-->

Articles by "Dunia Kampus"

Tampilkan postingan dengan label Dunia Kampus. Tampilkan semua postingan

JAKARTA - MEDIAPORTALANDA - Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi akhirnya meresmikan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi IPWI Jakarta dan Akademi Kebidanan Widya Karsa Jayakarta menjadi Universitas IPWIJA. Surat Keputusan Nomor 627/E/O/2022 tentang Penggabungan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi IPWI Jakarta dan Akademi Kebidanan Widya Karsa Jayakarta menjadi Universitas IPWIJA diserahkan langsung oleh Kepala LLDikti Wilayah III Dr. Ir. Paristiyanti Nurwardani, MP kepada Ketua Yayasan Institut Pengembangan Wiraswasta Indonesia Jakarta, Dr. Sri Lestari Prasilowati, MA di Gedung Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti ) Wilayah III Jakarta, Jumat (9/9/2022). 


Perubahan dari STIE IPWIJA menjadi Universitas IPWIJA merupakan suatu langkah besar yang dimulai dari Pengumuman Penetapan Proposal Penerima Bantuan Akselerasi Program Penggabungan atau Penyatuan PTS Gelombang I Tahun 2021 pada tanggal 17 September 2021. 


STIE IPWIJA merupakan salah satu perguruan tinggi dari 43 Perguruan Tinggi yang berhasil lolos dalam seleksi tersebut. Dalam Proposal Akselerasi Program Penggabungan tersebut pihak STIE IPWIJA bersama Akademi Kebidanan Widya Karsa Jayakarta berkomitmen untuk bergabung manjadi Universitas. Dalam proposal program baru yang diajukan adalah Sistem Informasi, Informatika, Rekayasa Perangkat Lunak, Kewirausahaan dan D3 Kebidanan.


Selanjutnya untuk merealisasikan Program Penggabungan atau Penyatuan tersebut Yayasan dan STIE IPWIJA berkolaborasi menyiapakan seluruh persyaratan yang telah ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi. Persiapan-persiapan untuk mewujudkan Universitas IPWIJA dilakukan dengan melaksanakan Bimbingan Teknis Aspek Hukum, Aspek Keuangan, Sistem Silemkerma serta Pendampingan Penyusunan Studi Kelayakan, Penyusunan Prodi Baru, Penyusunan Rancangan Statuta dan Penyusunan Rancangan SPMI. 


Dalam penyerahan SK Perubahan menjadi Universitas tersebut, Kepala LLDikti Wilayah III Jakarta, Paristiyanti Nurwardani berpesan, dengan telah diterimanya SK tersebut, Rektor Universitas IPWIJA harus lebih mengutamakan mutu pembelajaran dan bisa “lari kencang” dalam mengembangkan program studi yang baru. 


Dalam kesempatan yang sama, Dr. Sri Lestari Prasilowati, MA selaku Ketua Yayasan IPWIJA menyampaikan ucapan terimakasih atas bimbingan dan arahan dari LLDikti Wilayah III sehingga Universitas IPWIJA bisa berdiri di daerah administrasi Jakarta Timur. “Sebagai Universitas baru, program utama yang akan dilaksanakan adalah memprioritaskan promosi program studi baru yang telah mendapat status akreditasi Baik untuk segera meningkat manjadi Baik Sekali,” ujar Sri Lestari Prasilowati. 


Sementara itu, Rektor pertama Universitas IPWIJA, Ir. Besar Agung Martono, MM., DBA menyatakan pihaknya akan terus melakukan inovasi dan pengembangan dengan menambah program studi baru yang sangat dibutuhkan masyarakat luas khususnya program doktor. “Disamping itu Universitas IPWIJA juga akan mengintensifkan program RPL (Rekognisi Pembelajaran Lampau) dan menjalin kerjasama internasional untuk menyelenggarakan kelas internasional dalam usaha menuju Universitas IPWIJA terakreditasi “Unggul” mencetak wirausaha dan profesional yang berkontribusi signifikan untuk mencapai masyarakat Indonesia Adil Makmur,” terang Agung kepada wartawan di sela penyerahan SK.   


“Untuk Kerjasama dengan univesitas luar negeri, kami akan intensif berkolaborasi dengan Philippine Women’s University untuk menyelenggarakan Program Doktor yang masih banyak dibutuhkan para akademisi di Indonesia,” tambah Rektor Agung, yang juga merupakan salah satu pendiri LSP Pers Indonesia.


