Articles by "Polhukam"

Tampilkan postingan dengan label Polhukam. Tampilkan semua postingan


JAKARTA – Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Metro Jakarta Barat, KBP Audie S Latuheru, memimpin langsung serah terima jabatan (Sertijab) Kasat Narkoba dan Kapolsek Palmerah, Kamis (20/02/2020). Acar sertijab berlangsung di Ruang Serbaguna Gedung Mapolres Metro Jakarta Barat.

Kasat Narkoba AKBP Erick Frendiz  diangkat dalam jabatan baru sebagai Kapolres Bondowoso, Polda Jawa Timur. Sementara jabatan Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat diemban oleh Kompol Ronaldo Maradona.

Selain itu, Kapolsek Palmerah Kompol Ade Rosa akan menduduki jabata baru sebagai Kasie nego Subdit Dalmas Ditsamapta Polda Metro Jaya. Jabatan Kapolsek Palmerah akan diduduki oleh Kompol Supriyanto.

Dalam sambutannya, KBP Audie S Latuheru menyampaikan bahwa serah terima jabatan merupakan hal yang wajar dan harus terjadi sebagai bagian dari siklus manajemen sumber daya manusia dalam organisasi.

“Selain sebagai implementasi dalam rangka pengawasan dan pengembangan organisasi, juga sebagai bentuk pembinaan karier bagi perwira Polri,” ucap Audi dalam arahannya.

Tantangan tugas kedepan, lanjut penyandang pangkat melati tiga ini, tidak akan mudah. Bahkan sebaliknya akan semakin kompleks dan tidak ringan. “Untuk itu perlu antisipasi dan responsi cepat, tepat serta akurat terhadap kemungkinan segala perkembangan yang dapat membahayakan keselamatan bangsa, negara dan masyarakat,” tambah Audi.

Pada bagian lain arahannya, Audi menekankan agar para anggota Polri wajib memberikan pelayan terbaik kepada masyarakat. “Berikan pelayanan publik yang lebih Responsif, Modern, dan Profesional. Cegah terjadinya penyimpangan dan pelanggaran hukum agar makin memperkokoh kepercayaan masyarakat terhadap Polri,” tegas Audi. (APL/Red)


Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu Setianto. Photo PortalSumbar.

MPA PADANG -  Salah menggunakan media sosial bisa berdampak pada ancaman pidana. Apalagi, unggahan atau postingan di media sosial tersebut berisikan Sara dan ujaran kebencian (hate speech).

Maka dari itu, Kepolisian Daerah Sumatera Barat selalu mengingatkan kepada seluruh masyarakat, khususnya dalam pengguna media sosial (medsos) agar bisa menggunakannya secara bijak, baik dan benar.

Selain itu, dalam menggunakan medsos jangan sampai menimbulkan kegaduhan hingga konflik di tengah-tengah masyarakat.

Hal ini disampaikan Kabid Humas Polda Sumbar, Komisaris Besar Polisi Satake Bayu Setianto, S.Ik, seperti dilansir PortalSumbar.com pada Selasa (14/1) di Mapolda Sumbar.

"Kita berharap kepada masyarakat untuk menggunakan media sosial agar digunakan secara cerdas, benar dan baik," ajak Kabid Humas.

Diterangkan Kombes Pol Satake, dengan menggunakan medsos secara baik, sehingga bisa bermanfaat yang positif bagi masyarakat lain yang melihatnya.(*)




Sumber : PortalSumbar.com


MPA, PADANG - Kapolda Sumbar Irjen Pol Drs. Toni Harmanto, MH, akan menindak tegas terhadap anggotanya yang terlibat narkoba maupun pidana lainnya.

Hal ini dikatakan Kapolda Sumbar, saat menggelar release akhir tahun 2019 di Mapolda Sumbar, Selasa (31/12) malam.

Dijelaskan Irjen Pol Toni Harmanto, selama tahun 2019, Polda Sumbar telah memecat /PTDH (pemberhentian tidak dengan hormat) terhadap 11 anggota Polri.

"Untuk tahun ini ada 11, hampir rata-rata (kasus) narkoba," ucapnya.

Dikatakan Irjen Pol Toni, dirinya tidak akan main-main terhadap anak buahnya yang terlibat dengan narkoba.

"Tidak ada main dengan narkoba, termasuk pidana lainnya. Saya akan hentikan itu" tegasnya.

Namun bagi anggota yang berprestasi, dirinya akan memberikan ganjaran penghargaan.

"Pasti, termasuk juga anggota yang berprestasi saya akan berikan promosi pada mereka yang berprestasi dalam bekerja", pungkasnya.(*)


Photo Istimewa

MPA, PONTIANAK, KALBAR – Menutup tahun 2019, Polda Kalbar melaksanakan konferensi pers akhir tahun yang digelar di Balai Kemitraan Polda Kalbar. Selasa (31/12). Tampak hadir jajaran Forkopimda Provinsi Kalbar seperti Gubernur Kalbar Sutarmidji, Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad. Para tokoh tokoh agama, tokoh masyarakat dan media massa juga turut diundang Polda Kalbar.

Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono memimpin langsung pelaksaan konferensi pers mengatakan bahwa tujuan dilaksanakan kegiatan ini sebagai wujud pertanggung jawaban kepada publik terhadap kinerja Polda Kalbar sepanjang tahun 2019.

“Konferensi pers akhir tahun dengan materi penyampaian hasil kinerja Polda Kalbar ialah merupakan pertanggungjawaban kepada publik. Polri merupakan institusi milik rakyat, termasuk dukungan anggaranya” kata Kapolda Kalbar

Irjen Pol Didi  Haryono yang menjabat sebagai Kapolda Kalbar sejak 2017 ini menjelaskan bahwa di tahun 2019 yang menjadi program Polda Kalbar ialah “Polsek Sebagai lini Terdepan Harkamtibmas”. Dengan program ini diharapkan memberikan nuansa baru terhadap polsek sebagai unit lengkap satuan terkecil kewilayahan.

“Program ini sejalan dengan yang dicanangkan oleh Gubernur Kalbar yaitu desa mandiri, maka dengan polsek sebagai lini terdepan harkamtibmas ini salah satunya yaitu keberadaan pos kamling yang dilengkapi dengan personel yang mempuni” jelasnya

Kasus Kejahatan di Kalbar Turun 16,55 %

Selain menjelaskan mengenai program kerja, Kapolda Kalbar mengungkapan beberapa data baik dari bidang pembinaan personel atau penegakan hukum selama tahun 2019.

“Jumlah total kejahatan di tahun 2018 sebanyak 5.932 kasus, sedangkan di tahun 2019 sebanyak 4.950 kasus. Artinya tingkat kejahatan di kalbar turun 16,55% selama tahun 2019” ungkapnya

Ia melanjutkan  jumlah penyelesaian kasus oleh Polda Kalbar dan jajaran di tahun 2018 sebanyak 4.759 kasus atau 80,22%, sedangkan sepanjang tahun 2019, presentase penyelesaian kasusnya sebanyak 4.360 kasus atau 88,08%. Artinya kinerja penyelesaian kasus di tahun 2019 ini meningkat 7,86% jika dibanding dengan tahun 2018.

