-->

Articles by "Polri"

Tampilkan postingan dengan label Polri. Tampilkan semua postingan

PADANG - Polda Sumbar melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) menangkap 4 pelaku yang diduga terlibat tindak pidana penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar bersubsidi.


Hal ini disampaikan Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Dwi Sulistyawan, S.Ik didampingi Dirreskrimsus Polda Sumbar AKBP Alfian Nurnas, S.Ik, Kasubdit IV Ditreskrimsus Kompol Firdaus, Kasubbid Penmas Kompol Idha Gusmara, dan Kaur Mitra AKP Hariman Fujianto saat konferensi pers, Senin (29/5) di Mapolda Sumbar. 

Kombes Pol Dwi mengatakan, kasus pertama di wilayah Kabupaten Pasaman Barat dengan mengamankan pelaku berinisial Z (48) pada tanggal 3 Mei 2023 sekira pukul 18.00 WIB di SPBU 13.263.508, Jalan Lintas Medan Jorong Kampung Baru, Kenagarian Batahan, Kecamatan Ranah Batahan, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat. 


Pengungkapan tersebut berawal dari informasi yang diterima Ditreskrimsus Polda Sumbar dari masyarakat terkait adanya kegiatan pengisian BBM bersubsidi jenis Bio Solar di SPBU 13.263.508.


"Kemudian petugas melakukan pemantauan dan mendapati satu unit mobil minibus Isuzu Panther warna hijau yang sedang melakukan pengisian BBM jenis Bio Solar menggunakan jerigen kapasitas 33 liter," katanya.


Ia menyebut, untuk barang bukti yang diamankan berupa satu unit mobil minibus Isuzu Panther wara hijau nomor polisi BK 1101 VL beserta kunci kontak dan STNK. 


"Diamankan 12 jerigen kapasitas 33 liter dan 331,610 (tiga ratus tiga puluh satu koma enam ratus sepuluh) liter BBM jenis bio solar," ujarnya.


Selanjutnya, pada Kamis tanggal 11 Mei 2023 petugas Ditreskrimsus Polda Sumbar mengungkap kasus penyalahgunaan BBM bersubsidi di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Pulai Anak Air, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan, Kota Bukittinggi. Pelaku yang ditangkap berinisial NEP (36). 


"Kita amankan satu unit mobil L300 nopol BA 8687 LA yang bermuatan 2 buah drum kapasitas 200 liter berisikan BBM jenis bio solar dan sebuah drum kapasitas 200 liter keadaan kosong," ujarnya. 


Selanjutnya, petugas kembali mengamankan dua pelaku dengan inisial E (40) dan FI (46).


"Dalam kasus ini kita amankan satu minibus merk Isuzu Panther warna merah dengan nomor polisi BA 1189 RM yang berisikan drum kapasitas 200 liter dalam keadaan kosong namun terpasang mesin pompa dan selang," sebutnya.


Petugas juga mengamankan enam tedmon ukuran 1000 liter yang berisikan BBM jenis solar, satu tedmon ukuran 1000 liter dalam keadaan kosong dan empat mesin pompa beserta selang.


Lanjut Kabid Humas, berdasarkan hasil penyidikan oleh Ditreskrimsus Polda Sumbar, diketahui bahwa E bertindak sebagai pelaku utama yang melakukan pendistribusian BBM.


"Untuk pendistribusiannya masih kita telusuri. Kita juga akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait dalam pengembangan kasus ini. Para pelaku juga sudah ditahan," ungkapnya. 


Untuk Pasal yang disangkakan adalah Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi yang ditambah dan dirubah pada Pasal 40 angka 9 Undang-Undang Nomor 6 tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja Menjadi Undang-Undang.


"Ancaman hukuman pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan pidana denda paling banyak Rp.60 miliar," pungkasnya.(*)

SUMBAR - Perwira Koordinasi Polisi Wanita Republik Indonesia (Pakor Polwan RI), Brigjen Pol Desy Andriani melaksanakan kunjungan ke Polda Sumbar. 


Kedatangan Polwan berpangkat jenderal bintang satu tersebut untuk melaksanakan silaturahmi dan sharing dengan Polwan yang ada di jajaran Polda Sumatera Barat, Kamis (25/5) di ruang Jenderal Hoegeng Mapolda Sumbar. 

"Memanfaatkan forum ini untuk saling asah, asih, asuh dalam meningkatkan kapasitas Polwan. Dan juga tentunya semoga Polwan dapat memberikan kontribusi lebih baik dan konstruksi aktif terhadap institusi Polri," katanya usai tatap muka dengan Polwan Polda Sumbar. 


Ia menuturkan, walaupun kegiatan yang dilaksanakan ini tidak teragendakan di Polda-polda lainnya, namun selaku Pakor Polwan RI dirinya akan memanfaatkan pertemuan dengan Polwan di Indonesia saat adanya kunjungan ke Polda di Indonesia. 


"Ini berbarengan dengan kegiatan ibu pada saat melakukan tim asistensi tes psikologi calon anggota Bawaslu Sumbar yang dipercayakan kepada Biro Psikologi SSDM Polri. Jadi ibu ambil momentum ini sekaligus bertatap muka dengan Polwan Polda Sumbar," ucap Psikolog Kepolisian Utama Tingkat II SSDM Polri tersebut. 


Lanjut Brigjen Pol Desy, dirinya bercerita bahwa ia merupakan Polwan yang berasal dari ranah minang, sehingga hal tersebut menjadi suatu momentum baginya sebagai Pakor Polwan dari ranah minang bisa bertemu dengan adik-adik Polwan di ranah minang. 