Rektor Besar Agung Martono juga menceritakan asal mula berdirinya STIE IPWI Jakarta pada tahun 1991. Pada waktu itu STIE IPWIJA merupakan penyelenggara perguruan tinggi perintis dan pelopor Program Magister Manajemen di Indonesia. 

Agung bersama ayah kandungnya R. Soemitro dan kakaknya Bambang Tri Cahyono, M.Ec, Ph.D, mulai merintis perguruan tingginya untuk pertama kali di kampus Jl. Raya Pasar Minggu Km 18 Kecamatan Pejaten Jakarta Selatan. 


Berkat Taufik Hidaya Allah SWT dan semangat serta perjuangan ayah dan anak yang gigih, Agung menuturkan, pada tanggal 29 Juli 1993 STIE IPWI mendapat persetujuan operasional dengan terbitnya SK Mendikbud No. 79/D/O/1993 sebagai salah satu pelopor penyelenggara Magister Manajemen di Indonesia pada masa itu. Setelah mengalami lika-liku dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi selama 29 tahun akhirnya lahirlah Universitas IPWIJA.


Dalam wawancara terakhir, Rektor Agung yang merupakan lulusan Doktor De La Salle University Manila bertutur : “Semoga kelahiran Universitas IPWIJA akan menjadi berkah bagi stakeholder dan masyarakat luas.” 


Dalam acara penyerahan tersebut juga dihadiri oleh para pejabat dilingkungan LLDIKTI 3 antara lain Koordinator Pusat Data, Kelembagaan, dan Kerja Sama Norsanty, S.Kom., M.Kom dan Kepala Bagian Umum Noviyanto, ST., MMSi. Sedangkan dari Universitas Ipwija hadir Rektor Universitas Ipwija  Ir. Besar Agung Martono, M.M., DBA dan Pembina Yayasan Institut Pengembangan Wiraswasta Indonesia Jakarta, Drs. Juniarto Rojo Prasetyo, MPM., Ed.D, Dr. Suyanto, SE, MM., M.Ak., Ak., CA serta Dr. Heru Mulyamnto, SE MM. *** (Juniarto RP)

Photo Ist

PADANG - MEDIAPORTALANDA - Memperingati 100 tahun Tamansiswa (Tamsis) di 2022, perkumpulan keluarga besar Tamsis padang, mulai menyiapkan berbagai kegiatan.


Ketua panitia Ki junaidi alex, Senin (20/6), menjelaskan acara peringatan ini akan bekerja sama dengan Perguruan Tamsis padang. Dalam rencana awal, akan ada beberapa kegiatan lomba yang akan berlangsung.


Lomba akan bernuansa budaya, sosial,Agama dan pendidikan. Beberapa rencana kegiatan seperti lomba tahfidz, lomba marandang ,penanaman pohon pelindung,penyebaran bibit penyu ,pameran otomotif, Festival sipak rago dan lainnya," Ujar Ki Junaidi.


Ia juga menambahkan semoga tamansiswa terus berupaya menanamkan dan mempertahankan nilai-nilai luhur Tamansiswa, yang juga ajaran dari Ki Hajar Dewantara. Salah satu langkahnya, merancang beberapa sekolah yang berbasis karakter baik.


"Di tengah-tengah modernisasi, tetap perlu memperjuangkan nilai-nilai kepahlawanan, pendidikan, kebudayaan, wawasan kebangsaan, serta kejuangan," Imbuh nya lagi.


Peringatan 100tahun Tamansiswa merupakan momentum membangkitkan kesadaran masyarakat untuk selalu meningkatkan daya saing dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi  bagi kemandirian dan kemajuan bangsa dalam mewujudkan masyarakat Indonesia yang sejahtera, makmur dan madani. 