Untuk jenis kejahatan konvensional di tahun 2018 terdapat sebanyak 4.623 kasus; sedangkan di tahun 2019 terdapat 3.592 kasus; mengalami penurunan 1.031 kasus atau setara 22,3%.

Untuk jenis kejahatan transnasional di tahun 2018 terdapat sebanyak 724 kasus; sedangkan di tahun 2019 terdapat 762 kasus; mengalami peningkatan 38 kasus atau setara 5,2%.

Untuk jenis kejahatan terhadap kekayaan negara di tahun 2018 terdapat sebanyak 556 kasus; sedangkan di tahun 2019 terdapat 526 kasus, mengalami penurunan 30 kasus atau setara 5,4%.
Untuk jenis kejahatan kontijensi di tahun 2018 terdapat sebanyak 29 kasus; sedangkan di tahun 2019 terdapat 70 kasus; mengalami peningkatan sebanyak 41 kasus.

Sepanjang 2019, Polda Kalbar Tangani 728 Perkara Kasus Narkotika dan Sita Barang Bukti 113 Kg lebih Shabu dan 30 Ribu Pil Ekstasi

Sepanjang tahun 2019, Polda Kalimantan Barat menangani sebanyak 728 perkara kasus kejahatan narkotika. Turun sebanyak 7,37% dibanding 2018 yang menangani 789 perkara. Hal ini disampaikan Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono dalam konferensi pers akhir tahun yang digelar di Mapolda Kalbar. Selasa (31/12)

“Untuk kasus narkoba, di banding 2018 ada penurnuan perkara sebesar 7,37%. Namun ada peningkatan dalam jumlah barang bukti yang disita selama 2019 yang signifikan” jelasnya

Pada tahun 2018 jumlah barang bukti yang di sita jenis shabu sebanyak 36.263 gram dan jenis ekstasi 5.568 butir, sedangkan di tahun 2019 barang bukti yang disita jenis shabu 113.528 gram (meningkat 213%) dan jenis ekstasi 30.772 butir (meningkat 452%).

Secara umum, untuk kasus narkoba di tahun 2019 mengalami penurunan baik jumlah kasus maupun jumlah tersangkanya jika dibanding dengan tahun 2018. Namun mengalami peningkatan yang sangat signifikan untuk jumlah barang bukti yang berhasil disita, khususnya untuk jenis shabu dan ekstasi.

Kapolda juga menambahkan dari total jumlah barang bukti kasus narkoba yang telah disita sepanjang tahun 2019, sebanyak kurang lebih 998.224 jiwa berhasil diselamatkan dari penyalahgunaan narkoba.

Sementara itu, penanganan kasus Korupsi di tahun 2018 jumlah kasus tipikor ada 28 kasus dan di tahun 2019 menangani 26 kasus. Mengalami penurunan 2 kasus atau turun 7,14%

Jumlah Pelanggaran Lalu Lintas Oleh Pengendara di Provinsi Kalbar Mengalami Penurunan di Tahun 2019

Selain dalam bidang penegakan tindak kejahatan, dalam kegiatan konferensi pers akhir tahun 2019 ini Polda Kalbar menyebutkan data terakit bidang lalu lintas. Berdasarkan data yang di himpun Direktorat Lalu Lintas Polda Kalbar di tahun 2019 jumlah pelanggaran lalu lintas mengalamai penurunan dibanding tahun 2018. Baik itu berupa teguran atau tilang.

Di tahun 2018 jumlah pelangaran lalulintas sebanyak 118.581 pelanggaran, sedangkan di tahun 2019 sebanyak 103.525 pelanggaran, turun sebesar 12,7%.

Jumlah teguran di tahun 2018 sebanyak 41.763 teguran, sedangkan tahun 2019 sebanyak 30.048, terjadi penurunan sebesar 28,05%

Dan untuk jumlah tilang juga turut mengalami penurunan sebanyak 4.34% yaitu dari 76.815 tilang di tahun 2018, di tahun 2019 sebanyak 73.477.

Raih Penghargaan Tingkat Nasional Maupun Daerah Terkait Pelayanan dan Kinerja

Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono pada kesempatan ini menyampaikan rasa terimakasihnya kepada seluruh lapisan masyarakat yang ada di Kalimantan Barat. Karena menurutnya, pencapaian yang dilakukan Polda Kalbar tidak lepas dari dukungan dan kerjsama seluruh lapisan masyarakat di Kalimantan Barat.

“Kurang lebih 2 tahun  2 bulan saya memimpin Polda Kalbar, capaian kinerja Polda Kalbar pada periode tahun 2018-2019, alhamdulillah mendapat apresiasi dan penghargaan dari berbagai pihak. Tentunya ini adalah hasil dari kerja keras dan kerjasama kita semua untuk selalu bahu membahu mewujudkan wilayah kalimantan barat yang semakin maju, kompetitif, dan unggul” ucapnya

Beberapa penghargaan lainnya yang telah didapat polda kalbar adalah penghargaan dari Kemenpan RB terhadap 4 Polres di Polda Kalbar sebagai unit kerja pelayanan wilayah bebas dari korupsi (WBK) , yaitu Polresta Pontianak Kota, Polres Mempawah, Singkawang dan Sambas.

Kemudian penghargaan sebagai role model penyelenggara pelayanan publik kategori sangat baik yaitu Polres Sambas dan Polres Singkawang, serta 7 polres lainnya sebagai penyelenggara pelayanan publik kategori baik.

Kemudian, pada bidang anggaran di tahun 2019 ini 5 satker jajaran polda kalbar mendapatkan penghargaan sebagai peringkat ke-4 sampai dengan ke-10 satker dengan nilai indeks kinerja pelaksana anggaran (IKPA) terbaik se Provinsi Kalbar.

Demikian juga, hasil survai tim universitas tanjungpura terhadap 4 aspek yakni aspek penegakkan hukum, aslek pemeliharaan kamtibmas, asoek pelayanan publik dan aspek kepercayaan masyarakat atas kinerja Polda Kalbar tahun 2019, masyarakat Kalbar memberikan penilaian baik atas kinerja Polda Kalbar dan jajarannya,” pungkasnya.(rill)

Photo Istimewa

MPA, JAKARTA - Sebanyak 1205 personil gabungan, TNI, Polri, Dishub, Damkar, Pemprov Jakbar, Mitra Jaya, Pol PP  dan Citra Bhayangkara yang mengikuti apel Pengamanan menyambut malam pergantian tahun yang dilaksanakan pukul 16.00 Wib, dihalaman Museum Kota Tua, Jl. Fatahila,  No. 1, Rt.04/06, Kel. Pinangsia Kec. Taman Sari, Jakarta Barat. Selasa, 31 Des 2019.