"Sehingga bonding (ikatan) antara Pakor Polwan RI dengan Polwan Polda Sumbar ini menjadi nilai tambah terhadap institusi Polri dalam meraih kepercayaan publik terhadap Polri. Polwan mendukung untuk itu," ungkapnya. 


Terkait dengan penekanan yang disampaikannya kepada Polwan di Polda Sumbar, merupakan selaras dengan apa yang telah disampaikan oleh pimpinan Polri kepada seluruh Polwan RI.


"Pada saat ibu dikukuhkan (Pakor Polwan) di Mabes Polri oleh bapak Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia, beliau memberikan penekanan-penekanan terhadap seluruh Polwan dimana tingkat kompetensi yang senantiasa kita glorifikasikan, dimana kompetensi etik menjadi modalitas meraih public trust," paparnya.


Berikut penekanan Pakor Polwan RI kepada seluruh Polwan di Polda Sumbar:

1. Jaga harkat dan martabat, marwah sebagai perempuan dan Polwan;

2. Lakukan peran ganda sebagai Polwan dan ibu rumah tangga dengan baik;

3. Patuhi semua aturan terkait, pedomani dan laksanakan;

4. Tingkatkan iman dan takwa melalui ibadah;

5. Jaga moralitas dan integritas;

6. Jaga hubungan vertikal dan horizontal;

7. Tingkatkan kompetensi melalui; pendidikan dan pelatihan, coaching dan mentoring;

8. Bangun komunikasi dengan baik, senyum, sapa dan salam;

9. Saling asah, asih dan asuh antara senior dan junior untuk meningkatkan kepedulian, senior sebagai mentor dan konselor;


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabiro SDM Polda Sumbar Kombes Pol Sonny Mulvianto Utomo, S.Ik, Pakor Polwan Sumbar Kompol Arisna Aswanti, Pamen Polwan Polda Sumbar dan perwakilan Polwan masing-masing Polres.(*)

Photo Ist


PADANG - Panglima TNI Laksamana Yudo Margono dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengikuti acara pembukaan Latihan Integrasi Taruna Wreda (Latsitarda) Nusantara ke-43 tahun 2023 di Sumatera Barat, Jumat (19/5/2023), dengan tema 'Latsitarda Nusantara XLIII (43)/2023 Menuju Sumatera Barat Unggul'.


Kapolri menuturkan, Latsitarda Nusantara ini merupakan kegiatan latihan paripurna peserta yang terdiri dari matra TNI, Polri, IPDN, Politeknik Siber dan mahasiswa dan mahasiswi di wilayah Sumatera Barat.


"Kegiatan ini yang utama adalah bagaimana agar seluruh peserta latsitarda betul-betul bisa berintegrasi dan bersinergi melaksanakan berbagai macam kegiatan, yang tentunya telah disiapkan.  Kegiatan-kegiatan tersebut seluruhnya untuk masyarakat khususnya di wilayah Sumbar dalam bentuk kegiatan fisik dan non fisik," kata Sigit dalam sambutannya.


Mantan Kabareskrim Polri ini pun berharap pada saat dan setelah Latsitarda Nusantara ini dilakukan terjalin sinergisitas dan soliditas antara seluruh stakeholder, baik itu TNI, Polri, IPDN, lembaga Politeknik Siber, mahasiswa dan masyarakat.


"Para peserta diharapkan betul-betul bisa merasakan bagaimana semakin hari yang namanya soliditas dan sinergisitas itu sangat penting, apalagi menghadapi berbagai macam persoalan bangsa yang tentunya semakin berat ke depan," katanya.


Ia pun mencontohkan bagaimana sinergisitas dan soliditas yang kuat  antar stake holder saat menghadapi pandemi Covid-19. Dengan sinergisitas dan soliditas, kata Sigit, Indonesia berhasil melewati pandemi dengan baik.


Saat ini, mantan Kapolda Banten menuturkan, Indonesia menghadapi ketidakpastian ekonomi global dan tentunya dibutuhkan soliditas dan sinergisitas.


"Kita juga akan menghadapi tahapan tahun pemilu dan dibutuhkan persatuan, kesatuan, soliditas dan sinergisitas. Walaupun kita berbeda pendapat, kita akan memasuki tahapan untuk menentukan calon pemimpin nasional, namun yang namanya persatuan dan kesatuan tetap harus dijaga," katanya.


Oleh karena itu, ia menyebut Latsitarda sangat penting untuk meningkatkan rasa soliditas, sinergisitas, persatuan dan kesatuan, untuk menjaga bangsa dan negara.


"Karena mereka (peserta Latsitarda) adalah calon-calon pemimpin bangsa dan nasional di masa akan datang," katanya. **

SUMBAR - Latihan Integrasi Taruna Wreda (Latsitarda) Nusantara ke 43 akan diadakan di beberapa Kota dan Kabupaten di Provinsi Sumatera Barat. 


"Dipusatkan di 3 Kota dan 2 Kabupaten," kata Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Dwi Sulistyawan, S.Ik, saat dikonfirmasi, Kamis (18/5).


Dirinya menyebut, Latsitarda Nusantara ke 43 tahun 2023 ini, diikuti oleh Taruna dan Taruni dari Akademi Kepolisian (Akpol), Akademi Militer (Akmil), Akademi Angkatan Udara (AAU), Akademi Angkatan Laut (AAL), STIN dan IPDN serta Mahasiswa Perguruan Tinggi di Sumbar, Jumlahnya 1.300 peserta," ujarnya. 


Peserta Latsitarda Nusantara telah datang pada Rabu tanggal 17 Mei 2023, dengan menggunakan Kapal milik TNI AL. 

