-->

Articles by "Poldasumbar"

Tampilkan postingan dengan label Poldasumbar. Tampilkan semua postingan


SUMBAR - MEDIAPORTALANDA - Bulan suci Ramadhan merupakan bulan yang penuh berkah, apalagi dalam membantu kepada sesama insan yang membutuhkan. 


Seperti yang dilakukan Kapolres Sijunjung AKBP Andry Kurniawan, S.Ik. M.Hum, ia memberikan santunan kepada Januari Arifin (38) warga Kabun Kenagarian Sisawah Kecamatan Sumpur Kudus Sijunjung yang beberapa waktu lalu diserang beruang liar.


Bantuan tersebut diserahkan oleh Kapolsek Sumpur Kudus AKP Guzirwan yang didampingi Kanit Binmas Ipda Tego Waluyo, Selasa (11/5) di Jorong Buluh Rotan Kecamatan Koto VII yang saat itu sedang di rumah saudara Januar.


"Semoga bisa dimanfaatkan dan mudah-mudahan bisa membantu meringankan saudara Januar," kata Kapolres AKBP Andry Kurniawan.


Kepada korban dan keluarganya, Kapolres menyampaikan bahwa hal ini adalah musibah sekaligus cobaan dari Allah. "Untuk itu kita tetap harus bersabar sekaligus bersyukur masih diberi keselamatan (hidup)," ujarnya. 


Dirinya mengingatkan terkait pekerjaannya yang salah satunya diketahui sebagai pencari petai di hutan, agar korban maupun masyarakat lainnya untuk lebihberhati-hati waspada apabila pergi ke hutan. 


"Jadikan hal ini sebagai pelajaran sekaligus pengalaman yang berarti sehingga kedepan tidak terjadi lagi," ungkapnya.


Bantuan dari Kapolres yang diberikan ini, diterima langsung oleh Januari didampingi pihak keluarganya. 


Gusmardi Ilham (46) selaku kakak kandungannya menyampaikan ungkapan rasa terima kasihnya kepada Polri khususnya Kapolres Sijunjung dan jajaran, yang memberikan bantuan tersebut. 


"Kami atas nama keluarga Januar sangat berterimakasih kepada pak Kapolres, Semoga berkah dan dibalas oleh Allah SWT. Aamiin," ujarnya.


(bhps)


PADANG - MEDIAPORTALANDA - Guna mencegah terjadinya penyebaran virus corona (Covid-19), Polda Sumbar memastikan seluruh objek wisata di daerah Sumbar ditutup saat libur Idul Fitri 1442 Hijriah. Apalagi, setelah diketahui Sumbar nomor tiga tertinggi terjadinya peningkatan kasus positif Covid-19.


"Sesuai instruksi bapak Kapolda Sumbar, dipastikan semua tempat kita tutup saat Lebaran dan libur Lebaran Idul Fitri," kata Kabid Humas Kombes Pol Satake Bayu, S.Ik, Senin (10/5) di Mapolda Sumbar. 


Dikatakan, sebelumnya kepolisian juga telah melakukan hal yang sama saat libur tahun baru dan Imlek. Pada saat itu, keputusan penutupan objek berjalan dengan aman, lancar dan baik saja.


Dikatakan, pihaknya berencana pada libur Idul Fitri seluruh tempat wisata di Sumbar akan ditutup sejak awal lebaran yakni hari Kamis tanggal 13 Mei hingga hari Minggu tanggal 16 Mei 2021.


"Nanti para Kapolres jajaran diperintahkan untuk disiapkan personel di lokasi wisata untuk tidak ada aktivitas dari wisatawan yang akan berkunjung," sebutnya.


Dijelaskan, penutupan objek wisata saat libur lebaran ini dilakukan tidak lain untuk mencegah penyebaran maupun penularan virus corona. "Tujuannya adalah keselamatan rakyat adalah yang utama, sehingga dapat mencegah penyebaran Covid-19," ujarnya. 


Pihaknya selalu mengingatkan kepada masyarakat, agar selalu mengikuti protokol kesehatan (prokes) dimanapun berada ).


"Tetap menjaga kesehatan, patuhi prokes dan selalu gunakan masker," imbau Kombes Pol Satake Bayu. 


Sebelumnya, Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu Setianto, S.Ik menuturkan, sebanyak 2.941 personel gabungan dari Polri, TNI, Pemda, dan mitra kamtibmas lainnya dilibatkan dalam Operasi Ketupat Singgalang 2021.


Keseluruh personel tersebut, ditempatkan di 57 Pos Pengaman dan Pos Pelayanan yang tersebar di seluruh Sumatera Barat. 10 Pos diantaranya merupakan Pos Penyekatan, yang bertujuan untuk menjaga wilayah perbatasan untuk memeriksa kendaraan yang masuk ke Sumbar.


"Selain fokus soal gangguan kamtibmas, Operasi Ketupat Singgalang juga fokus soal larangan mudik dengan melakukan penyekatan di perbatasan wilayah Sumbar," ujarnya.


(bhps)


PADANG - MEDIAPORTALANDA - Pihak Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar) memastikan, pada Operasi Ketupat Singgalang 2021 ini tidak ada penyekatan pada perbatasan Kabupaten Kota dalam Provinsi Sumbar. 


Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu Setianto, S.Ik menyebutkan, walaupun tidak ada penyekatan untuk mudik lokal, pihaknya mengimbau agar saat lebaran Idul Fitri 1442 H tahun ini tidak melakukan mudik. 


