-->

Articles by "Pekanbaru"

Tampilkan postingan dengan label Pekanbaru. Tampilkan semua postingan

PEKANBARU - MEDIAPORTALANDA - Sejumlah rumah sakit (RS) di Provinsi Riau kini sangat berharap pemerintah pusat, dalam hal ini Kementrian Kesehatan RI, untuk dapat membayarkan klaim penanganan Covis-19. Diperkirakan total tunggakan pusat melalui BPJS Kesehatan kepada rumah sakit di Riau mencapai hampir Rp1 triliun tahun 2020 dan 2021.


Ketua Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Daerah Riau, dr. Nuzelly Husnedi, kepada media mengungkapkan, pihaknya telah mengirim surat kepada Menteri Kesehatan terkait tunggakan tersebut. Namun dalam surat tersebut tunggakan yang disampaikan hanya untuk tahun 2020 sebesar Rp593 miliar.


Nuzelly yang juga Direktur RSUD Arifin Achmad menyebutkan tunggakan BPJS Kesehatan kepada rumah sakit di Riau mencapai hampir Rp1 triliun. Namun belum diperoleh berapa rincian tunggakan pemerintah pusat melalui Kemenkes kepada masing-masing rumah sakit di Riau yang menangani Covid-19. 


Wakil Wali Kota Pekanbaru, Ayat Cahyadi sebelumnya juga menyebutkan sejumlah rumah sakit di Pekanbaru belum menerima pembayaran tagihan penanganan Covid-19. "Keluhan kami, klaim kepada BPJS untuk tagihan penanganan Covid-19 belum cair. Menurut laporan Dinas Kesehatan Pekanbaru, bahkan ada dari tahun 2020 belum dibayar," kata Ayat kepada media Selasa (6/7/2021) lalu.


Dia melanjutkan, misalnya tunggakan untuk tagihan penanganan Covid-19 di Rumah Sakit Daerah (RSD) Madani Pekanbaru. Ia berharap semoga segera dibayar tunggakan tersebut. "Lumayan sekali ya, di RSD Madani saja ada Rp. 18 Miliar, sedangkan ada 21 rumah sakit lain, sudah berapa. Mudah-mudahan segera ya," ujarnya. 


Sebelumnya, Gubernur Riau Syamsuar berharap agar pemerintah pusat segera menyelesaikan klaim BPSJ Kesehatan rumah sakit di Riau yang menangani pasien Covid-19. "Sebenarnya kami mengharapkan kalau tadi diberikan kesempatan bicara bagaimana klaim rumah sakit ini segera dibayar," kata Gubri usai mengikuti rapat koordinasi terbatas evaluasi pelaksanaan PPKM mikro diperketat yang dipimpin Menko Perekonomian secara virtual, di Gedung Daerah Riau, jalan Diponegoro Pekanbaru, Rabu (7/7/2021).


Menurutnya, penyelesaian persoalan klaim rumah sakit ini harus menjadi prioritas. Sebab ini berkaitan dengan kebutuhan rumah sakit. "Itu nomor satu yang harus menjadi prioritas. Tapi saya tidak bisa ngomong karena tak diberi kesempatan bicara. Padahal tadi Menteri Keuangan hadiri dalam rapat virtual. Kalau itu dapat diselesaikan oleh Kementerian Kesehatan, itu semakin meyakinkan bahwa semua kegiatan yang berkaitan dengan pengadaan dengan obat-obatan dan lain. Karena sekarang rumah sakit membutuhkan itu (pembayaran klaim BPJS di rumah sakit)," ungkapnya.


Dalam rakortas itu, Gubri mengaku Menteri Keuangan yang hadir dalam rapat memang sudah menyampaikan, bahwa masalah klaim ini segera diselesaikan. "Sebenarnya itu yang ingin saya sampaikan, tapi sayangnya saya tidak diberikan kesempatan. Walaupun tadi klaim yang disampaikan Ibu (Menteri Keuangan) akan diselesaikan. Tapi kita belum tahu kapam akan diselesaikan," ujarnya. (**)


RIAU - MEDIAPORTALANDA - Kepatuhan terhadap 5 M oleh masyarakat merupakan hal terpenting dalam rangka mencegah wabah Covid-19, dengan memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi.


Untuk memastikan kepatuhan terhadap Protokol kesehatan tersebut khususnya pasca lebaran 1442 H, Polres Kuantan Singingi (Kuansing), Provinsi Riau beserta Jajarannya terus menghimbau masyarakat untuk mematuhi, hal ini guna mencegah terpapar wabah covid-19.

Kapolres Kuansing AKBP Henky Poerwanto, SIK, MM kepada media (16/05/2021) menerangkan bahwa Jajarannya pada hari Minggu ini melakukan pengecekan ke beberapa lokasi tempat wisata/rekreasi yang ada di Kab. Kuansing guna memastikan baik pedagang makanan/minuman serta pengunjung mematuhi protokol kesehatan 5 M, memberikan himbauan Protokol kesehatan serta melakukan pembatasan hanya 50% dari kapasitas tempat wisata/rekreasi tersebut.


Dari hasil pengecekan yang dilaksanakan terpantau di lokasi tempat wisata/rekreasi Pantai Jai-Jai Raok Desa Padang Tanggung Kec. Pangean dalam keadaan tidak ada pengunjung maupun penjual makanan/minuman. Selanjutnya lokasi tempat wisata/rekreasi Air Terjun Guruh Gemurai Desa Kasang, Kec.Kuantan Mudik pengunjung dan pedagang makanan/minuman dilokasi hanya sekitar 50 orang.


Begitu juga di lokasi tempat wisata/rekreasi Tobek Pabaun Desa Pabaun Hilir Kec.Kuantan Mudik pengunjung dan pedagang makanan/minuman dilokasi hanya sekitar 20 orang, serta di lokasi tempat wisata/rekreasi Aie Angek (Air Hangat) Desa Sungai Pinang Kec. Hulu Kuantan pengunjung dan pedagang makanan/minuman dilokasi hanya sekitar 35 orang.


Kita semua tentunya menginginkan tidak ada lagi penambahan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kab. Kuansing ini, semoga dengan kepatuhan masyarakat terhadap Protokol kesehatan mampu mencegah penyebaran wabah Covid-19 ! Tutup Kapolres.