Kedatangannya disambut Wagub Sumbar Audy Joinaldi, Danjen Akademi, Wakalemdiklat Polri, Kapolda Sumbar, dan Forkopimda Sumbar. 


Lanjut Kabid Humas Polda Sumbar, peserta Latsitarda Nusantara tersebut akan disebar di Kota Padang, Kota Pariaman, Kota Solok, Kabupaten Pesisir dan Kabupaten Pasaman. 


"Mereka ini nantinya akan melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat, bakti sosial, bakti kesehatan, dan penyuluhan kepada masyarakat," Kegiatan ini merupakan kegiatan akhir sebelum mereka selesai pendidikan dan dilantik oleh Presiden Republik Indonesia, pungkasnya.


Untuk pembukaan kegiatan tersebut, nantinya akan dibuka pada hari Jum’at besok, tanggal 19 Mei 2023 oleh Kapolri dan Panglima TNI.(*)

SUMBAR - Kapolda Sumbar Irjen Pol Suharyono, S.Ik. SH menyerahkan piagam penghargaan dari Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) kepada 8 Polres.


Penyerahan penghargaan itu dilakukan di lapangan Mapolda Sumbar pada saat pelaksanaan upacara bulanan, Rabu (17/5) pagi.

Penghargaan kepada 8 Polres tersebut, karena mendapat predikat atas penilaian dari hasil pemantauan serta evaluasi kinerja dari Kemenpan RB terkait Pelayanan Publik pada tahun 2022.


Polres yang menerima penghargaan yakni, Polresta Padang, Polresta Bukittinggi, Polres Solok Kota, Polres Payakumbuh, Polres Pariaman, Polres Padang Panjang, Polres 50 Kota dan Polres Agam.


Kapolda Sumbar menyampaikan, penghargaan dari Kemenpan RB tersebut merupakan hasil penilaian dan simbol kesuksesan atas kinerja anggota di lapangan terkait pelayanan prima. 


"Apapun nilainya, sangat memuaskan, prima hasil yang optimal, sangat baik dan seterusnya, itu harapan kita semua tentunya. Bahwa Polri melayani masyarakat secara prima," ujarnya usai penyerahan penghargaan. 


Dan pastinya kata Kapolda, pihaknya menerapkan dan menindaklanjuti apa kebijakan dari Kapolri yaitu PRESISI Polri dari semua fungsi bagian, ini sudah  dibuktikan dan duwujudkan. 


"Kesempurnaan hanya milik Allah, tapi setidaknya kita tentunya berupaya di tingkat itu walaupun prosesnya tidak semudah. Melayani masyarakat tidak segampang kita ucapkan. Tapi karena menjadi tugas dan fungsi pokok peran kami, harkamtibmas, penegakan hukum, mengayomi masyarakat dan melindungi serta melayani masyarakat," sebutnya.


Oleh karena itu, beberapa Kapolres pada tahapan ini mendapat penghargaan dari Menpan RB.


Dirinya mengatakan, jika nilai satu-satunya anggota sudah bekerja dengan baik, 8  Polres mendapatkan sukses, berarti tidak terlepas kepada 11 Polres lainnya juga ikut sukses. 


"Bertahap, dan bergantian. Yang sudah mendapatkan tidak berpuas diri, ke depan lebih harus baik lagi. Yang belum tinggal mencapai, meningkatkan dan mempertahankan," harapnya. 


"Suksesnya kita bersama. Suksesnya Polda Sumbar adalah sukses dan harapan kita semua dalam memberikan pelayanan terbaik," pungkas Irjen Pol Suharyono menambahkan.


Diketahui, Polres yang mendapatkan penghargaan Pelayanan Publik dari Kemenpan RB yakni:

1. Polresta Bukittinggi, dengan Kategori "A" (Pelayanan Prima).

2. Polres Solok Kota, dengan Kategori "A" (Pelayanan Prima).

3. Polres Payakumbuh, dengan Kategori "A" (Pelayanan Prima).

4. Polresta Padang, dengan Kategori "A-" (Sangat Baik).

5. Polres Pariaman, dengan Kategori "A-" (Sangat Baik).

6. Polres Padang Panjang, dengan Kategori "A-" (Sangat Baik).

7. Polres 50 Kota, dengan Kategori "A-" (Sangat Baik).

8. Polres Agam, dengan Kategori "A-" (Sangat Baik).(*)

Dittipidter Bareskrim Mabes Polri Kombes Pol Moh. Irhamni sama Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Basuki, tinjau SPBU yang ada di Kabupaten Pasaman Barat, Minggu siang (14/05/2023), photo ist


SUMBAR - Dalam mencegah terjadinya aksi penambangan emas tanpa izin (PETI) di wilayah hukum Polres Pasaman Barat, tim gabungan dari Dittipidter Bareskrim Mabes Polri pimpinan Kombes Pol Moh. Irhamni bersama Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Basuki melakukan pengecekan ke sejumlah SPBU yang ada di Kabupaten Pasaman Barat, Minggu siang (14/05/2023).


Kasubdit II Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Mabes Polri mengatakan, kegiatan ini sengaja kami lakukan untuk mengantisipasi terjadinya aksi penambangan emas tanpa izin serta menanggapi aduan masyarakat dengan maraknya aktifitas penambangan emas tanpa izin di Kabupaten Pasaman Barat.


"Saya bersama Kapolres Pasaman Barat mengecek ke sejumlah SPBU yang ada di Kabupaten Pasaman Barat untuk mengawasi pendistribusian BBM jenis solar yang diduga digunakan para pelaku untuk melakukan aktifitas tambang emas ilegal dan juga ini merupakan salah satu bentuk keseriusan Polri dalam memberantas aktifitas PETI,” ungkap Kombes Pol Moh. Irhamni.