"Karena kan masih pandemi Covid-19, apalagi diketahui juga terdapat peningkatan kasus positif Covid-19 tersebut. Untuk itu kita imbau masyarakat tidak melakukan mudik lokal," katanya, Minggu (9/5).


Untuk masyarakat yang hendak masuk ke Provinsi Sumbar dari luar, pihaknya telah menyiapkan 10 Pos Penyekatan. Sehingga tidak ada mobilitas yang masuk maupun ke luar Provinsi untuk mudik. 


"Yang di perbatasan (provinsi) itu nanti disuruh putar balik oleh petugas. Begitupun jalur tikus (alternatif) juga ada petugas yang menjaganya," terang Kombes Pol Satake Bayu. 


"Kami harapkan masyakarat dapat memahaminya. Semua ini semata untuk memutus rantai penyebaran virus corona," ucapnya menambahkan.


(bhps)


PADANG - MEDIAPIRTALANDA - Irjen Pol Drs Toni Harmanto, MH selaku Kapolda Sumbar menyampaikan bahwa selama Operasi Yustisi dilakukan dari tanggal 5 Oktober 2020 hingga 5 Mei 2021, tercatat denda yang didapat dari operasi itu berjumlah Rp 80.050.000,- (delapan puluh juta lima puluh ribu rupiah). 


"Dengan sasaran 77.611 orang, 1.578 tempat atau pelaku usaha, dan penyelenggaraan kegiatan 534 tempat," ucap Kapolda, Jumat (7/5) saat acara Dialog interaktif di Polda Sumbar. 


Dikatakan, untuk jenis pelanggaran tidak pakai masker sebanyak 77.442, tidak isolasi mandiri 174, tidak terapkan protokol kesehatan (prokes) 2.096.


"215 tempat usaha dihentikan karena tidak patuh prokes. Teguran tertulis 1.612, sanksi kerja sosial 74.763, dan pembubaran kegiatan 450," ujarnya.


Dirinya meminta, agar Perda Nomor 06 Tahun 2020 dapat direvisi kembali yang dapat memberikan efek jera bagi masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan. 


Apalagi kata Kapolda, dengan tegas pihaknya juga telah menyiapkan sel tahanan hingga di tingkat Polsek untuk pelanggar prokes tersebut. 


"Kami di jajaran, sudah saya perintahkan bukan sistim hunting lagi, tapi kita buru dan cari terhadap orang yang melanggar prokes. Untuk itu, kami berharap dukungan Forkopimda sehingga kita bersama dapat menekan angka positif Covid-19," ujarnya. 


(bhps)


PADANG - MEDIAPORTALANDA - Operasi Ketupat Singgalang 2021 telah dimulai sejak hari Kamis tanggal 6 Mei 2021. Operasi kepolisian ini dalam rangka pengamanan hari raya Idul Fitri 1442 H. 


Karena masih masa pandemi Covid-19 dan terdapat peningkatan positif Covid-19, pemerintah telah mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak melaksanakan pulang kampung (mudik), sehingga Polri mengambil langkah dengan mendirikan Pos Penyekatan untuk menghambat laju kendaraan yang akan mudik pada tiap-tiap perbatasan provinsi. 


Seperti di wilayah Provinsi Sumatera Barat, terdapat 10 Pos Penyekatan dengan melibatkan personel Polri, TNI dan instansi terkait. Pos tersebut berada di Kabupaten Pasaman, Pasaman Barat, Lima Puluh Kota, Pesisir Selatan, Sijunjung, Solok Selatan dan Dharmasraya. 


Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu Setianto, S.Ik menyebut, pada hari pertama pelaksanaan Operasi Ketupat Singgalang ini, pihaknya telah memutarbalikkan ratusan kendaraan yang masuk atau keluar Provinsi Sumbar. 


"Sehari operasi (Ketupat Singgalang), pelanggar mudik pada saat larangan mudik dan telah memutar balik kendaraan sebanyak 165 kendaraan," ujar Kombes Pol Satake Bayu, Jumat (7/5).


Disebutkan, dari ratusan kendaraan yang diputar balikkan tersebut terdiri dari 68 kendaraan sepeda motor (roda dua), 75 mobil pribadi, 14 bus dan 8 mobil travel. 


Sedangkan jumlah pemudik yang naik kendaraan tersebut mencapai ribuan orang. "Jumlahnya ada 3.263 orang," beber Kabid Humas Polda Sumbar. 


Untuk itu ia berharap, sementara ini masyarakat dapat menunda mudiknya karena mengantisipasi penularan virus corona. 

"Tujuannya kan kebaikan bersama. Mencegah penyebaran dan penularan Covid-19," imbuhnya. 


(bhps)


PADANG - MEDIAPORTALANDA - Polda Sumatera Barat bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda Sumbar) dan Bupati Walikota menggelar dialog interaktif, Jumat (7/5) siang. 


Dialog interaktif ini bertemakan "Melalui Program Nagari Tageh, Bersama Kita Tekan Angka Penyebaran Covid-19 di Sumatera Barat" tersebut dilangsungkan di ruang Jenderal Hoegeng lantai IV Polda Sumbar. 


Kegiatan dihadiri Wagub Sumbar Audy Joinaldy, Kapolda Sumbar Irjen Pol Drs. Toni Harmanto, MH, Danrem 032 WBR Brigjen TNI Arief Gajah Mada dan Forkopimda Sumbar. 

