Articles by "Polhukam"

Tampilkan postingan dengan label Polhukam. Tampilkan semua postingan


Foto Ist

MPA, JAYAPURA - Senin (23/9/2019). Kepolisian akhirnya menetapkan tiga orang sebagai tersangka terkait kerusuhan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua. Tiga tersangka itu masing-masing berinisial SE (40), IG (29), dan YE (53).

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ahmad Kamal, mengatakan mereka dijerat Pasal 160 KUHP dan atau Pasal 170 KUHP dan atau Pasal 187 KUHP. Polisi juga menyita barang bukti dari ketiganya, di antaranya bensin.

“Jumlah tersangka kemungkinan akan bertambah karena penyidikan masih berlangsung,” kata Kamal di Jayapura.

Kamal mengatakan demonstrasi anarkistis di Wamena telah menyebabkan 32 orang meninggal dan 63 orang luka-luka. Para korban diserang demonstran. Saat ini, 22 korban yang terluka sudah dievakuasi ke Jayapura dan dirawat di sejumlah rumah sakit.

Pascademonstrasi anarkistis itu, masyarakat juga masih mengungsi di sejumlah pangkalan militer dan rumah ibadah yang ada di kawasan itu. Namun, ada beberapa warga yang siang hari kembali ke rumah untuk melihat kondisi rumah dan membersihkan semampunya.

“Aktivitas belum pulih karena kegiatan belajar mengajar masih belum berlangsung demikian pula perkantoran,” ujar Kamal.

Pantauan awak media, hingga Jumat kemarin, gelombang pengungsi korban kerusuhan di Kota Wamena Papua, masih terus berdatangan di Lanud Silas Papare, Kota Sentani, Kabupaten Jayapura. Bahkan, jumlahnya diperkirakan telah mencapai seribuan orang.

Setiap hari, Pesawat Hercules 1320 milik TNI Angkatan Udara (AU) mengangkut ratusan pengungsi dari Wamena ke Jayapura melalui Lanud Silas Papare Sentani. Sekitar 170 lebih warga pengungsi diangkut dalam setiap penerbangan menggunakan pesawat ini.

“Prioritas kami adalah anak-anak dan perempuan. Kami akan terus mengevakuasi warga yang mengungsi dari Wamena,” kata Danlanud Silas Papare Marsma TNI Tri Bowo Budi Santoso.

Sumber : SindoNews.com


MPA,SIDOARJO - Kapolresta Sidoarjo, Jawa Timur, Kombes Pol. Zain Dwi Nugroho, berupaya merangkul sejumlah wartawan dari berbagai media, antara lain Amunisinews.co.id biro Surabaya, DeteksiOnline dan Realita.co. Kapolreta Dwi Nugroho mengundang para awak media itu untuk bersilahturahmi di ruang kerjanya, Jumat, 26 Juli 2019. Hal tersebut dilakukan dalam rangka membentuk suatu hubungan kemitraan yang erat dalam membangun wilayah hukum Polresta Sidoarjo yang kondusif dan aman.

Terlihat sambutan hangat diberikan Kapolresta Dwi Nugroho kepada rekan Ade, salah satu wartawan Sidoarjo pada pertemuan silahturahmi yang diadakan usai sholat Jumat itu. Ade dan rekan-rekan jurnalis lainya merespon positif atas sambutan Kapolresta Sidoarjo.

Kombes Pol Zain Dwi Nugroho menyampaikan terima kasih atas kunjungan rekan media ke kantornya. Menurutnya, saat ini dirinya masih baru memegang tongkat komando di jajaran Polresta Sidoarjo dan butuh banyak informasi dari kawan-kawan wartawan.

"Terima kasih atas kunjungan dari rekan-rekan  media ke kantor Polresta Sidoarjo. Saya berharap kemitraan dan kerjasama kita dalam mewujudkan suatu wilayah yang kondusif dan aman. Rekan media bisa bersinergi dengan kami selaku petugas kepolisian," ucap Dwi Nugroho.