Dari informasi yang dihimpun, tiga buah SPBU yang ditinjau oleh tim gabungan antara lain SPBU Batang Toman yang berada di Kecamatan Pasaman, SPBU Sarik di Kecamatan Luhak Nan Duo serta SPBU Base Camp yang ada di Kecamatan Kinali.


Hal itu dilakukan guna menindaklanjuti temuan terhadap aktifitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kecamatan Talamau, dimana dilokasi itu ditemukan jerigen bekas yang berisi BBM Bio Solar dan diduga didapat secara ilegal.


“Kita turun langsung ke SPBU guna menghimbau kepada para pengelola SPBU agar tidak menjual BBM subsidi jenis Bio Solar kepada pelangsir yang tidak sesuai peruntukannya. Karena kita duga BBM yang ditemukan di lokasi PETI di Jorong Tombang, Nagari Sinuruik, Kecamatan Talamau kemarin itu didapat secara ilegal dengan cara melangsir,” kata Kasubdit II Dittipidter Bareskrim Mabes Polri, Kombes Pol Moh. Irhamni didampingi Kapolres Pasaman Barat, AKBP Agung Basuki.


Moh. Irhamni menambahkan, pihaknya akan menelusuri siapa pemasok BBM jenis Bio Solar yang digunakan di lokasi PETI tersebut dan diambil dari SPBU mana yang apabila hal itu ditemukan maka akan dilakukan penindakan tegas kepada pemilik SPBU tersebut.


“Kami juga telah berkoordinasi dengan pihak Pertamina, agar hal ini tidak lagi dilakukan oleh pihak SPBU. Kepada pengelola SPBU agar tidak melayani para pelangsir ini, apabila ditemukan tentu akan dilakukan penindakan tegas oleh pihak Kepolisian dan pelanggaran secara administrasi juga akan dikenakan,” tegasnya.


Akan tetapi, dari hasil pengecekan yang dilakukan oleh tim gabungan ini diketahui bahwa persediaan yang ada di masing-masing SPBU mencukupi untuk kebutuhan masyarakat setiap harinya. 


“Stok yang ada agar tidak disalahgunakan atau dijual kepada pelangsir-pelangsir, apalagi kepada oknum-oknum yang akan melakukan penambangan emas ilegal,” tegasnya.


Sementara itu, ia juga mengapresiasi bahwa penggunaan barcode Pertamina untuk pembelian BBM bersubsidi ini masih terus dijalankan oleh SPBU, sehingga hal itu juga dapat meminimalisir terjadinya penyalahgunaan BBM bersubsidi tersebut.


“Kepada masyarakat kami juga menghimbau untuk bersama-sama memantau apabila mengetahui dan melihat adanya aktifitas penyalahgunaan BBM bersubsidi ini terutama yang akan digunakan untuk aktifitas PETI. Apabila ditemukan agar segera melaporkan kepada petugas, baik itu di Polres ataupun Polsek,” tegasnya. (HumasResPasbar)

Tim Gabungan Mabes Polri dan Polda Sumbar Tinjau Lokasi PETI, Sabtu (13/5). Photo Ist 


SUMBAR - Tim gabungan yang terdiri dari Dittipidter Bareskrim Mabes Polri bersama Ditreskrimsus Polda Sumbar dan jajaran Polres Pasaman Barat melakukan penertiban dan penegakan hukum di lokasi yang diduga melakukan aktifitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI).


Penertiban PETI ini dilakukan di Jorong Tombang, Nagari Sinuruik, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, pada Sabtu (13/5) siang.


Tim yang dipimpin langsung oleh Kasubdit II Dittipidter Bareskrim Mabes Polri, Kombes Pol Moh. Irhamni, juga didampingi Kapolres Pasaman Barat, AKBP Agung Basuki, dan Kasubdit IV Ditreskrimsus Polda Sumbar Kompol Firdaus.


Kombes Pol Moh. Irhamni didampingi AKBP Agung Basuki mengatakan, kegiatan ini dilakukan dalam rangka menindaklanjuti aduan masyarakat terkait maraknya PETI di aliran Sungai Batang Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat.


"Terkait viralnya video dan aduan masyarakat yang mengatakan sudah maraknya aktifitas PETI di Kabupaten Pasaman Barat, makanya kita turun langsung dari tim Mabes Polri guna melihat secara langsung hal tersebut dan berkoordinasi dengan Polres Pasaman Barat," katanya. 


Di lokasi, tim menemukan sebanyak 29 pondok yang terbuat dari terpal dan dinding kayu namun telah ditinggal oleh para pekerja PETI tersebut.


"Kita menemukan beberapa barang bukti seperti mesin dongfeng yang digunakan untuk mengambil konsentrat, alat-alat mesin, bahan bakar minyak solar, alat dulang emas manual dan beberapa emas hasil tambang. Dan dilokasi kita juga melihat box kayu yang digunakan pekerja tambang untuk memisahkan antara pasir dan emas," terangnya.


Ditegaskan. Bahwa, tim dari Dittipidter Bareskrim Mabes Polri bersama Polda Sumbar serta jajaran Polres Pasaman Barat akan mengejar para pelaku aktifitas tambang tersebut, baik sebagai pemodal maupun yang membekingi aktifitas ilegal ini berlangsung.


"Kita akan melakukan penyelidikan dan mengejar para pelakunya. Jadi apa yang dilaporkan oleh masyarakat kepada kami penegak hukum benar adanya bahwa tambang emas ilegal itu ada dan masih berlangsung," tegasnya.


Kombes Pol Moh. Irhamni berharap, kepada masyarakat agar memberikan dukungan dan informasi sehingga nantinya pelaku penambang emas ilegal bisa ditindak tegas. "Selain itu kami akan terus menyelidiki dan menindak para pelaku PETI di Kabupaten Pasaman Barat," ujarnya. 