(Ar)


RIAU - MEDIAPORTALANDA - Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi bersama Gubernur Syamsuar dan Kasrem 031/WB tinjau langsung posko penyekatan mudik yang berada di Kilometer 102, Desa Tanjung Alai, daerah 13 Koto Kampar Kabupaten Kampar, Kamis siang (6/5/2021). Daerah ini dikenal sebagai jalur lintas barat yang menghubungkan Riau dengan provinsi tetangga yakni Sumatera Barat.

Turut mendampingi Irjen Agung diantaranya Dirlantas Kombes Firman Darmansyah dan Kabid Humas Kombes Sunarto. Hadir pula Bupati Kampar dan Forkopimda Kampar. Posko di Desa Tanjung Alai merupakan garda wilayah Riau yang berbatasan langsung dengan Sumbar.

Pada moment lebaran sebelumnya, jalur lintas barat ini selalu padat pemudik dan angkutan iumum, namun kali ini tampak lengang dari aktivitas kendaraan, karena peniadaan mudik yang telah diberlakukan sejak hari ini (6/5/2021). Tidak terlihat hilir mudik bus maupun travel, serta kendaraan pribadi yang biasanya digunakan untuk mobilisasi masyarakat yang akan mudik. Hanya ada kendaraan membawa barang serta kebutuhan pokok yang melintas.


Irjen Agung Setya Imam Effendi menuturkan, ada 54 pos menjadi akses masuk ke Provinsi Riau telah aktif, dikomandoi KaPolres yang langsung memimpin dilapangan sesuai wilayahnya. Bagi kendaraan yang tidak sesuai ketentuan yang ditetapkan, maka harus putar balik dan tidak boleh lewat. Sebagaiman halnya diposko penyekatan lintas Barat, daerah Tanjung Alai, Kecamatan 13 Koto Kampar.


"Hampir semuanya, di tempat penyekatan kita ambil langkah putar balik kendaraan yang tidak sesuai ketentuan. Ada 54 pos penyekatan yang saat ini sedang bekerja dan semua Kapolres bekerja, langsung memimpin kegiatan dilapangan," kata Irjen Agung Setya Imam Effendi saat doorstop media didepan pos batas.


Terkait kondisi lengangnya ruas jalan di lintas barat di mana tidak ada kendaraan pemudik yang melintas, diakui Irjen Agung sebagai hasil dari kepatuhan masyarakat terhadap aturan peniadaan mudik.


"Peniadaan mudik ini sudah lama disosialisasikan baik melalui media (rekan rekan media) maupun media sosial, kalau hari ini kita lihat masyarakat patuh, artinya kerja sama kita berjalan yang baik, kita berterimakasih, karena masyarakat yang patuh terhadap aturan," yakin mantan Dir Cyber tersebut.


Gubernur Riau Syamsuar mengatakan hal yang sama, bahwa penyekatan dipos perbatasan berjalan lancar dan sudah sesuai aturan. Syamsuar berharap masyarakat dapat mematuhi aturan peniadaan mudik, untuk menekan penyebaran Covid-19. 

Gubernur Syamsuar sempat ngobrol dengan sopir kendaraan barang yang menjalani pemeriksaan di posko.


"Tadi kita sempat berbincang-bincang dengan para supir, Bisa kita lihat, supir-supir sudah mematuhi peraturan pemerintah. Terimakasih, mereka sudah paham tentang apa yang diatur pemerintah. Supir ini, mereka membawa barang dan termasuk yang dikecualikan, jadi dibolehkan," ujarnya singkat.


(fm/hms polri)


SIAK - MEDIAPORTALANDA

Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah beberapa hari kedepan, Pemkab Siak menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) secara virtual bersama unsur forkopimda dan instansi vertikal, lintas Organisasi Perangkat Daerah dilingkungan Pemkab Siak, pengurus Majlis Ulama Indonesia, Forum Kerukunan Umat Beragama, Forum Kewaspadaan Dini, beserta seluruh Camat dan Upika.


Rapat yang dipimpin Bupati Siak Alfedri dari Command Center Siak Live Room tersebut merupakan tindak lanjut dari sejumlah rapat yang telah dilaksanakan sebelumnya baik bersama Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Kabupaten yang membahas sejumlah langkah pengendalian penyebaran wabah Covid-19, diantaranya terkait pembatasan mudik lebaran, serta pelaksanaan ibadah keagamaan.


Kata Alfedri, fokus pemerintah pusat dan daerah pada saat ini dalam rangka pengendalian penyebaran Covid 19, adalah penegakan disiplin ditengah masyarakat.


Soal lain yang harus ditindaklanjuti katanya adalah Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 10 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Secara Mikro, yang telah berlaku pada Tanggal 4 - 17 Mei 2021 dan berlaku secara nasional.


Bupati Alfedri juga menyampaikan kondisi terakhir penyebaran Covid-19 di Kabupaten Siak hingga tanggal 5 Mei 2021 lalu, dimana angka yang terkonfirmasi positif mencapai angka 3.581 orang, dengan jumlah pasien sembuh mencapai 2.921 serta yang meninggal dunia mencapai 92 orang. Saat ini warga Kabupaten Siak yang terkonformasi positif sebanyak 568 orang, yang tersebar di seluruh kecamatan. 


“Saat ini perkembangan kasus terakhir di kabupaten Siak cenderung meningkat dengan jumlah rata-rata di atas 20 perhari. Jangan sampai kita ini celaka seperti yang terjadi di India” ucapnya saat memimpin Rakor.


Dulu lanjutnya, India itu termasuk negara yang berhasil melaksanakan lockdown micro. Inilah yang ditiru dan di adopsi oleh Indonesia. Namun rupanya keberhasilan itu membuat masyarakatnya jadi terlena dengan kondisi yang membaik serta lupa menerapkan protokol kesehatan, terakhir sampai membuat kerumunan yang besar di sungai Gangga. Akhirnya kata Alfedri, di India kasus positif Covid 19 semakin meningkat dan sulit untuk di kendalikan lagi hingga mencapai ratusan ribu kasus perhari.


“Nah, makanya kita diingatkan dan mengambil sikap agar tidak terjadi seperti di India,” jelasnya.

Untuk itu jelasnya, sejumlah langkah telah dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Siak bersama Forkompinda dan instansi vertikal, diantaranya melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyakarat secara Mikro (PPKM) mulai dari tanggal 20 April - 19 Mei 2021. 