Apel PAM malam pergatian tahun di pimpin langsung Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Hengki Haryadi, SIK, MH yang di dampingin Komandan Kodim (Dandim) 05/Jakarta Barat, Kolonel Kav Valian Wicaksono Magdi, S.,Sos.

Kapolres Hengki dalam arahannya saat apel tersebut menyampaikan,
bahwa saat ini kita berkumpul dalam rangka melaksanakan apel gelar pasukan pengamanan pergantian tahun, tentunya perlu adanya kerjasama dan kesinergian para personil pengamanan, baik TNI, Polri dan personil pemerintahan setempat, serta personil yang ikut dalam apel pengamanan ini guna menjaga kerawanan kantibmas diwilayah Jakarta Barat.

"Marilah kita bersama-sama menjaga malam pergantian tahun agar berjalan lancar, aman dan kondusif."Tegas Hengki

Dirinya juga mengatakan, kita adakan patroli untuk memperkecil ruang tindak kejahatan.
Kita tempatkan pos pos pengamanan guna mengurangi hal-hal negatif yang tidak kita harapkan terjadi pada malam pergantian tahun baru ini. Yakinkan tidak ada tindakan intolran atau kejahatan  lainnya.tutup Kapolres Hengki dalam arahan singkatnya.

Selain Kapolres Jakbar dan Dandim 0503/JB, hadir pula para Kapolsek dan Para Danramil Se-Jakarta Barat, Serta Para Kanit Jajaran Polres Jakbar dan para Pasi Kodim 0503/Jakarta Barat Serta Pejabat pemerintahan Jakarta Barat.(amr)

Photo Istimewa

MPA, JAKARTA - Kapolri Jenderal Pol Drs. Idham Azis. Msi menyampaikan laporan Pembidaan SDM, Penguatan dan Capaian Organisasi, Modernisasi Polri, Pengawasan Personel, Operasi Kepolisian, Penegakan Hukum, Humas Polri dan Satgas Saber Pungli, pada rilis akhir tahun 2019 di gedung PTIK Jakarta Selatan, Sabtu (28/12/2019).

“Sesuai kebutuhan pengembangan organisasi Polri terdapat penambahan personel Polri sebanyak 27.012 orang atau 5,7 persen pada tahun 2019,” ucapnya.

Pada penguatan organisasi perkembangan Polri saat ini tetap 34 Polda di 34 provinsi. 1 Polda tipe A khusus (PMJ), 26 Polda tipe A dan 7 Polda tipe B.

“Peningkatan tipe Polda dan Polres serta bentuk Polres baru. 2 Polda tipe B menjadi A yaitu Polda Bengkulu dan Polda Sulteng. 14 Polresta menjadi Polres Metro/Tabes, serta tambahan 32 Polres baru,” terangnya.

Sedangkan pencapaian pengelolaan organisasi nilai Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP) Polri terus meningkat. Pada tahun 2019 berhasil meraih WBK dan WBBM dari Kemenpan.

“Ada 33 Satker/Satwil di 14 Polda yang menerima WBK, dan 5 Satker menerima WBBM yaitu Polres Mojokerto, Polres Lamongan, Polres Malang, Polres Solok Kota dan Polres Metro Bekasi Kota,” katanya.

Sepanjang tahun 2019, Polri terus melaksanakan modernisasi di bidang IT membangun Command Center di Mabes Polri dan di 24 Polda.

“Command Center dilengkapi fitur CCTV monitoring, layanan polisi 110, video analytic, video conference dan sistem aplikasi pelaporan sitkamtibmas online,” ujarnya.

Secara umum pengawasan personel yang melanggar disiplin dan pelanggaran personel Polri menurun.

“Jumlah pelanggaran disiplin 2019 menurun 10,92 persen dibanding 2018. Pelanggaran Kode Etik Profesi Polri (KEPP) turun 21,5 persen dan pelanggaran pidana turun 39,48 persen,” imbuhnya.

Sepanjang 2019, Polri melaksanakan 203 operasi kepolisian terdiri atas 4 operasi terpusat dan 199 operasi kewilayaan.

“4 operasi kepolisian terpusat 2019. Operasi Mantab Brata untuk meningkatan pengamanan pemilu dan pasca pemilu 2019. Operasi Nemangkawi pengamanan di daerah Papua dan Papua Barat. Operasi Ketupat pengaman jelang hari raya Idul Fitri. Operasi Lilin pengaman untuk menjamin kamtibnas saat Natal dan Tahun Baru,” paparnya.

Pada penegakan hukum 2019 jumlah kejahatan menurun 53.360 kasus atau turun 19,3 persen. Sedangkan penyelesaian masalah menurun 26.205 kasus atau 14,4 persen, namun cleanrance rate-nya meningkat 3,97 persen.

“Kejahatan paling dominan yang dilaporkan 2019 adalah kejahatan konvensional 202.292 kasus dan kejahatan transnasional 36.219 kasus,” tambahnya.

Selanjutnya pada hubungan masyarakat, bagaimana mengelolah media sosial secara optimal, menekan berita negatif dan propaganda firehouse of falsehood.

“Humas Mabes Polri dibawa kepemimpinan pak Iqbal, lagi dikaji ke depannya akan dipimpin oleh Kepala Bagian berpangkat bintang 3,” ucapnya, yang disambut tepuk tangan hadirin yang hadir.

Kapolri meminta kepada Humas Mabes Polri agar lebih mempromosikan capaian kinerja Satgas Saber Pungli yang kurang terekspos.

“Sejak dibentuk 28 Oktober 2016 – 19 Oktober 2019, Satgas Saber Pungli telah melakukan 25.123 kegiatan OTT dan menangani 38.064 tersangka. Jumlah barang bukti di atas Rp 323 miliar. Sepanjang 2019 dilakukan 16.704 OTT, dengan 23.254 tersangka,” rincinya.

Atas capaian kinerja di atas, Kapolri mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh personel Polri yang telah bekerja keras dalam menjaga stabilitas kamtibmas selama tahun 2019.(*) 


Photo Istimewa

MPA, PADANG - Kapolda Sumbar Irjen Pol Drs. Fakhrizal, M.Hum menuntaskan seluruh tanggung jawab Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat jelang akhir jabatan.

Setelah kasus korban salah tembak di Polsek Kinali, Iwan Mulyadi, Irjen Pol Fakhrizal kembali menyerahkan ganti rugi sebesar Rp 100 juta pada keluarga Almarhum Erik Alamsyahfudin.

Diketahui, Erik Alamsyah meninggal akibat penganiayaan yang dilakukan oleh enam oknum polisi yang bertugas di Polres Bukittinggi pada tahun 2012 lalu.

Atas kasus tersebut, keluarga korban yang menempuh jalur hukum akhirnya memenangkan gugatan berupa ganti rugi sebesar Rp 100.700.000.