Sementara, Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Basuki menambahkan, bahwa pihaknya akan terus berkomitmen dan serius untuk memberantas tambang emas ilegal yang ada di Pasaman Barat. 


Dirinya menyebut, bahwa sudah memerintahkan para Kapolsek sejajaran untuk mendatangi semua lokasi di setiap Kecamatan yang diduga berlangsungnya aktifitas PETI tersebut.


"Terima kasih kepada Dittipidter Bareskrim Mabes Polri dan Polda Sumbar yang telah memberikan dukungan kepada kami Polres Pasaman Barat. Hal ini juga menjadi komitmen kami bahwa selama kami menjabat di Pasaman Barat tidak ada lagi aktifitas PETI di wilayah Pasaman Barat atau Zero Ilegal Minning," ungkapnya.


Lebih lanjut Kapolres mengatakan, bukti keseriusan Polri dibuktikan dalam memberantas PETI hari ini dengan menggandeng tim gabungan yang terdiri dari Dinas ESDM Provinsi Sumatera Barat, Dinas Lingkungan Hidup Pasaman Barat, dan Dinas terkait lainnya guna menjawab keluhan masyarakat mengenai adanya aktifitas PETI. (*)

SUMBAR - Pasca terjadinya bencana alam tanah longsor di Kecamatan Lembah Segar, Kota Sawahlunto, yang terjadi beberapa hari lalu, Kapolda Sumatera Barat (Sumbar) Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) Suharyono, S.I.K., S.H langsung menanggapi.


Kapolda Sumbar menyerahkan ratusan bantuan kemanusiaan untuk korban bencana alam tanah longsor, Rabu siang, (10/05).

Penyerahan bantuan kemanusiaan tersebut diserahkan melalui Kabag Binopsnal Ditsamapta Polda Sumbar Kompol Dedi Indrawan, bersama beberapa personel dari Direktorat Samapta (Ditsamapta) langsung kepada masyarakat terdampak bencana. 


Kapolres Sawahlunto AKBP Purwanto Hari Subekti, S.Sos melalui Kasi Humas Polres Sawahlunto Iptu Sudirman mengatakan, sebanyak 125 paket sembako bantuan kemanusiaan untuk korban tanah longsor dari Kapolda Sumbar itu, diserahkan kepada masyarakat Desa Kubang Tangah dan Desa Pasar Kubang.


"Penyerahan tersebut langsung dikirim dan dibagikan kepada masyarakat yang terdampak bencana alam tanah longsor, secara simbolis pertama diterima oleh Kepala Desa Kubang Tangah Bapak Rice dan Sekretaris Desa Pasar Kubang Bapak Almizan," ungkap Iptu Sudirman


Bantuan sosial ini, merupakan wujud rasa kepedulian Polri khususnya Polda Sumbar kepada masyarakat ditengah bencana alam yang terjadi. "Semoga masyarakat dapat tetap bersabar menghadapi kondisi ini,” ucapnya.


Selain itu, pihak kepolisian Polres Sawahlunto juga mengimbau kepada masyarakat Kota Sawahlunto yang tinggal di sekitar aliran sungai dan perbukitan agar selalu mewaspadai potensi banjir dan tanah longsor.


"Apalagi beberapa hari ini intensitas curah hujan tinggi, jadi kami imbau untuk selalu waspada. Kalau terjadi sesuatu hal, agar dapat memberitahukannya kepada pihak kepolisian," pungkasnya.


Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Wakapolres Sawahlunto Kompol Asnomi Nanda, Kasat Samapta Iptu Febri Joni, Kapolsek Sawahlunto Iptu Marwan, dan perangkat Desa Kubang Tangah serta Desa Pasar Kubang.(*)

PADANG - Kapolda Sumbar Irjen Pol Suharyono, S.Ik. SH melakukan pengecekan terhadap jalannya proses pemeriksaan kesehatan (Rikkes) Tahap I seleksi Penerimaan Polri T.A 2023 untuk Bintara Polisi Tugas Umum (PTU).


Dalam pengecekan tersebut, Kapolda didampingi Irwasda Polda Sumbar Kombes Pol Arif Rahman Hakim, SH, Kabiro SDM Kombes Pol Sonny Mulvianto Utomo, S.Ik, dan Kabiddokkes Kombes Pol drg. Lisda Cancer, M.Biotech, Senin (8/5) di ruang Jenderal Awaloedin Jamin, gedung Sabhara Polda Sumbar.

Pantauan dilapangan, jenderal bintang dua tersebut ikut melihat proses pemeriksaan yang dilakukan oleh panitia terhadap peserta calon anggota Polri, mulai dari pemeriksaan komposisi tubuh, pemeriksaan gigi dan mulut, pemeriksaan THT, pemeriksaan tensi, pemeriksaan mata dan pemeriksaan buta warna.


Selaku Ketua Panda (Panitia Daerah), Kapolda Sumbar Irjen Pol Suharyono menyampaikan bahwa dirinya bertanggung jawab untuk melakukan pengecekan secara langsung bagaimana proses dan mekanisme sesuai dengan ketentuan dari Mabes Polri terkait dengan penerimaan secara serentak, baik itu Taruna Akpol, Bintara maupun Tamtama Polri baik Polwan atau Polki.


“Hari ini kita melihat di sekitar kita ini calon Bintara Polisi yang pada pencermatan saya secara ril sudah berjalan dengan bagus, bagaimana mekanisme yang sudah ditetapkan,” kata Irjen Pol Suharyono.