“Dasar pelaksanaanya adalah Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 9 dan Nomor 10 serta dari jumlah kasus dan angka kematian yang terjadi” kata dia. 


“Acuan pembatasan kegiatan masyarakat yang lain adalah Surat Edaran Menteri Agama No 03 Tahun 2021 tentang panduan ibadah Ramadhan dan Idul Fitri Tahun 1442 Hijriyah. Dalam surat itu menerangkan bahwa daerah yang zona hijau dan kuning dibolehkan melaksanakan ibadah ramadhan di masjid dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dan maksimal kapasitas rumah ibadah hanya mencapai 50%, sedangkan daerah yang berzona oranye dan merah di arahkan untuk shalat di rumah” jelasnya.


Sehubungan dengan ditetapkannya Kabupaten Siak oleh satgas nasional sebagai daerah dengan status zona merah, maka Kabupaten Siak kata Alfedri mengacu pada Surat Edaran Menteri Agama belum dapat melaksanakan sholat Idul Fitri baik di lapangan atau di masjid. 


Hal ini sudah menjadi  hasil rapat bersama dengan Ketua DPRD Siak, Kapolres Siak, Kajari Siak, Ketua Pengadilan Negeri Siak, Ketua MUI dan Kepala Kantor Kementeri Agama Kabupaten Siak. Ia juga berharap agar informasi tersebut disampaikan oleh masing-masing camat lurah dan penghulu dengan baik dan utuh, agar masyarakat bisa memahami akan kondisi yang sedang terjadi.


"Berdasarkan perkembangan kondisi penyebaran Covid 19 akhir-akhir ini, dengan penuh keprihatinan kami sampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten pada tahun ini belum dapat melaksanakan Shalat Id baik di lapangan atau di mesjid. Demikian juga hendaknya ditingkat Pemerintahan Kecamatan, Kelurahan dan Kampung, termasuk juga pelaksanaan pawai dan takbiran. Dalam waktu dekat akan segera kita sebarkan himbauannya," jelas bupati.


Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak H Muharam dalam kesempatan itu menjelaskan bahwa kebijakan pembatasan kegiatan ibadah secara massal tersebut tidak hanya berlaku untuk umat muslim yang sedang menjalani ibadah Ramadhan saja, tapi juga berlaku untuk umat non muslim pada saat yang sama.


“Peringatan wafatnya Isa Al Masih yang diperingati umat Kristiani dan Hari Waisak bagi umat Budha juga diperingati bersamaan dan berdekatan waktunya dengan Hari Raya Idul Fitri, oleh karena itu kebijakan pembatasan pelaksanaan ibadah secara massal ini juga berlaku untuk semuanya” jelasnya.


Kementerian Agama dalam waktu dekat kata dia juga akan mengeluarkan surat edaran bagi umat non muslim tersebut, yang nantinya juga akan diikuti tingkat Kabupaten Siak dengan himbauan yang sama secara tersendiri pula.


(f.mendefa)


SIAK - MEDIAPORTALANDA - Kapolres Siak AKBP Gunar Rahadiyanto, SIK, MH pimpin langsung giat posko penyekatan mudik yang berada di jalan lintas Siak - Pekanbaru Kampung tengah, Maredan Kecamatan Tualang Kabupaten Siak ,Kamis Pagi (6/5/2021). 


Jalan ini merupakan salah satu jalur lintas dari Siak ke Kota Pekanbaru atau sebalik nya. 


Tampak dilapangan AKBP Gunar langsung melakukan pengecekan terhadap kendaraan yang melintas didampingi Kaposko Iptu Ramadan dan Personel TNI, Dishub, Satpol PP Serta Personel dari Dinas Kesehatan Kabupaten Siak. 


" Hari ini Kami pimpin langsung giat penyekatan pemudik di jalan lintas maredan Kecamatan Tualang." Ucap Kapolres Siak 


Polres Siak mendirikan 5 Posko penyekatan di lima Kecamatan Kabupaten Siak yang merupakan jalur keluar masuk ke Kabupaten Siak. 


" Kita sudah mendirikan Posko penyekatan lalulintas darat pengecekan larangan 

mudik dari luar daerah dan yang akan keluar daerah kabupaten siak yang mana lokasi nya merupakan titik titik pintu masuk dan keluar dari kabupaten siak sejak 27 April 2021 lalu,Pos I Berada di Kecamatan kerinci Kanan tepat nya jalan lintas di depan Kantor Polsek Kerinci kanan, Pos II berada di Simpang Minas Perawang tepat nya di pos terminal lama Km.1 Kecamatan Minas, Pos III Jalan lintas maredan kampung tengah Kecamatan tualang, Pos IV Jalan lintas Sabak auh depan kantor Polsek Sabak auh, dan terakhir Pos V di jalan lintas KM 75 Kecamatan kandis”, Terang AKBP Gunar 


AKBP Gunar menuturkan, Bagi kendaraan yang tidak sesuai ketentuan yang ditetapkan, maka harus putar balik dan tidak boleh lewat. 


"Hampir semuanya, di tempat penyekatan kita ambil langkah putar balik kendaraan yang tidak sesuai ketentuan, baik kendaraan pribadi maupun angkutan umum".Tegas AKBP Gunar 


AKBP Gunar lanjut mengatakan bahwa peniadaan mudik ini sudah lama disosialisasikan baik melalui semua media,baik media TV,Radio, media online maupun media sosial, jadi tidak ada alasan lagi buat masyarakat dengan dalih tidak mengetahui larangan mudik tersebut. 


“ Kita Menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Siak untuk tidak mudik atau pulang kampung pada lebaran tahun ini mengingat makin meningkatnya pasien yang  tertular Covid 19 terutama di wilayah Kabupaten Siak, karena kita semua berpotensi menularkan dan tertular Covid 19, sayangi orangtua dan keluarga dikampung jangan sampai mereka juga tertular,selalu terapkan protokol kesetan 5 M, menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas serta interaksi.”,tutup AKBP Gunar 


Didampingi Kasat Lantas Polres Siak AKP Rosna Meilani, SIK, AKBP Gunar juga melakukan pengecekan dan pengawasan di dua Posko di Kecamatan Minas dan Kecamatan Kandis.(f,zg) 


PEKANBARU - MEDIAPORTALANDA - Ketua Duta Wanita Baladhika Karya Satuan Serbaguna (BKSS) Riau Hj Nurbaiti Yusuf bersama anggota mengunjungi dan menyerahkan bantuan korban banjir di Jalan Limbungan (Mulya Jaya), Kecamatan Rumbai Pesisir, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, Rabu (5/5/2021).