Di hadapan ketua Pengadilan Negeri Bukittinggi, Hapsoro Restu Widodo, Irjen Pol Fakhrizal menyerahkan seluruh ganti rugi berupa uang tunai sebesar yang dibebankan pada Polda Sumbar, Kamis (12/12).

"Ini adalah tanggung jawab kita dan harus kita tunaikan segera," kata Kapolda Sumbar di Polres Bukittinggi usai menyerahkan uang ganti rugi.

Dikatakan Kapolda, dirinya juga menyampaikan rasa prihatin terhadap keluarga korban almarhum Erik Alamsyah.

Jenderal bintang dua itu berharap kasus seperti ini tidak terjadi lagi. Seluruh oknum yang berbuat semena-mena akan diproses secara hukum sesuai aturan yang berlaku.

"Jangan sampai terjadi lagi, kami akan berikan sanksi pada oknum yang berbuat demikian sesuai aturan yang berlaku,"  tegas Irjen Pol Fakhrizal.

Setelah ganti rugi pada keluarga korban Erik Alamsyah, Irjen Pol Fakhrizal berencana akan membayarkan ganti rugi pada keluarga almarhum dua orang kakak beradik di Sijunjung.

Keluarga korban kakak-beradik itu memenangkan gugatan pada tahun 2015 berupa ganti rugi sebesar Rp 500 juta.

Irjen Pol Fakhrizal memastikan, ganti rugi tersebut akan dibayarkan seluruhnya. "Jelang saya serah terima jabatan, semua tanggung jawab dituntaskan agar tidak ada lagi beban terhadap kasus seperti ini," jelasnya.

Kapolda juga sudah menugaskan pada Kepala Bidang Hukum Polda Sumbar Kombes Pol Nina Febrilinda, SH untuk membayarkan ganti rugi pada keluarga korban kakak-beradik di Polres Sijunjung.(*)

Photo Istimewa

MPA, PADANG - Syukuran peringatan Hari ulang Tahun (HUT) Polisi Perairan dan Udara (Polairud) yang ke 69 tahun 2019, berlangsung di ballroom hotel Pangeran Beach Padang, Rabu (4/12).

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolda Sumbar Irjen Pol Drs Fakhrizal, M.Hum, Wakapolda Sumbar Irjen Pol Drs. Damisnur. AM, SH. MM, Pejabat Utama Polda Sumbar, Danrem 032 / WBR (diwakili), Danlantamal II Padang (diwakili), Danlanud Sutan Sjahrir Padang (diwakili), dan Kapolres sejajaran Polda Sumbar.

Selain itu, juga tampak hadir Ketua Bhayangkari Daerah Sumbar Ny. Ade Fakhrizal beserta Pengurus Bhayangkari dan Ketua Bhayangkari Cabang se Sumbar, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar, Kepala Imigrasi Klas I Padang, Kepala Bea Cukai Teluk Bayur, Kepala K.S.O.P. Teluk Bayur, Kepala Divisi Navigasi Teluk Bayur, GM. Pelindo II Teluk Bayur serta personel Ditpolairud Polda Sumbar. 

Dalam sambutannya, Kapolda Sumbar Irjen Pol Fakhrizal menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada keluarga besar Ditpolairud Polda Sumbar yang ke 69.

"Semoga semakin profesional, unggul, modern, serta senantiasa menjadi kebanggaan masyarakat, bangsa, dan negara," ucap Kapolda.

Irjen Pol Fakhrizal mengajak seluruh yang hadir untuk merenungkan serta meresapi makna yang terkandung pada setiap peringatan hari ulang tahun, yaitu dengan menyadari sepenuhnya, bahwa seluruh capaian yang telah diraih, merupakan anugerah dan rahmat dari Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, yang harus selalu kita syukuri.

"Perayaan ulang tahun ini, merupakan momen yang tepat, untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap kinerja yang telah dilaksanakan selama ini, sebagai bahan pembelajaran bagi penyempurnaan pelaksanaan tugas kedepan agar lebih baik lagi," terangnya.

Dikatakan Kapolda, Ditpolairud Polda Sumbar memiliki peran penting dalam pemberantasan berbagai kejahatan, seperti illegal fishing, penyelundupan narkotika, perdagangan manusia, serta kejahatan lainnya. 

Selain itu, Ditpolairud Polda
sumbar juga berperan aktif dalam bidang kemanusiaan, seperti bakti sosial dan pengobatan gratis, menyambangi para nelayan pesisir pantai, menyambangi kelompok masyarakat di pulau terpencil, melakukan Search and Rescue (SAR) dalam berbagai bencana alam dan musibah kecelakaan, telah menjadikan Polri semakin dicintai masyarakat.

"Untuk itu, saya mengucapkan terimakasih dan apresiasi, kepada seluruh personel Ditpolairud Polda Sumbar, atas dedikasi dan pengorbanan dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab, sehingga terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif di Wilayah Sumatera Barat," ujarnya.

Lanjut Irjen Pol Fakhrizal, diketahui bersama, bahwa pada tahun 2020 akan diselenggarakan agenda nasional Pilkada serentak, saya berharap, Ditpolairud Polda Sumbar dapat berperan lebih aktif lagi dalam mendukung pengamanan agenda nasional tersebut. 

Optimalkan seluruh kekuatan yang ada, guna mendukung terciptanya stabilisasi kamtibmas, sebagaimana fungsi dan peran Ditpolairud, termasuk dalam mendukung pelaksanaan tugas operasional fungsi kepolisian
lainnya.

Sehubungan dengan hal tersebut, Irjen Pol Fakhrizal menilai sangatlah tepat tema yang diangkat pada peringatan hari ulang tahun Polairud tahun ini, yaitu; “SDM Unggul Dengan Almatsus Modern, Korpolairud Baharkam Polri Siap Menjaga Stabilitas Keamanan Dalam Negeri”.

Diakhir sambutannya, Kapolda menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi, kepada seluruh stakeholder dan instansi terkait, atas dukungannya selama ini, sehingga Ditpolairud Polda Sumbar dapat meraih kesuksesan dan keberhasilan dalam setiap pelaksanaan tugas- tugas di lapangan.

“Dirgahayu Kepolisian Perairan dan Udara”, “Arnavat Dharpa Mahe”, “Cakra Buana Samapta”.(*)

Bidhumas Polda Sumbar

Photo Istimewa

MPA, PADANG  -  Serah terima jabatan dilingkungan Polda Sumbar kembali bergulir, kali ini jabatan Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) yang diserahterimakan.

Jabatan Dirreskrimum diserahkan dari Kombes Pol Onny Trimurti Nugroho, SE, S.Ik. MH kepada Kombes Pol Imam Kabut Sariadi, S.I.K., M.M.