Kemudian juga diikuti oleh Tenaga Ahli dari Kementrian Kesehatan RI bidang penangangan Covid-19, dr. Andani Eka Putra, Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Edi Mardianto, S.Ik. M.Si, Pejabat Utama Polda Sumbar, Bupati, Walikota, Kapolres dan Forkopimda se Sumatera Barat.


Awalnya, Audy Joinaldy menerangkan perkembangan situasi terkini terkait kasus positif Covid-19 bersama Kapolda Sumbar. "Dari diskusi, kami bersama bapak Kapolda menginisiasi acara dialog interaktif melalui program Nagari Tageh. Bersama kita tekan angka penyebaran Covid-19 di Sumbar," kata Wagub Sumbar. 


Diharapkan dari pertemuan ini ucap Audy, ada produk hasilnya, apa yang harus  dilakukan bersama-sama dalam mencegah penyebaran positif Covid-19.


Bersamaan dengan itu, Kapolda Sumbar Irjen Pol Toni Harmanto menyebut, harapan bersama Nagari tageh ini dapat berkontribusi, diantaranya memiliki data aktual terhadap persebaran Covid-19 ditingkat RT, RW dan Kelurahan. 


"Meningkatkan produksi ekonomi dan ketahanan pangan. Beberapa kali, telah dilakukan FGD (Forum Grup Diskusi) bersama dalam membahas Nagari Tageh serta mencegah penyebaran Covid-19," ucap Kapolda.  


Kepada para Kapolres di jajarannya, Kapolda memberikan penekanan agar memastikan penggunaan dana desa ini benar-benar digunakan untuk mendukung program Nagari Tageh di wilayah masing-masing. 


"Melakukan asistensi dan evaluasi terhadap penggunaan dana desa yang dialokasikan untuk mendukung program Nagari Tageh, sehinga program ini dapat dilaksanakan dengan konsisten," ujarnya. 


Kemudian ia meminta, agar  mengendalikan benar pelaksanaan program ini. "Atasi semua persoalan yang ada di lapangan dengan melakukan komunikasi, koordinasi dan kolaborasi bersama stakeholder terkait," pungkasnya. 


Dalam kesempatan itu juga, dihadapan Wagub Sumbar dan jajaran Forkopimda, Irjen Pol Toni Harmanto menyampaikan pihaknya juga memberikan reward dan punishment kepada para Kapolres. 


Kapolres yang mendapatkan penghargaan untuk juara I diperoleh Kapolres Pariaman, Juara II Kapolres Bukittinggi, dan Juara III Kapolres Padang Panjang.


"Dengan adanya reward dan punishment ini, diharapkan memotivasi para Kapolres bersama Forkopimda nya dalam menekan angka kasus positif Covid-19 tersebut," ungkapnya. 


(bhps)


PADANG - MEDIAPORTALANDA - Kapolda Sumbar Irjen Pol Drs. Toni Harmanto, MH menyampaikan bahwa, selama dua hari pemberlakuan kebijakan larangan mudik, untuk wilayah Sumbar tidak ditemukan adanya warga yang berani menerobos. Semua kendaraan ditindak tegas dengan putar balik. 


"Sosialisasi sudah jauh hari ya. Belum ada pelanggaran dari warga, masyarakat yang menerobos (penyekatan)," kata Toni usai rapat koordinasi dengan bupati dan wali kota se-Sumbar, Jumat (7/5) di Mapolda Sumbar. 

Sementara, Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu Setianto, S.Ik menyebut, pada hari pertama pelaksanaan Operasi Ketupat Singgalang ini, pihaknya telah memutarbalikkan ratusan kendaraan yang masuk atau keluar Provinsi Sumbar. 


"Sehari operasi (Ketupat Singgalang), pelanggar mudik pada saat larangan mudik dan telah memutar balik kendaraan sebanyak 165 kendaraan," ujar Kombes Pol Satake Bayu, Jumat (7/5).


Disebutkan, dari ratusan kendaraan yang diputar balikkan tersebut terdiri dari 68 kendaraan sepeda motor (roda dua), 75 mobil pribadi, 14 bus dan 8 mobil travel. 


Sedangkan jumlah pemudik yang naik kendaraan tersebut mencapai ribuan orang. "Jumlahnya ada 3.263 orang," beber Kabid Humas Polda Sumbar.


(bhps)


JAKARTA - MEDIAPORTALANDA - Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi menjabat sebagai Kapolri selama 100 hari kerja pada 8 Mei 2021. Ia resmi dilantik sebagai orang nomor satu di Korps Bhayangkara itu pada 27 Januari 2021 lalu. 


Sepanjang perjalannya itu, kinerja dan upaya yang dilakukan Jenderal Sigit dalam melakukan perubahan internal dan penegakan hukum dinilai sudah sesuai dengan semangat kepolisian yang demokratis (Democratic Policing). 







Demikian disampaikan oleh Peneliti LIPI Prof (Ris) Hermawan Sulistyo. Menurutnya, 100 hari kerja Kapolri memperbaiki persoalan yang kompleks terjadi di seluruh Indonesia dari hulu. Hal itu terlihat dari pelunciran beberapa aplikasi yang dimanfaatkan sebagai fungsi pengawasan masyarakat maupun bagi internal kepolisian. 


"Jadi yang dibenahi oleh Kapolri ini dari hulunya dulu, dengan membuat aplikasi-aplikasi pengawasan hingga lalu lintas yang memudahkan pelaporan publik kalau terjadi penyalahgunaan atau pelanggaran hukum baik dari masyarakat maupun untuk internal polisi itu sendiri," kata Hermawan saat dihubungi awak media, Jakarta, Sabtu (8/5/2021).