Dalam kunjungan dan menyerahkan bantuan tersebut, Nurbaiti Yusuf didampingi Ketua Dewan Pimpinan Daerah IV Baladhika Karya Satuaan Serbaguna (Depidar - BKSS) Provinsi Riau Sakban M Pd.


Nurbaiti mengatakan, Informasi yang diterima, masyarakat  sudah dua pekan mengungsi di tenda pengungsian akibat air sungai siak yang meluap. 

Dari data yang di dapat ada sebanyak 27 Kepala Keluarga (KK) di Limbungan yang merupakan korban banjir.


Kemudian 15 KK mengungsi kerumah kerabat dan 12 KK mengungsi di tenda pengungsian yang terdiri dari balita lima orang, anak-anak 16 Orang, dewasa 28 orang dan Lanjut Usia (Lansia) satu orang.


"Melihat kondisi yang sangat meprihatinkan ini Duta Wanita BKSS tergerak hatinya untuk melakukan kunjungan dan memberikan bantuan kepada masyarakat yang tertimpa musibah banjir ini," ujar Nurbaiti.


Kegiatan ini, sebut Nurbaiti  merupakan wujud keprihatinan dan kepedulian terhadap sesama. Oleh karena itu, Nurbaiti berharap semoga air cepat surut dan masyarakat bisa kembali beraktifitas dan kumpul bersama keluarga.


"Masyarakat korban banjir yang dkunjungi  juga sangat senang dan berterimakasih kepada DEPIDAR BKSS RIAU dan Duta  Wanita yang sudah datang melihat kondisi mereka," tutup Nurbaiti.


(Ar)


RIAU - MEDIAPORTALANDA - Adanya pemberitaan dari salah satu media online, bahwa Ustadz Abdul Somad menyiapkan Pesantren di Pekanbaru sebagai kado pernikahan untuk istrinya adalah kabar hoax. 


Hal itu disampaikan secara resmi  oleh Ustadz Abdul Somad melalui sahabatnya, Ustadz Hendriyanto saat ditanya tentang kebenaran berita tersebut. “Itu berita hoax dan menyesatkan,” tegasnya.


Dijelaskan Hendri, Pesantren yang didirikan Ustadz Abdul Somad itu merupakan wakaf umat.  “Bagaimana mungkin waqaf umat dijadikan hadiah pernikahan,” jelasnya.


Sebagaimana diketahui, Ustadz Abdul Somad telah mendirikan Yayasan Wakaf Hajjah Rohana Barbagi. Salah satu program Yayasannya adalah mendirikan lembaga pendidikan. 


Disebutkan Hendri, dalam waktu dekat, lembaga pendidikan Yayasan Wakaf Hajjah Rohana akan fokus ke pendidikan yang disebut Rumah Al’Quran Hajjah Rohana.


Rumah Quran ini fokus pada paginya, TK Quran, TPQ, SD Quran. Sore harinya akan ada kegiatan memperbaiki muslimah memahami al quran. Malamnya menghidupkan magrib mengaji.


Rumah Quran Hajjah Rohana ini bercita-cita membentuk generasi qur’ani, sehingga dakwah  tidak hanya orasi. “Ustadzah Fatimah Hafizah Qur’an. Tentu beliau akan mengabdikan ilmunya di yayasan ini,” jelas Hendri.


Disebutkan Hendri, setelah pernikahanya, Ustadz Abdul Somad berkomitmen bersama istrinya untuk membangun pesantren tahfiz quran, selain jalan dakwah yang sudah dilakukan selama ini.**


SIAK - MEDIAPORTALANDA - Tim Safari Ramadhan yang dipimpin langsung oleh Bupati Siak Alfedri mengunjungi Masjid Baitul Muttaqin yang ada di jalan KH Ahmad Dahlan Kampung Kumbara Utama SP4, Kecamatan Kerinci Kanan, Senin (26/4/2021).


Dalam sambutannya Bupati Alfedri mengingatkan agar masyarakat tetap waspada terhadap virus covid-19. Sebab katanya, kabupaten Siak tengah berada di zona oranye. 


"Mari kita lakukan pencegahan secara bersama-sama pada tiap pelaksanaan shalat tarawih di Masjid agar selalu menjaga jarak dan memakai masker," pinta Alfedri. 


Hal ini lanjutnya, sesuai dengan arahan Menteri Agama melalui Surat Edaran Nomor 03 tahun 2021 tentang panduan beribadah Ramadhan dan Idhul Fitri. 


"Pemerintah mengizinkan kegiatan beribadah di Masjid pada bulan ramadhan ini dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19, ujarnya. 


Kemudian Alfedri juga memberikan apresiasi kepada masyarakat Kerinci Kanan yang telah menyalurkan zakatnya ke Baznas Siak dengan total Rp. 241.324.500. 


"Alhamdulillah melalui gemar berzakat di Kerinci Kanan ini, telah terkumpul 241 juta lebih," ungkapnya. 


Pada malam ke 15 ramadhan tersebut, total pengumpulan sementara perhitungan Gemar VIII Per 26 April 2021 dari 8 kecamatan sebanyak Rp.920 juta lebih. 


Selanjutnya Bupati Siak Alfedri menyerahkan Bantuan kepada pengurus Masjid Baitul Muttaqin, berupa 1 rol Sajadah, 10 Al Qur'an terjemahan, dan bantuan dari Bank Riau Kepri senilai 10 Juta Rupiah, kemudian Al Quran dari Ketua  LPTQ Kabupaten Siak Husni Merza.

Turut hadir Pimpinan Ponpes Darul Muttaqien KH Syamsudin, Asisten Pemerintahan dan Kesra Budhi Yuwono, Camat Kerinci Kanan beserta jajaran, serta Penghulu Kampung Kumbara Utama.(fm)


PEKANBARU - MEDIAPORTALANDA - Gubernur Riau Drs H Syamsuar MSi menyatakan duka yang sangat mendalam atas gugurnya para prajurit TNI AL dalam musibah tenggelamnya KRI Nenggala 402 di Perairan Utara Bali. Dari 53 prajurit yang gugur, salah seorang di antaranya adalah putra Bungaraya, Siak, Provinsi Riau. 