"Dalam acara Peringatan 100 tahun Tamansiswa di Sumatera Barat yang akan dilaksanakan mulai tanggal 20 Juni sampai 3 Juli 2022, akan melibatkan seluruh pihak, yayasan, akademika perguruan, terutama juga para alumni, pemerintah daerah dan masyarakat umum tentunya,"Ki Junaidi mengakhiri. **


PADANG - Demi mewujudkan Unitas Padang sebagai Kampus Asean Entrepreneural university, maka jalinan kerjasama dengan berbagai pihak baik pemerintah, swasta, lembaga bisnis, lembaga nirlaba dan perguruan tinggi baik nasional maupun internasional merupakan agenda utama yang akan dikerjakan secara berkelanjutan oleh Rektor Unitas Padang, Sefris Yonaldi. 

Bertempat di Haryono room Unitas Padang digelar workshop tentang kewirausahaan sosial dengan pemateri dari kimia farma dan Sahabat Alam dan dihadiri oleh 200 peserta mahasiswa dan dosen. sekaligus MOU antara Unitas Padang dengan Lembaga Sahabat Alam (LSA). Dimana kerjasama ini nantinya akan menyediakan labor praktek wirausaha sosial bagi mahasiawa dan para dosen, Selasa (8/2/2020).

Dengan adanya kegiatan ini akan memberikan pengetahuan dan pengalaman bagi mahasiswa sebagai wirausahawan. Kegiatan ini nanti akan menyediakan lulusan yang memiliki skill, ketrampilan  yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan kerja, yang terpenting setelah tamat menjadi sarjana S1 mereka akan beroreantasi menjadi jobcreator.

Visi misi Unitas Padang merupakan bentuk respon terhadap kebijakan, Mas Nadiem Makarim Menteri Kemendikbud tentang Kampus merdeka dan merseka belajar.

Hal ini dikatakan Nadiem bahwa kebijakan ini sebagai komitmennya untuk mencetak pemimpin masa depan, serta bentuk implementasi visi-misi Presiden Joko Widodo, yaitu menciptakan sumber daya manusia (SDM) unggul. 

Artinya apa yang kita pelajari apapun yang kita lakukan itu sering kali hanya starting poin kita. Lalu kenapa kita tidak mengebiri kemerdekaan mahasiswa kita untuk melakukan berbagai macam hal di luar prodi di luar kelas, di luar kampus. Inilah namanya kemerdekaan mahasiswa," kata Nadiem.

Nadiem mencontohkan kegiatan dua semester di luar kelas seperti magang atau kerja praktik dan juga mengajar di salah satu sekolah di daerah terpencil. Selain juga melakukan riset dengan dosen ataupun membantu mahasiswa S-2 atau S-3 melakukan penelitian.

"Mahasiswa itu bisa bekerja sama dengan dosen untuk menciptakan suatu kurikulum sendiri, suatu projects independent study. Mereka bisa berkontribusi di desa selama satu tahunan atau melakukan projek desa. Tukar belajar antara universitas dan mancanegara. Satu semester abroad, satu tahun abroad, bisa," kata Nadiem. (Pras)



MPA, PADANG - Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa memaparkan tentang kepemimpinan sewaktu didapuk menjadi 'keynote speaker' dalam kegiatan Bimbingan Aktifitas Kehidupan Kampus bagi mahasiswa baru Universitas Taman Siswa (Unitas) Padang, Minggu (15/9/2019).

Adapun tema yang diangkatkan dalam kegiatan tersebut yaitu "Mempersiapkan Mahasiswa Baru Universitas Tamsis Padang Menjadi Generasi Unggul Menghadapi Era Revolusi Industri 4.O.

Di hadapan mahasiswa baru salah satu kampus swasta ternama di Kota Padang itu Hendri Septa menyampaikan perihal tentang kepemimpinan. Dalam hal ini ia pun mengibaratkan sosok Nabi Muhammad SAW sebagai suri tauladan yang baik dan patut dijadikan contoh dalam kehidupan.

Sementara dalam kriteria seorang pemimpin katanya, pertama sekali harus amanah serta memiliki kharisma.

"Karakter pemimpin itu harus memiliki kharisma dan yang dipimpinnya juga mengikuti dia," terangnya dalam kegiatan yang dihadiri Rektor Unitas Padang Dr. Edi Wirman, SP, MP serta segenap civitas akademika perguruan tinggi tersebut.

Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kota Padang itu melanjutkan, karakter kepemimpinan kedua adalah idealis.