Pihak kepolisian butuh media atau wartawan. Begitu juga wartawan butuh polisi. Ini merupakan kerjasama berkesinambungan dalam mencari pemberitaan untuk dikonsumsi publik.

"Kita butuh wartawan, begitu juga wartawan butuh kita dalam mencari berita yang aktual," kata Kapolresta.

Ditambahkan Kapolresta Sidoarjo, dengan adanya informasi dari rekan-rekan wartawan di lapangan, dirinya sangat terbantu adanya temuan wartawan yang tidak diketahuinya. "Saya sangat terbantu atas informasi rekan wartawan yang diberikan kepada saya, besar harapan seluruh jajaran saya, Polresta Sidoarjo menjadi lebih baik dalam melayani masyarakat nantinya," tandasnya.

Untuk diketahui, Ade beberapa bulan lalu menjadi korban kriminalisasi wartawan di Polresta Sidoarjo dan sempat ditahan karena karya tulisnya dalam pemberitaan kasus asusila di karaoke Sidoarjo. Kriminalisasi terhadap wartawan Ade sempat mengundang simpati ratusan wartawan berdemo atas penangkapannya. Kini, Ade bersama Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Zain Dwi Nugroho bersama rekan-rekannya bergandengan tangan untuk menciptakan wilayah hukum yang aman di Kota Sidoarjo dan sekitarnya. (ADE/Red)


MPA,SUBULUSSALAM - Lima wartawan di Kabupaten Aceh Singkil, masing-masing Jakartawan Adhe Nugraha dari Metro TV, Idrus Syahputra dari Beritakini.com, Eva Basaria Situmorang dari RRI Studio Produksi Singkil, Dede Rosadi dari Serambi Indonesia dan Jamaluddin dari Singkilterkini.com menerima piagam penghargaan dari Polres Aceh Singkil atas dedikasi mereka sebagai mitra Polri selama ini. Piagam penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kapolres Aceh Singkil, AKBP Andrianto Argamuda, S.I.K yang ikut disaksikan langsung oleh Forkopimda Aceh Singkil dan Kota Subulussalam, dan para tamu undangan yang ikut berhadir pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-73 yang berlangsung di Lapangan Beringin, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam, Provinsi Aceh, Rabu, (10/7/2019).

Kapolres Aceh Singkil, AKBP Andrianto Argamuda mengatakan, penghargaan yang diberikan Polres Aceh Singkil kepada sejumlah wartawan sebagai bentuk apresiasi kepada media yang berdedikasi dalam menyampaikan tugas-tugas pokok Polri kepada masyarakat dan sebagai sumber informasi dalam rangka memelihara Kamtibmas. "Terima kasih kepada rekan-rekan wartawan yang telah bekerja sama selama ini, semoga sukses selalu," ujar AKBP Andrianto Argamuda.

Ia juga berharap, dengan adanya penghargaan tersebut, dapat memberikan motivasi yang lebih besar dalam melayani, khususnya memberikan informasi yang dibutuhkan publik. "Polri dan insan media adalah mitra kerja yang saling mengisi dan saling membutuhkan, kinerja polisi perlu dipublikasikan dan media juga membutuhkan informasi kinerja polisi," sebut Kapolres.

Selain menyerahkan piagam penghargaan kepada lima wartawan dari Kabupaten Aceh Singkil, Kapolres Aceh Singkil AKBP Andrianto Argamuda juga menyerahkan piagam penghargaan kepada tiga wartawan dari Kota Subulussalam, Aceh. Ketiga wartawan tersebut masing-masing, Erdian JK dari Metro TV, Khalidin dari Serambi Indonesia, dan Sudirman dari Portalsatu.com.