Berbicara kepada media di Pekanbaru, Minggu (25/4/2021), Gubernur Syamsuar mendoakan semoga prajurit TNI yang gugur diterima amal ibadahnya dan ditempatkan dalam tempat yang mulia di sisi Allah SWT.


"Kami beserta keluarga Pemprov Riau ikut berduka cita atas gugurnya para prajurit TNI AL terbaik dan berjasa untuk Bangsa dan Negara. Kami segenap masyarakat Riau turut mendoakan semoga almarhum diterima amal ibadahnya dan ditempatkan di tempat yang mulia di sisi Allah SWT. Amin Ya Robbal Alamin," kata Gubri Syamsuar. 

Almarhum Sertu Bah Eki Yoto Setiawan bersama orang tua ketika menikah


Menjawab tentang adanya salah seorang prajurit di KRI Nenggala berasal dari Bungaraya Siak atas nama Sertu Bah Yoto Eky Setiawan, Gubri Syamsuar menyatakan almarhum memang berasal dari Siak. 


"Saya sudah mengecek ke Bungaraya. Almarhum adalah putra Bungaraya Siak," kata Syamsuar. 


Dijelaskan Gubri, Sertu Bah Yoto Eki Setiawan adalah putra dari Kris Handoko yang juga dikenal di Siak dengan Marno Kumis. Almarhum berasal dari Desa Jati Baru, Kecamatan Bunga Raya Siak.


Gubri juga memperlihatkan foto-foto almarhum bersama orangtuanya ketika menikah. "Semoga almarhum bersama prajurit TNI lain yang gugur diterima amal ibadahnya dan mendapat tempat yang layak di sisi Allah SWT. Amin ya rabbal alamin," kata Gubri lagi. 


Tenggelam dan Gugur


Sebelumnya Panglima Tentara Nasional Indonesia Marsekal TNI Hadi Tjahjanto pada hari kelima pencarian, Minggu, mengumumkan tim pencari telah menemukan beberapa bukti bahwa kapal karam dan terbelah tiga.


Temuan itu pula yang kemudian menjadi dasar pernyataan bahwa 53 prajurit KRI Nanggala-402 gugur saat bertugas di perairan utara Bali.


"Berdasarkan bukti-bukti otentik tersebut dapat dinyatakan bahwa KRI Nanggala-402 telah tenggelam dan seluruh awaknya telah gugur. Oleh karena itu, dengan kesedihan yang mendalam selaku panglima TNI saya nyatakan bahwa 53 personel yang on board KRI Nanggala-402 telah gugur," kata panglima TNI.


"Prajurit-prajurit terbaik Hiu Kencana telah gugur saat melaksanakan tugas di perairan utara Bali. Atas nama seluruh prajurit dan keluarga besar TNI selaku panglima TNI saya sampaikan rasa duka cita yang sedalam-dalamnya kepada seluruh keluarga prajurit yang gugur. Semoga Tuhan Yang Maha Besar memberi keikhlasan, kesabaran, dan ketabahan," ujar Hadi menambahkan.


Dari 53 prajurit TNI itu, di antaranya 49 anak buah kapal (ABK), satu komandan satuan, dan tiga personel senjata.


Menteri Pertahanan (Menhan) Republik Indonesia Prabowo Subianto di Jakarta, hari ini mengatakan negara berutang budi kepada 53 prajurit KRI Nanggala-402 yang gugur dalam tugas serta seluruh keluarganya.


“Kepada seluruh keluarga yang ditinggalkan, semoga selalu diberikan kekuatan, negara ini berhutang budi terhadap rasa kehilangan yang kalian rasakan ini,” kata Prabowo sebagaimana dikutip dari akun Instagram resminya @prabowo.


Dalam kesempatan itu, Prabowo turut menyampaikan ucapan belasungkawa atas tragedi karamnya kapal selam KRI Nanggala-402 di perairan utara Pulau Bali.


“Saya, Prabowo Subianto, Menteri Pertahanan Republik Indonesia, menyampaikan rasa bela sungkawa yang paling mendalam untuk tragedi yang menimpa Kapal Republik Indonesia Nanggala 402,” kata Prabowo.


Ia pun menyebut 53 nama prajurit KRI Nanggala yang gugur saat tugas, kemudian mengatakan bahwa pengabdian mereka tidak akan sia-sia.


Pada penghujung ucapan dukanya, Prabowo lanjut memberi salam penghormatan terakhir kepada para prajurit Satuan Hiu Kencana itu.


“KRI Nanggala-402, kami titipkan kedaulatan laut Indonesia kepada kalian. Selamat jalan. Selamat berlayar menuju keabadian,” tulis Prabowo dalam ucapan dukanya. (**)

SIAK - MEDIAPORTALANDA - Bupati Siak Alfedri menyerahkan zakat hartanya kepada UPZ kecamatan Dayun. Hal ini dilakukannya sebagai contoh bagi masyarakat. 

Hasilnya fantastis, pengumpulan zakat pada Gemar Siak Berzakat VIII di Masjid An Nur, Kampung Teluk Merbau Kecamatan Dayun sebanyak Rp 128 juta. 


Alfedri menyampaikan, potensi Zakat di Kabupaten Siak ini sangat besar, yaitu mencapai 46 Milyar Pertahun. 


"Mungkin dengan cara door to door mendatangi rumah warga yang mampu. Selanjutnya warga tersebut diberikan penjelasan tentang manfaat zakat, Perda zakat dan hukum zakat akan membuat warga tersebut sadar dan mau membayar zakat," ungkapnya, Kamis (22/4/2021).


Ia berharap jika hal itu dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan, maka target pengumpulan zakat di Kabupaten Siak bisa tercapai. 


Komisioner Baznas Siak Samparis menambahkan, gemar berzakat yang telah dilakukan pada 3 Kecamatan sebelumnya, telah terkumpul sebanyak 285 juta rupiah lebih. 


Kata dia, pada gemar Siak Berzakat tahun lalu terkumpul sebanyak 2,3 milyar rupiah. Dan untuk target dari Gemar Siak Berzakat tahun ini sebanyak 2,9 milyar rupiah. 