Untuk Kombes Pol Onny, selanjutnya akan menjabat Analis Kebijakan Madya Bidang Pidum Bareskrim Polri dalam rangka pendidikan Sespimti. Sedangkan Kombes Pol Imam Kabut sebelumnya menjabat Ka SPN Polda DIY.

Serah terima jabatan sesuai dengan Surat Telegram Kapolri Nomor : 3020/XI/2019 tanggal 8 November 2019 yang ditandatangani oleh Kapolri.

Upacara sertijab berlangsung di ruang Jenderal Pol Soekanto Polda Sumbar, Selasa (26/11) yang dipimpin oleh Kapolda Sumbar Irjen Pol Drs. Fakhrizal, M.Hum.

Kapolda mengatakan, serah terima jabatan dalam setiap organisasi merupakan hal penting dan strategis dalam memelihara dinamika dan meningkatkan kualitas kinerja organisasi, disamping merupakan proses regenerasi kepemimpinan dan promosi bagi personel Polri yang bersangkutan juga merupakan wujud penghargaan yang diberikan organisasi kepada personel Polri yang dinilai telah mampu melaksanakan tugasnya dengan baik atas dedikasi, kinerja dan pengabdian yang tinggi. 

"Dengan amanah dan kepercayaan yang diberikan pimpinan polri kepada personel yang mendapat promosi jabatan tersebut, diharapkan dapat memberikan kontribusi yang maksimal di kesatuan yang baru, menambah wawasan dan pola pikir serta dapat dijadikan sarana dalam mengabdikan diri kepada bangsa dan negara, khususnya dalam memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat", ucap Irjen Pol Fakhrizal dalam amanatnya.

Selaku Kapolda, Irjen Pol Fakhrizal mengucapkan terimakasih kepada Kombes Pol Onny Trimurti Nugroho, atas segala dedikasi dan pengabdiannya yang telah diberikan selama bertugas sebagai Dirreskrimum Polda Sumbar, dalam kurun waktu sekitar 1 tahun 3 bulan. 

Dimana, mampu membangun jajaran Reserse Kriminal Umum yang solid dan profesional, dan saudara juga sudah memberikan kontribusi yang besar dalam menyelenggarakan penyelidikan, penyidikan, dan pengawasan penyidikan tindak pidana umum, termasuk fungsi identifikasi dan laboratorium forensik lapangan. 

"Pengorbanan, loyalitas dan kinerja yang saudara tunjukkan selama ini memberikan kesan yang positif bagi jajaran Polda Sumbar. Hendaknya hal ini terus menghiasi lembaran karier dimanapun saudara bertugas", ujar Kapolda

"Selamat atas kelulusannya mengikuti pendidikan Sespimti Polri Dikreg ke-29 T.A. 2020, dan semoga sukses selalu dalam karir di kepolisian", tambah Kapolda.

Selanjutnya, kepada pejabat Dirreskrimum
Polda Sumbar yang baru, Kombes Pol beserta istri, Kapolda mengucapkan selamat datang di Ranah Minang dan selamat bergabung dengan keluarga besar Polda Sumbar. 

Tantangan tugas yang akan di hadapi kedepan semakin kompleks, namun Kapolda percaya dengan pengalaman, kemampuan, dan kepemimpinan serta kinerja yang dimilikinya,
akan dapat menjadikan Ditreskrimum Polda Sumbar lebih baik. 

"Jabatan merupakan suatu amanah dan kepercayaan dari Allah SWT serta pimpinan Polri, oleh karenanya, besar harapan saya agar amanah yang telah diberikan kepada saudara, dapat dipelihara dan dijaga untuk bersama-sama berkomitmen guna membentuk team work yang solid dan baik dalam membangun Polda Sumbar beserta jajarannya", tuturnya.

Sebelum mengakhiri amanat tersebut, Irjen Pol Fakhrizal kembali menekankan kepada seluruh Pejabat Utama dan Kapolres jajaran, untuk senantiasa menjaga kebersamaan serta kekompakan dalam setiap pelaksanaan tugas.

"Terutama dalam rangka meningkatkan profesionalisme Polri yang mampu memberikan pelayanan prima kepada masyarakat", tutupnya.

Upacara sertijab dihadiri oleh Wakapolda Sumbar Irjen Pol Drs. Damisnur. AM, SH. MM, Pejabat Utama Polda Sumbar, para Kapolres sejajaran Polda Sumbar, para Pamen Polda Sumbar, Ketua Bhayangkari Daerah Sumbar Ny. Ade Fakhrizal beserta Pengurus Bhayangkari Daerah Sumbar dan Ketua Bhayangkari Cabang se Sumbar.(*)


MPA,PADANG - Wakapolda Sumatera Barat, Drs. Damisnur. AM, SH. MM resmi menyandang pangkat Inspektur Jenderal (Irjen) Polisi. 

Hal ini diketahui setelah pelaksanaan upacara korp raport kenaikan pangkat pati Polri, Kamis (21/11) di Mabes Polri.

Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Kapolri, Jenderal Polisi Idham Aziz. Dengan dihadiri oleh pejabat utama Mabes Polri, para Pati Polri, dan Bhayangkari.

Kenaikan pangkat Irjen Pol Damisnur sesuai dengan Keppres Nomor : 110/Polri/2019 tanggal 20 November 2019 tentang Kenaikan Pangkat ke dan dalam golongan Pati Polri.

Dalam kenaikan pangkat tersebut, Irjen Pol Damisnur mendapatkan kenaikan pangkat pengabdian TMT 1 Desember 2019.

Selain Wakapolda Sumbar, Kabaharkam Polri, Drs. Firly juga mendapatkan kenaikan pangkat dari Irjen menjadi Komjen Polisi.

Diketahui, ada 37 personel Polri yang mendapatkan kenaikan pangkat perwira tinggi dilingkungan Polri. 1 personel naik menjadi Komjen, 10 personel naik menjadi Irjen, dan 26 personel naik menjadi Brigjen.(ira/*)


Foto Ist

MPA, JAYAPURA - Senin (23/9/2019). Kepolisian akhirnya menetapkan tiga orang sebagai tersangka terkait kerusuhan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua. Tiga tersangka itu masing-masing berinisial SE (40), IG (29), dan YE (53).

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ahmad Kamal, mengatakan mereka dijerat Pasal 160 KUHP dan atau Pasal 170 KUHP dan atau Pasal 187 KUHP. Polisi juga menyita barang bukti dari ketiganya, di antaranya bensin.

“Jumlah tersangka kemungkinan akan bertambah karena penyidikan masih berlangsung,” kata Kamal di Jayapura.

Kamal mengatakan demonstrasi anarkistis di Wamena telah menyebabkan 32 orang meninggal dan 63 orang luka-luka. Para korban diserang demonstran. Saat ini, 22 korban yang terluka sudah dievakuasi ke Jayapura dan dirawat di sejumlah rumah sakit.