Pada puncak peringatan HUT Bhayangkara itu, Polres Aceh Singkil juga memberikan penghargaan kepada elemen masyarakat lainnya, diantaranya kepada tokoh agama. Salah satu penerima penghargaan Polres adalah Ustadz Tarmizi Al Khalil, S.Pd.I atas dedikasinya yang telah membantu kepolisian dalam menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas melalui ceramah agama kepada masyarakat.

Terpisah, Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Wilson Lalengke mengucapkan selamat dan sukses untuk media Singkil Terkini. Tokoh pers nasional yang juga adalah penasehat media Singkil Terkini mengatakan bahwa dengan adanya penghargaan tersebut agar Singkil Terkini terus belajar, terus berkarya, dan terus berbakti bagi masyarakat Aceh Singkil maupun Indonesia melalui publikasi informasi yang benar, penting, dan bermanfaat bagi publik. 

"Sekali lagi, selamat untuk pimpinan media Singkil Terkini beserta seluruh pekerja media ini. Terima kasih," ujar Wilson melalui jaringan WhatsApp-nya, Rabu (10/7/2019) dari Jakarta. (JML/Red).


Kapolda Sumbar Irjen Pol Fakhrizal selaku inspektur upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke 73, Fhoto Istimewa 

MPA,SUMBAR - Kepolisian Daerah Sumatera Barat menggelar upacara dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke 73 tahun 2019.

Upacara ini dilaksanakan di halaman Mapolda Sumbar, Rabu (10/7). Dengan inspektur upacara Kapolda Sumbar Irjen Pol Drs. Fakhrizal, M.Hum, sedangkan peserta upacara terdiri dari personil Polda Sumbar, serta pasukan dari TNI (AD, AL, AU).

Kapolda Sumbar membacakan amanat dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. Mengawali amanatnya, atas nama rakyat, bangsa, dan negara Indonesia, Presiden mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke-73, kepada seluruh anggota dan keluarga besar Kepolisian Negara Republik Indonesia, di manapun bertugas.

"Saya juga mengucapkan terima kasih dan memberikan penghargaan atas kerja keras, pengabdian, pengorbanan, dan perjuangan tanpa pernah mengenal lelah, yang ditunjukkan personel Polri dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat", kata Kapolda Sumbar membacakan amanat Presiden.

Dikatakan presiden, kerja keras dan pengabdian Polri, telah dirasakan hasilnya oleh seluruh masyarakat Indonesia. Situasi keamanan dalam negeri sepanjang tahun 2018 dan 2019 terpelihara dengan baik. Polri dan TNI telah mengamankan seluruh perhelatan internasional yang diselenggarakan Pemerintah, yaitu Asian Games, Asian Para Games, serta IMF-World Bank Annual Meeting 2018. Polri dan TNI juga telah mengamankan penyelenggaraan Pilkada Serentak Tahun 2018 dan Pemilu Tahun 2019, sehingga terselenggara dengan aman, damai, dan demokratis.

Seluruh agenda kemasyarakatan juga dapat terselenggara dengan aman, mulai dari perayaan Natal 2018, Tahun Baru 2019, sampai dengan Ramadhan dan Idul Fitri 2019. Kita juga merasakan situasi kamtibmas yang kondusif, arus mudik dan arus balik berjalan dengan lancar, stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan terjamin di seluruh wilayah Indonesia. Selain itu, bersama dengan seluruh pemangku kepentingan, Polri turut terlibat aktif dalam penanggulangan bencana yang terjadi di berbagai wilayah di tanah air.

"Polri juga telah mengungkap berbagai kejahatan, mulai dari kejahatan konvensional yang meresahkan masyarakat, kemudian kejahatan lintas negara seperti terorisme, perdagangan narkotika, perdagangan orang, dan kejahatan siber, lalu kejahatan berimplikasi kontinjensi seperti konflik sosial, kerusuhan massa, dan unjuk rasa anarkis, sampai dengan kejahatan terhadap kekayaan negara seperti illegal logging, illegal fishing, dan tindak pidana korupsi", tuturnya.