"Kita sekarang berada di "zaman now" sesuai era revolusi industri 4.O. Maka itu sebagai pemimpin dan calon pemimpin apa saja harus bisa memanfaatkan kemajuan zaman sebaik-baiknya," tukuknya.
Maka itu wawako mengingatkan lagi, kepada adik-adik mahasiswa semua, raihlah ilmu dan kejarlah ilmu sebanyak banyaknya dan ciptakan prestasi selama mengikuti perkuliahan di Unitas Padang ini.

Jangan buang buang waktu dan usahakan setiap waktu kepada hal-hal yang positif dan menghasilkan.

"Juga satu hal lagi, kalau kita ingin sukses dunia akhirat jangan pernah melawan orang tua. Tidak saja orang tua di rumah, tapi orang tua dimana saja kita berada termasuk di perguruan tinggi. Sebab, sedikit saja kita membuat orang tua sedih maka bergetarlah "arsy"Allah dan kita bisa celaka. Maka itu buatlah orang tua kita senang dengan senantiasa patuh dan menyayangi mereka," tukas Hendri Septa mengakhiri.(David)


MPA,JAKARTA  – Duta Besar Jepang untuk Indonesia diwakili Wakil Dubes Jepang, Mr. Keiichi ONO berkenan hadir dan menjadi keynote speaker dalam acara Workshop on Youth Challenges and Opportunities in Development: Building Awareness on Environment, Education and Culture and Appreciation for Winners of Indonesia-Japan Essay Contest JFY 2018, yang dilaksanakan oleh Kappija-21 (Keluarga Alumni Program Persahabatan Indonesia- Jepang Abad 21), bertempat di Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Ciputat, Tangerang, Banten, 26 Februari 2016 lalu. Hadir dalam workshop yang diselenggarakan bersama PPWI Nasional dan Gambatte Indonesia itu, antara lain Rektor UMJ Prof. Dr. Syaiful Bahkri, SH, MH dan Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UMJ, Dr. Endang Sulstri, M.Si.

Selain itu, acara yang didukung sepenuhnya oleh Japan International Cooperation Agency (JICA) Indonesia office ini, juga dihadiri pejabat JICA, Mr. TATEMATSU Shino dan Ms. Dinur Krismasari. Terlihat pula hadir Ketua Umum PPWI Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA yang juga merupakan alumni program persahabatan Indonesia-Jepang, bersama beberapa anggota Kappija-21, serta para jurnalis warga yang tergabung dalam PPWI.

Dalam sambutannya saat membuka workshop secara resmi, Prof. Syaiful Bahkri mengatakan bahwa UMJ merupakan universitas pertama yang didirikan oleh Ormas Islam Muhammadiyah di Indonesia, yang berdiri sejak 1955. “Saat ini, Muhammadiyah sudah memiliki 172 universitas di seluruh Indonesia, jauh lebih banyak dari universitas pemerintah, yang hanya sekitar 125 universitas negeri," jelas Syaiful.

Kerjasama bidang pendidikan, tambah Syaiful, antara Muhammadiyah dengan Jepang adalah sangat penting. “Jepang adalah sebuah negara yang hidup dari tekhnologi maju, yang diawali dan didukung penuh oleh dunia pendidikan. Hasil penelitian di universitas di Jepang diimplementasikan oleh pelaku industri, sehingga kemajuan Jepang dapat terjadi sangat cepat. Beda dengan kita di Indonesia, pemerintah dan dunia industri tidak berpihak atau melirik hasil-hasil penelitian yang dihasilkan oleh kalangan perguruan tinggi. Makanya, jangan heran jika banyak hasil penelitian kita dibeli dan digunakan oleh negara lain,” imbuh Syaiful dengan mimik serius.

Sementara itu, Mr. Keiichi ONO, menyatakan keyakinannya bahwa di tahun 2045 mendatang, saat perayaan 100 tahun kemerdekaan Republik Indonesia, bangsa ini akan menjadi negara dengan ekonomi terkuat nomor 3 di dunia. “Di tahun 2045 mendatang, Indonesia akan menjadi negara ekonomi terkuat nomor 3 di dunia,” ujar Wakil Dubes Jepang itu dalam Bahasa Indonesia yang cukup fasih.