Pascademonstrasi anarkistis itu, masyarakat juga masih mengungsi di sejumlah pangkalan militer dan rumah ibadah yang ada di kawasan itu. Namun, ada beberapa warga yang siang hari kembali ke rumah untuk melihat kondisi rumah dan membersihkan semampunya.

“Aktivitas belum pulih karena kegiatan belajar mengajar masih belum berlangsung demikian pula perkantoran,” ujar Kamal.

Pantauan awak media, hingga Jumat kemarin, gelombang pengungsi korban kerusuhan di Kota Wamena Papua, masih terus berdatangan di Lanud Silas Papare, Kota Sentani, Kabupaten Jayapura. Bahkan, jumlahnya diperkirakan telah mencapai seribuan orang.

Setiap hari, Pesawat Hercules 1320 milik TNI Angkatan Udara (AU) mengangkut ratusan pengungsi dari Wamena ke Jayapura melalui Lanud Silas Papare Sentani. Sekitar 170 lebih warga pengungsi diangkut dalam setiap penerbangan menggunakan pesawat ini.

“Prioritas kami adalah anak-anak dan perempuan. Kami akan terus mengevakuasi warga yang mengungsi dari Wamena,” kata Danlanud Silas Papare Marsma TNI Tri Bowo Budi Santoso.

Sumber : SindoNews.com


MPA,SIDOARJO - Kapolresta Sidoarjo, Jawa Timur, Kombes Pol. Zain Dwi Nugroho, berupaya merangkul sejumlah wartawan dari berbagai media, antara lain Amunisinews.co.id biro Surabaya, DeteksiOnline dan Realita.co. Kapolreta Dwi Nugroho mengundang para awak media itu untuk bersilahturahmi di ruang kerjanya, Jumat, 26 Juli 2019. Hal tersebut dilakukan dalam rangka membentuk suatu hubungan kemitraan yang erat dalam membangun wilayah hukum Polresta Sidoarjo yang kondusif dan aman.

Terlihat sambutan hangat diberikan Kapolresta Dwi Nugroho kepada rekan Ade, salah satu wartawan Sidoarjo pada pertemuan silahturahmi yang diadakan usai sholat Jumat itu. Ade dan rekan-rekan jurnalis lainya merespon positif atas sambutan Kapolresta Sidoarjo.

Kombes Pol Zain Dwi Nugroho menyampaikan terima kasih atas kunjungan rekan media ke kantornya. Menurutnya, saat ini dirinya masih baru memegang tongkat komando di jajaran Polresta Sidoarjo dan butuh banyak informasi dari kawan-kawan wartawan.

"Terima kasih atas kunjungan dari rekan-rekan  media ke kantor Polresta Sidoarjo. Saya berharap kemitraan dan kerjasama kita dalam mewujudkan suatu wilayah yang kondusif dan aman. Rekan media bisa bersinergi dengan kami selaku petugas kepolisian," ucap Dwi Nugroho.

Pihak kepolisian butuh media atau wartawan. Begitu juga wartawan butuh polisi. Ini merupakan kerjasama berkesinambungan dalam mencari pemberitaan untuk dikonsumsi publik.

"Kita butuh wartawan, begitu juga wartawan butuh kita dalam mencari berita yang aktual," kata Kapolresta.

Ditambahkan Kapolresta Sidoarjo, dengan adanya informasi dari rekan-rekan wartawan di lapangan, dirinya sangat terbantu adanya temuan wartawan yang tidak diketahuinya. "Saya sangat terbantu atas informasi rekan wartawan yang diberikan kepada saya, besar harapan seluruh jajaran saya, Polresta Sidoarjo menjadi lebih baik dalam melayani masyarakat nantinya," tandasnya.

Untuk diketahui, Ade beberapa bulan lalu menjadi korban kriminalisasi wartawan di Polresta Sidoarjo dan sempat ditahan karena karya tulisnya dalam pemberitaan kasus asusila di karaoke Sidoarjo. Kriminalisasi terhadap wartawan Ade sempat mengundang simpati ratusan wartawan berdemo atas penangkapannya. Kini, Ade bersama Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Zain Dwi Nugroho bersama rekan-rekannya bergandengan tangan untuk menciptakan wilayah hukum yang aman di Kota Sidoarjo dan sekitarnya. (ADE/Red)


MPA,SUBULUSSALAM - Lima wartawan di Kabupaten Aceh Singkil, masing-masing Jakartawan Adhe Nugraha dari Metro TV, Idrus Syahputra dari Beritakini.com, Eva Basaria Situmorang dari RRI Studio Produksi Singkil, Dede Rosadi dari Serambi Indonesia dan Jamaluddin dari Singkilterkini.com menerima piagam penghargaan dari Polres Aceh Singkil atas dedikasi mereka sebagai mitra Polri selama ini. Piagam penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kapolres Aceh Singkil, AKBP Andrianto Argamuda, S.I.K yang ikut disaksikan langsung oleh Forkopimda Aceh Singkil dan Kota Subulussalam, dan para tamu undangan yang ikut berhadir pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-73 yang berlangsung di Lapangan Beringin, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam, Provinsi Aceh, Rabu, (10/7/2019).

Kapolres Aceh Singkil, AKBP Andrianto Argamuda mengatakan, penghargaan yang diberikan Polres Aceh Singkil kepada sejumlah wartawan sebagai bentuk apresiasi kepada media yang berdedikasi dalam menyampaikan tugas-tugas pokok Polri kepada masyarakat dan sebagai sumber informasi dalam rangka memelihara Kamtibmas. "Terima kasih kepada rekan-rekan wartawan yang telah bekerja sama selama ini, semoga sukses selalu," ujar AKBP Andrianto Argamuda.

Ia juga berharap, dengan adanya penghargaan tersebut, dapat memberikan motivasi yang lebih besar dalam melayani, khususnya memberikan informasi yang dibutuhkan publik. "Polri dan insan media adalah mitra kerja yang saling mengisi dan saling membutuhkan, kinerja polisi perlu dipublikasikan dan media juga membutuhkan informasi kinerja polisi," sebut Kapolres.

Selain menyerahkan piagam penghargaan kepada lima wartawan dari Kabupaten Aceh Singkil, Kapolres Aceh Singkil AKBP Andrianto Argamuda juga menyerahkan piagam penghargaan kepada tiga wartawan dari Kota Subulussalam, Aceh. Ketiga wartawan tersebut masing-masing, Erdian JK dari Metro TV, Khalidin dari Serambi Indonesia, dan Sudirman dari Portalsatu.com.

Pada puncak peringatan HUT Bhayangkara itu, Polres Aceh Singkil juga memberikan penghargaan kepada elemen masyarakat lainnya, diantaranya kepada tokoh agama. Salah satu penerima penghargaan Polres adalah Ustadz Tarmizi Al Khalil, S.Pd.I atas dedikasinya yang telah membantu kepolisian dalam menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas melalui ceramah agama kepada masyarakat.