Menurut Hermawan, dalam masa 100 hari kerja seorang pejabat negara apalagi sekelas Kapolri memang tidak semudah membalikan telapak tangan dalam melakukan perubahan secara komprehensif. 


Pasalnya, kata Hermawan, ada hal-hal yang harus diperhatikan dalam perjalanannya. Apalagi jika semangat perubahan itu belum tersampaikan dengan baik ke ruang publik. 


"100 hari kan tak bisa langsung berikan apa maunya LSM, polisikan juga harus menjaga keseimbangan antara ruang publik, ruang private dan ruang negara," ujar penulis buku Democratic Policing itu. 


Sebab itu, Hermawan menekankan, apabila ada pihak-pihak yang menilai Polri saat ini belum menuju Democratic Policing itu merupakan kekeliruan atau hanya berdasarkan subjektifitas. 


"Faktanya tidak tahu datanya, itu ngambil kesimpulan umum hanya mengambil dari satu dua kasus," ucap Hermawan. 


Jika dalih penindakan sewenang-wenang kepolisian dalam melakukan penanganan Pandemi Covid-19, Hermawan menyebut, di Indonesia masih jauh lebih humanis dibandingkan aparat di Negara India. 


"Suruh coba ke India lihat kalau polisi itu tak bertindak tegas, atau suruh mereka ketukaran Covid-19 dulu biar tahu bahayanya. Orang itu akan berbeda ngomong soal Covid-19 itu kalau dia sudah kena Covid," tutur Hermawan.


Kepolisian India bersikap represif, kata Hermawan, lantaran jika dibiarkan potensi penularan virus corona akan semakin berbahaya. Sebab itu, jika polisi di Indonesia masih terbilang lebih humanis dalam melakukan tindak tegas terkait dengan penanganan Covid-19.


"Lalu apa ukuran represif itu, apakah orang lewat kemudian ditembakin. Pembubaran kerumunan ini kan jauh dari refresif, karena tujuan menyelamatkan orang yang dibubarkan itu tidak tewas karena Covid," ujar Hermawan. 


Bahkan disisi lain, Hermawan justru berpandangan, yang bersikap represif adalah pihak-pihak yang menyerang tanpa tahu situasi nyata kondisi negara disaat pandemi Covid-19 tanpa adanya dukungan data yang kuat.


"Bayangkan kalau dibiarkan, seperti India kita. Ini mau Lebaran, dan itu dibebankan kepada Negara, kok dibilang represif," tutup Hermawan. (bhps)


PADANG - MEDIAPORTALANDA - Kabar gembira bagi masyarakat yang akan membuat Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), saat ini pemohon SKCK bisa menunggu saja di rumah tanpa harus datang ke Polda Sumbar atau Polres jajaran Polda Sumbar untuk mendapatkan SKCK nya.


SKCK yang telah terbit, nantinya akan diantarkan oleh petugas ke alamat pemohon itu sendiri (delivery). Hal tersebut dilakukan, untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat. 


Program yang dilakukan oleh Direktorat Intelkam (Ditintelkam) Polda Sumbar ini, sesuai dengan program prioritas Kapolri dalam bentuk Presisi, (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan).


Melalui program Presisi tersebut, Ditintelkam Polda Sumbar mengaplikasikannya di jajaran dengan motto RANCAK (Ramah, Amanah, Nyaman, Cerdas, Akurat dan Kreatif).


Awalnya, pemohon harus melakukan pengisian data SKCK melalui website www.skck.polri.go.id. Pengisian data harus sesuai dengan KTP pemohon. Setelah melengkapi syarat yang tertera pada website tersebut, pemohon dapat mengkonfirmasi operator SKCK melalui WhatsApp (WA) 082262126551.


"Proses tersebut (pembuatan SKCK) Cepat, mudah, efisien," kata Dirintelkam Polda Sumbar Kombes Pol Heri Prihanto, S.I.K., melalui Kasi Yanmin Kompol Artati, Senin (3/5).


Disebutkan, Layanan SCKC delivery (antar alamat), diprioritaskan bagi masyarakat yang memiliki intensitas kerja yang tinggi, lansia, keterbatasan khusus (disabilitas).


Dirinya menerangkan, masa berlaku SKCK  selama 6 bulan sejak tanggal diterbitkan. Sedangkan untuk biaya penerbitan SKCK sebesar Rp 30.000,- (tiga puluh ribu rupiah) sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 60 tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).


"Dan jika Pemohon dapat menunjukkan Surat Keterangan Tidak Mampu maka tidak dipungut biaya," pungkasnya. (bhps)


PADANG - MEDIAPORTALANDA - Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar), melaksanakan operasi kepolisian terpusat dengan sandi Operasi Ketupat Singgalang 2021.


Apel gelar pasukan ini dipimpin oleh Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Edi Mardianto, S.Ik. M.Si, dengan diikuti oleh Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy, Danrem 032/WBR, Danlantamal II Padang dan Danlanud Sutan, Rabu (5/5) di RTH Imam Bonjol Padang. 


Wakapolda saat membacakan amanat Kapolri menjelaskan, operasi ketupat yang digelar ini dimulai sejak tanggal 6 hingga 17 Mei 2021, untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif saat Idul Fitri 1442 H.


"Sebagai bentuk pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat 2021, dalam rangka pengamanan hari raya Idul Fitri. Baik aspek sarana maupun prasarana, serta keterlibatan unsur terkait lainnya," ucap Brigjen Pol Edi Mardianto. 


