Khutbah di Masjid Nurul Yakin, Hendra Saputra: Nabi Ibrahim AS dan Keluarga Contoh Tauladan

Baca Juga


KAB. SOLOK - Calon bupati hendra saputra sh, m.si menyampaikan bahwa setiap kejadian di dunia ini dan segala sesuatunya tidak bisa ditentukan oleh manusia. Sebab sudah ada yang menentukan, menguasi dan mengatur sepenuhnya yakni Allah SWT.

Pada hari ini, Jumat (31/7/2020) segenap kaum muslimin di seluruh tanah air dan sejumlah negeri di dunia menunaikan shalat ‘Idul Adha 10 Dzuhlizah 1441 Hijriyah.

Maka itu, mengawali kutbah di Mesjid Nurul Yakin ini, khatib (Hendra) berpesan, terutama sekali marilah kita mensyukuri nikmat dan karunia yang diberikan oleh Allah SWT. Sehingga kita dapat menjalankan kehidupan dengan sebaik-baiknya sesuai tuntunan daripada Allah SWT dan juga ketauladanan Rasulullah SAW. Semoga kita semua mendapatkan derajat orang-orang yang bertakwa di sisi Allah SWT," imbau Hendra Saputra sewaktu menjadi khatib salat Idul Adha di Masjid Nurul Yakin, Alahan Panjang Kab. Solok, Sumatera Barat, Jumat (31/7/2020).

"Alhamdulillah segala puji bagi Allah, Tuhan yang telah menganugerahkan banyak nikmat yang tak berbilang bagi seluruh hamba-Nya. Lebih-lebih nikmat iman bagi segenap kaum muslimin", papar Hendra Saputra SH, M.Si pada isi khotbahnya itu.

Disampaikan Hendra, ibadah Qurban secara khusus dikaitkan dengan kisah Nabi Ibrahim AS dan putranya Ismail AS. Secara fisik ibadah Qurban ialah berkorban materi atau seekor hewan. Lebih dari itu, secara ruhani ber-Qurban hakikatnya melawan hawa nafsu menuju tangga taqwa.

“Kisah Ibrahim AS dengan kedua istrinya, Sa rah dan Hajar, selanjutnya Ismail AS, putra Ibrahim dari Hajar, sangat patut untuk di tauladani”, sebut Calon Bupati ini menguraikan.

Keagungan pribadinya membuat kita sema mesti mengambil keteladanan darinya, sebagaimana Allah SWT sebutkan dalam Alquran, “Sesungguhnya, telah ada suri teladan yang baik bagimu pada Ibrahim dan orang-orang yang bersama dengan dia.” (QS Al Mumtahanah: 4).

“Dari sekian banyak hal yang musti kita teladani dari Nabi Ibrahim dan orang-orang yang bersamanya, serta mengambil hikmah dari rekam jejak perjalanan hidupnya”, terang Hendra.

Hamba yang bertaqwa, ialah muslim yang taat menjalankan perintah-perintah Allah, menjauhi segala larangan-Nya serta menjalankan amal kebaikan dalam segala aspek kehidupan.

"Dengan demikian, melalui Idul Adha dan Ibadah Qurban hendaknya setiap insan muslim semakin bertaqwa, baik dalam hubungan dengan Allah (habluminallah) maupun hubungan dengan sesama (habluminannas), yang membuahkan segala kebaikan hidup di dunia menuju kebahagiaan hakiki akhirat kelak", tutur Hendra.

Teruslah berusaha menjadi muslim yang senantiasa ikhlas, syukur, sabar, jujur, amanah dan taat kepada Allah serta menjalankan Sunnah Rasulullah, tukas Hendra.

Di akhir khutbahnya, Birokrat Muda Hendra Saputra menyampaikan, marilah kita bermunajat kepada Allah SWT agar usai Idul Adha ini, kita kaum muslimin makin menjadi insan yang shaleh/sholeha yang mau berkorban dalam menunaikan kebajikan dan ketaqwaan.

"Semoga kita semua dapat menjadikan hidup ini dengan penuh arti yang di isi dengan iman, ilmu dan amal shaleh, sehingga dapat membawa keselamatan di akhirat kelak", papar Calon Bupati Solok Hendra Saputra, SH, M.Si. (TIM).

[blogger]

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
F