Oleh karena itu, lanjut Keiichi ONO, generasi muda saat ini yang akan memegang kendali negara di masa mendatang harus mempersiapkan diri sebaik mungkin. Mereka perlu belajar dengan tekun, mengupayakan peningkatan kemampuan diri di berbagai bidang keahlian, juga membina persahabatan dengan generasi dari berbagai bangsa di dunia, khususnya di wilayah kawasan Asia Tenggara dan Asia Timur. “Kerjasama antar bangsa akan menjadikan Indonesia mampu mewujudkan cita-cita negaranya, menjadi bangsa yang sejahtera dan makmur. Jepang memandang Indonesia sangat penting dalam membangun dan mempertahankan stabilitas ekonomi kedua negara, ekonomi kawasan dan dunia. Jadi, sejak masih muda, generasi kedua bangsa, Indonesia dan Jepang perlu menjalin persahabatan, saling pengertian, dan kerjasama yang erat,” jelas Keiichi ONO optimis.

Wakil Dubes Jepang yang ramah dan sangat bersahabat itu menutup pemaparannya dengan sebuah pesan tentang pentingnya membangun kolaborasi yang kuat antar Indonesia dengan Jepang. “Kita perlu sekali menjalin kerjasama yang terus-menerus dalam rangka mencapai kemakmuran kedua bangsa, dengan motto: bekerja bersama maju bersama..!” pungkas Keiichi ONO diikuti tepuk tangan para hadirin.

Pada acara ini, juga dilakukan penyerahan sertifikat dan trophy kepada para pemenang lomba menulis (essay contest) tentang 60 tahun Hubungan Indonesia-Jepang yang diselenggarakan Kappija-21 bersama PPWI dan Gambatte Indonesia beberapa waktu lalu. Di sela acara, dilaksakan pula penanda-tanganan Letter of Intent (LoI) atau semacam pernyataan keinginan kerjasama antara Kappija-21 dengan FISIP UMJ oleh Presiden Kappija-21 dengan Dekan FISIP UMJ disaksikan Kedubes Jepang, JICA dan Rektor UMJ.
  
Kegiatan inti workshop lainnya adalah berbagi pemikiran dan pengalaman oleh dua panelis yang merupakan alumni Jepang, yakni Dr. Maria dan Wilson Lalengke, kepada tidak kurang dari 100 mahasiswa peserta workshop dan pemenang lomba essay contest. Pemaparan kedua panelis difokuskan pada pengalaman mereka saat mengunjungi Jepang, dan melihat langsung pola hidup keseharian masyarakat Jepang, terutama dalam pengelolaan lingkungan, kehidupan sosial bermasyarakat, budaya dan dunia kerja, serta pengelolaan pendidikan Jepang.

Dalam rangka memberikan nilai tambah pada acara workshop ini, dilakukan juga penanaman pohon persahabatan di halaman kampus UMJ oleh Kedubes Jepang bersama Rektor UJM dan Kappija-21 serta JICA. Acara juga diisi dengan peninjauan singkat beberapa fasilitas kampus oleh Kedubes Jepang yang dipandu oleh Rektor UMJ. (APL/Red)



MPA,PADANG – Rasa haru dan banga terlihat jelas dari raut wajah seorang bapak yang berasal dari daerah kota Lubuk linggau Sumatra Selatan, pada Senin pagi (21/1)" saat mengantar anak sulungnya yang ternyata lulus menjadi dosen di salah satu kampus yang ada di kota padang Sumatera Barat. 

Herman yang ke seharian nya bekerja di salah satu instansi pemerintah yang ada di kota Lubuk linggau, juga bapak dari tiga orang anak ketika ditemui wartawan mediaportalanda saat sedang sarapan pagi dikedai yang ada di seputaran gerbang menuju arah kampus Unand mengisahkan, anak sulungnya Rahmat Hersi Martinsyah lulusan S2 Agroekoteknologi faperta tahun 2018 dari Universitas Bengkulu.

Jarak beberapa bulan Rahmat lulus dari Unib kebetulan ada peluang kerja sebagai Dosen di Univertas Limau  Manis (Unand) Padang Sumatera Barat, dan rahmat pun lalu mendaftar, alhasil tak lama kemudian Rahmat mendapat panggilan untuk segera mengikuti tes di kampus Unand, terang Herman warga kota llg ini.

Dia menambahkan, setelah Rahmat mengikuti tes, beberapa minggu kemudian Rahmat di minta untuk mengantarkan berkas lamaran nya,  makanya kami kembali lagi ke padang.