Lanjutnya, kemudian termasuk dalam menindak kejahatan tindak pidana korupsi, sepanjang tahun 2018.

"Polri telah berhasil mengungkap kerugian negara senilai Rp 2,9 triliun dan menyelamatkan keuangan negara sebesar Rp 2,3 triliun", terangnya.

Selanjutnya, dalam pengelolaan organisasi, Polri juga telah meningkatkan akuntabilitas dan transparansi. Laporan keuangan Polri meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian dari Badan Pemeriksa Keuangan selama 6 tahun berturut-turut.

Laporan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, menunjukkan Nilai Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah dan Indeks Reformasi Birokrasi Polri mengalami peningkatan, disertai dengan keberhasilan mewujudkan 69 Zona Integritas, yang terdiri dari 64 Satker dengan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan 5 Satker dengan predikat Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

"Hal ini menempatkan Polri pada urutan kedua Kementerian/Lembaga dengan Zona Integritas terbanyak setelah Kementerian Keuangan", jelasnya.

Dengan berbagai capaian tersebut, kinerja Polri dalam memelihara keamanan dalam negeri terus mendapatkan apresiasi positif dari masyarakat. Tingkat kepercayaan publik terhadap institusi Polri terus meningkat. Hal tersebut ditunjukkan oleh berbagai survei yang diselenggarakan lembaga-lembaga survei yang kredibel, Polri menjadi salah satu lembaga yang dipercaya publik, setelah KPK dan TNI.

"Capaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh personel Polri, dengan dukungan mitra kerja dan masyarakat. Oleh karena itu, dalam kesempatan yang penuh dengan kebahagiaan ini, saya mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada seluruh personel Polri di mana pun Saudara mengabdi, kepada mitra kerja Polri, serta kepada masyarakat yang telah mendukung terwujudnya stabilitas keamanan dalam negeri yang kondusif", ucap Irjen Pol Fakhrizal.

Upacara peringatan hari Bhayangkara juga dihadiri oleh Forkompinda Sumbar, Wakapolda Sumbar, pejabat utama Polda Sumbar, Ketua Bhayangkari Daerah Sumbar beserta pengurus Bhayangkari, dan tamu undangan lainnya.(AR/RF)



Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Zulkarnain Adinegara dipromosikan sebagai Kakorpolairud Baharkam Mabes Polri. Foto/Berli Zulkanedi

MPA,PALEMBANG - Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel) Irjen Pol Zulkarnain Adinegara dipromosikan sebagai Kakorpolairud Baharkam Mabes Polri. Penggantinya Irjen Pol Firli yang sebelumnya Deputi Penindakan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Ditemui di Palembang, Jumat (21/6/2019) Irjen Pol Zulkarnain Adinegara yang akan meninggalkan Polda Sumsel membenarkan pergantian itu. Untuk itu, dia menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Sumsel.

"Saya akan pindah, saya minta maaf ke seluruh warga Sumatera Selatan," ujar Irjen Pol Zulkarnain.

Permintaan maaf itu disampaikan Irjen Pol Zulkarnain Adinegara karena merasa masih punya hutang kasus besar yang belum tuntas diungkap. Untuk diketahui sejumlah kasus besar yang belum tuntas diungkap yakni kasus penembakan Kanit Polsek Mesuji Makmur, Bripka Afrizal yang ditembak mati perampok hingga kasus mutilasi di Ogan Ilir.

"Ada kasus anggota ditembak di Ogan Komering Ilir, kasus mutilasi Ogan Ilir sama kasus pembunuhan driver taksi online karena ada satu orang pelaku yang belum tertangkap, si Akbar," kata Irjen Zulkarnain.

Dia berharap seluruh kasus itu dapat segera terungkap oleh Kapolda baru Irjen Firli. Menurutnya, Irjen Firli punya kemampuan investigasi yang baik di penanganan kasus kepolisian.