Untuk di wilayah Sumbar dimana saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19, Wakapolda menyampaikan bahwa pihaknya menurunkan sebanyak 2.941 personel yang terdiri dari personel Polda dan Polres di jajaran, selain memberikan pengaman juga untuk melarang aktivitas mudik. 


"Nanti di wilayah khususnya 10 Pos Penyekatan di wilayah Sumbar ini, ini yang akan menekan supaya tidak ada arus mudik. Sangat riskan sangat bahaya dengan situasi sekarang, dan masyarakat juga sudah tau seperti yang terjadi di luar (kasus Covid-19). Dan kita harapkan tidak terjadi di Indonesia, khususnya di Padang ini penyebarannya tidak ada lagi," katanya. 


Dengan operasi yang dilakukan tersebut, diharapkan dapat mencegah adanya aktivitas mudik oleh masyarakat yang hendak masuk atau keluar dari Provinsi Sumatera Barat. 


"Insya Allah dengan penegakkan hukum, pencegahan lalu lintas dan penyekatan jalan ini kita akan mengurangi, tidak akan terjadinya peningkatan masalah Covid-19 ini," sebut Wakapolda. 


Pihaknya menegaskan bagi yang akan mencoba masuk ke Sumatera Barat nantinya akan disuruh pulang kembali (putar balik). "Juga jalur tikusnya juga sama, tetap kita buat penyekatan," pungkasnya.(bhps)


PADANG - MEDIAPORTALANDA - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Sumbar R. Andika Dwi Prasetya beserta Kalapas Kelas IIA Padang, Era Wiharto para Kepala Divisi melakukan kunjungan ke Mapolda Sumbar guna lakukan koordinasi pada Senin (3/5/2021) siang. 


Kunjungan dari Kemenkumham tersebut disambut baik oleh Kapolda Irjen Pol Drs. Toni Hermanto, MH bersama Karoops Kombes Pol Djadjuli, S.Ik, Dir Intelkam Kombes Pol Heri Prihanto, S.Ik dan Dirreskrimum Kombes Pol Imam Kabut Sariadi.

Diketahui, kegiatan ini dilakukan terkait dengan koordinasi, kolaborasi dan sinergitas antar aparatur penegak hukum.


Selain itu, dalam pertemuan ini juga dibahas permohonan bantuan dalam penangkapan kembali delapan orang pelarian dari Rutan Muara Labuh beberapa waktu yang lalu.


"Kita siap membantu, dalam mencari napi (narapidana) yang kabur dari Rutan," ucap Kapolda Sumbar Irjen Pol Toni Harmanto. 


Sementara, Kakanwil berharap dukungan dari Kapolda Sumbar berserta jajarannya, dengan dilakukan koordinasi terkait optimalisasi Patroli Sambang oleh pihak Kepolisian ke Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan Sumatera Barat jelang Idul Fitri 1442 Hijriah. 


"Semoga pimpinan Polda Sumbar beserta jajaran dapat membantu untuk melakukan pelacakan, pencarian dan penangkapan kembali narapidana bersama dengan Satuan Tugas Operasi Patroli Kepatuhan Internal (Satops Patnal) yang tengah melakukan pencarian terhadap napi yang kabur tersebut," ungkap Kakanwil.


Hal senada juga disampaikan oleh Era Wiharto Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Padang. Menurutnya, dengan adanya koordinasi ini, ke depan dapat membawa dampak positif bagi Lapas Padang. "Lapas Padang sebagai Lapas yang berada di ibukota propinsi dengan isi lebih kurang 900 orang WBP, rawan akan ancaman terjadinya gangguan kamtib," katanya.


Lebih lanjut, Era berharap koordinasi merupakan salah satu langkah dalam antisipasi dini terhadap gangguan kamtib dalam Lapas. Koordinasi ini kemudian diakhiri dengan pemberian cenderamata oleh Kepala Kantor Wilayah kepada Kapolda Sumbar. (bhps)


PADANG - MEDIAPORTALANDA - Jajaran Polsek Padang Timur Polres Kota (Polresta) Padang, tadi pagi menggelar Operasi Yustisi dalam rangka penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), Senin (3/5) di depan Mako Polsek.


Operasi Yustisi ini di pimpinan langsung oleh Kapolsek AKP Afrides Roema, SH dengan mengikutsertakan seluruh personelnya. 


Dalam pelaksanaannya, petugas memberhentikan setiap pengendara roda dua maupun roda empat yang melintas depan Polsek. 


Selanjutnya, pengemudi kendaraan diperiksa satu persatu oleh petugas untuk memantau kepatuhan protokol kesehatan. "Yang utama sekali kita pantau adalah warga yang tidak menggunakan masker," kata Kapolsek usai pelaksanaan operasi. 


Dirinya menyebut, selama operasi yang dilakukan pihaknya, ditemukan sebanyak 17 orang yang tidak patuh protokol kesehatan (Prokes) dan mereka dilakukan pendataan oleh petugas. 


"Dicatat identitasnya, dan dokumen wajah untuk dimasukkan ke dalam aplikasi SIPELADA. Pelanggar selanjutnya diberikan masker," ucap AKP Afrides Roema. 


Pihaknya terus mengimbau, agar ditengah pandemi Covid-19 ini masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan setiap melakukan aktivitasnya dimanapun berada.(bhps)


SUMBAR - MEDIAPORTALANDA - Beberapa hari ini, jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Padang Pariaman aktif melakukan pemeriksaan setiap kendaraan yang melewati wilayah hukumnya. Kendaraan yang diperiksa khususnya kendaraan mini bus yang membawa penumpang.