Dengan raut wajah yang ceria Herman mengatakan. Alhamdulillah anak sulung saya lulus tes, dan di terima bekerja menjadi dosen di kampus Unand.  Mungkin ini pertama anak Linggau yang jadi dosen di Unand, tutur Herman.
(ar)                                           




MPA,PADANG - Karena sudah membuahkan hasil dari pemilihan. Drs Nadirman alumni Jurusan Teknik Otomotif FPTK IKIP Padang FT UNP angkatan 1988 kini resmi terpilih sebagai ketua umum FT UNP periode 2019-2023, menggantikan Armon Bahar Teknik Elektro 1983, yang kebetulan sama berasal dari Kota Batam, Provinsi Kepri. Akhirnya Rektor UNP Prof Ganefri Ph.D menutup secara resmi Mubes V ILUNI FT UNP tersebut (25/01/2019).
Mubes V ILUNI FT UNP ditutup secara resmi oleh Rektor UNP Prof Ganefri Ph.D pukul 24.00 WIB. Kami mengucapkan selamat kepada ketua terpilih Pak Nadirman, dan terima kasih juga kepada pak Armon Bahar yang telah bersedia memimpin ILUNI FT UNP selama empat tahun periode 2014-2018. kata Genefri, alumni Elektro 1983.
Mulanya hanya tiga nama calon yang di muncul, yakni Nadirman dari Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Kepri, Nelson Idris dari DPW Jabodetabek dan Roswaldi dari DPW Sumbar.
Puncak acara, kedua calon ketua diminta menyampaikan visi dan misi untuk memajukan ILUNI FT UNP. Nadirman selaku pengusaha di Batam yang bergerak di berbagai bidang menyinggung tentang revolusi industri 4.0 beserta tantangan dan peluang bagi kampus dan alumni untuk ke depan nya.
Sementara Nelson Idris, Vice President PT Pelni juga tidak mau kalah,beliau memapaparkan secara sederhana tentang peluang dan tantangan Iluni FT UNP, kampus dan dunia industri.
Setelah peserta mubes mendengarkan visi misi keduanya, selanjutnya sesuai AD/ART pemilihan dilakukan secara voting/pemungutan suara. Dari hasil pemungutan suara yang dilakukan, Nadirman memperoleh 26, dan Nelson 12, dan akhirnya. Drs Nadirman, ditetapkan sebagai Ketua Umum ILUNI FT UNP periode empat tahun ke depan.
Meski tadinya sempat agak tegang, akhirnya suasanapun ikut mencair, dan kedua calon saling berangkulan, sekarang keduanya siap untuk saling mendukung demi kemajuan alumni kampus orange.
Hingga akhir acara Mubes, Wakil Rektor II UNP Syahril, Dekan FT UNP Fahmi Rizal serta Wakil Dekan II UNP Sukardi, dan Bupati Padang Pariaman, Ali Mukhni yang juga Ketua Umum ILUNI FT UNP terus mengikuti kegiatan tersebut. 
(Gusni)



MPA,PADANG – Dipenghujung bulan awal tahun 2019, Ikatan Alumni Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang (Iluni FT UNP), di Gedung Serbaguna FT UNP melaksanakan Musyawarah (Mubes) V Pemilihan calon ketua ketua umum periode 2019-2023.

Tujuh nama alumni yang ada dalam  perebutan calon. Yakni Nadirman Lukman (pengusaha di Batam), Nelson Idris (pejabat PT Pelni di Jakarta), Elsakri (pejabat Kementerian Perhubungan di Jakarta), Harbiyah (Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nagaraya Aceh), Roswaldi (dosen senior di Politeknik Negeri Padang), Kamaruzzaman (Kepala SMKN 10 Padang) dan Armon Bahar (pengusaha di Batam yang juga Ketua Umum DPP Iluni FT UNP sekarang).

Ini adalah orang-orang yang berkualitas dan kelak akan mampu membawa maju Iluni FT UNP juga ‘kampus’ serta UNP ke depannya. Sesuai dengan tema Mubes “Dengan Semangat Mubes V Iluni FT UNP” Kita Dukung UNP Menuju Kampus Global, ujar Ketua Panitia Mubes V Iluni FT UNP Riswaldi S.KOM, didampingi Sekretaris Dahmet pada Jumat 25/1/2019.