Kapolda juga menyatakan untuk yang kesekian kali penekanan darinya, bahwa sebagaimana pakta integritas yang sudah disampaikan dan ditanda tangani oleh semua pihak baik itu calon, orang tua termasuk panitia bahwa proses pelaksanaan penerimaan atau rekrutmen secara serentak itu harus clear an clean, tidak ada permainan atau adanya upaya upaya yang dilakukan sehingga yang tidak memenuhi syarat menjadi memenuhi syarat.


“Kami sangat berharap dan mengimbau kepada semua pihak jangan sampai terjadi sesuatu yang tidak kita inginkan selama proses ini,” jelasnya.


Sesuai yang disampaikan disaat awal pendaftaran kata Kapolda, bahwa polisi ini dalam rekrutmen terutama di Sumbar yang dipimpinnya tidak ada permainan maupun upaya yang ditempuh sehingga terjadinya penyimpangan.


“Secara eksternal kami himbau jangan sampai terpengaruh dengan upaya para pelaku kejahatan untuk mempergunakan celah celah dalam rekrutmen ini,” tegasnya.


“Istilahnya kalau dulu penembak diatas kuda. Kalau sekarang istilahnya penembak jitu, karena tidak perlu di atas kuda, tidak perlu dengan cara spekulasi tapi bisa jadi dilakukan secara nyata bahwa mereka berupaya bagaimana merubah nasib tetapi dengan cara yang tidak benar,” sambung Irjen Pol Suharyono.


Dirinya mencontohkan, seperti harus melakukan pendekatan-pendekatan kepada orang orang tertentu yang orang tertentu tersebut belum jelas siapa yang bersangkutan. “Kadang kadang ia mengaku dekat dengan Kapolda bisa jadi, mengaku dekat dengan panitia boleh jadi. Tetapi orang-orang itu main spekulasi seolah olah dia itu mempunyai kedekatan emosional maupun hubungan secara khusus yang menjadikan calon ini lulus, jangan sampai terpengaruh itu,” ujarnya.


Kapolda berharap kepada para peserta calon anggota polri yang saat ini tengah melaksanakan tes, untuk selalu berdoa dengan khusyuk, mempersiapkan fisik mental akademi yang baik. 


“Karena kalau memang harus lulus dengan upaya itu, lolos dan terpilih dengan menggunakan cara yang jujur, dengan cara sesuai aturan mainnya itu akan lebih indah di akhir cerita dibanding dengan cara pemaksaaan-pemaksaan jalur tertentu, toh akan merugikan mereka sendiri,” ungkapnya.


Oleh karenanya, Kapolda berpesan dan mengingkatkan kembali jangan sampai kemudian masyarakat maupun orang tua atu calon itu sendiri terbawa arus oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab alias tertipu atau penipuan. Kalau sudah melakukan seperti itu, namanya penipuan dan jangan sampai terpengaruh.


“Karena semua ini adalah regenerasi, mereka anak-anak kami, adik-adik kami, yang pastinya polisi harus hebat dimasa yang akan datang . Oleh karenanya proses rekrutmen itu bukan yang main-main, karena ingin membentuk bagaimana polisi-polisi dimasa yang akan datang itu mereka benar-benar calon pelayan masyarakat yang baik, calon penegak hukum yang handal dan harkamtibmas yang profesional,” ujar Kapolda Sumbar.


“Kalau rekrutmennya sudah tidak profesional, mau jadi apa (polisi) kedepan. Kami tentunya sangat bertanggung jawab dengan hal ini beserta seluruh panitia,” ucapnya.


Ia menyebut, akan tetap mengikuti proses ini setiap hari dan setiap saat perkembangannya termasuk laporannya dari Panitia kepada Ketua Panitia Daerah. “Sampai nanti kami pun akan melaporkan ke unsur pimpinan di Mabes Polri,” pungkasnya.(*)

NTT - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau secara langsung kegiatan Tactical Floor Game (TFG) pengamanan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT). 


Menurut Sigit, simulasi pengamanan itu dilakukan untuk semakin memantapkan pola pengamanan pada seluruh rangkaian event internasional tersebut. Nantinya, TFG juga akan digelar bersama dengan jajaran TNI.

"Jadi latihan yang kita laksanakan pagi ini, tentunya merupakan bagian dari upaya untuk mempersiapkan rencana yang akan kita laksanakan untuk menggelar rangkaian pengamanan. Yang tentunya, nanti akan dilaksanakan bersama dengan rekan-rekan dari TNI," kata Sigit usai meninjau Tactical Floor Game di Labuan Bajo, Kamis, 4 Mei 2023.


Tactical Floor Game tersebut dihadiri oleh seluruh personel Polri yang tergabung dalam delapan satuan tugas (satgas) pengamanan KTT ASEAN. Diantaranya adalah, satgas Preemtif, Preventif, Walrolakir, Tindak, Gakkum, Anti-Teror, Humas, dan Banops.


Sigit menegaskan, seluruh personel kepolisian yang tergabung dalam delapan satuan tugas tersebut harus mampu memberikan pengamanan yang optimal dalam seluruh rangkaian kegiatan tersebut. 


"Ada beberapa persoalan yang disampaikan, tentunya ini menjadi tugas dari satgas yang kita persiapkan mulai dari Preemtif, Preventif satgas Penindakan, Gakkum, satgas terkait Pengawalan Rute, kemudian satgas bantuan lainnya, yaitu satgas Banops," ujar Sigit. 


Sigit menekankan, dengan diselenggarakannya Tactical Floor Game ini, seluruh personel kepolisian khususnya, mampu untuk memahami tugasnya masing-masing serta cara bertindak, terutama ketika menemukan dinamika persoalan di lapangan. 