"Iya benar, setiap hari kita lakukan pemeriksaan kendaraan roda empat (mobil)," kata Kapolres Padang Pariaman AKBP Dian Nugraha, S.Ik melalui Kasat Lantas AKP Asep Wahyudi, S.Ik, Kamis (29/4).

Dikatakan, selain memeriksa kelengkapan surat-surat kendaraan, petugas lalu lintas itu juga memeriksa para penumpang yang berada di dalam mobil untuk melihat kepatuhan terhadap protokol kesehatan. 


"Kita cek juga, pengemudi dan penumpang apakah pakai masker atau tidak. Karena saat ini kan masih dalam pandemi Covid-19," tuturnya. 


Dalam pemeriksaan itu lanjutnya, petugas juga memberikan imbauan kepada pengendara tentang aturan lalulintas dan imbauan larangan mudik pada tahun ini.


"Sesuai anjuran pemerintah agar tidak ada mudik. Maka kami imbau untuk tidak melaksanakan mudik," imbaunya.


Imbauan untuk tidak mudik yang dilakukan oleh pihaknya tersebut akan dilakukan hingga tanggal 5 Mei 2021 mendatang. Sebab, mulai tanggal 6 Mei imbauan tersebut akan berubah jadi penindakan bagi warga yang nekat mudik.


"Jadi tanggal 6 Mei 2021 akan berlaku penindakan. Akan kami berikan sanksi bahkan sampai kita suruh balik arah kembali," tegasnya. (bhps)


PADANG - MEDIAPORTALANDA - Kini di markas Satuan Brigade Mobil (Satbrimob) Polda Sumbar telah memiliki lapangan tembak dan panahan. Lapangan tersebut diresmikan Kapolda Sumbar Irjen Pol Drs. Toni Harmanto, MH, Kamis (29/4) sore.


Peresmian lapangan tembak ini ditandai dengan penandatanganan prasasti dan gunting pita oleh Kapolda Sumbar Irjen Pol Toni Harmanto. 


Diketahui, Lapangan Tembak dan Panahan ini bernama "Sertu Pol. Anumerta Widodo Panaluan 94" Satbrimob Polda Sumbar.


Kegiatan diikuti oleh Irwasda Polda Sumbar Kombes Pol K. Rahmadi, MH, Pejabat Utama (PJU) Polda Sumbar, Perpani (Persatuan Panahan Indonesia) Sumbar, Perbakin Sumbar.


Usai pembukaan, Kapolda beserta para PJU mencoba ketangkasan dan mengasah kemampuan menembaknya di lapangan tembak "Sertu Pol. Anumerta Widodo Panaluan 94" Satbrimob Polda Sumbar.


Tidak itu saja, wujud rasa syukur dan kepedulian kepada sesama di bulan suci Ramadhan, Kapolda memberikan santunan kepada anak yatim.(bhps)


PADANG - MEDIAPORTALANDA - Polda Sumatera Barat (Sumbar) memperingati malam Nuzulul Quran. Kegiatan dilaksanakan di Mesjid Ar Rahman Polda Sumbar, Rabu (28/4) malam.


Kegiatan ini dihadiri oleh Kapolda Sumbar Irjen Pol Drs Toni Harmanto, MH, Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Edi Mardianto, S.Ik. M.Si, Pejabat Utama dan personel dilingkungan Polda Sumbar. 


Awalnya, selesai pelaksanaan shalat Isya, seluruh jemaah yang hadir melanjutkan dengan shalat tarawih. Kemudian pemberian santunan kepada anak yatim dari panti asuhan Yayasan PGAI Padang dan dilanjutkan dengan ceramah agama. 


Penyerahan santunan tersebut dipimpin oleh Kapolda Sumbar Irjen Pol Toni Harmanto, yang diikuti oleh Wakapolda dan Irwasda Polda Sumbar. 

Peringatan nuzulul Quran ini dilaksanakan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan dan berjalan penuh khidmat. 


Dari berbagai sumber yang diperoleh, malam Nuzulul Quran diketahui merupakan momen penting di bulan suci Ramadhan, dimana turunnya kitab suci bagi umat islam yaitu Alquran kepada Nabi Muhammad SAW melalui perantara malaikat Jibril. 

(bhps)


PADANG - MEDIAPORTALANDA - Sebanyak 266 anggota Polri di Polda Sumbar dan jajarannya di Polres yang pernah bermasalah dengan narkoba, melakukan penandatangan perjanjian untuk tidak menggunakan narkoba kembali. Pelaksanaannya tersebut dilakukan secara langsung di Polda dan melalui video conference bagi yang di Polres.


Penandatanganan ini disaksikan langsung oleh Kapolda Sumbar Irjen Pol Drs. Toni Harmanto, MH dan Pejabat Utama Polda Sumbar, Senin (26/4) di ruang Jenderal Hoegeng lantai IV Mapolda Sumbar.


Selain disaksikan oleh Kapolda, pada penandatanganan perjanjian tersebut juga dihadiri oleh keluarga dari anggota yang pernah bermasalah tersebut, baik orang tua, istri dan anak-anaknya.


Dalam arahannya Kapolda menyebut, ia mengagendakan khusus untuk mengumpulkan anggota Polda Sumbar yang pernah menyalahgunakan narkoba dan sudah melaksanakan sidang disiplin maupun kode etik. “Pada kegiatan ini juga akan dilaksanakan penandatanganan pernyataan untuk tidak menggunakan atau menyalahgunakan narkoba,” katanya dihadapan anggota dan keluarganya.


