pol Drs. Toni Harmanto, MH bersama Kepala BNNP Sumbar Brigjen Pol Drs. Khasril.


Diketahui, perjanjian kerja sama dimaksudkan sebagai pedoman kerja sama bagi Polda Sumbar dan BNNP dalam rangka pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dan prekusor narkotika.


Kemudian, perjanjian kerja sama tersebut bertujuan untuk terlaksananya kerja sama yang menunjang tugas pokok dan fungsi Polda Sumbar serta BNNP serta mengoptimalkan potensi keduanya dengan tetap berpedoman kepada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.


Sedang MoU Polda Sumbar dengan Universitas Muhammadiyah Sumbar, dalam rangka kerja sama penyelenggaraan pendidikan, pelatihan, pengkajian, penelitian dan pengembangan kelembagaan.


Penandatanganan perjanjian ini dilakukan oleh Kapolda Sumbar Irjen Pol Toni Harmanto dengan Rektor Universitas Muhammadiyah Sumbar, Dr. Riki Saputra.


Dalam kegiatan ini, juga dihadiri oleh Pejabat Utama Polda Sumbar.(*)


Sumber Bidhumas Polda Sumbar

Photo Istimewa

MPA, PADANG  - Guna menyamakan persepsi dalam menerapkan sanksi protokol kesehatan yang tertuang pada Peraturan Daerah (Perda) Adaptasi Kebiasaan Baru, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Sumatera Barat menggelar rapat koordinasi.


Rapat koordinasi Criminal Justice Sistem (CJS) ini dilaksanakan dalam rangka Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di ruang Jenderal Hoegeng Polda Sumbar, Selasa (20/10).


Rakor ini dibuka oleh Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dan Kapolda Sumbar Irjen Pol Drs. Toni Harmanto, MH, yang dihadiri oleh Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Edi Mardianto, S.Ik. M.Si, Pejabat Utama Polda Sumbar, serta instansi terkait.


"Penerapan Perda ini untuk peningkatan disiplin masyarakat untuk melaksanakan protokol kesehatan, sehingga kita perlu menyamakan persepsi," kata Kapolda Sumbar Irjen Pol Toni Harmanto.


Dikatakan, pihaknya (Polri) di jajaran Polda Sumbar, selain terus memberikan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat, juga siap membantu melakukan penegakan hukum sesuai Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).


"Apabila dalam menerapkan pidana petugas di lapangan (Satpol PP) tidak ada yang kompetensi Penyidik PPNS, personel Polri baik di Polda maupun Polres jajaran Polda Sumbar siap membantu. Sesuai dengan Pasal 100 KUHAP," pungkas Kapolda.


Dalam rakor tersebut, membahas sosialisasi, penindakan dan penertiban pelanggar yang tidak mengindahkan himbauan pemerintah, membahas tentang kerjasama dengan stake holder terkait tentang penertiban terhadap pelanggar protokol kesehatan.(*)


Sumber : Bidhumas Polda Sumbar

Photo Istimewa


MPA, PADANG - Upaya untuk mengantisipasi  terjadinya Cluster baru penyebaran Covid 19,  Ditlantas Polda Sumbar akan  membatasi keperluan masyarakat yang akan mengurus bpkb kendaraan  maupun bea  balik nama.


pemutihan denda pajak yang dilakukan provinsi sumbar sejak awal September hingga akhir Oktober ini, berpengaruh terhadap tingginya animo  masyarakat   yang ingin  mengurus pajak kendaraan bermotor atau pun balik nama kendaraan,  sebagai langkah pencegaahan munculnya cluster baru,  ditlantas polda sumbar membatasi jumlah masyakat yang akan berurusan di kantor nya.


Akp Angga Putra.  Perwira Pengawas Ditlantas Polda Sumbar mengatakan, pasca dilakukannya pemutihan denda pajak oleh Pemprov Sumbar, pihaknya mengakui sedikit kewalahan melayani masyarakat yang bermaksud menunaikan kewajibannya dalam hal baliak nama kendaraan, untuk mensiasatinya kini diberlakukan sistim kuota,   yakni dalam sehari maksimal 80 orang yang akan dilayani oleh petugas.


Akp Angga menambahkan  untuk membantu masyarakat luar Kota Padang dalam mengurus berkasnya,  Ditlantas Polda Sumbar melakukan Skala Prioritas,  masyarakat yang dari luar kota padang biasanya sejak subuh sudah mulai datang kekantor Ditlantas Polda Sumbar, dan saat jam kerja dimulai langsung dilayani oleh petugas.


dari pantauan dilapangan terlihat animo masyarakat yang tinggi dalam pengurusan surat kendaraannya, bahkan mereka rela duduk dilantai kantor ditlantas polda sumbar dijalan nipah kecamatan padang selatan sembari menunggu namanya dipanggil. (**)


Sumber Bidhumas Polda Sumbar

Ada 84 orang yang telah diamankan di Mapolresta Padang, karena terindikasi melakukan kerusuhan (anarkis) saat demo, Kamis (8/10).


MPA, PADANG - Aksi unjuk rasa (demo) sejumlah mahasiswa menolak Omnibus Law dan Undang-undang Cipta Kerja berlangsung di depan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat, Rabu (7/10) sejak siang hingga sore hari.


Namun saat menjelang sore hari, aksi demo tersebut menjadi ricuh. Terlihat massa melemparkan botol minuman ke arah gedung DPRD Sumbar, bahkan lemparan tersebut juga mengarah kepada petugas kepolisian yang tengah melaksanakan tugas pengamanan.


Selain itu, terlihat dalam aksi unjuk rasa tersebut yang diketahui di tengah pandemi Covid-19 ini, para pengunjuk rasa tidak mengikuti aturan protokol kesehatan.


“Kami menyangkan aksi unjuk rasa kemarin itu. Mereka tidak mengindahkan protokol kesehatan seperti menjaga jarak. Bahkan ada yang kami lihat tidak menggunakan masker,” kata Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu, S.Ik, Kamis (8/10) siang di Mapolda Sumbar.


Apa lagi kata Kombes Pol Satake, dari data kasus positif Covid-19 yang diperoleh bahwa di Kota Padang akhir-akhir ini terus mengalami penambahan kasus positif Covid-19. 


“Kita berharap mereka yang melakukan aksi ini tetap patuh protokol kesehatan. Karena jangan sampai dengan aksi yang dilakukannya itu malah menjadi klaster baru nantinya,” terangnya.


Kabid Humas kembali mengimbau kepada seluruh peserta aksi unjuk rasa, selain mematuhi protokol kesehatan agar dalam aksinya tidak melakukan pengrusakan baik fasilitas umum maupun fasilitas milik negara.


“Alangkah indahnya menyampaikan aspirasi tersebut dengan damai,” pungkasnya.


Kemudian lanjutnya, saat adanya aksi unras yang terjadi tadi siang (Kamis, 8/10) di kantor DPRD Sumbar, petugas kepolisian mengamankan puluhan remaja yang diduga melakukan kerusuhan.


"Ada 84 orang yang telah diamankan di Mapolresta Padang, karena terindikasi melakukan kerusuhan (anarkis) saat demo sore tadi. Informasi lengkap akan kami sampaikan kembali nantinya," pungkasnya.(*)


Sumber Bidhumas Polda Sumbar

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
F