Tak hanya itu, Sigit menyebut, dengan tergelarnya simulasi ini. Diharapkan dapat terjalin komunikasi dan koordinasi yang baik sesama satgas kepolisian, TNI maupun pihak terkait lainnya. 


"Kita harapkan dengan latihan yang kita lakukan hari ini, masing-masing anggota mengerti apa yang menjadi tugasnya, bagaimana koordinasi antar-satgas dan kemudian bagaimana koordinasi dan komunikasi pada saat menerima informasi dan arahan dari para pimpinan yang berada di lapangan ataupun yang di Command Center," ucap Sigit. 


Dengan adanya persiapan yang matang, Sigit menegaskan, seluruh personel kepolisian, TNI dan pihak terkait lainnya mampu menciptakan pengamanan yang optimal demi mensukseskan KTT ASEAN tersebut. 


"Jadi mudah-mudahan, ini semua tentunya bisa memberikan persiapan kita dalam pengamanan yang akan kita laksanakan beberapa hari mendatang," tutup Sigit.  **

SUMBAR - Ratusan personel Polri dikerahkan untuk memberikan pengamanan saat kunjungan Wakil Presiden Republik Indonesia (RI) KH. Ma'ruf Amin ke Sumatera Barat pada tanggal 4-5 Mei 2023.


Personel yang dilibatkan tersebut terdiri dari Polda Sumbar, Polresta Padang dan Polres Padang Pariaman. 


"Ada 867 personel Polri yang terlibat pengamanan kunjungan kerja bapak Wapres RI di Sumbar," kata Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Dwi Sulistyawan, S.Ik, Rabu (3/5).

Ia menyebut, kesiapan personel pengamanan kunjungan Maaruf Amin ditandai dengan Apel gelar pasukan Pengamanan VVIP yang dipimpin oleh Pangdam I Bukit Barisan Mayjen TNI Achmad Daniel Chardin dan Kapolda Sumbar Irjen Pol Suharyono, S.Ik. SH di Lapangan Imam Bonjol, Padang tadi pagi.


"Apel gelar pasukan diikuti oleh Polri, jajaran TNI, Dinas Perhubungan dan instansi terkait lainnya yang terlibat pengamanan," ujarnya. 


Untuk Polri, nantinya akan melakukan pengawalan dan pengamanan. "Untuk pengamanan seperti pengamanan jalur dan pengamanan di lokasi yang dikunjungi oleh bapak Wakil Presiden," pungkasnya.(*)

SUMBAR - Ditrektorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumbar mengamankan sekitar 147 ton atau 2.933 karung pupuk jenis NPK Daun Mutiara dan TSP 36 yang diduga palsu tidak sesuai dengan label kadar yang seharusnya di UD Tani Unggul Simpang Tiga Kecamatan Luhak Nan Duo Kabupaten Pasaman Barat, Selasa.


"Kita mengamankan pupuk itu di dua titik gudang dengan menyita dan membuat garis polisi atau police line pupuk tersebut," kata Kasubdit Indagsi Reskrimsus Polda Sumbar Kompol Harianto di Simpang Empat, Selasa.


Menurutnya pupuk yang diamankan itu tidak sesuai dengan kadar atau label yang tertera di karung. Seperti seharusnya kandungan natrium 15 persen, pospat 15 persen dan kalium 15 persen ternyata sesuai hasil pemeriksaan dari Balai Riset dan Standardisasi kandungannya tidak sampai satu persen.


"Hal itu tentu sangat merugikan petani di Sumatera Barat khususnya di Pasaman Barat," katanya.


Ia merinci dari 147 ton atau 2.933 karung pupuk itu untuk pupuk jenis NPK Mutiara sebanyak 2.187 karung atau 109 ton dan TSP 36 sebanyak 746 karung atau 37 ton.


"Dari hasil penyidikan sumber pupuk itu dari pulau Jawa seperti dari Bandung, Cipatat dan Gresik. Pemilik menjual pupuk NPK Daun Mutiara ke masyarakat Rp110 ribu per karung dan pupuk TSP 35 seharga Rp125 per karung," katanya.


Pihaknya belum menetapkan tersangka dalam perkara itu dan pemilik toko itu akan diperiksa lebih jauh termasuk berapa lama dia melakukan aktifitas menjual pupuk itu.


Pihaknya mengimbau kepada masyarakat khsusnya petani agar hati-hati dalam membeli pupuk. Jangan melihat harga murah saja tetapi lihat kualitas pupuknya sehingga tidak merugikan petani.


"Kalau ada ditemukan indikasi ditemukan pupuk yang tidak sesuai label atau kadarnya segera laporkan ke pihak berwajib. Kita juga akan memantau peredaran pupuk di kabupaten atau kota lainnya," tegasnya.


Penyitaan dan pengamanan pupuk itu juga didampingi oleh Satreskrim Polres Pasaman Barat dan disaksikan oleh warga dan kepala jorong setempat. **

SUMBAR - Direktur Intelijen Keamanan (Dirintelkam) Polda Sumbar, Kombes Pol Sunarya, S.Ik ikut mengawal aksi damai partai buruh, dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) pada Senin, (1/5) siang. 


Kombes Pol Sunarya memantau aksi tersebut pada dua lokasi, yakni di gedung DPRD Sumbar, serta di kantor Gubernur Sumbar.  

"Alhamdulillah, aksi damai tersebut berlangsung tertib, aman dan lancar," katanya. 


Ia melanjutkan, kepolisian memberikan pengawalan terhadap massa aksi yang menyampaikan aspirasinya dan melakukan long march. 


"Penyampaian aspirasi adalah hak setiap warga negara, sedangkan kepolisian memberikan pengamanan dan pengawalan agar aksi itu berlangsung tertib," ujar Kombes Pol Sunarya. 