Disebutkan, sejalan dengan program prioritas Kapolri pada Transformasi Pengawasanan, sepanjang tahun 2021 ini Polda Sumbar telah melakukan tes urine kepada 1.841 personel dan ditemukan sebanyak 13 personel terindikasi positif menggunakan narkoba.


Dilanjutkannya, sebagai refleksi bersama bahwa dari tahun 2015 sampai sekarang, personel Polda Sumbar yang telah menjalani sidang disiplin dan kode etik adalah sejumlah 286 orang atau 2,9 % dari jumlah personel Polda Sumbar yang berjumlah 9.861 orang. Dari jumlah tersebut, yang telah diputus PTDH adalah 33 orang atau 11,5 %. 


“Kondisi ini tentu sangat memprihatinkan kita semua, mengingat bahwa kita masih perlu meningkatkan pengawasan dan pengendalian terhadap anggota Polri,” ucap Irjen Pol Toni.


Dalam mencegah penyalahgunaan narkoba di kalangan anggota Polri sebut Irjen Pol Toni, Polda Sumbar telah melakukan berbagai upaya, mulai dari pembinaan oleh para Kasatker, rehabilitasi, proses disiplin dan kode etik dan mulai awal tahun 2021 ini, kita sudah mulai memproses secara pidana terhadap anggota Polri yang memiliki hasil tes urine positif mengkonsumsi narkoba.

 

“Ini merupakan komitmen saya dan telah saya tegaskan beberapa kali pada berbagai kesempatan, kepada seluruh anggota untuk senantiasa menghindari narkoba. Dan tidak ada toleransi bagi para pengguna narkoba, mengingat dampak negatif yang sangat luar biasa baik bagi individu maupun institusi Polri,” tegas jenderal bintang dua tersebut.


Lanjutnya, sejalan dengan penekanan Kapolri bahwa untuk menekan penyalahgunaan narkoba di internal Polri dilakukan dengan penerapan sanksi pidana dan PTDH. “Namun demikian dari aspek pembinaan, saya masih memiliki harapan kepada saudara untuk memiliki masa depan yang lebih baik,” ajaknya. 


Oleh karena itu kata Kapolda, maka pada kesempatan yang baik ini ia sengaja mengumpulkan anggota Polri yang berdasarkan catatan pernah menyalahgunakan narkoba mulai dari tahun 2015 sampai tahun 2021. 

“Sengaja saya mengundang saudara bersama istri masing-masing dengan maksud agar komitmen anda dapat disaksikan langsung oleh istri masing-masing dengan maksud istri anda adalah pengawas dari niat untuk kembali menggunakan narkoba,” ujarnya. 


“Oleh karena itu, jadikan momentum ini untuk benar-benar berjanji kepada diri sendiri dan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa untuk tidak akan pernah menyalahgunakan narkoba,” imbau Kapolda menambahkan.(bhps)


PADANG – MEDIAORTALANDA - Kapolda Sumbar Irjen Pol Drs. Toni Harmanto, MH kembali memberikan penekanan kepada 266 anggotanya yang pernah bermasalah dengan narkoba. 


1. Jadikan kegiatan yang bertepatan dengan bulan suci Ramadhan ini sebagai momentum perubahan ke arah yang lebih baik dengan disaksikan oleh Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa. 

2. Renungkan kembali tujuan kita menjadi anggota Polri yang mengabdi kepada masyarakat, bangsa dan negara, serta menjadi contoh dan tauladan bagi anak buah, keluarga dan masyarakat. 

3. Jangan tergoda dengan iming – iming kenikmatan sesaat, karena tidak ada kenikmatan yang hakiki pada narkoba. Sekali mencoba narkoba maka disitu adalah titik awal kehancuran diri anda dan keluarga. 

4. Berhenti berhubungan dengan narkoba ataupun orang yang terlibat penyalahgunaan narkoba. Itu akan berpengaruh negatif pada perkembangan karier anda sendiri. 


5. Ingatlah bahwa keluarga adalah tempat bernaung dan berlindung. Disanalah anda akan memperoleh kedamaian dan ketentraman yang sesungguhnya. 


Sebelumnya, sebanyak 266 anggota Polri di Polda Sumbar dan jajarannya di Polres yang pernah bermasalah dengan narkoba, tadi pagi melakukan penandatangan perjanjian untuk tidak menggunakan narkoba kembali. Pelaksanaannya tersebut dilakukan secara langsung di Polda dan melalui video conference bagi yang di Polres.


Penandatanganan ini disaksikan langsung oleh Kapolda Sumbar Irjen Pol Drs. Toni Harmanto, MH dan Pejabat Utama Polda Sumbar, Senin (26/4) di ruang Jenderal Hoegeng lantai IV Mapolda Sumbar.


Selain disaksikan oleh Kapolda, pada penandatanganan perjanjian tersebut juga dihadiri oleh keluarga dari anggota yang pernah bermasalah tersebut, baik orang tua, istri dan anak-anaknya.


“Sengaja saya mengundang saudara bersama istri masing-masing dengan maksud agar komitmen anda dapat disaksikan langsung oleh istri masing-masing dengan maksud istri anda adalah pengawas dari niat untuk kembali menggunakan narkoba,” ujarnya. 