Pihak UPZ kecamatan Dayun berinovasi  dengan membuat Infaq peduli yatim dhuafa. Kotak infaq tersebut dititipkan pada warung-warung di beberapa Kampung. 


Dari hasil infaq dhuafa tersebut telah terkumpul sebanyak Rp. 8.450.000. Kemudian diberikan untuk beasiswa anak-anak sekolah sebanyak 13 orang. 4 orang dari Kampung Suka Mulya dan 9 orang dari Kampung Berumbung Baru. 


Di kesempatan itu, telah dilakukan pendistribusian zakat pola konsumtif tahap II Baznas Siak, kepada para mustahik. 


Zakat Pola Konsumtif ini berjumlah 91 juta rupiah untuk 140 orang, masing-masing menerima 650 ribu rupiah, terdiri dari uang tunai dan sembako. 


Salah seorang mustahik asal Kampung Berumbung Baru, Sumali (66) merasa senang menerima  bantuan tersebut. Tak lupa ia pun mendoakan para pemimpin di Kabupaten Siak. 


“Alhamdulilah, terimakasih banyak atas bantuan ini, semoga pak bupati dan Pengurus Baznas selalu sehat," ujarnya.(Sz)


SIAK - MEDIAPORTALANDA - Bupati Siak Alfedri berharap PT Bumi Siak Pusako tidak hanya sebagai BUMD yang menghasilkan keuntungan, namun kita mendorongnya menjadi agen pembangunan dimasa mendatang.


Untuk itu BUMD PT BSP harus mampu memiliki tata kelola perusahaan yang baik.  Dengan melewati Assesment berupa Audit, Reviu dan evaluasi yang dilakukan oleh BPKP Riau. 


"Kami selaku pemegang saham pengendali mengucapkan terimkasih kepada Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Riau yang telah mengevaluasi Good Corporate Govemance (GCG) di PT Bumi Siak Pusako (BSP) tahun 2020", ujar Alfedri saat menghadiri acara Exit Meeting Hasil Assesment GCG PT. Bumi Siak Pusako, di Gedung Surya Dumai, Lt. 6 Kantor PT. Bumi Siak Pusako, Pekanbaru, Selasa, (13/4/2021).

Dijelaskannya, dari hasil penilaian yang di lakukan BPKP Provinsi Riau, rincian capaian skornya, dengan kategori predikat cukup di angka 66,52.


"Tadi kita lihat nilainya sudah cukup baik, angka yang di peroleh 66,52 kalau nilai ujian, ini dinyatakan lulus lah. Namun ini menjadi catatan dan pedoman bagi kami semua, mulai pemegang saham, komisaris, direksi, direktur dan jajarannya. Agar bagaimana kedepan kami mendorong perusahaan melaksanakan kegiatan dengan baik, kinerja yang baik dan performa juga baik"harapnya.


Direktur PT Bumi Siak Pusako Iskandar mengatakan PT BSP sudah menerapkan Good Corporate Govemance (GCG) tiga tahun lalu, untuk melihat kinerja perusahaan apakah kurang baik atau semakin baik.


"Kami berkomitmen untuk menjalankan GCG dengan Siak. Jika terdapat kekurangan kami siap melakukan perbaikan", ungkapnya.


Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Riau Farid Firman mengatakan bagaimana kita mengawal pembanggunan di Riau ini, kita mendorong bagaimana BUMD yang ada di Riau mampu menjadi agen pembanggunan sesuai fungsinya.


"Kita mendorong BUMD untuk maju, namun tata kelolanya tidak kita benahi itu sama dengan bohong"tegasnya.


Salah satu tugas BPKP yang di amanahkan dalam Perpres no 192 tahun 2014  mengaudit, reviu, mengevaluasi serta memberikan konsultasi terkait Manajemen Resiko, Pengendalian internal dan tata kelola instansi atau badan usaha.


"Saya sangat apresiasi, PT BSP bersedia dan memiliki niat untuk di evaluasi, dari nilainya lumayan baik. Jangan kita banding dengan BUMN yang nilainya tinggi", terangnya.


Penilaian paling penting adalah Satuan Pengawas Internal (SPI) yang belum dimiliki yang harus memiliki pedoman audit, dan ini harus kita benahi SPI ini sama hal nya dengan polisi yang mengawasi secara internal perusahaan, ungkapnya.


Hadir dalam acara itu Kepala Perwakilan BPK Provinsi Riau, Kepala Biro Otonomi, Perwakilan Pemegang Saham tiga pemegang Saham Mayoritas yaitu Siak, Provinsi Riau dan Kota Pekanbaru yang di wakili Asisten dua, Direktur PT BSP dan manajemen.

(i.wrw)


SIAK - MEDIAPORTALANDA - Istana Peraduan merupakan salah satu Situs Cagar Budaya yang  amat berharga dan erat kaitannya dengan sejarah Kesultanan Siak dan sangat berarti dalam sejarah mendukung perjuangan bangsa. Istana Peraduan yang menjadi tempat peristirahatan Sultan Siak, Sultan Syarif Kasim II adalah bagian dari Istana Kesultanan Siak Sri Indrapura. 


Bupati Siak, Alfedri menyampaikan rasa syukur dan berterima kasih pada perusahaan PT RAPP, yang telah membangun cagar budaya nasional menjadi mewah dan megah, namun tetap menjaga bentuk aslinya istana tempat raja Sultan Syarif Kasim II bersama keluarga berkumpul dan beristirahat.


"Pemugaran Istana Peraduan yang dilakukan pihak PT RAPP sangat mewah dan megah, namun tetap mempertahan aslinya, dan sangat baik," sebut Alfedri, Senin (12/4/2021). 


Di ruang Pucuk Rebung saat serah terima pemugaran  Istana Peraduan dari PT RAPP kepada Pemkab Siak,  Alfedri menyampaikan, kawasan Istana Siak sudah dijadikan sebagai kawasan budaya dan kota Siak sudah masuk jaringan kota pusaka Indonesia (JKPI). 


Ditempat yang sama, Direktur RAPP Mhd Ali Shabri sebelumnya mengatakan, pemugaran bangunan bersejarah tersebut menelan biaya sebesar Rp. 3,2 miliar. Meliputi 6 ruangan, terdiri dari ruang tamu, ruang keluarga, diorama, kamar tidur utama, ruang makan keluarga dan ruangan pembatas. 