Sementara itu, Wakil Ketua I Exco Kecamatan Nanggalo Partai Buruh, Patria, mengatakan aksi damai ini secara tegas menolak Undang-undang Omnibus Law.


"Cabut, tolak Undang-undang Omnibus Law, karena menciderai kami," kata Patria.(*)

JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung pengamanan dan pengawalan unjuk rasa peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di Istora Senayan, Jakarta, Senin, 1 Mei 2023. 


"Dalam kesempatan ini saya, Kepala Kepolisian Republik Indonesia menyampaikan kepada seluruh rekan-rekan konfederasi, rekan-rekan aliansi, rekan-rekan yang tergabung dalam serikat buruh Indonesia. Selamat Hari Buruh Internasional," kata Sigit.

Sigit menegaskan harapannya agar seluruh kelompok buruh bisa terus memperjuangkan hak-haknya demi meningkatkan kesejahteraan hingga mewujudkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul. 


"Tentunya harapan saya, perjuangan buruh untuk terus meningkatkan kesejahteraan buruh, kualitas buruh, meningkatkan SDM unggul buruh. Sehingga buruh bisa menempati posisi-posisi strategis, terus bisa diperjuangkan," ujar Sigit. 


Lebih dalam, Sigit memaparkan bahwa, Pemerintah Indonesia dewasa ini, terus mendorong industrialisasi. Sehingga, terbukanya lapangan pekerjaan baru sebanyak 1,4 juta, sepanjang tahun 2022. 


"Dan tentunya ini adalah ruang besar untuk mengisi lapangan-lapangan pekerjaan dan tentunya buruh harus terus berjuang untuk meningkatkan," ucap Sigit. 


Tak hanya itu, Sigit juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh elemen buruh di tanah air, lantaran terus berada di garis terdepan sebagai penjaga tulang punggung perekenomian Bangsa Indonesia. 


"Saat ini nilai ekspor indonesia terus meningkat dan 23,5 miliar Dollar berhasil direalisasikan, 9 persen naik dan 35 kali berturut-turut Indonesia mengalami surplus. Oleh karena itu kami dalam kesempatan ini mengucapkan terima kasih kepada seluruh rekan-rekan buruh yang selalu menjadi motor dan garda terdepan pahlawan-pahlawan penghasil devisa negara," papar Sigit.


Oleh karenanya, Sigit memastikan, Polri akan terus mengawal serta mengamankan kelompok buruh yang memperjuangan seluruh aspirasi dan haknya. Sehingga, kata Sigit, kedepannya pihak industri serta buruh dapat bersama-sama mengisi pertumbuhan ekonomi Indonesia. 


"Dan Alhamdulillah atas kerja sama buruh dan industri yang ada, Indonesia saat ini terus bertumbuh di angka 5 persen. Pertumbuhan ekonomi yang sangat luar biasa. Kita berada di nomor empat Negara G-20. Dan nomor empat negara-negara di Asia. Dan itu semua berkat kerja keras bersama antara buruh dan seluruh elemen bangsa lainnya," tutur Sigit. 


Disisi lain, Sigit menyebut. Bahwa, seluruh pelaksanaan unjuk rasa peringatan May Day di 116 titik Indonesia telah berjalan aman dan kondusif. Ia pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh kelompok buruh dan personel kepolisian yang telah bekerjasama dengan baik untuk menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang aman juga damai. 


Dengan terwujudnya situasi yang aman dan damai, Sigit menyatakan bahwa, hal itu akan memengaruhi iklim investasi untuk meningkatkan pertumbuhan perekonomian di Indonesia.


"Terus perjuangkan aspirasi buruh, laksanakan dengan tertib, laksanakan dengan damai, jaga iklim investasi agar investasi Indonesia menjadi investasi yang ramah. Dan tentunya investor akan berlomba-lomba untuk masuk dan akan membuka ruang untuk  meningkatkan kesejahteraan buruh," kata Sigit. 


"Jangan terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin menciderai perjuangan buruh. Terus jaga dan kawal, dan Polri siap mengawal," ujar Sigit menambahkan. 


Kesempatan yang sama, Presiden KSPI Said Iqbal menyampaikan apresiasi kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo beserta seluruh jajaran yang telah memberikan pengamanan secara optimal dan humanis kepada seluruh elemen buruh ketika menyampaikan aspirasinya. 


"Saya mengucapkan terima kasih kepada jajaran Mabes Polri, Bapak Kapolri, jajaran Polda Metro Jaya, Bapak Kapolda dan pejabat utama lainnya di Mabes Polri maupun di Polda yang telah memberikan pengamanan dengan baik dan melakukan koordinasi di tingkat lapangan dengan baik. Dir Intel Polda Metro Jaya dan di Mabes Polri memberikan komunikasi dan pelayanan yang baik," ucap Said Iqbal. 


Disisi lain, Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea juga menyampaikan apresiasi yang senada. Menurutnya, berkat adanya pengawalan dan pengamanan yang diberikan Polri, penyampaikan aspirasi kelompok buruh dapat berjalan dengan kondusif. 


"Saya mengucapkan terima kasih kepada Polri yang sudah memberikan pengamanan sangat kondusif, sangat luar biasa. Terima kasih atas kerja samanya selama ini kepada polisi seluruh Indonesia. Terima kasih kepada Pak Kapolri, Kapolda Metro Jaya, luar biasa pengamanan Polri. Terima kasih bersatu terus, kita terus bersinergi. Polri dan buruh harus bersatu dan kuat bersama. Terima kasih hidup buruh Indonesia," tutup Andi Gani.  **

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
F