Terpisah, Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Wilson Lalengke mengucapkan selamat dan sukses untuk media Singkil Terkini. Tokoh pers nasional yang juga adalah penasehat media Singkil Terkini mengatakan bahwa dengan adanya penghargaan tersebut agar Singkil Terkini terus belajar, terus berkarya, dan terus berbakti bagi masyarakat Aceh Singkil maupun Indonesia melalui publikasi informasi yang benar, penting, dan bermanfaat bagi publik. 

"Sekali lagi, selamat untuk pimpinan media Singkil Terkini beserta seluruh pekerja media ini. Terima kasih," ujar Wilson melalui jaringan WhatsApp-nya, Rabu (10/7/2019) dari Jakarta. (JML/Red).


Kapolda Sumbar Irjen Pol Fakhrizal selaku inspektur upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke 73, Fhoto Istimewa 

MPA,SUMBAR - Kepolisian Daerah Sumatera Barat menggelar upacara dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke 73 tahun 2019.

Upacara ini dilaksanakan di halaman Mapolda Sumbar, Rabu (10/7). Dengan inspektur upacara Kapolda Sumbar Irjen Pol Drs. Fakhrizal, M.Hum, sedangkan peserta upacara terdiri dari personil Polda Sumbar, serta pasukan dari TNI (AD, AL, AU).

Kapolda Sumbar membacakan amanat dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. Mengawali amanatnya, atas nama rakyat, bangsa, dan negara Indonesia, Presiden mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke-73, kepada seluruh anggota dan keluarga besar Kepolisian Negara Republik Indonesia, di manapun bertugas.

"Saya juga mengucapkan terima kasih dan memberikan penghargaan atas kerja keras, pengabdian, pengorbanan, dan perjuangan tanpa pernah mengenal lelah, yang ditunjukkan personel Polri dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat", kata Kapolda Sumbar membacakan amanat Presiden.

Dikatakan presiden, kerja keras dan pengabdian Polri, telah dirasakan hasilnya oleh seluruh masyarakat Indonesia. Situasi keamanan dalam negeri sepanjang tahun 2018 dan 2019 terpelihara dengan baik. Polri dan TNI telah mengamankan seluruh perhelatan internasional yang diselenggarakan Pemerintah, yaitu Asian Games, Asian Para Games, serta IMF-World Bank Annual Meeting 2018. Polri dan TNI juga telah mengamankan penyelenggaraan Pilkada Serentak Tahun 2018 dan Pemilu Tahun 2019, sehingga terselenggara dengan aman, damai, dan demokratis.

Seluruh agenda kemasyarakatan juga dapat terselenggara dengan aman, mulai dari perayaan Natal 2018, Tahun Baru 2019, sampai dengan Ramadhan dan Idul Fitri 2019. Kita juga merasakan situasi kamtibmas yang kondusif, arus mudik dan arus balik berjalan dengan lancar, stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan terjamin di seluruh wilayah Indonesia. Selain itu, bersama dengan seluruh pemangku kepentingan, Polri turut terlibat aktif dalam penanggulangan bencana yang terjadi di berbagai wilayah di tanah air.

"Polri juga telah mengungkap berbagai kejahatan, mulai dari kejahatan konvensional yang meresahkan masyarakat, kemudian kejahatan lintas negara seperti terorisme, perdagangan narkotika, perdagangan orang, dan kejahatan siber, lalu kejahatan berimplikasi kontinjensi seperti konflik sosial, kerusuhan massa, dan unjuk rasa anarkis, sampai dengan kejahatan terhadap kekayaan negara seperti illegal logging, illegal fishing, dan tindak pidana korupsi", tuturnya.

Lanjutnya, kemudian termasuk dalam menindak kejahatan tindak pidana korupsi, sepanjang tahun 2018.

"Polri telah berhasil mengungkap kerugian negara senilai Rp 2,9 triliun dan menyelamatkan keuangan negara sebesar Rp 2,3 triliun", terangnya.

Selanjutnya, dalam pengelolaan organisasi, Polri juga telah meningkatkan akuntabilitas dan transparansi. Laporan keuangan Polri meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian dari Badan Pemeriksa Keuangan selama 6 tahun berturut-turut.

Laporan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, menunjukkan Nilai Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah dan Indeks Reformasi Birokrasi Polri mengalami peningkatan, disertai dengan keberhasilan mewujudkan 69 Zona Integritas, yang terdiri dari 64 Satker dengan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan 5 Satker dengan predikat Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

"Hal ini menempatkan Polri pada urutan kedua Kementerian/Lembaga dengan Zona Integritas terbanyak setelah Kementerian Keuangan", jelasnya.

Dengan berbagai capaian tersebut, kinerja Polri dalam memelihara keamanan dalam negeri terus mendapatkan apresiasi positif dari masyarakat. Tingkat kepercayaan publik terhadap institusi Polri terus meningkat. Hal tersebut ditunjukkan oleh berbagai survei yang diselenggarakan lembaga-lembaga survei yang kredibel, Polri menjadi salah satu lembaga yang dipercaya publik, setelah KPK dan TNI.

"Capaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh personel Polri, dengan dukungan mitra kerja dan masyarakat. Oleh karena itu, dalam kesempatan yang penuh dengan kebahagiaan ini, saya mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada seluruh personel Polri di mana pun Saudara mengabdi, kepada mitra kerja Polri, serta kepada masyarakat yang telah mendukung terwujudnya stabilitas keamanan dalam negeri yang kondusif", ucap Irjen Pol Fakhrizal.

Upacara peringatan hari Bhayangkara juga dihadiri oleh Forkompinda Sumbar, Wakapolda Sumbar, pejabat utama Polda Sumbar, Ketua Bhayangkari Daerah Sumbar beserta pengurus Bhayangkari, dan tamu undangan lainnya.(AR/RF)



Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Zulkarnain Adinegara dipromosikan sebagai Kakorpolairud Baharkam Mabes Polri. Foto/Berli Zulkanedi

MPA,PALEMBANG - Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel) Irjen Pol Zulkarnain Adinegara dipromosikan sebagai Kakorpolairud Baharkam Mabes Polri. Penggantinya Irjen Pol Firli yang sebelumnya Deputi Penindakan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Ditemui di Palembang, Jumat (21/6/2019) Irjen Pol Zulkarnain Adinegara yang akan meninggalkan Polda Sumsel membenarkan pergantian itu. Untuk itu, dia menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Sumsel.

"Saya akan pindah, saya minta maaf ke seluruh warga Sumatera Selatan," ujar Irjen Pol Zulkarnain.

Permintaan maaf itu disampaikan Irjen Pol Zulkarnain Adinegara karena merasa masih punya hutang kasus besar yang belum tuntas diungkap. Untuk diketahui sejumlah kasus besar yang belum tuntas diungkap yakni kasus penembakan Kanit Polsek Mesuji Makmur, Bripka Afrizal yang ditembak mati perampok hingga kasus mutilasi di Ogan Ilir.