Kata dia, pekerjaan ini dimulai pada akhir bulan Oktober 2018 dan rampung pada tanggal 9 Januari 2020. 


"Dalam melakukan pekerjaan ini selain melakukan rekonstruksi, juga revitalisasi dalam mengembalikan bentuk asli peninggalan bersejarah dari Sultan Siak, dengan menata kembali interior dan eksterior Istana serta melengkapi furnitur yang ada di dalam Istana Peraduan," ucapnya. 


Di kesempatan itu, Ali Shabri menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemkab Siak dan Cagar Budaya Istana Siak yang sudah memberi kepercayaan kepada PT RAPP untuk melaksanakan proyek pemugaran Istana Peraduan. 


Ia juga berterima kasih kepada seluruh pihak, khususnya Pemda Siak serta pemangku kepentingan telah mendukung dan bekerjasama hingga proyek pemugaran tersebut terlaksana dan selesai dengan baik.


"Semoga ini menjadi daya tarik baru untuk wisata di Siak," ujarnya. 


Ali berharap agar Istana Peraduan yang sudah selesai dipugar ini dapat dilindungi dan dijaga keberadaannya sehingga tetap dikenal sebagai salah satu warisan sejarah dan cagar budaya yang ada di Kabupaten Siak dan di Indonesia bahkan dunia pada umumnya. 


Selanjutnya rombongan menuju ke Istana Peraduan, kemudian Bupati Siak dan Direktur PT RAPP menandatangani batu prasasti dan menggunting pita sebelum masuk kedalam Istana Peraduan tersebut. (i.wrw)


SIAK - MEDIAPORTALANDA - Menggunakan alat semacam sekop kecil, Alfedri mulai menggali tanah untuk mengeluarkan porang yang ditanam Sahnan sekitar enam bulan yang lalu. 


"Besar nih," ucapnya, di kebun milik pak Sahnan warga Kampung Benteng Hulu, Mempura. Minggu (10/4/2021).

Orang-orang yang menyaksikan turut berkomentar. "wah besarnya. Sampe 5 kilo tuh," ujar seorang warga. 


Tampak anggota kelompok tani membantu untuk mengangkat dan membersihkan porang yang di panen Bupati Siak itu. Kemudian ditimbang, dan Ternyata beratnya  hampir 5 kilogram. 


Bupati Alfedri mengatakan, tanaman porang tersebut lebih menguntungkan dari kelapa sawit. 


"Dalam hitungan kasar, jika satu hektare bisa menghasilkan 24 ton, dan dikalikan dengan harga Rp 6.000/kilogram, kan lumayan nih," jelasnya. 


Ia bilang, tanaman porang mempunyai nilai komoditi tinggi, sehingga menjadi bahan ekspor keluar negeri. 


"Ini bisa menjadikan porang sebagai produk unggulan di satu kampung, one village one produk," ujarnya. 


Saat ini lanjut Bupati, para petani porang  sedang menunggu masa panen sebanyak ratusan ribu batang yang berlokasi di enam kecamatan. 


Ketua DPW Pegiat Petani Porang Nusantara (P3N) Deny Welianto berharap Kabupaten Siak sebagai salah satu sentra komoditi porang di Riau karena Siak punya potensi untuk itu.


Siak memiliki lahan gambut yang cukup luas, ia pun sudah mencoba mengembangkan porang di lahan gambut. 


"Saya mengembangkan porang di lahan gambut, dan alhamdulillah pertumbuhan dan hasil yang dicapai sangat bagus," sebutnya. 


Dijelaskannya, lahan gambut memiliki deposit air yang cukup besar, kemudian lahan gambut  memiliki kandungan nitrogen yang cukup tinggi dan dibutuhkan oleh tanaman porang. 


Harga benih porang perkilonya sekitar Rp 300 - 400 ribu dan harga umbi porang perkilonya  6.000-8.000 rupiah. 


Jika masyarakat berminat bisa membelinya di DPD P3N yang berlokasi di kecamatan Tualang, atau di PAC Mempura, Siak, Kandis dan Koto Gasib.

( agus'zega)


SIAK - MEDIAPORTALANDA - Bupati Siak Alfedri mengikuti  Rapat Paripurna tentang Penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Kepala Daerah Tahun 2020 secara Virtual, kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Bandar Siak,Kantor Bupati Siak,Senin(12/04/21).


Rapat paripurna ini dipimpin langsung oleh ketua DPRD Kab Siak Azmi serta diikuti oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Siak Arfan Usman, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Hendrisan, Asisten Administrasi Umum Jamaluddin,Kepala Bappeda Kab Siak Wan Yunus serta beberapa kepala Opd terkait.


Bupati Siak Alfrdri dalam paripurna tersebut menyampaikan LKPJ tahun 2020, penyampaian LKPJ tersebut juga dimaksudkan Sebagai pelaporan pelaksanaan tugas Sekaligus Sebagai bahan evaluasi Pencapaian kinerja tahun 2020 demi perbaikan kinerja penyelenggaraan pemerintah daerah kabupaten Siak Pada periode anggaran tahunan 2021 yang sedang berjalan, yang juga berpedoman pada peraturan pemerintah No 13 Tahun 2019 tentang Laporan dan evaluasi Penyelenggaraan pemerintah.


Alfedri menambahkan, kebijakan pemerintah kab siak Tahun 2020, yang dituangkan dalam peraturan daerah no 12 tahunn 2016 tentang pedoman pembangunan jangka menengah daerah tahun 2016 -2021 yaitu terwujudnya Kab siak yang maju dan sejahtera Dalam lingkungan masyarakat Yang agamis dan berbudaya Melayu Serta menjadi tujuan Pariwisata di Sumatera.


Tidak itu saja, Alfedri juga menjelaskan beberapa point penting terkait LKPj, diantaranya mengenai Capaian kinerja pembangunan pemerintah tahun 2020 yang dapat dilihat dari indikator, yang sesuai dengan 6 prioritas Pembangunan daerah, yaitu Peningkatan Insfratruktur yang merata, peningkatan kualitas pendidikan, peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, pengembangan kawasan strategis pariwisata, industri dan pertanian, pembangunan berwawasan lingkungan,serta pengembangan UMKM dan Ekonomi kreatif.