“Oleh karena itu, jadikan momentum ini untuk benar-benar berjanji kepada diri sendiri dan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa untuk tidak akan pernah menyalahgunakan narkoba,” imbau Kapolda menambahkan.(bhps)


PADANG - MEDIAPORTALANDA - Kapolresta Padang Kombes Pol Imran Amir, S.Ik menegaskan, pihaknya akan fokus pada pengawasan protokol kesehatan di tempat yang menjadi pusat keramaian. 


Terutama, pengawasan dalam hal pemakaian masker yang ada di dalam wilayah Kota Padang.


"Kami hanya memperkuat pengawasan di tempat kerumunan masyarakat. Kami fokus antisipasi kerumunan, terutama pengawasan tidak mengunakan masker," katanya, Sabtu (24/4).


Dijelaskan, sebanyak 10 pos akan didirikan dalam Operasi Ketupat Singgalang 2021, yang mana dimulai pada tanggal 6 Mei 2021 mendatang. 


"Pos itu terdiri dari enam pos pengamanan dan empat pos pelayanan," ujarnya.

 

Pihaknya juga tak akan melakukan penyekatan mobilitas masyarakat dalam provinsi yang akan memasuki wilayah Kota Padang. 


“Kami sesuai dengan pernyataan dari Gubernur Sumbar, bahwa penyekatan hanya dilakukan di lintas perbatasan provinsi. Di perbatasan Kota Padang tidak masuk dalam batas provinsi,” ujarnya. (bhps)


SUMBAR - MEDIAPORTALANDA - Melompat dari motor Anggota kepolisian dari Polres Agam berhasil menangkap salah satu penjambret dari dua pelaku di Pasar Padang Baru, Lubuk Basung Kabupaten Agam, pada Kamis (22/4) sore.


Bripka Algino Ganaro, anggota yang bertugas di Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim Polres) Agam ini menangkap jambret, yang diketahui berinisial H (23) dengan cara melompat dari sepeda motornya.

Informasi yang diperoleh, awalnya Bripka Algino sedang mengendarai sepeda motor dalam perjalanan di dekat Pasar Padang Baru Lubuk Basung.


Begitu sampai dekat pasar, dari arah berlawanan ia melihat seorang ibu-ibu yang mengendarai sepeda motor sedang dipepet oleh pengendara motor yang berboncengan.


Penumpang sepeda motor itu terlihat memepet ibu-ibu tersebut dan menyambar handphone yang berada di kotak bagasi depan. Sang ibu tersebut langsunh berteriak. 


Melihat kejadian ini, secara spontan Bripka Algino langsung mencoba menghadang para pelaku jambret tersebut. Namun mereka berhasil kabur melarikan diri. 


Karena pelaku mencoba kabur, polisi tersebut kemudian berusaha mengeja. Aksi kejar-kejaran ini berlangsung hampir 2 kilometer dan cukup menyita perhatian warga sekitar.


Disaat sepeda motor penjambret itu melambat, Bripka Algino langsung dengan sigap mengambil kesempatan dengan melompat ke arah pelaku jambret.


“Dalam pelariannya, jambret tersebut membuang handphone curiannya,” kata Bripka Algino, Jumat (23/4).


Saat Bripka Algino dan pelaku jambret terjatuh, para pelaku tersebut kembali berupaya kabur dengan cara berpencar.  Salah satu pelaku yakni H mencoba kabur dengan berlari kencang menuju areal persawahan.


Namun hal tersebut tidak membuatnya patah semangat, Bripka Algino kembali bangkit dan mengejarnya hingga berhasil menangkap dan membawa tersangka ke Polres Agam untuk proses penyidikan lebih lanjut. (bhps)


SUMBAR - MEDIAPORTALANDA - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sijunjung menggelar Operasi Keselamatan Singgalang 2021. Gelaran operasi kali ini dilaksanakan dengan berbagi pada pengendara lalu lintas yang terlihat patuh dan taat terhadap aturan berlalu lintas. 



Dibawah pimpinan Kasat Lantas Polres Sijunjung Iptu Ghanda Novidiningrat, S.Ik. MH, personel Satlantas Polres Sijunjung membagikan takjil (menu buka puasa) kepada pengguna kendaraan yang melewati jalan Simpang Pangeran Jl. M. Yamin Muaro Sijunjung, Jumat (23/4) sore menjelang waktu berbuka puasa.

"Pada Operasi Keselamatan ini, Satlantas Polres Sijunjung memberikan takjil gratis kepada pengendara, khususnya yang tertib berlalu lintas," kata Kasat Lantas Iptu Ghanda melalui Kanit Dikyasa Bripka Irwandi. 


Selain membagikan takjil, pihaknya juga memberikan Brosur serta masker untuk pengendara yang terlihat tidak menggunakan masker. "Ini kami berikan agar dapat mencegah penyebaran virus Covid-19. Apalagi saat ini masih ada penambahan kasus positif Covid-19," ujarnya. 


Pembagian takjil yang dilakukan itu kata Bripka Irwandi, akan berlansung selama tiga hari. Yang dimulai sejak kemarin Kamis tanggal 22 April hingga Sabtu tanggal 24 April 2021.


Kegiatan tersebut juga diikuti oleh KBO Satlantas Polres Sijunjung, para Kanit Satlantas bersama anggota Satlantas Sijunjung, serta Duta Genre Kabupaten Sijunjung.


Pihaknya berharap, agar masyarakat pengguna kendaraan di wilayah Kabupaten Sijunjung untuk selalu mematuhi aturan lalulintas serta protokol kesehatan. 


"Dengan mematuhinya dapat mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas, dan mencegah penularan virus corona," imbaunya. (bhps)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
F