"Ada kasus anggota ditembak di Ogan Komering Ilir, kasus mutilasi Ogan Ilir sama kasus pembunuhan driver taksi online karena ada satu orang pelaku yang belum tertangkap, si Akbar," kata Irjen Zulkarnain.

Dia berharap seluruh kasus itu dapat segera terungkap oleh Kapolda baru Irjen Firli. Menurutnya, Irjen Firli punya kemampuan investigasi yang baik di penanganan kasus kepolisian.

"Pengganti saya Deputi KPK Irjen Firli, saya rasa dia jauh lebih baik dari saya. Saya kenal dia, jadi saya yakin kasus-kasus besar ini pasti dapat ditangani dengan kemampuan investigasi yang baik," katanya memuji.

Untuk diketahui, promosi Zulkarnain ini tertuang dalam Telegram Rahasia (TR) Kapolri Nomor: ST/1590/VI/KEP/2019 tertanggal 20 Juni 2019. Untuk jabatan Kapolda Sumsel akan digantikan Irjen Firli yang semula bertugas di KPK.



Sumber Sindonews.com dengan
 judul artikel : Irjen Pol Firli jadi Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Dipromosi ke Mabes



Antisipasi bentrokan antar Desa Gunung Jaya dan Sampoabalo, Kecamatan Siotapina, Kabupaten Buton, Polda Sultra kembali mengirimkan satu SSK personel Brimob ke Kabupaten Buton, Jumat (7/6/2019) pagi. Foto/SINDOnews

BUTON - Antisipasi bentrokan antar Desa Gunung Jaya dan Sampoabalo, Kecamatan Siotapina, Kabupaten Buton, Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali mengirimkan satu SSK personel Brimob ke Kabupaten Buton, Jumat (7/6/2019) pagi melalui jalur laut menggunakan kapal cepat.

Satu SSK personel Brimob ini diberangkatkan melalui jalur laut dengan menggunakan kapal cepat di Pelabuhan Nusantara, Kendar. Dengan membawa serta perlengkapan komplit.

Hingga saat ini sudah ada dua SSK dan ratusan anggota kepolisian dari Shabara Polda Sultra diberangkatkan ke Kabupaten Buton untuk meredam pertikaian meluas antar dua desa.

Biro Ops Polda Sultra, AKBP S Mustofa mengatakan jika penambahan personel ini diberangkatkan untuk bisa meredam dan mengamankan dua desa yang saat ini sedang bertikai. Pihak kepolisian mengimbau agar warga yang bertikai segera bisa berdamai dan menghentikan saling serang yang dapat menambah jatuhnya korban jiwa dimana hingga kini sudah ada dua orang warga tewas akibat pertikaian, puluhan lainnya luka–luka dan 87 rumah warga terbakar.

"Kami mengimbau warga kedua desa untuk menahan diri untuk tidak saling menyerang," ujarnya.(*)




Dilansir dari Sindonews.com



Polri menjamin keamanan umat Muslim yang akan merayakan Idul Fitri. Sehingga, masyarakat tidak perlu khawatir untuk melakukan mudik ataupun balik. Foto/Ilustrasi

MPA,JAKARTA - Polri menjamin keamanan umat Muslim yang akan merayakan Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriyah. Sehingga, masyarakat tidak perlu khawatir untuk melakukan mudik ataupun balik.

"Masyarakat tak perlu khawatir bisa melaksanakan aktifitasnya, baik saat mudik, kemudian merayakan Idul Fitri maupun saat balik," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Gedung Divisi Humas Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (4/6/2019).

Hal tersebut dikatakannya menyikapi bom bunuh diri RA (22) di depan pos pantau lalu lintas di simpang tiga Tugu Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, pada Senin (3/6/2019) malam.

"Pusat-pusat sentra masyarakat baik pusat-pusat perbelanjaan, objek wisata itu menjadi objek pengamanan kepolisian," ucapnya.

Dia menambahkan, pengamanan dari Polres maupun Polda akan dilakukan saat salat Idul Fitri. 

"Seluruh tempat-tempat yang akan menjadi salat Idul Fitri di situ aparat gabungan dari Polri-TNI maupun aparat setempat melakukan pengamanan dan memberikan jaminan kepada masyarakat yang melakukan salat Ied besok pagi berjalan tertib aman dan lancar," pungkasnya.
(*)


Sumber : Sindonews.com



MPA, SUMBAR – Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol. Fakhrizal M, Hum melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sijunjung dalam rangka meresmikan kantor Mako Polsek Sumpur Kudus Selasa (19/2) pukul 10.00 wib pagi.

Acara peresmian tersebut dihadiri oleh tokoh nasional Prof. DR. H. Ahmad Syafii Ma'arif, MA, Bupati Yuswir Arifin, Wabup Sijunjung Arrival Boy, Ketua DPRD Sijunjung Yusnidarti, SH. MM, Kapolres Sijunjung AKBP Driharto Sik, Kapolres Dharmasraya AKBP Imran Amir Sik, dan Ketua LKAM Sumpur Kudus Januir Dt Rajo Bangke, Kapolsek Sumpur Kudus serta seluruh Kapolsek di wilkum Kabupaten Sijunjung.

Dikesempatan itu Kapolda menyampaikan ucapan rasa terimakasihnya kepada seluruh unsur yang secara langsung maupun tidak langsung telah terlibat dalam pembangunan kantor Polsek Sumpur Kudus yang baru ini.

Kapolda menambahkan, pembangunan kantor Polsek ini memakai uang saku pak Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian. Yang diprakrasai oleh Tokoh Nasional kita Bapak Buya Syafii Ma'arif.
Dengan memakai dana sekitar Rp 600 juta dimulailah pelaksanaannya pada tanggal 14 April 2018 lalu dan selesai Februari 2019 ini, dengan luas lahan 4800 m².

Sementara itu sebagai tokoh nasional Buya Syafii Ma'arif mengatakan, dengan adanya kantor baru semoga bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat Sumpur Kudus dalam meningkatkan  kinerja aparat kepolisian dalam mengayomi dan melayani masyarakat.

Ketua LKAM Januir Dt Rajo Bangke meminta kepada Kapolda secara khusus agar tidak memutasikan Iptu Mulyadi, SH dari Sumpur Kudus, menurutnya masyarakat masih merasa senang dengan kepemimpinan Kapolsek yang selalu akrab dan ramah terhadap warga sekitar, biar Kapolsek kita merasakan dulu kantornya yang baru ini, ujarnya.

Selanjutnya, acara penandatanganan prasasti oleh Kapolda Sumbar sebagai tanda telah  diresmikannya kantor Polsek Sumpur Kudus, kemudian dilanjutkan dengan pemotongan pita menuju pintu masuk ruangan utama serta meninjau bagian dalam kantor.
(red)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.