Dalam Mubes V tersebut ada beberapa agenda, yakni penyampaian laporan pertanggung jawaban DPP Iluni FT UNP periode 2015-2018, pembahasan program kerja, AD/ART, dan pemilihan ketua umum. “Untuk peserta Mubes diperkirakan akan hadir sekitar 118-an lebih. Yang berasal dari DPW-DPW Iluni FT UNP mulai dari Aceh, Medan, Jambi, Kepri, Riau, Sumsel, Jabodetabek, Jabar, Jatim, Jateng, Sulselbar, dan menyusul Lampung,” terang Riswaldi.

Dia menambahkan, para calon ketua umum nantinya akan memperebutkan 65 suara. Terdiri dari DPP Iluni FT UNP (2 suara), DPW (masing-masing 5 suara) dan DPD (masing-masing 2 suara). DPW Iluni FT UNP yang sudah terbentuk sebanyak 9 DPW. Sedangkan DPD juga ada 9. Selain Mubes, juga dilaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat Iluni FT UNP di Nagari Pilubang, Kabupaten Padangpariaman. 

Adapun kegiatan pengabdian kemasyarakatan tersebut berupa pelatihan menjahit gorden, dan akan diresmikan oleh Bupati Padangpariaman bersama Rektor UNP, pada Sabtu ini (26/1). Turut hadir pantia lainnya Udria Novel, Dedy Suwadha, Tri Darma Armi Iswandi, Meisa dan Yon Erizon. Serta para Alumni UNP.


(gusni)


MPA,PADANG - Setelah berhasil melaksanakan Hackathon 1.0 yang merupakan event Hackathon pertama di Sumatera Barat, kini Unit Kegiatan Mahasiswa Cybertech Politeknik Negeri Padang (UKM Cybertech PNP) kembali mengadakan ajang cipta aplikasi dalam tempo yang sangat singkat (Hackathon) pada tanggal 28-29 April 2018 mendatang.
Hackathon kali ini Mengusung tema “Smart City” yang dihadapkan pada konsep kota cerdas pada Akhirnya nanti dapat membantu masyarakat atau lembaga dalam melakukan kegiatan serta mengantisipasi kejadian yang tak terduga.
Smart City dapat menghubungkan infrastruktur fisik, infrastruktur IT, infrastruktur sosial dan bisnis infrastruktur untuk meningkatkan kecerdasan kota. Event yang diadakan selama 24 jam tersebut memberikan kesempatan kepada seluruh programmer kreatif yang berada tidak hanya di Sumatera Barat tetapi juga kota/provinsi lainnya untuk memecahkan masalah dengan pembuatan aplikasi berdasarkan tema yang diangkat.
“Pelaksanaan Hackathon itu terdiri dari tiga orang dalam satu tim. Untuk pendaftarannya para calon peserta dapat mendaftar melalui http://bit.ly/cybertech_hackathon tidak lupa juga untuk mencantumkan judul dan deskripsi programnya. Ditambah lagi biaya pendaftarannya pun juga gratis,” terang Agung Setia Budi selaku ketua pelaksana Hackathon.
“Pendaftarannya sudah kami buka dari 26 Februari sampai 14 April 2018. Dan untuk informasi lebih lanjut bisa kunjungi instagram official @cybertech_pnp,” tambah Agung.
Agung mengatakan, bahwa ia berharap dengan diadakannya event ini dapat memberi manfaat kepada peserta maupun panitia dan tak kalah pentingnya yaitu dapat dijadikan sebagai media untuk mengembangkan skill programmer khususnya di ranah minang.
“Dan kedepannya acara ini tidak habis begitu saja, harapan saya juga yaitu agar acara ini bisa menjadi acara tahunan UKM Cybertech PNP dan untuk Hackathon kali ini kami Cybertech selaku Event Organizer (EO) akan berupaya memberikan yang terbaik dalam acara ini,” pungkas Agung mengakhiri.(lin)