"Pengganti saya Deputi KPK Irjen Firli, saya rasa dia jauh lebih baik dari saya. Saya kenal dia, jadi saya yakin kasus-kasus besar ini pasti dapat ditangani dengan kemampuan investigasi yang baik," katanya memuji.

Untuk diketahui, promosi Zulkarnain ini tertuang dalam Telegram Rahasia (TR) Kapolri Nomor: ST/1590/VI/KEP/2019 tertanggal 20 Juni 2019. Untuk jabatan Kapolda Sumsel akan digantikan Irjen Firli yang semula bertugas di KPK.



Sumber Sindonews.com dengan
 judul artikel : Irjen Pol Firli jadi Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Dipromosi ke Mabes



Antisipasi bentrokan antar Desa Gunung Jaya dan Sampoabalo, Kecamatan Siotapina, Kabupaten Buton, Polda Sultra kembali mengirimkan satu SSK personel Brimob ke Kabupaten Buton, Jumat (7/6/2019) pagi. Foto/SINDOnews

BUTON - Antisipasi bentrokan antar Desa Gunung Jaya dan Sampoabalo, Kecamatan Siotapina, Kabupaten Buton, Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali mengirimkan satu SSK personel Brimob ke Kabupaten Buton, Jumat (7/6/2019) pagi melalui jalur laut menggunakan kapal cepat.

Satu SSK personel Brimob ini diberangkatkan melalui jalur laut dengan menggunakan kapal cepat di Pelabuhan Nusantara, Kendar. Dengan membawa serta perlengkapan komplit.

Hingga saat ini sudah ada dua SSK dan ratusan anggota kepolisian dari Shabara Polda Sultra diberangkatkan ke Kabupaten Buton untuk meredam pertikaian meluas antar dua desa.

Biro Ops Polda Sultra, AKBP S Mustofa mengatakan jika penambahan personel ini diberangkatkan untuk bisa meredam dan mengamankan dua desa yang saat ini sedang bertikai. Pihak kepolisian mengimbau agar warga yang bertikai segera bisa berdamai dan menghentikan saling serang yang dapat menambah jatuhnya korban jiwa dimana hingga kini sudah ada dua orang warga tewas akibat pertikaian, puluhan lainnya luka–luka dan 87 rumah warga terbakar.

"Kami mengimbau warga kedua desa untuk menahan diri untuk tidak saling menyerang," ujarnya.(*)




Dilansir dari Sindonews.com



Polri menjamin keamanan umat Muslim yang akan merayakan Idul Fitri. Sehingga, masyarakat tidak perlu khawatir untuk melakukan mudik ataupun balik. Foto/Ilustrasi

MPA,JAKARTA - Polri menjamin keamanan umat Muslim yang akan merayakan Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriyah. Sehingga, masyarakat tidak perlu khawatir untuk melakukan mudik ataupun balik.

"Masyarakat tak perlu khawatir bisa melaksanakan aktifitasnya, baik saat mudik, kemudian merayakan Idul Fitri maupun saat balik," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Gedung Divisi Humas Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (4/6/2019).

Hal tersebut dikatakannya menyikapi bom bunuh diri RA (22) di depan pos pantau lalu lintas di simpang tiga Tugu Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, pada Senin (3/6/2019) malam.

"Pusat-pusat sentra masyarakat baik pusat-pusat perbelanjaan, objek wisata itu menjadi objek pengamanan kepolisian," ucapnya.

Dia menambahkan, pengamanan dari Polres maupun Polda akan dilakukan saat salat Idul Fitri. 

"Seluruh tempat-tempat yang akan menjadi salat Idul Fitri di situ aparat gabungan dari Polri-TNI maupun aparat setempat melakukan pengamanan dan memberikan jaminan kepada masyarakat yang melakukan salat Ied besok pagi berjalan tertib aman dan lancar," pungkasnya.
(*)


Sumber : Sindonews.com

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.