"Kami berharap Momentum ini dapat dimanfaatkan sebagai media untuk memberikan masukan secara Profesional terhadap Pemerintah daerah. Sehingga upaya untuk membangun tata kelola pemerintahan yang baik akan cepat terlaksana melalui upaya-upaya kerjasama yang lebih intens antara pemerintah daera,DPRD Masyarakat serta Stakeholders lainnya", tutupnya.


( i.wrw)


SIAK - MEDIAPORTALANDA - Pemkab Siak melakukan penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) dengan Universitas Lancang Kuning (Unilak) di Gedung Batin  Djaonang Kantor Camat Minas, Jumat (9/4/2021). 


Bupati Alfedri dan Rektor Unilak Dr. Junaidi SS, M.Hum sebagai Pihak Pertama dan Pihak Kedua secara bersamaan menandatangani kesepakatan bersama tentang, Pendidikan dan Pengembangan, serta pengabdian kepada masyarakat. 


Bupati Siak Alfedri mengatakan, penandatanganan MoU antara Pemda Siak dengan Universitas Lancang Kuning merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam rangka pengembangan program pembangunan dan pelayanan yang berdayaguna bagi masyarakat. Hal itu juga untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) dan aparatur pemerintahan di Kabupaten Siak.


"Hari ini kami melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan Universitas Lancang Kuning. Ini salah satu upaya untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia, khususnya tenaga pendidik atau guru di Kabupaten Siak," kata Alfedri. 


Ia menjelaskan Jumlah guru Paud di Kabupaten Siak yang berjumlah 946 orang, terdiri dari sarjana 558 (59%), dan non sarjana 388 (41%). 


Untuk guru SD sebanyak 3.587 orang, 90% sudah sarjana tinggal 10% lagi yang belum. Dan guru SMP sebanyak 1.733 orang, diantaranya 94% telah sarjana.


Selain peningkatan SDM guru-guru Paud, Bupati Alfedri mendorong  aparatur kampung termasuk Penghulu untuk meningkatkan kapasitas akademisnya. 


Karena lanjutnya, Kemendagri, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) juga Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) sudah melakukan MoU. 


"Bagi guru-guru Paud yang ingin kuliah tidak perlu datang ke kampus. Proses belajar mengajar dilakukan secara daring," jelas Alfedri. 


Kesepakatan Bersama ini bertujuan untuk meningkatkan potensi sumber daya manusia yang dimiliki oleh Pihak Pertama dan dalam rangka mendukung keberhasilan Pihak Kedua dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.( i.wrw)


SIAK - MEDIAPORTALANDA - Kasat Lantas Polres Siak AKP Rosna Meilani SIK, Tim Korlantas Mabes Polri dan Ditlantas Polda Riau mengelilingi komplek perumahan persada indah  yang menjadi kampung percontohan tertib berlalulintas, Rabu (7/4/2021).

Di Komplek Perumahan Persada Indah Kelurahan Perawang Kecamatan Tualang Kabupaten Siak, sungguh berbeda dari hari biasa, pasalnya, komplek perumahan ini dimantapkan kembali menjadi kampung percontohan tertib lalulintas di Provinsi Riau.


Kampung tertib lalu lintas yang terdiri dari 3 Rukun warga ( RW ) dan 816 Kepala Keluarga ( KK ) ini sudah di gagas sejak tahun 2018 dan ditahun ini lebih dimantapkan lagi.


Hari ini Rabu (7/4/2021) pagi kampung tertib lalulintas tersebut dikunujungi langsung Tim Korlantas Mabes Polri dan Ditlantas Polda Riau.


Kedatangan rombongan Tim Korlantas Mabes Polri yang dipimpin AKBP Arif Bahtiar SIK dan Rombongan Ditlantas Polda Riau Kompol Reni Dewita disambut langsung oleh ketua Komplek perumahan persada indah I Sujarwanta Jarot dan Tokoh masyarakat Kecamatan Tualang serta Kasat Lantas Polres Siak AKP Rosna Meilani SIK yang didampingi Panit I Lantas Polsek Tualang Iptu Ramadhan SH Msi dan Kanit Dikyasa Aipda Zidefri SH.


Didampingi Kasat Lantas Polres Siak AKP Rosna Meilani SIK, Tim Korlantas Mabes Polri dan Ditlantas Polda Riau mengelilingi komplek perumahan persada indah  yang menjadi kampung percontohan tertib berlalulintas.


Disana, AKBP Arif Bahtiar melihat sarana dan prasarana yang ada di kampung tertib lalulintas, seperti marka jalan, rambu lalulintas dan taman lalulintas serta mobil  pustaka keliling milik Polres Siak.


AKBP Arif memuji Kampung tertib lalulintas Kelurahan Perawang Kabupaten Siak,Riau. “ Kampung Tertib Lalulintas Kelurahan Perawang sangat luar biasa”, semoga ini bisa dipertahankan dan lebih ditingkatkan lagi untuk kedepan, harapnya.


Persyaratan untuk menjadi Kampung Tertib Lalulintas sudah terpenuhi dan memadai, meski masi terdapat sedikitit yang harus dibenahi, tapi itu tidak terlalu berarti “, beber Arif.


Untuk sosialisasi kepada masyarakat terkait rambu lalulintas sudah ada, ini sudah sangat bagus sekali. Penerangan jalan sudah sangat baik sekali, jalur pejalan kaki dan pesepeda sudah ada juga, ini merupakan salah satu pengenalan kepada masyarakat untuk tertib berlalulintas di jalan raya nantinya, kata dia lagi.


Lebih lanjut AKBP Arif berharap, Kampung tertib lalulintas di Kelurahan Perawang ini lebih ditingkatkan lagi guna menciptakan situasi Kamsibterlancar guna mendukung program Bapak Kapolri dan Bapak Kakorlantas, tutupnya.


Ditempat yang sama Ketua Ikatan warga komplek perumahan persada indah I Sujarwanta Djarot juga berharap semoga dengan adanya Kampung Tertib Lalulintas ini bisa meningkatkan kesadaran warga dalam tertib berlalulintas dan bisa menekan angka kecelakaan di jalanraya khususnya di Kecamatan tualang.


Pada kesempatan itu, AKBP Arif memberikan sejumlah buku bacaan terkait lalulintas untuk Pustaka keliling Polres Siak, yang diterima langsung oleh Kasat Lantas Polres Siak AKP Rosna Meilani SIK didampingi Kanit Dikyasa Aipda Zidefri SH.(I.wrw)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
F