MPA,PADANG - Pekan Kreatifitas Mahasiswa (PKM) kembali digelar di Politeknik Negeri Padang. Ajang ini merupakan wadah untuk mengembangkan kreatifitas bagi setiap mahasiswa khususnya mahasiswa Politeknik Negeri Padang. PKM yang digelar 2 kali setahun itu pun mengangkat tema “SUPERHERO The Ultimate Of Cadiak Pandai”. PKM kali ini berlangsung mulai dari Senin hingga Jumat, 6-10 November 2017.
Puncak pekan kreatifitas mahasiswa semester ganjil Politeknik Negeri Padang yang dilaksanakan Jumat(10/11) juga dihadiri oleh Wakil Direktur III PNP, Pembina Global PKM dan beberapa stakeholder Politeknik Negeri Padang Serta anggota dari setiap organisasi mahasiswa. Pembina Global PKM semester ganjil,
Ajang unjuk kreatifitas semester ganjil itu pun melibatkan 25 Organisasi Mahasiswa(Ormawa) yang ada di Politeknik Negeri Padang. BEM KM PNP sekaligus panitita pelaksana PKM kali ini memberikan tema-tema menarik kepada tiap-tiap ormawa dan ormawa mengembangkan tema tersebut untuk memperebutkan juara. Antusias dan semangat yang tinggi dari tiap mahasiswa mampu membuat PKM kali ini tak kalah semarak dari PKM sebelumnya meskipun keadaan cuaca yang kurang mendukung.
Berbagai kegiatan menarik yang diangkat oleh tiap-tiap ormawa, tak hanya mahasiswa Politeknik Negeri Padang saja yang bisa merasakan euforia PKM tersebut, namun tak menutup kemungkinan bagi mahasiswa-mahasiswa kampus lain untuk datang dan ikut berpartisipasi dalam setiap kegiatan dan dapat merasakan euforia PKM PNP.
Pembina Global PKM Fazrol Rozi berharap, PKM tahun depan hendaknya dapat terlaksana lebih baik lagi dari tahun ini. Dengan adanya Pekan Kreativitas Mahasiswa ini selain menjadi ajang untuk mengembangkan kreatifitas mahasiswa, namun juga mampu menjadi ajang untuk membangun silahturahmi dengan mahasiswa dari kampus lain khususnnya yang ada di kota Padang,”ujar Fazrol Rozi (NL)


MPA-PADANG - Universitas Tamansiswa Padang sebagai universitas Nomor satu ( 1 ) swasta di wilayah Kopertis x tingkat Sumbar Riau, rencana ke tiga kalinya untuk mengikuti Haluan Cup yang akan diselenggarakan pada tanggal 29 November 2017mendatang, akan diikuti oleh seluruh universitas swasta maupun negeri se sumatera barat,"3/10/17.

Mengenai persiapan haluan cup ke III tahun 2017, Tim Futsal Universitas Tamansiswa Padang. Wakil rektor III Bapak Yevendri, SH, MH, di lapangan Futsal Family Jati  Gaung Padang, Mengatakan, Latihan ini merupakan Persiapan sekaligus seleksi pemain inti tim Futsal Unitas Padang. Dengan menggandeng Coach Rian Damara, yang juga Jebolan Fakultas ilmu dan Olah raga Unp. Yang saat ini juga mengasuh tim futsal semen padang U-17.

Rektor Universitas Tamansiswa Padang, Dr. Ediwirman, SP, MP melalui wakil rektor III Bapak Yevendri, SH, MH, Optimis bahwa anak asuhnya akan dapat memboyong piala Haluan Cup 2017. Yang pada tahun lalu Tim Futsal Dosen Unitas puas di posisi Ranerup.

Rian Damara mengatakan, untuk Persiapan yang tinggal 3 minggu ini, tim akan  berlatih lebih keras dan akan memanfaatkan waktu dengan sebaik mungkin,

Rencananya pada minggu pertama latihan fisik, teknik, strategi yang akan digunakan dalam setiap pertandingan. Rian juga mengatakan Masih banyak yang harus diperbaiki untuk menjadikan tim ini solit dalam bermain dengan maksimal di setiap pertandingan sehingga akan berhasil meraih gelar juara dalam pertandingan yang ketat nanti,

Rian menambahkan,nantinya semua pemain diharapkan agar dapat menunjukkan permainan terbaik mereka yang di dapat selama masa pelatihan, sehingga apa yang kita harapkan dapat tercapai. Kita yakin dengan kesungguhan tim  dapat meraih hasil dan target yang direncakan..(Pras)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
F